(Sedang dalam tahap revisi EYD dan mengganti kata-kata yang dinilai tidak layak dengan kata-kata yang lebih sopan supaya readers nyaman saat membaca. Revisi dari awal bab , jadi belum bisa update)
Leonardo Alvaro, CEO berumur 33 tahun harus menikahi gadis yang usiannya terpaut 15 tahun dengannya.
Awalnya Ia menolak, tapi mamanya memaksa dan mengancam akan menghapus Leo dari daftar ahli warisnya.
Namun siapa sangka jika Gadis pilihan Mamahnya adalah seorang Bidadari yang akan memberikan cahaya dalam kehidupan Leo yang kelam.
Jangan lupa Vote, Like n Commenya ya😘
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @shinta_28, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Jealeus...!!!
" Permisi ". Ucap Mila masuk ke dalam kamar tersebut sambil membawa segelas air putih dan semangkut bubur. Ia berjalan mendekati Ryan yang tengah berbaring.
Papa Ryan menoleh lemah ke arah Mila dan pada saat yang sama Mila tengah menoleh ke arah Papa Ryan yang berbaring.
" Tatapan itu!!! ". Batin Papa Ryan saat melihat manik mata Mila. Mata yang tak asing baginya dan seperti mengingatkan dirinya pada seseorang.
🍃🍃🍃
" Om, Mila taruh sini ya makananya ". Ucap Mila pada Papa Ryan yang langsung diangguki oleh Papa Ryan. Mila lalu berbalik, karena Ia berniat akan kembali ke kamarnya.
" Mila!...Kamu Mila kan? ". Tanya Dokter Yudha yang seakan tidak asing dengan wanita di depannya.
" Eh, Dokter! Anda Dokter Yudha kan kalau nggak salah? ". Ucap Mila dengan ekspresi antara kaget dan seperti mengingat - ingat sesuatu.
" Iya, senang bisa ketemu lagi ". Ucap Dokter Yudha sambil mengulurkan tangannya pada Mila.
" Iya, Mila juga senang kok Kak bisa ketemu lagi sama Kakak. Makasih ya Kak udah nolongin Mila waktu itu ". Ucap Mila tersenyum sambil menerima uluran tangan dari Dokter Yudha.
" Iya, sama - sama. Oh, iya gimana kakinya masih sakit nggak? ". Tanya Dokter Yudha.
" Alhamdulillah udah nggak kok Kak. Oh, iya Kak kalau gitu Mila mau kebelakang dulu buat bikin minuman ". Ucap Mila undur diri.
🍃🍃🍃
" Anda kok sepertinya akrab sekali dengan Mila saat kalian berbicara tadi? ". Tanya Leo pada Dokter Yudha saat Mereka sudah berada di ruang tamu.
" Sebenarnya Saya belum akrab dengan Keponakan Anda. Kami hanya pernah bertemu sekali saat Saya tak sengaja melihat Keponakan Anda terserempet mobil dan Saya hanya membantu mengobati lukannya di taman ". Tutur Dokter Yudha tersenyum.
" Keponakan??? apa Aku terlihat setua itu jika harus bersanding dengan Mila ". Batin Leo.
" Oh, Saya kira Anda dekat dengan Mila ". Ucap Leo.
" Silahkan di minum ". Ucap Mila menaruh minuman dan cemilan di depan Leo dan Dokter Yudha.
" Iya, terimakasih ". Ucap Dokter Yudha sambil menunjukan senyum purnamanya dan tatapan matannya yang tak lepas dari menatap wajah Mila. Mila pun membalas senyum purnama Dokter Yudha dengan senyum sakurannya.
" Ekhem....Bibi kemana Mil?. Kok Kamu sendiri yang bawa makanan sama minumannya? ". Tanya Leo dengan tangan yang sudah terkepal, karena tiba - tiba hatinya panas melihat Istrinya tersenyum pada laki - laki lain.
" Tadi di belakang Bibi lagi pada makan malam ". Jawab Mila.
" Ya sudah sana Kamu kembali ke kamar Papah dan tolong bantu Papah makan ya ". Pinta Leo menyuruh Mila segera pergi supaya Dokter Yudha tidak bisa berlama - lama menggagumi wajah ayu Mila.
" Iya, kalau begitu Aku ke kamar Papah dulu ". Ucap Mila lalu beranjak menuju Kamar Papa Ryan.
🍃🍃🍃
" Om, Mila masuk ya... ". Ucap Mila pelan lalu membuka pintu dan masuk ke dalam kamar Papa Ryan.
Dengan telaten dan sabar Mila menyuapi Papa Ryan makan malam lalu menyuruhnya untuk meminum obat.
" Maaf Om, kalau Mila boleh tanya kenapa ya dari tadi Om liatin Mila terus? ". Tanya Mila hati - hati supaya tidak menyinggung perasaan Papa Ryan, karena Mila merasa risih sedari tadi Papa Ryan menatapnya terus.
" Nggak papa. Hanya saja saat Papa melihat wajah Kamu Papa seperti tidak asing dengan wajah Kamu. Dan wajah Kamu meningatkan Papa pada seseorang ". Jawab Papa Ryan sendu.
" Maaf Om Mila nggak bermaksud ". Ucap Mila merasa bersalah.
" Iya, nggak papa. Oh, iya Kamu Istrinya Leo ya soalnya Papa denger dari Mama Angel kalau Leo udah berkeluarga lagi? ". Tanya Papa Ryan.
" I - iya Om ". Ucap Mila terbata.
" Udah panggilnya Papa aja biar samaan sama Leo. Papa Lihat kok usia Kamu kaya masih belasan sih? ". Tanya Papa Ryan.
" Iya, Om maksud Mila Papah. Usia Mila memang masih belasan dan Mila juga masih sekolah, tapi bentar lagi lulus kok ". Ucap Mila.
" Sini Nak! ". Ryan menepuk pinggiran ranjang. Mila pun mendekat dan duduk di pinggiran ranjang.
" Walaupun Usia mu masih sangat muda, tapi Papa yakin Kamu bisa bertahan di samping Leo dan menemaninya sampai lanjut usia kelak ". Ucap Papa Ryan sambil membelai kepala Mila lembut. Mila hanya menanggapi ucapan Papa Ryan dengan senyuman.
" Dave! tolong Kamu cari tahu tentang identitas dan apapun tentang kehidupan Istri muda Leo. Saya butuh data itu secepatnya! ". Ucap Papa Ryan menelpon Dave, tangan kananya setelah Mila keluar dari kamarnya.
Tbc....
*
*
*
*
*
🍂 MAAF YA READER'S KAYAKNYA BEBERAPA HARI KE DEPAN AUTHOR NGGAK BISA UP, SOALNYA AUTHOR ADA KESIBUKAN YANG NGGAK BISA DITINGGAL....sekali lagi Author minta maaf🙏🙏🍂
🍀JANGAN LUPA VOTE, LIKE n COMMENTNYA ***DI BANYAKIN😂🍀
🍃***Author mengucapin makasih banget buat yang udah bersedia ngasih commenan sama cerita Author, karena tandanya kalian itu merhatiin cerita Auhor😍🍃
**🙏Makasih🙏
**Love,
@Shinta_28😘****
Moga aja kali ini rutin Up nya kak 😁