NovelToon NovelToon
Tak Terkalahkan Sejak Awal

Tak Terkalahkan Sejak Awal

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Reinkarnasi
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: D'Silent Novel

Chu Xuan menjadi orang pertama dalam sejarah yang menolak reinkarnasi.

Karena murka, utusan akhirat mengutuknya untuk menjalani delapan belas tahun kehidupan yang penuh penderitaan di dunia kultivasi tanpa bakat, tanpa kekayaan, dan tanpa harapan.

Setelah kehilangan satu-satunya keluarga yang membesarkannya dan hidup sendirian selama tiga tahun di sebuah kuil tua yang hampir roboh, Chu Xuan akhirnya disambar petir pada usia delapan belas tahun.

Hari itu, seluruh dunia kultivasi tidak mengetahui satu hal:

Orang paling malas di dua dunia akhirnya memperoleh kekuatan untuk menjadi tak terkalahkan.

Namun, Chu Xuan hanya memiliki satu tujuan.

Memperbaiki atap Kuil Qingfeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon D'Silent Novel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18 — Murka Keluarga Han

Di Kediaman Keluarga Han, suasana justru dipenuhi amarah.

BRAK!

Sebuah meja kayu besi hancur berkeping-keping oleh satu pukulan.

Seorang pria paruh baya berdiri dengan wajah muram.

Urat-urat di dahinya menonjol.

Aura kultivasinya membuat udara di aula utama terasa berat.

Dialah...

Han Guofeng.

Kepala Keluarga Han.

"Apa yang baru saja kalian katakan?"

Suaranya berat.

Setiap kata mengandung amarah yang sulit disembunyikan.

Di bawah aula, seorang pelayan berlutut gemetar.

"T-Tuan Muda Han Lie..."

"...telah meninggal."

Keheningan.

Tidak seorang pun berani mengangkat kepala.

Han Guofeng memejamkan mata.

Ketika membukanya kembali...

Tatapannya dipenuhi niat membunuh.

"Siapa?"

"Siapa yang berani membunuh putraku?"

Seorang pengawal yang berhasil kembali hidup segera membungkuk.

"Kepala Keluarga..."

"Kami tidak mengetahui identitasnya."

Han Guofeng menatap tajam.

"Jelaskan."

Pengawal itu menarik napas panjang.

"Pria itu..."

"...mengenakan jubah putih."

"Berambut putih."

"Bermata emas."

"Dan..."

Ia ragu sejenak.

"Wajahnya..."

"...terlalu tampan hingga sulit dilupakan."

Beberapa tetua saling berpandangan.

Ciri-ciri seperti itu...

Mereka belum pernah mendengarnya.

"Bagaimana cara Han Lie terbunuh?"

Pengawal itu tanpa sadar menggigil.

"Beliau..."

"...hanya mengangkat satu jari."

"Lalu sebuah telapak tangan emas turun dari langit."

"Setelah debu menghilang..."

"...Tuan Muda sudah tidak ada."

Suasana aula menjadi sunyi.

Salah seorang tetua mengerutkan kening.

"Teknik semacam itu..."

"Aku belum pernah mendengarnya."

Tetua lainnya ikut berbicara.

"Kalau benar begitu..."

"...orang itu setidaknya seorang ahli yang jauh di atas kita."

Han Guofeng mengepalkan tangan.

"Tidak peduli siapa dia."

"Berani membunuh anggota Keluarga Han..."

"...berarti berani menantang seluruh Keluarga Han."

Seorang tetua yang sejak tadi diam akhirnya membuka suara.

"Kepala Keluarga."

"Menurutku kita tidak boleh gegabah."

"Musuh yang bahkan tidak diketahui asal-usulnya adalah musuh yang paling berbahaya."

Han Guofeng memandangnya.

"Lalu menurutmu?"

"Kita selidiki dahulu."

"Cari identitasnya."

"Cari asal sektenya."

"Cari kelemahannya."

"Setelah semuanya jelas..."

"...barulah kita membalas."

Keheningan kembali memenuhi aula.

Beberapa saat kemudian...

Han Guofeng mengangguk perlahan.

"Baik."

"Mulai hari ini..."

"Kerahkan seluruh jaringan Keluarga Han."

"Aku ingin seluruh Kota Canglan mengetahui satu hal."

"Siapa pun yang memberikan informasi tentang pria berjubah putih bermata emas..."

"...akan memperoleh hadiah lima ribu batu roh."

Mendengar jumlah itu...

Seluruh tetua sedikit terkejut.

Hadiah sebesar itu...

Sudah cukup membuat banyak kultivator pengembara tergoda.

"Perintah akan segera kami laksanakan."

Pada saat yang sama...

Tulisan hitam muncul di hadapan kesadaran Chu Xuan.

【Sisa durasi Avatar: 1 menit 12 detik.】

【Silakan kembali sebelum durasi berakhir.】

Di sudut Kota Canglan...

Avatar Chu Xuan menghentikan langkahnya.

Sepasang mata emas itu memandang langit malam sesaat.

Kemudian...

Sosok berjubah putih itu menghilang ke dalam bayangan jalan, bergerak kembali menuju Penginapan Awan Tenang.

Jalan-jalan Kota Canglan mulai lengang.

Sosok berjubah putih berjalan tenang di tengah keheningan.

Jubah putihnya tetap bersih tanpa setitik debu.

Rambut putih panjangnya bergerak perlahan mengikuti hembusan angin malam.

Sepasang mata emasnya memandang lurus ke depan.

【Sisa durasi Avatar: 32 detik.】

Langkah Avatar tidak berubah.

Tetap tenang.

Tetap stabil.

Tak lama kemudian...

Penginapan Awan Tenang akhirnya terlihat.

Avatar memasuki halaman belakang.

Di sana...

Luo Ning masih duduk bersila di depan kamar.

Pedangnya berada di pangkuan.

Matanya terbuka.

Sejak Guru memerintahkannya menjaga tempat itu...

Ia bahkan tidak berani memejamkan mata.

Mendengar langkah kaki, Luo Ning segera berdiri.

Ia membungkuk hormat.

"Guru."

Avatar hanya mengangguk.

"Bagus."

Satu kata.

Namun bagi Luo Ning...

Itu sudah lebih dari cukup.

Avatar membuka pintu kamar.

Di atas ranjang...

Tubuh asli Chu Xuan masih tertidur dengan tenang.

Wajahnya tampan, tetapi jauh lebih muda dibanding sosok Avatar.

Rambut hitamnya terurai di atas bantal.

Napasnya teratur.

【Sisa durasi: 8 detik.】

Avatar berdiri di samping ranjang.

Perlahan...

Sepasang mata emas itu mulai meredup.

Cahaya putih yang sangat lembut menyelimuti tubuh Avatar.

Kesadaran Chu Xuan perlahan kembali.

Lima...

Empat...

Tiga...

Dua...

Satu...

WHOOSH...

Tubuh Avatar berubah menjadi cahaya keemasan dan menghilang tanpa suara.

Pada saat yang sama...

Mata Chu Xuan perlahan terbuka.

"..."

Ia menatap langit-langit kamar beberapa saat.

Lalu menghela napas panjang.

"Capek juga."

Di samping ranjang, Luo Ning segera berlutut.

"Guru."

"Apakah perjalanan Guru berjalan lancar?"

Chu Xuan duduk sambil meregangkan bahunya.

"Lumayan."

"Aku berhasil membeli semua yang kita butuhkan."

Ia melambaikan tangan.

Puluhan karung beras, minyak, bumbu, daging kering, serta berbagai kebutuhan sehari-hari memenuhi hampir seluruh ruangan.

Luo Ning membelalakkan mata.

"Guru..."

"Sebanyak ini..."

Chu Xuan mengangguk puas.

"Kalau dihitung dengan hemat..."

"...kita tidak perlu membeli beras dalam waktu yang cukup lama."

Luo Ning tidak tahu harus berkata apa.

Ia sempat mengira Gurunya pergi mencari harta karun.

Ternyata...

Yang dipikirkan Guru justru persediaan makanan.

Chu Xuan mengusap dagunya.

"Oh ya."

"Ada satu hal lagi."

Luo Ning segera mendengarkan.

"Besok."

"Kita pulang ke Kuil Qingfeng."

Mata Luo Ning sedikit membesar.

"Pulang?"

Chu Xuan mengangguk.

"Misi ke Kota Canglan sudah selesai."

"Dan..."

Ia menepuk salah satu karung beras.

"...barang yang ingin kubeli juga sudah lengkap."

Luo Ning menundukkan kepala.

"Perintah Guru akan kulaksanakan."

Tiba-tiba...

Tulisan hitam muncul di depan Chu Xuan.

Chu Xuan mengangguk pelan.

"Lumayan."

Namun sebelum ia sempat membuka menu sistem...

【Peringatan.】

【Terdeteksi banyak individu sedang menyelidiki identitas Avatar.】

【Sumber utama: Keluarga Han.】

【Kemungkinan konflik di masa depan: Sangat Tinggi.】

Chu Xuan hanya tersenyum tipis.

"Kalau begitu..."

"...biarkan mereka mencari."

Mereka akan mencari seorang pria berjubah putih.

Sementara dirinya...

Hanyalah seorang pemuda berambut hitam yang sedang memikirkan menu sarapan esok pagi.

Di luar penginapan...

Beberapa bayangan hitam mulai bergerak diam-diam di atas atap.

Jaringan intelijen Keluarga Han...

Resmi mulai memburu Pria Bermata Emas.

Bersambung...

1
obeng min
tambah banyak up-nya tambah jos pula ketua mantap👍👍👍👍👍
obeng min
selalu top
obeng min
top👍👍👍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
sikat😍
Hadi Hadi
bantai💪💪
obeng min
selalu dedepan mantap🤣🤣🤣👍
obeng min
upnya kurg banyak ketua👍👍👍👍👍
andi widya
kerennn
obeng min
mantao ketua 💪💪💪💪💪
Hadi Hadi
bantai
Hadi Hadi
semangat🤭🤭
Hadi Hadi
is good😍😍
Hadi Hadi
is good💪
Hadi Hadi
is good💪💪
Hadi Hadi
semangat💪💪
Hadi Hadi
up up💪💪
obeng min
👍👍👍👍👍👍
obeng min
💪💪💪
obeng min
🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!