NovelToon NovelToon
My Bos Is My Husband

My Bos Is My Husband

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:17.2M
Nilai: 5
Nama Author: Rabiha Adzra

Bekerja dengan bos yang mengeluarkan peraturan 'Kamu jangan pernah jatuh cinta dengan atasanmu'. Wah gimana ya perasaan Yasmin diworo-woro oleh bos tampan pemilik perusahaan tempat dia bekerja?
Ketika tidak sanggup lagi menghindari perasaan cinta yang tumbuh perlahan terhadap bosnya Yasmin memutuskan untuk resign sebelum bosnya memecat dia terlebih dahulu. Yasmin pergi ke kota lain untuk melupakan cintanya.

Bayu, bos Yasmin baru menyadari bahwa dia telah menaruh hati dengan gadis berjilbab syar'i itu yang telah mengubah hidupnya menjadi lebih religius setelah Yasmin resign tanpa persetujuan darinya.

Akankah Bayu bertemu kembali dan mengungkapkan cintanya kepada Yasmin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rabiha Adzra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 22 Dinner

Yasmin sudah meminta izin dengan uminya kalau dia akan diajak Bayu makan malam di luar. Awalnya Umi Lusi tidak setuju kalau perginya hanya berduaan saja. Tapi setelah Yasmin menjelaskan bahwa dia tidak makan berdua tapi ada orang lain seperti yang Bayu bilang kepadanya. Akhirnya Umi Lusi mengizinkan juga.

Setelah sholat maghrib, Yasmin tampak sibuk mencari gamis yang akan dia pakai nanti. Yasmin sudah mengobrak-abrik isi lemarinya. Dia frustasi sendiri, gamis mana yang cocok untuk pergi makan malam bersama Bayu nanti. Yasmin tersenyum sendiri.

'Kenapa aku jadi repot begini hanya untuk makan malam saja,' pikirnya sambil menggelengkan kepala.

“Yasmin apa-apaan ini!!,” teriak Umi Lusi melihat kamar Yasmin tampak berantakan seperti kapal pecah.

“Umi, aku bingung mau pakai gamis yang mana,” ujar Yasmin berkacak pinggang sambil melihat beberapa gamis yang sudah dia keluarkan dari dalam lemari pakaian.

“Duh...yang mau makan malam sampai segitunya,” ledek Umi Lusi tersenyum melihat Yasmin tampak bingung menatap semua baju yang dia keluarkan.

Mungkin baru kali ini Umi Lusi melihat putrinya heboh sendiri hanya karena diajak makan malam oleh atasannya. Setahu Umi Lusi, Yasmin memang tidak pernah keluar dengan laki-laki mana pun, apalagi di malam hari.

'Sepertinya ini makan malam spesial' pikir Umi Lusi.

“Jangan pakai gamis yang berlebihan, Yas. Kamu kan bukan mau kondangan,” saran Umi Lusi melihat beberapa gamis yang berada di atas ranjang.

“Yang ini bagus tidak, Mi?,” tanya Yasmin menunjukkan gamis wolfis embos hitam kepada Umi Lusi. Gamis itu nantinya akan dia padukan dengan jilbab berwarna pink. Perpaduan warna gelap dan terang, kan hidup jadinya.

“Iya, bagus juga. Kelihatan sederhana tapi warnanya elegan,” jawab Umi Lusi setuju dengan gamis yang Yasmin pilih untuk dia pakai nanti.

“Terima kasih, Umi,” Yasmin lalu memeluk Umi Lusi sambil tersenyum.

"Sudah sana bereskan gamis yang tidak jadi dipakai. Umi pusing lihatnya," perintah Umi Lusi mengurai pelukan Yasmin sambil tersenyum geli.

Yasmin pun tersenyum mengangguk. Dia kemudian segera membereskan pakaian yang tampak berantakan itu. Yasmin jadi malu sendiri dengan tingkahnya.

***

Selesai sholat Isya, Yasmin pun mulai bersiap-siap. Dia memakai gamis wolfis embos berwarna hitam dengan jilbab berwarna pink yang sudah dia pilih bersama Umi Lusi tadi.

'Kira-kira Pak Bayu mau mengajak makan malam di mana, ya?. Terus katanya berempat itu, siapa dua orangnya lagi?,' batin Yasmin bertanya-tanya.

Informasi dari Bayu benar-benar tidak jelas. Lagian juga kenapa Yasmin tidak bertanya langsung kepada Bayu, sebelum dia memutuskan bilang setuju.

Tok.Tok.Tok

“Yasmin!,” panggil Umi Lusi sambil mengetuk pintu kamar Yasmin yang tampak tertutup.

“Iya, Mi,” sahut Yasmin sambil membukakan pintu.

“Yas, Bayu sudah datang. Tuh, sudah menunggu di ruang tamu,” ujar Umi Lusi pelan sambil menunjuk ke arah ruang tamu yang tertutup tirai.

'Hah. Kok, aku nggak dengar suara mobilnya datang,' gumam hati Yasmin.

"Sebentar, Mi. Ini lagi pakai jilbab," ujar Yasmin. Dia tidak menggunakan make-up apapun, hanya memakai bedak tipis saja di pipinya.

"Udah cantik, kok," puji Umi Lusi tersenyum melihat Yasmin berputar di depan cermin. Gadis itu hanya ingin memastikan jilbabnya miring atau tidak di bagian belakangnya.

"Iya, Mi. Udah siap, nih," ucap Yasmin tersenyum malu.

Umi Lusi kemudian keluar dari kamar Yasmin. Yasmin pun mengikuti Uminya menuju ke ruang tamu. Benar saja, dia melihat ada Bayu sedang duduk di sofa. Laki-laki berparas tampan itu memakai kemeja berwarna hitam yang tangannya dilipat sampai ke siku. Terlihat keren.

'Lho, kok bisa sama-sama pakai warna hitam. Jadi kayak couple saja,' batin Yasmin tersenyum geli.

“Udah siap?,” tanya Bayu tersenyum melihat Yasmin yang berjalan masuk ke ruang tamu. Bayu lalu berdiri.

Yasmin hanya mengangguk. 'Pergi ke mana wajah dinginnya itu? Malam ini wajahnya full smile,' ucap Yasmin di dalam hati melihat Bayu agak berbeda malam ini.

“Umi, kami pergi dulu ya. Assalamualaikum,” pamit Bayu.

'Tunggu...tunggu. Apa yang barusan aku dengar. Dia memanggil Umi bukan dengan sebutan 'Tante'. Sok akrab banget dia,' batin Yasmin menahan senyuman.

“Waalaikumsalam. Nak Bayu, pulangnya jangan terlalu malam, ya,” pesan Umi Lusi sambil mengantar mereka sampai ke muka pintu.

Yasmin melihat Bayu hanya mengangguk tersenyum. Bayu kemudian membukakan pintu mobil untuk Yasmin. Gadis itu pun merasa tersanjung sekali diperlakukan begitu, mengingat status Bayu sebagai atasannya di kantor. Yasmin duduk dengan tenang di samping Bayu. Mobil pun melaju meninggalkan rumah orang tua Yasmin.

Sepanjang perjalanan, maya Yasmin berputar sambil melihat ke kiri-kanan jalan. Ternyata suasana malam hari sangat indah bagi seorang Yasmin yang tidak pernah keluar malam. Soalnya mau ngapain juga dia keluar malam.

"Kamu belum pernah keluar malam, ya?," tanya Bayu melihat Yasmin begitu terpukau melihat suasana di malam hari.

"Kalau dulu ketika masih kecil, pernah diajak Abi makan malam di luar. Tapi, setelah Abi meninggal kami tidak pernah keluar malam. Apalagi bersama laki-laki," jawab Yasmin.

Bayu tidak tahu bahwa ada gadis di zaman sekarang  seperti Yasmin yang betah berada di dalam rumah.

"Berarti, aku dong laki-laki kedua yang mengajak kamu keluar malam," toleh Bayu melihat Yasmin. Gadis itu pun melihat ke arah Bayu hingga pandangan mereka bertemu. Yasmin segera memalingkan wajahnya ke arah depan, menepis tatapan Bayu.

Karena asik melihat suasana malam, Yasmin baru menyadari mobil Bayu lama-lama berjalan menuju ke arah perumahan Elite. Rumah orang tua Bayu.

“Pak, kita sebenarnya mau makan malam di mana?” tanya Yasmin mulai curiga.

'Benar, mobilnya kok masuk perumahan Elite. Jangan-jangan...,' tebak Yasmin dalam hati. Dia mulai cemas.

“Makan malam di rumah orang tuaku,” jawab Bayu santai.

'Ya, Tuhan. Jadi berempat itu maksudnya aku, dia, dan kedua orang tuanya. Tidaaaak!!,' Yasmin menjerit di dalam hatinya.

“Ke...kenapa Pak Bayu tidak bilang sebelumnya?,” tanya Yasmin gugup.

“Kalau aku bilang sebelumnya, nanti kamu pasti tidak mau. Iya, kan?,” jawab Bayu sambil melirik ke arah Yasmin.

“Untuk apa, Pak?,” tanya Yasmin lagi. Kalau tidak jelas tujuan, Yasmin menyesal saja sudah mengiyakan ajakan Bayu.

“Mengenalkan kamu dengan ke dua orang tuaku,” jawab Bayu sambil tersenyum simpul.

“Sebagai apa, Pak?” tanya Yasmin lagi coba memancing Bayu. Jantung gadis itu sudah berdetak kencang tidak karuan menunggu jawaban dari Bayu.

“Sebagai sekretarisku,” toleh Bayu, di bibirnya menyunggingkan senyuman.

'Huh, ternyata hanya dikenalkan sebagai sekretarisnya. Aku kecewa. Hey, Yasmin emangnya kamu mau dikenalkan sebagai apa? Calon istrinya. Mimpi!!,' ucap batin Yasmin.

Bayu tahu kalau pertanyaan Yasmin tadi sebenarnya ingin memancingnya. Tapi dia ingin memberikan kejutan untuk Yasmin. Biar lah  Yasmin tahu ketika di rumah nanti. Gadis seperti Yasmin bukanlah gadis yang mudah termakan rayuan dan gombalan seorang lelaki. Dan Bayu memang belum pernah merayu dan menggombal dengan seorang gadis  pun.

***

1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kerennnnnnnnn ceritanya 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
Lala Fatimah
cerita yg bagus sekali
Ira Suryadi
Assalamu'alaikum,,,K'Author,,Salam Kenal🙏😊Aku mulai bca Karya mu Ka,,udh lma aku simpan di fav smoga Cerita ny Seru y Ka,,
Hilal Guswati
yasmin bayu dooong
Hilal Guswati
yes.. setuju
karya yg sangat bagus n ispiratif
biasanya sy baca ga pernah smpe habis, ini ko malah pengen lagi ❤️
Dayu Dayu
I follow your wishes /Good//Good/
Shiren Gibrani. the way
Luar biasa
Eny Herawati
Kecewa
Eny Herawati
Buruk
Rahma Lia
Luar biasa
Herawaty Herawaty
kampung halaman ku thor
Herawaty Herawaty
aku udah baca semua cerita nya Thor.. bagus semua.. /Good/
Dina Okta
baca kesekian kalinya karena kangenn♥️🥰🥰🥰
Teh Ai..
Luar biasa
Sintia Dewi
gimna crita 15menit mau brangkat pesawatnya baru dateng/Facepalm/
Jhon Carter
bab ini agak kurang nyambung ending nya menurut ku ,,, langsung ke nikah,,, kesan nya kaya ada episode yang hilang ,,atau di sensor gituh
Jhon Carter
iya visual fotonya biar lebih menglalu 🫰🫰
Jhon Carter
kali ke dua aku baca novel ini ,,gak bosan alur nya sru
Teh Ai..
lanjy
Teh Ai..
baca lagi ..ini udh lama kangen Yasmin Bayu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!