🌸 Sequel dari "Meminjam Rahim Adikku" 🌸
Terlambat menyadari perasaan nya membuat Ardan Kusuma Wijaya harus kehilangan gadis yang sebenarnya dia cintai karena sudah terlanjut dinikahkan dengan pria pilihan keluarganya.
Ayana Azahra harus rela menikah dengan pilihan keluarga nya,saat tidak dapat memenuhi syarat dari sang Ayah untuk membawa calon suami pilihan nya sendiri diwaktu yang sudah ditentukan.
Namun apa jadinya jika baru satu hari menikah Ayana sudah ditinggal pergi oleh sang suami yang kabur bersama kekasihnya??
Bagaimana juga dengan Ardan yang sudah berniat melupakan Ayana,namun sehari sebelum kepulangan nya mengetahui fakta tentang pernikahan gadis itu??
Akankah Ardan melupakan Ayana dan kembali kenegaranya??
Atau berjuang untuk membawa Ayana kedalam mahligai pernikahan bersama dengan nya??
yukkk simak kisahnya disini...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21.Kesambet Cinta
"Kamu kenapa Ar?kesambet ya?"tanya Ardi menatap heran pada sang adik yang tengah senyum senyum sendiri memandangi ponselnya lalu berjingkrak jingkrak nggak jelas.
"Iya Bang,kesambek cinta."jawab nya masih dengan senyum nggak jelas nya.
Ardi mengerutkan dahinya 'kesambet cinta katanya,pantesan aneh' batin Ardi.
"Sudah yakin belum?jangan sampai telat,nanti keburu jadi istri orang lagi."seru Ardi yang akhirnya tahu kisah Ardan yang telat menyadari perasaan nya hingga membuat gadis yang dia sukai dinikahi pria lain.
"In sha Allah,kalau sekarang yakin 100% Bang.Nanti kalau Mommy sama Dady sudah disini,temani aku melamarnya ya Bang."
"Secepat itu?kamu yakin?"tanyaArdi lagi.
"Kan Abang sendiri yang barusan bilang jangan sampai keduluan pria lain lagi."
"Memang siapa sih gadis yang kini membuat kamu move on?"
"Y a siapa lagi kalau bukan dijanda kembang."jawab Ardan dengan begitu bangga,karena akhirnya bisa bersama dengan Ayana meski pun Ayana menyandang status janda.
"Jangan bilang kalau gadis itu teman nya kakak iparmu?"
"Binggo,Abang benar."
"Kenapa dia?memang tidak ada gadis lain?"
"Abang sendiri kenapa menikahi perempuan yang sudah puluhan tahun jadi adik Abang?"
"Hey,itu kisah berbeda."
"Kisah berbeda tapi dengan alasan yang sama Bang.Cinta,kita tidak bisa kan mengatur pada siapa cinta ini akan berlabuh,seperti Abang,yang jatuh cinta sama adik Abang sendiri.Begitu pun aku."jelas Ardan yang membuat Ardi melongo.
Namun apa yang dikatakan oleh Ardan benar adanya.KIta tidak bisa memilih kemana dan pada siapa kita akan menjatuhkan hati kita.
Begitu pun dengan Ardan yang jatuh cinta pada gadis yang sudah berstatus janda.Namun itu bukan lah penghalang bagi dirinya untuk meraih kebahagiaan bersama dengan sang gadis.
Kali ini Ardan tidak akan pernah melepaskan Ayana lagi.Cukup satu kali dirinya melakukan kesalahan itu dulu.
Kini tuhan seolah memberi dia kesempatan tentu dia tidak akan melewatkan nya begitu saja.Meski belum sepenuh nya yakin jika jalan kesana akan diberi kemudahan karena belum mendapat kan restu dari ayah nya Ayana.
Namun Ardan bertekat,apapun syarat yang diberikan oleh Ayah Hasbi,akan Ardan penuhi sebisa dan semampu yang bisa dia lakukan.
Semoga Ayah Hasbi pun tidak mempersulit jalan nya membawa Ayana menuju kedalam mahligai pernikahan.
...***...
['Pagi calon makmum."] ~ Kak Ardan
Seketika wajah bantal Ayana menampilkan senyum manisnya saat membuka ponsel miliknya dan membaca isi pesan yang baru saja masuk membangunkan dari tidur nya.
["Pagi juga Kak,sudah bangun ya?"] ~ Calon Makmum
["Iya dong,harus.Ayo bangun,sudah adzan,Kakak pamit kemesjid dulu ya.Sekarang bersabar dulu ibadahnya masing masing,semoga sebentar lagi kita bisa berjamaah ya."] ~ Kak Ardan
["Iya Kak,aamiin.Sok atuh,nanti ketinggalan lagi jamaah dimasjidnya."] ~ Calon Makmum
["Iya siap calon makmum,pamit ya,assalamu'alaikum."] ~ Kak Ardan
["Wa'alaikumsalam."] ~ Calon Makmum
Ayana terus tersenyum sendiri sambari bangkit dari tidur nya lalu beranjak menuju ke kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Usai melaksanakan dua rakaat wajib nya,Ayana pun bergegas bersiap untuk kebali bertugas dirumah sakit.
Pagi ini Ayana kebagian bertugas pagi dan tentu saja pagi pagi sekali Ayana sudah siap dengan pakaian dinas nya.
"Sarapan dulu Kak,ini Bunda sudah buat kan nasi uduk lengkap dengan ayam goreng ungkep,lalap dan sambel."ujar Bunda Aluna saat melihat putri nya sudah rapih dan bersiap berangkat kerja padahal jam masih menunjukan setengah 6 pagi.
"Dibungkus saja Bun,nanti Kakak makan dirumah sakit.Bisa telat jika makan dirumah."jawab Ayana sembari mengambil satu box kecil tempat yang biasa Ayana pakai untuk membawa bekal dari rumah.
"Ya sudah kalau begitu,sini biar Bunda bantu siapin,kakak minum dulu susu hangat nya."
"Iya Bun,terima kasih."
Ayana pun segera mengambil duduk dikursi meja makan yang didepan nya sudah tersedia susu hangat buatan sang Bunda.
"Loh pagi pagi begini siapa yang bertamu?"tanya Bunda Aluna saat melihat sebuah mobil memasuki halaman rumah nya.
"Mungkin Ayah pulang Bun."jawab Ayana masih dengan meminum susu nya hingga tandas.
"Bukan Ayah ah,Ayah baru saja ngasih kabar kalau kepulangan nya ditunda hingga dua hari kedepan,masih ada pekerjaan yang harus diselesaikan katanya.Masa iya sudah nongol saja?padahal baru saja Bunda tutup chatan Bunda dengan Ayah."jelas Bunda Aluna.
"Ya siapa tahu bikin kejutan sama Bunda,"
"Dasar kamu itu,malu atuh,sudah bukan jaman nya lagi sok sok romatisan."
Ibu dan anak itu pun lalu terkekeh bersama sampai si mbok art datang memberi tahu jika ada tamu untuk majikan muda nya yaitu Ayana.
"Punteun Non,itu diluar ada tamu untuk Non Ay."ujar mbok art.
"Tamu untuk saya?siapa ya mbok?"
"Kurang tahu Non,orang nya tinggi dan ganteng banget Non,mirip sama oppa oppa korea."
...****************...
Jangan lupa tinggalkan jejak ya,like,komen dan subscribe...Biar Othor lebih semangat lagi,terima kasih 🥰🥰🥰 love sekebon untuk kalian ♥️♥️♥️*
lanjut extra part nya Thor 🙏🙏🙏
mantap Ardan..aq suka caramu membasmi ulat bulu..
, jodoh kt tdk tahu akan berlabu kepada siapa.tp klu sdh menetapkan suatu pilihan memang harus tegas.