NovelToon NovelToon
The Hunter Bloods

The Hunter Bloods

Status: tamat
Genre:Vampir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:32.4k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Caitlin Magnolia, seorang gadis cantik yang jatuh cinta pada Aaron Smith, vampire cerdas dan tampan pemilik perusahaan mebel tempat Caitlin bekerja. Aaron berusaha menyembunyikan jati dirinya sebagai seorang vampire, namun seiring berjalannya waktu akhirnya Caitlin mengetahui bahwa Aaron merupakan sesosok vampire.

Perbedaan ras tak menyurutkan cinta di antara mereka, bahkan Aaron memberanikan diri untuk memperkenalkan Caitlin ke keluarga vampir-nya. Hal ini tentu saja menimbulkan goncangan pada hubungan mereka.

Keluarga besar vampir dari orangtua Aaron, dengan keras menentang hubungan mereka, bahkan Frank Smith, paman dari Aaron mengancam nyawa Caitlin jika Aaron tak memutuskan hubungan kisah asmaranya.
Lantas bagaimana mereka menyelesaikan masalah ini?
Kelanjutan kisahnya dapat kalian baca di novel The Hunter Bloods.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 22

Caitlin terlihat sporty, stylish and sexy mengenakan mini dress khas para golf milik ibundanya. "You're so beautiful," puji Aaron, ketika melihat Caitlin keluar dari kamarnya, ia melangkah mendekat dan mengecup bibir kekasihnya.

Caitlin tersipu hingga wajahnya memerah seperti tomat. "Ini baju mommymu, tadi pagi aku buru-buru tak membawanya," ucapnya sembari mengayunkan tanyannya, memperlihatkan pakaiannya secara keseluruhan.

"Ya itu sangat cocok denganmu," Aaron mengulurkan tangannya, menggandeng Caitlin mengajaknya keluar dari kediamannya.

Kali ini Aaron mengajak Caitlin naik jeep miliknya yang berukuran besar, yang bahkan bannya lebih tinggi dari pinggang Caitlin. Di lampu depan dan belakangnya ada bemper baja dan empat lampu sorot besar terkait di rangka bemper yang besar.

Aaron mengikuti Caitlin ke sisi bangku penumpang dan membukaan pintu. Sesaaat mengira-ngira jarak ke jok dan bersiap melompat naik, melihat Caitlin kesulitan naik Aaron langsung mengangkat tubuh Caitlin dengan satu tangannya. "Kenakan sabuk pengamanmu," ucap Aaron sembari menutup pintu dan ia berjalan menuju kursi pengemudi.

Aaron memasukan kunci dan menyalakan mesin, kemudian berlalu meninggalkan kediamannya.

"Ini hmm.. Jeepmu sangat besar."

"Ini salah satu koleksi mobil milik daddy."

Caitlin mengangguk. "Oooh.." pandangannya tertuju pada tubuh Aaron. "Kamu tidak mengenakan sabuk pengaman?"

Aaron tersenyum, ini lah hal yang paling ia sukai dari Caitlin. Caitlin selalu perhatian padanya. "Aku akan baik-baik saja, lebih baik kau pejamkan matamu karena perjalanan ini tidak mudah." ia mencondongkan tubuhnya kemudian mengecup kening Caitlin. "Hari ini kau bukan hanya lebih cantik dan sexy tapi juga lebih harum."

Caitlin sama sekali tidak takut setiap kali Aaron mengatakan tubuh yang berarti darahnya terasa harum, ia percaya jika Aaron tak akan menyakitinya untuk itulah tanpa ragu Caitlin memejamkan matanya.

Aaron membawa Caitlin dalam gelapnya kabut yang menutup hutan dan rintik hujan. Hanya ada jalan setapak yang hanya muat untuk satu mobil yang mereka lalui, Caitlin dan Aaron terdiam cukup lama sebab Aaron tengah fokus pada jalanan yang di laluinya, sementara Caitlin melonjak-lonjak seperti mata bor.

Tiga puluh menit melalui jalanan setapak akhirnya mereka tiba di ujung jalan, rintik gerimis sudah reda namun kabut masih menutupi hutan. "Maaf sayang, sepertinya kita hanya cukup sampai di sini saja," Aaron turun dari jeep, kemudian memutar membuka pintu Caitlin dan membantunya turun.

Aaron meraih pinggang Caitlin dan membawanya terbang menembus gelapnya hutan. "Apa mual dengan perjalanan tadi sayang," Aaron mengecup bibir Caitlin sembari melompati beberapa pepohonan yang mereka lewati.

Bruuk..

"Aduuuh..." rintih Caitlin ketika Aaron tak sengaja menabrak ranting yang mengenai keningnya.

"Maafkan aku sayang, aku benar-benar tidak sengaja."

"Bisahkah kau berhenti menciumku saat kau membawaku terbang? Atau kau memang sengaja mau membuatku terluka."

Aaron berhenti sejenak di salah satu dahan pohon, ia mengecek luka pada kening Caitlin. "Sungguh aku tidak sengaja," ia meraih ujung rambut Caitlin kemudian mengusapnya pada bagian kening Caitlin yang sedikit memar. "Sudah tidak sakit kan?"

Caitlin menggeleng, entah mengapa bersamanya semua terasa baik-baik saja. Ia memejamkan matanya dan membenamkan wajahnya di bahu Aaron, Caitlin bisa merasakan Aaron kembali membawanya terbang.

"Sudah sampai," ucap Aaron, sembari melepaskan cengkraman dari pinggang Caitlin.

Perlahan Caitlin membuka matanya, ia sangat takjub dengan lapangan golf yang berada di tengah hutan. "Ini milikmu?"

"Ini milik daddyku," Aaron menunjuk ke arah keluarganya yang telah menunggu kedatangan mereka berdua.

Ya, dari kejauhan Caitlin dapat melihat dr.Smith, Laura, dan Sean sudah memulai permainannya. Aaron merangkul bahu Caitlin sembari berjalan mendekat ke arah keluarganya.

"Ayo kita main, kau timku," Laura menarik Caitlin dari pelukan putra sulungnya. "Dan kau juga ikut aku," tunjuk Laura pada Sean.

"Hei mommy curang sekali, kami hanya berdua." protes Aaron. "Harusnya kita hom pim pa untuk menentukan tim." Aaron melirik ke arah daddynya. Mommynya sungguh cerdik memilih Caitlin dan Sean sebagai tim agar dirinya mau mengalah, seperti daddynya yang pasti akan mengalah untuk mommynya, sehingga bisa di pastikan 99% permainan di menangkan oleh tim mommynya.

"Apa kau takut kalah?" tanya Caitlin dengan wajah mengejek Aaron.

"Aku sudah memenangkan hatimu," Aaron melepas topi yang di kenakan Caitlin kemudian ia mengacak-acak rambut Caitlin.

"Sayang, kembalikan topiku, kau membuat rambutku berantakan!!"

"Aaron, kau ini iseng sekali pada Caitlin!!" Laura membatu Caitlin mengambil topi dari tangan putranya, kemudian membatu Caitlin merapihkan rambutnya. "Kau memang terlihat menggemaskan, jadi bersiaplah menjadi bulan-bulanan keisengan pacarmu."

Caitlin bingung, entah ia harus sedih atau justru senang melihat sifat manja Aaron yang semakin menjadi.

"Ayo kita mulai!" Dr.Smith meminta Sean untuk memulai pukulannya.

Sean bersiap, kemudian ia memukul bola ke arah lubang namun pukulannya tidak telalu jauh, ia sengaja melakukan hal tersebut, agar Aaron memukul dengan kencang sehingga mommynya bisa dengan mudah memasukan bola ke lubang.

"Kau memang meyebalkan," ucap Aaron pada Sean.

Caitlin dan Laura tertawa melihat wajah kesal Aaron. Aaron melakukan ancang-ancang, sembari menyipitkan matanya terfokus pada lubang kemudian dengan sekuat tenaga ia memukul bola tersebut. Saat bola itu melesat, tiba-tiba saja Sean mendapatkan bayangan akan kedatangan Frank, paman Sean dan Aaron. Bayangan itu nampak jelas telihat jika pamannya sudah mendekat ke arahnya, dengan wajah marah, kemungkinan dia sudah mengetahui mengenai hubungan Aaron dengan Caitlin.

"Aaron cepat bawa Caitlin pergi dari sini!!" perintahnya.

"Ada apa Sean?" tanya dr.Smith.

"Uncle Frank sedang datang kemari, kemungkinan dia sudah mengetahui hubunganmu dengan Caitlin."

"Uncle tahu dari mana? Bahkan saat kemarin Alyssa datang kemari uncle tidak ikut dengannya."

"Entahlah, sudah sana cepat bawa Caitlin pergi, ini sangat bahaya!!" Firasat yang sudah Sean rasakan sejak pertama kali mengetahui hubungan kakaknya dengan Caitlin ternyata terbukti, namun karena melihat Aaron terlihat bahagia sehingga ia tak bisa untuk tidak mendukung hubungan kakaknya.

"Pergilah, amankan Caitlin. Kami yang akan menghadapi pamanmu," dr.Smith menepuk bahu Aaron memintanya untuk segera membawa Caitlin pergi.

Tanpa pikir panjang, Aaron membawa Caitlin terbang menuju mobilnya terparkir di ujung jalanan setapak. "Pakailah sabuk pengamanmu dengan kencang!" perintah Aaron, setelah Caitlin siap, ia mengemudiakan kendaraanya dengan kecepatan tinggi.

Sementara itu di lapangan golf, Sean dan kedua orangtua bersikap biasa, seolah tak terjadi apa-apa karena Sean semakin merasakan keberadaan Frank yang semakin dekat. "Bermainlah seperti biasa, seolah kita dari tadi kita hanya bermain bertiga," ucap dr.Smith. Ia juga meminta istrinya membuang wajah ketakutannya agar tak menimbulkan kecurigaan.

1
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
ilove you to Aaron eh udah tamat aja kak nggak ada spesial nya belah durennya Aaron ma Catlin nih siapa tahu caranya beda kan mereka beda bangsa eh beda jenis😄😄😄
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
Will you marry me 💏
YESS i Will😄😄😄
Catlin maksudnya 😄😄😄
akhirnya kebahagiaan itu menyertaimu cat pikir keri yak gimana nanti akhirnya pokoknya kawin dulu eh nikah🏃🏃🏃
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
eh kok Frank gadungan????hmmmm
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
astaga aku galfok sama uang di kaus kaki😂😂😂dipikir lebih malah kurang maafkan cat pak dia lagi ketakutan jadi oleng😁
hmmmm masuk perangkap Frank kan go Aaron selamatkan Catlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya........selamat ya buat Aaron dan Caitlin ahkir nya menikah juga
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
ya lebih baik menikah supaya Caitlin bisa di jaga Aaron selalu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
semoga Caitlin selamat ya
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
cuma jebakan ternyata ya dari frank nya
ㅤㅤʳᵛ✦
Pastinya, rasa khawatir, rindu dan lain² akan hilang seketika berganti nyaman dan lega, pas mendengar suaranya itulah Cinta
ㅤㅤʳᵛ✦
Wow satu abad menjomblo, padahal memiliki segalanya....
harta, tahta dan rupa
ㅤㅤʳᵛ✦
Ah jadi ngeri sendiri ngebayangin jadi Caitlin, harus mencintai laki² yang berasal dr keluarga Vampire yang notabene penyuka darah manusia, otomatis Caitlin jd mangsa 🙈🙈🙈
🌟𝙈𝙗 𝙔𝙪𝙡²🇵🇸
yuhuuu akhirnya aaron punya pasangan setelah berabad-abad jumblu... happy wedding aaron caitlin 💑💑💑
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Hwd Caitlin Aaron💒
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Jack yang menyerupai paman Frank
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Frank palsu 🤔
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Frank njebak Caitlin
•§͜¢•🦢🍒"Asti "
Caitlin dijebak 🤔
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
berhati-hati lah Caitlin pasti kamu bisa ngadapin Frank nya Aaron dan keluarga nya ngak akan tinggal diam mereka pasti akan nyelamatin kamu Caitlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mungkin itu cuma jebakan Caitlin supaya kamu keluar dari tempat persembunyian mu dan Frank menangkap mu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
Sean kamu harus segera sembunyiin Caitlin nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!