NovelToon NovelToon
Istri Terbuang Tuan Impoten

Istri Terbuang Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Cerai / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Obsesi / Penyesalan Suami / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:825.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ridz

Nyaris dijadikan wanita malam oleh ayahnya sendiri, Diajeng malah menjadi istri dari Danu, seorang pria lumpuh dan impoten yang arogan dan kejam.

Akankah Diajeng bisa merubah hati suaminya atau malah menyerah dimana saat itu ada seorang pria lain bernama, Damar yang masih menunggu cinta dari Diajeng.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22. Algoritma Dokter Han

..."Berusahalah untuk selalu ada, seperti air putih, segar, menyegarkan dan au ah gelap."...

...- Isi Hati Author Pas Kondangan Mantan....

...Ga punya mantan deh :)...

"Bagaimana kondisinya, Dokter Han?"

Dokter Han sendiri sedang memeriksa kondisi Danu yang terbaring di tempat tidur dengan posisi duduk.

"Kamu nanyaek?" tanya Dokter Han melepaskan stetoskop miliknya. "Siapa Gadis tadi?"

"Nyonya Artonegoro? Istri Tuan Artonegoro."

Mendengar jawaban Glen membuat Dokter Han menatap dalam Danu yang membuat Danu membuang mukanya enggan menatap Dokter Han.

"Tatap mataku, Danu!"

Danu menghela napas panjang kemudian membalikkan kepalanya menatap Dokter Han. "Iya!"

Danu sangat membenci sahabatnya ini, dia selalu berhasil membuatnya gugur terlebih dia adalah dokter pribadinya.

"Kenapa kau tidak mengundangku, di pernikahanmu?" tanya Dokter Han.

"Tanya saja pada Glen," jawab Danu malas menjawab.

Dokter Han beralih menatap Glen. "Begini Dok, Tuan Artonegoro mengadakan pernikahan secara tertutup."

"Bisa tidak Glen, jika kita hanya bertiga kau tidak usah terlalu formal, mau Danu sahabatmu juga kita bertiga adalah sahabat," jawab Dokter Han duduk di ranjang.

Glen melepaskan kacamatanya kemudian ikut duduk disana. "Mau bagaimana lagi, aku sedang berusaha menjadi asisten yang baik."

"Bagaimana kondisiku Han, daritadi kau hanya banyak bicara," tanya Danu yang membuat Han menyapu wajahnya dengan tangan.

"Begini, aku tidak pernah mendapati kadar kecemasan milikmu itu serendah ini, ini artinya gangguan kecemasan yang kau hadapi sedikit demi sedikit berkurang," jelas  Dokter Han.

Glen menatap Dokter Han yang membuat Dokter Han mengangkat alisnya. "Tidak mungkin ini terjadi jika tidak ada pemicu."

"Tepat sekali!" jawab Han. "Dan pemicu untuk kesembuhan Danu adalah istrinya sendiri."

Mendengar itu membuat Danu meraih bantal dan melempar kedua sahabatnya itu dengan bantal.

"Kau bercanda! Aku tidak mencintainya, mana mungkin ada hubungannya dengan kesembuhanku."

"Kau hanya tidak menyadarinya, arogan!" jawab Han yang membuat Glen mengangkat jempolnya setuju.

Glen berjalan dan tampak berpikir sesuatu yang mungkin akan sepemikiran dengan Dokter Han.

"Coba kita rangkai kejadian demi kejadian ini, pertama di ruangan pendingin, jika normalnya adalah kau akan mati disana Danu, tapi Diajeng berhasil memberikanmu sssuatu yang membuatmu bertahan bukan, kau hanya perlu menyadari bahwa kau mencintai istrimu itu," ujar Glen yang membuat Dokter Han setuju.

"Kalian bercanda! Lebih baik kalian keluar dari sini!"

"Kau mengusir kami?"

"Keluar!"

Dokter Han dan Glen kemudian berlari keluar dari kamar Danu sebelum sahabatnya itu benar-benar marah besar.

Tak lama kemudian kepala Dokter Han muncul sedikit dari pintu dan berkata. "Aku akan menemui Diandra dan akan menjelaskan tentang penyakitmu ini."

"Diajeng!"

"Iya siapapun itu namanya, akan aku buktikan bahwa kau mencintai istrimu itu!"

BRAK!

Danu melempar remot AC kepada Dokter Han tapi Dokter Han terlanjur menutup pintu yang membuat remote itu menabrak pintu yang tertutup.

Sementara itu di tempat lain, Diajeng tengah duduk di kursi menatap semua pelanggan yang tengah hilir mudik dihadapannya.

"Dor!"

"Astagfirullah, Farah ngagetin aja sih!"

Diajeng menatap kesal Farah yang membuat Farah duduk di samping Diajeng.

"Lagian Lo itu ngapain sih, ngelamun Mulu, datang dari rumah suami malah ngelamun gitu," ujar Farah yang membuat Diajeng hanya mendengus pelan.

Farah memang sahabat Diajeng semasa SMA dan kebetulan sekali Farah kuliah di kampus dekat restoran Diajeng dan melamar di restoran Diajeng sembari kuliah.

"Gatau Fa, aku lagi mikirin sesuatu yang bikin aku bingung."

"Tentang suami Lo itu?" tanya Farah mengelap gelas dengan lap.

Diajeng mengangguk, tak lama kemudian Diajeng merasakan mual di perutnya yang membuat Diajeng berlari ke kamar mandi.

Melihat sahabatnya itu membuat Farah langsung mengikutinya dan mendapati Diajeng sedang muntah di wastafel.

"Lo gapapa?"

"Gapapa, cuma gak enak badan aja," jawab Diajeng membersihkan tangannya.

"Yakin?"

Diajeng mengangguk tapi Farah masih belum puas dengan jawaban itu. "Lo gak hamil kan?"

TBC

1
TRIDIAH SETIOWATI
bagus
erviana erastus
bapak durjana
@bimaraZ
outhor Ritz trmsk daftar favoritku,,meskipun masih muda karyamu selalu bikin candu
semangat berkarya....
Puji Rahayu
iya sbnrnya kl mo di bilang ya lelah
prasaan org lain gk da cobaan berat kyk yg ku alami.
hidupku penuh rintangan.masalah silih berganti.cobaan trs menerus.
tiap hr ni otak di jak berpikir rodi.
tp hidup itu pilihan.
qt hrs bs melewati tantangan hidup
bahagia itu bs qt ciptakan.
krn hidup gk cm diam d t4 aja.
qt hrs kuat n sabar.
jd ttp semangat hidup demi ank2..
yeeee....hidup mommyyy....😗👏👏
Puji Rahayu
satu kosong....😄😄😄
Puji Rahayu
kok brasa danu yg mw di perkosa...
auto ngakakkk...😃😃😃
Fie Lian
Luar biasa
Sinta Dewi
ceritanya bagus Thor tetap 💪💪🥰 berkarya ya. jangan patah semangat ya 💪. ditunggu karyamu yg lain. klw bisa cerita ini ada sambungan nya.😀
Rita Tanti
Luar biasa
Dyah Oktina
terima kasih ya nak author... Ibu sdh hampir baca semua cerita mu yg sdh ending..... semangat terus berkarya💪😍👍🏻
Dyah Oktina
sabar ya thor. .. banjir itu kesalahan manusia
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah......keren thor... kang2 jualan depan rumah author pd punya pemikiran bijak 👍🏻🤭😍
Dyah Oktina
ternyata cinta datang ngak perlu waktuyg lama
Dyah Oktina
ih... kok d kasih uang lagi sih.. dah tau matre 😠
Dyah Oktina
Mangga batagor deket rumah author. .. punya kata2 bijak... keren
Dyah Oktina
sedekah dari nulis thor.... ikhlas kan ya..
Dyah Oktina
positif lah... kla sdh d unboxing sm pa suami... 🤭
Dyah Oktina
gugup kali thor.... bukan gugur... jd selfok nih... ✌️
Dyah Oktina
😂😂😂😂😂 itu ada subtitle bhs korea 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!