Kenzo Wijaya si Ketua Osis yang terkenal tampan, dingin dan cowok terpintar di HIGH INTERNATIONAL SCHOOL, Tiba tiba dijodohkan dengan Lisa Margareth si Ratunya terlambat, bad girl, banyak tingkah dan juga cewek terbodoh di sekolah nya.
Bagaimana mereka menyembunyikan status pernikahan mereka dari teman, para guru dan juga pihak sekolah agar tidak dikeluarkan?
Apakah ada benih - benih cinta yang tumbuh di antara mereka berdua dan membuat mereka jatuh cinta?
Nantikankisah mereka selanjutnya disini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selena_kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 22
''Aku mau ngomong sesuatu sama kamu Lisa,'' ujar Ana
''Ngomong ya ngomong aja disini, gue lagi males ke luar,'' jawab Lisa
''Aku mau minta maaf atas nama Bianca,'' ujar Ana
''Bianca? Bianca yang mana lagi sih?'' tanya Lisa kesal
''Bianca yang tadi... di skors,'' jawab Ana
''Oh dia, kenapa?'' tanya Lisa
'' Gue minta maaf atas nama dia, tolong lo maafin dia dan jelasin ke bu Rumi ya,'' pinta Ana
''Lisa... Maafin gih,'' bujuk Lusi
''Diem lo Lusi! Dia yang salah kenapa harus lo yang minta maaf? Emang lo siapa nya dia? Babunya gitu?'' tanya Lisa dengan nada mengejek
Ana mengepal tangannya dengan kesal, ia menahan amarahnya agar tidak terjadi masalah.
''Lisa... Aku sahabat nya Bianca. Dia emang anak yang kurang ajar, tapi dia bukan anak yang jahat kok. Dia udah janji nggak bakal ngelakuin itu lagi,'' ujar Ana
''Emang lo siapa yang mau jamin kalo dia nggak bakal gitu lagi? Lo Tuhankah? Dan lo pikir... Setelah semua perbuatan dia yang kayak bangsat gitu... Gue bakal maafin dia dan mikir kalau dia anak yang baik gitu? Lo cantik An, tapi lo jangan naif dan jangan mau jadi babunya! Kalo emang dia merasa bersalah... Suruh dia kemari dan minta maaf sama Paris!'' tegas Lisa
Keempat temennya Lisa melongo, tak akan menyangka bahwa Lisa yang terkenal nakal nya bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu. Ana benar-benar menahan amarahnya untuk saat ini.
''Jangan mentang-mentang kalian anak orang kaya... Bisa seenaknya sama kita ya? Mentang-mentang kalian anak IPA 1, kalian seenaknya aja merendahkan dan menghina IPA 5! Gue Lisa! Selama gue jadi Wakil Ketua Kelas IPA 5, jangan harap kalian bisa menindas anak IPA 5 ya!'' tegas Lisa
Ana benar-benar ingin menampar Lisa saat ini, namun tangannya tertahan saat mendengar suara yang ia kenal.
''LISA!''
Semua mata memandang ke arah sumber suara. Kenzo masuk ke dalam kelas dan melihat keadaan Lisa.
''Kenzo,'' sapa Ana
''Kamu ngapain di sini Ana?'' tanya Kenzo
''Ini... Lagi ada urusan sama Lisa,'' jawab Ana lembut
''Lo sendiri ngapain ke sini?'' tanya Lisa
''Ikut gue! gue mau ngomong sesuatu sama lo!" ajak Kenzo
"Nggak bisa! gue mau selesai in masalah dulu ini!'' tegas Lisa
''Lisa!'' tegas Kenzo
''Please! Bentar lagi, tunggu gue di luar 5 menit lagi!'' pinta Lisa
'' Gue tunggu lo di luar!'' ujar Kenzo sambil pergi
''Dia udah pergi? Tadi lo mau ngomong apa?'' tanya Lisa
''Tolong maafin Bianca lah Lisa,'' pinta Ana
''Suruh yang mukul Paris ke mari dulu! Minta maaf sama Paris, baru gue mau maafin!'' tegas Lisa
''Udah maafin aja kenapa sih Lisa,'' bujuk Lusi
''Diem lo Lusi! Jangan mentang-mentang dia itu Anatasya, dia seenaknya nutupin kesalahan orang lain!'' bentak Lisa
'' Gue nggak ikut-ikutan ya,'' ujar Dimas
''Aku tidak tau apa-apa,'' sela Rama
''Lisa, udah Lisa biarin aja ya,'' bujuk Paris
''Nggak bisa Paris! Orang kayak dia, kalo nggak di kasih pelajaran nggak bakal kapok,'' ujar Lisa
''Suruh Bianca kemari dan minta maaf sama Paris!'' tegas Lisa
Belum sempat Ana menjawab, Lisa sudah keluar untuk menemui Kenzo.
''Ada apa sih?'' tanya Lisa tanpa rasa bersalah
''Ikut gue,'' ajak Kenzo
Kenzo menarik tangan Lisa, ia membawa Lisa ke rooftop untuk berbicara 4 mata.
Ini cerita kok mirip banget ma novel sebelah " My Ketos My Husband", cuma beda di nama saja, cerita nya dari awal sampai bab ini pun sama.
Aku baca ini kaya flashback aja, ya mudah2an kedepannya beda ceritanya.