NovelToon NovelToon
Tuan Muda Posesif Dan Pengasuh Cantiknya

Tuan Muda Posesif Dan Pengasuh Cantiknya

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Beda Usia / Berondong / Pembantu / Tamat
Popularitas:23.7k
Nilai: 5
Nama Author: Za L Lucifer

"Carmila, lihat Aku, Aku sekarang sudah dewasa, sudah bukan anak kecil lagi, jangan anggap Aku sebagai Anak Kecil lagi, anggap Aku sebagai Laki-laki Dewasa, tatap Aku, dan jadilah milikku, Aku pasti akan membuatmu bertekuk lutut dan jatuh cinta padaku, dan kamu akan bahagia bersamaku, melahirkan anak-anakku dan mengasuh mereka," (Glen Raymond)


"Tuan Muda selalu menjadi anak paling lucu untukku seperti Putraku sendiri, Aku membesarkannya dari kecil, Pangeran Kecil kesayanganku tanpa sadar perlahan-lahan tumbuh menjadi seorang pria yang sangat tampan, terkadang melihat dia sekarang membuatku berdebar, pesona yang entah bagaimana tidak bisa Aku tolak, tapi Aku tahu ini tidak bisa dibiarkan," (Carmila Adera)

Carmila si Pengasuh Cantik miskin yang sudah berusia 31 tahun...

Dan Tuan Muda Glen yang baru berusia 20 Tahun...

Tuan Muda Glen yang masih baru dewasa, apakah bisa menahlukan wanita yang 11 tahun lebih dewasa itu? Seseorang yang mengagapnya sebagai anak kecil.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Za L Lucifer, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22: Jika itu maumu

Hari segera berlalu dalam sekejap, namun apapun yang Carmila coba lakukan, dia masih akan tetap bertemu dengan Tuan Mudanya.

Pagi itu, ketika Carmila bertemu Glen di kamar Glen ketika mengantarkan minuman, Carmila dapat melihat lingkaran hitam bawah mata Tuan Mudanya itu, sepertinya Tuan Mudanya semalam tidak cukup tidur, dan ada apa dengan mata yang terlihat bengkak itu?

Tidak mungkin Tuan Mudanya itu menagis?

Tidak!!

Carmila mencoba menggelengkan kepalanya, merasa tidak ada gunanya jika dirinya menghawatirkan Tuan Mudanya itu.

Ini adalah sebuah kelemahan yang dirinya miliki, yang malah dimanfaatkan oleh Tuan Mudanya untuk mempermainkan dirinya.

Carmila, jelas masih marah dan sedih setelah tau semuanya, namun karena tuntutan pekerjaan, walaupun dirinya tidak ingin menatap wajah itu namun dirinya mau tidak mau tetap menatap wajah itu.

Sejujurnya, Carmila tidak tahu harus bagaimana jika Tuan Mudanya masih akan bersikap begitu agresif seperti kemarin.

Bagaimana cara dirinya menolaknya?

Tepat ketika Carmila merasa bangga sendiri itu, tatapan mereka bertemu sesaat, jujur Carmila sebenarnya tidak tahan untuk menatap mata Tuan Mudanya itu, masih tidak tahu apa yang harus dirinya lakukan.

"Ini minuman untuk Tuan Muda,"

Ada nada keraguan ketika Carmila mengatakan itu.

"Letakan di meja, kamu bisa pergi,"

Mendengar nada datar yang terlihat dingin itu, tentu saja Carmila menjadi kaget sampai terdiam dan tidak bisa berkata-kata.

Nada dingin, yang baru pertama kali dirinya dengar dari Tuan Mudanya, ah tidak sebenarnya Tuan Mudanya memang selalu bersikap seperti itu, pada semua orang kecuali pada dirinya atau beberapa anggota Keluarganya.

Carmila awalnya tidak memperhatikan dan mengangkat perilaku ini biasa, namun sekarang setelah dirinya menerima perlakuan dingin seperti itu, rasanya ada yang jangal dan terasa aneh.

"Kenapa? Kamu tidak pergi?" Kata Glen masih sama dengan nada yang cukup dingin.

Carmila masih dia masih terpaku karena perubahan sikap Glen yang tiba-tiba.

Glen segera menghela nafas panjang, lalu segera berkata,

"Bukankah ini yang kamu mau? Aku akan mengakhiri semuanya, sekarang hubungan kita tidak lebih dari Tuan Muda dan Pengasuhnya,"

Kata-kata itu di katakan dengan tanpa keraguan sedikitpun, dengan nada datar yang terlihat cukup dingin, namun ada sedikit nada kemarahan dibalik kata-kata itu.

Ya, Carmila mendengar itu cukup kaget juga, dirinya tidak pernah mengira jika Tuan Mudanya akan menyerah secepat itu.

Tunggu, apa yang dirinya pikirkan?

Bukankah ini memang apa yang dirinya mau?

Carmila bukbernya menetralkan emosi yang ada di dalam dirinya dan berkata,

"Ya, hubungan kita tidak lebih dari Tuan Muda dan Pengasuhnya. Kalau begitu, Aku permisi dulu,"

"Hmm,"

Setelah mendengar persetujuan itu, Carmila segera melangkah keluar dari kamar itu.

Namun memang, tiba-tiba Carmila merasakan sedikit kehampaan yang tiba-tiba muncul dari hatinya.

Namum sekali lagi dirinya mencoba mengabaikan perasaan aneh itu dan melanjutkan kembali pekerjaannya yang lain.

Sampai kira-kira sekitar pukul tujuh pagi, Carmila memasuki kamar Glen, dan mulai menyiapkan pakaian yang akan Glen pakai, seperti biasanya.

Tepat ketika Carmila melakukan itu, pintu kamar mandi terbuka.

"Besok, kamu tidak perlu menyiapkan pakaianku, kamu hanya perlu mencucinya, dan meletakkannya di lemari," kata Glen dengan ekpersi dinginnya itu.

Sepintas, Carmila kaget ketika mendengar nada dingin itu, dan segera memalingkan wajahnya menatap orang yang berbicara.

Namun, Carmila cukup kaget ketika melihat sosok Glen, yang hanya mengenakan handuk dibagian bawah, tangannya yang satu lagi, sedang mengeringkan rambutnya.

Dari sana, Carmila bisa melihat otot-otot tubuh yang cukup terawat disana, terlihat masih sedikit basah, terlihat sangat indah dan memukau mata, dan lagi aroma semerbak wangi yang dari sabun Tuan Mudanya itu.

Dan lagi, dengan wajah tampan itu.

Ya, dari sana Carmila jelas melihat pesona itu, pesona seorang pria muda yang rupawan, dan mengairahkan.

Juga, itu mungkin karena Tuan Mudanya memang masih di usia dua puluh, usia segar-segarnya, usia yang dikatakan sudah melewati masa remaja, namun belum benar-benar dewasa.

Biasanya, Tuan Mudanya akan bersikap lebih sopan padanya, dan tidak akan keluar dari kamar mandi seperti itu, biasanya memakai baju handuknya.

"Apa yang kamu lihat?"

Kata-kata dari Glen barusan, membuyarkan lamunan Carmila.

Carmila segara memalingkan wajahnya lagi, merasa pikirannya menjadi bodoh karena bisa-bisanya terpesona oleh pesona bocah didepannya itu.

Astaga, Carmila ingat umur, ingat umur, apa yang barusan kamu pikirkan?

Pesona seorang pria muda yang rupawan, dan mengairahkan?

Dasar pikiran gila!!!

Carmila mengutuk pikirannya sendiri.

Ini mungkin, karena dirinya tidak benar-benar menatap atau memperhatikan Tuan Mudanya sebelumnya, dan lagi perubahan sikap Tuan Mudanya yang membuatnya gugup.

Carmila, menarik nafas dalam-dalam dan segera berdiri dan berkata,

"Aku... Aku tidak menatap apapun. Baik kalau begitu, lain kali Aku tidak perlu menyiapkan Pakaian? Kalau begitu Aku permisi dulu,"

Jelas, Carmila segera pergi dan melarikan diri dari hadapan Glen, seperti dikejar setan.

Butuh cukup waktu, sampai Carmila menetralkan kembali emosi yang ada di hatinya itu.

####

Hari-hari berikutnya, berjalan sama tentang bagaimana Glen bersikap cukup dingin pada Carmila.

"Air hangatnya sudah siap, Tuan Muda,"

"Ya, kamu bisa pergi,"

Carmila tentu saja merasa tidak biasa tentang hal ini.

Sekarang, Tuan Mudanya tidak begitu banyak berbicara padanya, hanya berkata seperlunya saja.

Tidak lebih dan tidak kurang, tidak ada lagi percakapan percakapan atau lelucon seperti sebelumnya.

Tidak ada penyataan cinta, yang aneh dan menyebalkan seperti sebelumnya.

Ini adalah apa yang dirinya mau, namun kenapa dirinya tidak puas dengan itu?

Ini harusnya hal-hal yang wajar, apalagi setelah dirinya menolak cinta Tuan Muda Glen dengan buruk, Tuan Mudanya mungkin juga mengalami masa-masa sulit dan saat ini dalam fase untuk mencoba menghapus perasaannya.

Jadi wajah jika saat ini, Tuan Mudanya mencoba menjaga jarak dengan dirinya.

Hubungan mereka tidak akan bisa kembali seperti sebelumnya.

Ini benar-benar menyakitkan jika Carmila memikirkannya.

Dirinya tidak bisa melihat senyuman Tuan Mudanya lagi, karena saat ini hanya wajah dingin Tuan Mudanya itu yang dirinya lihat.

Hah...

"Carmila, kamu ini kenapa? Lihat kamu menuang air sampai luber begitu," kata salah satu Pelayan, yang saat ini berada di dapur bersama Carmila yang sibuk melamun dari tadi, sampai-sampai ketika menuang air malah kebanyakan.

"Astaga, Meli ambilkan Lap, aku hanya sedikit kebanyakan pikiran saja,"

Meli lalu segera mengambil kan lap, dan bertanya lagi,

"Hah, pantas aja belakangan kamu terlihat aneh. Sebenarnya ada masalah apa?"

Carmila jelas saja bingung ingin bercerita, nya tidak mungkin bercerita tentang hal sebenarnya.

"Hanya, bagainmana menurutmu soal Tuan Muda Glen?"

"Dia sangat tampan, namun ekpersi dan siakpnya sangat dingin,"

Ya, Carmila juga tahu, ini adalah jawaban wajar jika menanyakan pendapat semua pelayan rata-rata di Rumah ini.

Sebenarnya, sikap dingin itu memang sikap Tuan Muda Glen yang biasanya.

Hanya...

Biasanya, Tuan Mudanya memang bersikap sedikit berbeda padanya, sedikit lebih hangat.

Namun, sekarang Tuan Mudanya memperlakukan dirinya sama seperti dia memperlakukan semua orang.

Ya, harusnya ini tidak apa-apa...

Namun apa-apa dengan perasaan hampa dalam dirinya ini?

Ada perasaan sedih entah kenapa yang Carmila rasakan.

1
yanti Situmeang
lumayan bagus
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya 😊
total 1 replies
Za_L_Writer (IG)
🥰🥰🥰🥰
Trie
semangat terus thor
memang inibceritanya cukup menarik
Za_L_Writer (IG): 😆😆makasih dukungannya 😆
total 1 replies
Trie
kasian camila yg sabar ya nanti pasti kebenaran terungkap
Trie
selalu romantis ... semoga glen bisa menyelesaikan segala masalah nya
Trie
camila jangan sedih buktikan saja pada keluarga glen klu kamu bukan pembawa sial ... kamu harus jadi wanita yg tangguh
Trie
hahaha masa drpan nati malan tuan mufa glen 😁😁😁😁
Za_L_Writer (IG): 🤣jdi gk bisa minta jatah 🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Amelia Syharlla
❤️❤️❤️❤️
Za_L_Writer (IG): Terimakasih atas dukungannya 😊😊
total 1 replies
Amelia Syharlla
dasar bocil🤣🤣🤣🤣
Amelia Syharlla
piye to Ki Ki🤣🤣🤣🤣🤣🤴🤴🤴🤴🤴
Trie
tidak di sangka dangka sepertinya sudah terjadi begitu saja ... lucu
Za_L_Writer (IG): 🤣🤣🤣udh unboxing 🤣
total 1 replies
Tinta Hitam
aku mampir ya kak..
jangan lupa mampir balekkk🤗
Trie
Bisa bisa nya glen menggoda camila😁😁😁😁
Trie: memang tuan muda yg gak ada ahlak 😀😀😀😀
total 2 replies
Trie
hahahaha pernikahan yg terjadi begitu lucu
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆 iya, lucu nanti 😆😆😆
total 1 replies
Trie
seharusnya begitu camila jangan ragu lagi
Trie
hahaha camila tidak masalah usia itu bukan lah soal asalkan vita sudah berbicara semua terlampaui 😊😊😊😊
Za_L_Writer (IG): 😆😆😆semoga Carmila dapat pencerahan 😆
total 1 replies
Trie
camila yg sebrono sampai ketahuan ...
coba glen itu cari tau nenek ny dan tante nya yg tidak suka camila
Lisa Haruna(Izin hiatus guys)
semangat
Trie
kasian juga harus mrnanggung beban keluarganya
Trie
hmmmm camila ternyata polos sekali
Za_L_Writer (IG): 🤣🤣ya pesona Carmila, Eh 🤣
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!