NovelToon NovelToon
Heartbeat

Heartbeat

Status: tamat
Genre:Patahhati / Perjodohan / Balas Dendam / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:26.7k
Nilai: 5
Nama Author: Isti Shaburu

Maaf sebelumnya, karena ada yang bertanya-tanya kok mirip dengan cerita india. ini memang novel dari cerita india, tapi ceita ini tak aku kontrak jadi tak menghasilkan cuan yah🙏😊

Ayara meninggalkan Devano untuk menikah dengan Rama, pria pilihan sang ayah. Beberapa tahun kemudian, Ayara bertemu kembali dengan Devano. Devano masih berharap Ayara kembali dan menikah dengannya.

Namun, saat pertemuan kembali Ayara dan Devano ternyata Ayara sudah mencintai suaminya. Berbagai macam cara Devano lakukan untuk membuat Ayara kembali padanya. Berhasilkah Devano membuat Ayara kembali padanya? Atau Ayara akan tetap bersama sang suami?

Follow👇

IG: istikomah50651
Fb: ISTI

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

"Tidak!" teriak Devano terbangun dari tidurnya dengan keringat yang memenuhi wajah manisnya.

"Semua bayangan kemesraan dan mimpi tentang kebahagiaan mereka hanyalah bohong semata, Ayara ku tak mungkin hidup bahagia seperti dalam pikiran dan mimpiku, ia pasti saat ini sedang merasa menyesal menikah dengan pria pilihan Ayahnya tersebut," ucap Devano bermonolog sendiri, ia mengusap wajahnya dengan kasar dan beranjak dari tempat tidurnya menuju kamar mandi.

Di dalam kamar mandi Devano melihat dirinya di dalam cermin, ia memperhatikan setiap inci wajahnya dengan seksama dan tersenyum.

"Pria itu saat ini tak lebih seperti pecundang sama saat aku masih dalam keadaan miskin dulu heh," ucap Devano dengan penuh percaya dirinya.

Rama kembali ke dalam kamarnya, ia menuju poto di mana Ayara dan Rama berpose dengan sangat mesra, Devano geram melihat poto tersebut kemudian ia mengambil vas yang berada di dekatnya dan melemparnya kearah poto tersebut.

Pyaaaarrrrrr...

Kaca bingkai poto tersebut pecah dan berserakan di lantai, Devano tersenyum puas melihat bingkai poto tersebut hancur berkeping-keping dan berserakan di lantai.

"Kau harus ingat Ayara, kalau aku tak akan pernah melupakan mu seperti yang kau inginkan dan aku tak akan membiarkanmu melupkanku dengan mudah begitu saja, kau hanya milikku dan akan kembali padaku, kau hanya ditakdirkan menjadi milikku Ayara, menjadi milikku selamanya, ingat itu Ayara," ucap Devano dengan mengepalkan tangannya.

"Kau tak akan bisa melupakanku Ayara, tak ada yang bisa memisahkan kita berdua Ayara, tidak ada seorang pun yang bisa melakukan itu tak terkecuali pria tua itu, dia tak akan bisa memisahkan aku denganmu Ayara," sambung Devano mengencangkan rahangnya.

Devano mengambil poto tersebut dan membawanya ke halaman belakang dan membakarnya hingga habis menjadi abu, kemudian ia kembali tidur dengan senyum menghiasi bibir seksinya.

*****

Pagi hari di kantor milik Rama yang saat ini sudah di kuasai oleh saudara tiri Rama, Shifara langsung memasuki ruang kerja Rama yang saat ini sudah menjadi ruang kerja Bobi, ia berjalan kearah Bobi dengan perasaan muak, Shifara sejak awal tak pernah menyukai kedua saudara tiri Rama tersebut.

"Pagi Sayang!" sapa Bobi dengan senyum licik di wajahnya. "Uhuhu, kau terlihat sangat cantik sekali Sayang," sambungnya membuat Shifara bertambah muak.

"Benarkah?" ucap Shifara memutar bola matanya jengah. "Sekarang bangun lah," perintah Shifara meletakkan tasnya dan berdiri sambil melipat kedua tangannya di depan dadanya di hadapan Bobi membuat Bobi terkejut.

"Apa maksudmu menyuruhku bangun Sayang?" tanya Bobi tak percaya dengan apa yang di minta oleh Shifara.

"Itu bukan tempatmu," ucap Shifara dengan tegas sambil menunjuk kearah kursi yang sedang di duduki oleh Bobi. "Ayo bangun," ulangnya kembali.

"Baiklah, tidak masalah," jawab Bobi bangun dari duduk nyamannya. "Sekarang kita adalah rekan bisnis bukan," sambungnya berjalan melewati Shifara sambil tangan nakal Bobi menyentuh dan mengusap bokong Shifara membuat Shifara terkejut dan marah.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Shifara dengan emosi tapi ia mencoba sebisa mungkin untuk menahan emosi tersebut.

"Hm," jawab Bobi menaikkan alisnya dengan senyum nakalnya.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Shifara kembali dengan nada tegas dan suara sedikit tinggi.

"Apa kau menyukainya?" jawab Bobi bertanya balik masih dengan senyum nakalnya sambil memandangi tubuh Shifara dengan pandangan mesum padahal Shifara mengenakan gaun yang sopan dan tidak terbuka.

"Aku menyukainya?" jawab Shifara dengan pertanyaan. "Aku bahkan sangat menikmatinya,"

Plaaakkkkk...

Satu tamparan keras mendarat di pipi Bobi membuat Bobi terkejut, dan di saat tamparan itu melayang di saat itu pula Nikita dan sang ibu masuk dan menyaksikan Bobi di tampar begitu keras oleh Shifara.

Nikita dan sang ibu yang melihat adegan tersebut langsung terkejut, tak kalah terkejutnya Bobi dan Shifara melihat ibu dan putri tersebut masuk secara tiba-tiba tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.

"Ibu," ucap Bobi gugup melihat kedatangan sang ibu dan adiknya tersebut.

Shifara langsung memutar otak dan memainkan drama di depan ibu dan putri tersebut, Shifara meraih wajah Bobi dengan tangan yang barusan menamparnya dan menghadapkannya pada wajah Shifara. "Apa yang terjadi hah, apa tanda merah ini karena gigitan nyamuk hah,"

"Apa, ada nyamuk di kantor ini?" Nikita menghampiri Shifara dan Bobi seketika itu pula Shifara dan Bobi langsung menoleh kearah ibu dan putri tersebut. "Menjijikan sekali," sambung Nikita.

"Bobi, ada apa ini, wajahmu kenapa?" tanya sang ibu melihat wajah sangb putra dan memegangnya,

"Ini bukan urusan Ibu, urus saja urusan Ibu sendiri," bentak Bobi pada sang ibu membuat sang ibu terkejut, ia kesal karena di tampar dan di permalukan oleh seorang wanita.

"Bobi," ucap sang ibu terkejut begitu juga Shifara yangb tak kalah terkejutnya melihat seorang anak berani membentak ibunya sendiri.

"Awas saja kau," ucap Bobi mengancam, ia berjalan pergi meninggalkan mereka dengan menunjuk kesal pada Shifara membuar Shifara tersenyum dengan dingin.

Heh, tikus tak berguna sepertimu ingin mengancamku, memang apa yang bisa kau lakukan padaku, yang ada aku yang akan membuat hidupmu terbuang seperti sampah yang menjijikan yang berserakan di pinggir jalan, batin Shifara.

"Sepertinya nyamuk itu sangat ganas sehingga membuat dia begitu emosi-"

"Aku menamparnya," ucap Shifara sebelum Nikita menyelesaikan kalimatnya sambil melipat kedua tangannya di dadanya, seketika itu pula membuat Nikita dan sang ibu menoleh kearah Shifara tak percaya dengan ucapan Shifara.

"Aku menamparnya," ulang Shifara dengan tegas. "Ayu silahkan duduk," ajak Shifara mempersilahkan Nikita dan ibunya duduk, ia pun duduk di kursi kebesaran yang tadi di duduki oleh Bobi.

"Duduk lah bibi," ucap Shifara mempersilahkan ibu tiri Rama tersebut duduk. "Ada apa kalian ke sini?" tanya Shifara dengan sopan.

"Ada perlu apa kalian datang ke sini?" tanya Shifara kembali setelah Nikita dan sang ibu duduk.

"Shifara, kami minta cek sebesar seratus lima puluh juta rupiah hari ini juga," ucap Nikita to the poin pada Shifara.

"Minggu lalu kau dan Bobi mengambil sebesar dua ratus lima puluh juta rupiah," jawaban Shifara berhasil membuat ibu tiri Rama tersebut terkejut.

"Dua ratus lima puluh juta?" tanya ibu tiri Rama terkejut dan menoleh kearah Nikita tapi Nikita membuang muka.

"Nikita, kau tak bilang pada Ibu tentang itu?" tanya sang ibu membuat Nikita marah.

"Apa maksud Ibu? apa kami harus memberitahu semuanya pada Ibu, ini sangat memuakkan," bentak Nikita pada ibunya membuat sang ibu terkejut dan Shifara hanya menonton saja drama yang sedang berjalan di depannya tanpa ingin ikut campur.

"Nikita,"

"Ibu sudah semakin tua, jangan meracuni pikiran kami, apa pun yang kami inginkan tak perlu meminta persetujuan Ibu," ucap Nikita sambil menudingkan jarinya pada ibunya sendiri membuat sang ibu terkejut. "Siapkan ceknya sekarang juga," pinta Nikita kembali pada Shifara.

"Kemana si Bobi boodooh ini, mengapa dia pergi lama sekali heh," Nikita bangun dan berjalan ke luar dari ruangan tersebut.

Shifara merasa prihatin melihat ibu tiri Rama tersebut yang di bentak dua kali oleh kedua anaknya di depan orang asing seperti dirinya.

*****

selamat membaca dan dukung terus othor dengan like, komen dan votenya yah hadiahnya jangan lupa🙏😊🤗🥰

1
Arie Chrisdiana
ini Devano kembarannya Devina anaknya Bram dan Aberly thor atau beda cerita lg???
Isti Shaburu: cerita devano judulnya KETIKA BOS DINGIN JATUH CINTA (DEVANO HANORAGA) kak, kliknajah profilku nanti ketemu🙏😊
total 1 replies
Sri oktaviani
ini kan cerita film india judulnya "DHADKAN".
DEVANO klau d film india namanya DEV
AYARA klau d film india nmanya ANJELI
Isti Shaburu: memang iya kak, ka aku sudah ada katakan dikomen kalau ini cerita dari film india dan ini gak aku kontrakan jadi cerita ini tak menghasilkan cuan
total 1 replies
🎤ImaEdg🎧
aku tunggu up nya Kaka author 🥰
ready: Aminnn, si Author gara2 kenyamanan mager sampai lupa novelnya belum tamat
total 4 replies
🎤ImaEdg🎧
ah... dia emang ga sopan ternyatah
🎤ImaEdg🎧
awas masuk angin bang
🎤ImaEdg🎧
ya ampun berarti klo gada ayara dia metong dong 😂
🎤ImaEdg🎧
ini baru awal dan aku udah senyam senyum sendiri. aku klo baca sok langsung kebayang adegan kaya ada depan mata gitu adeganna 😂
🎤ImaEdg🎧
serta Kaka 😂
🎤ImaEdg🎧
aku baru mau mulai nih
Paulina H. Alamsyah Asir
ke inget kisah di Film India, Akshay Kumar yang jadi cowok pilihan sang Ayah. 🤓😊
Paulina H. Alamsyah Asir: bener ya tebakannyq... Maaf yaa.. coz, sy jg suka nonton film india hei😂🤣😍
total 2 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
nycil satu bab dulu bacanya😍
Paulina H. Alamsyah Asir
luar biasa .... Joss .... Josss ....❤😍
Tathy Taba
kenapa ngk bisa buka kelahutanya, apa pke kunci bukannya gmana thor
Isti Shaburu: belom update kak othornya baru pulang dari touring kak🙏😁
total 1 replies
Tathy Taba
selanjutnya thor up
Isti Shaburu: maaf yah kak aku lagi touring dulu kak besok aku update🙏😊
total 1 replies
Tathy Taba
rasakan ini baru permulaan emak2 lampir 🤣🤣🤣
Tathy Taba
hahahaaa ngk bisa nebak thor takut salah, tpi mana mungkin Rama ayara kan mereka sdh pinda, uiihhh jadi penasaran
Tathy Taba
😭😭😭😭😭
Isti Shaburu: kenapa kak nangis😂
total 1 replies
Tathy Taba
si kurang hajar bobi
Tathy Taba
pasti devano
Tathy Taba
dasar mak Lampir, smoga kena juga ganjaran nntinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!