NovelToon NovelToon
Mengejar Cinta Mu

Mengejar Cinta Mu

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:153.1k
Nilai: 5
Nama Author: Wahidah88

Menceritakan seorang gadis bernama Alisya yang begitu menyukai seorang cowok bernama Adrian secara diam-diam. Adrian sendiri tentu sudah memiliki kekasih bernama Tania.

Hingga Alisya mendapat kabar jika kedua orangtua mereka berdua akan menjodohkan mereka berdua dan menginginkan mereka segera menikah. Namun, dalam pernikahan itu hanya Adrian yang tak bahagia. Dikarenakan Adrian masih mencintai cinta pertamanya yaitu Tania..

Bagaimana dengan biduk rumah tangga yang hanya diisi rasa cinta sepihak dari Alisya? dan Apakah Adrian akan membuka hatinya untuk Alisya?
Bagi yang Penasaran silakan dibaca😁

Karena Saya masih seorang penulis pemula.. maaf jika banyak typo yang bertebaran di karya saya ini. Dan harapan saya sebagai penulis, saya harap kalian para pembaca menyukai karya saya ini. terima kasih😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wahidah88, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22

Adrian keluar duluan dari ruangan ganti pakaian pengantin. Dirinya terlihat gagah dan tampan mengenakan jas putih serta celana berwarna putih. Ibunya bersama ibu Alisya terliohat tersenyum melihat Adrian yang nampak gagah mengenakan pakaian pengantinnya. Lalu Alisya juga ikutan keluar dari ruangan ganti. Alisya terlihat sangat cantik menggunakan kebaya serta songket yang begitu indah.

“Alisya kamu cantik sekali nak.” Kata Ibu Adrian yang terpesena.

Adrian yang sedari tadi berdiri dengan pakaiannya nampak menatap Alisya yang terlihat anggun dengan kebaya putihnya itu.

“Makasih bu.” Kata Alisya tersenyum malu.

“Bagaimana? Pakaian ini terlihat cantik dan serasi untuk mereka berdua. Apa kita ambil saja yang ini dan gak usah coba yang lain?” Tanya Ibu Alisya pada ibu Adrian.

“Aku mah tergantung dari mereka berdua. Toh mereka adalah tokoh utama diacara itu.” Kata Ibu Adrian.

“Kalau begitu bagaiman dengan kamu Alisya, kamu suka gak sama kebayanya. Pas gak sama badanmu?” Tanya Ibu Alisya.

“Aku suka kok, sama kebayanya nampak cantik.” Jawab Alisya.

“Kalau Adrian gimana?” Tanya Ibu Alisya.

“Sama kok Tante.” Kata Adrian.

“Aduuu. Adrian masih aja dipanggil tante, ini nantinya bakal jadi ibu mertuamu loh. Panggilnya harus sama ma ibu.” Kata Ibu Adrian.

“Gak apa-apa bu, Adrian belum terbiasa. Nanti juga pasti bisa.” Kata Ibu Alisya.

Setelah merasa bahwa pakaian yang dikenakan sudah cocok dan pas untuk mereka. kedua ibu dari alisya dan Adrian mengurusnya. Sedangkan Alisya dan Adrian dipersilakan untuk duduk di ruang tunggu. Belum juga pantat alisya menyentuh sofa, Adrian langsung menarik tangan Alisya keluar dari butik.

“Ada apa si! Lepasin! Sakit tau!” Kata Alisya merasa sakit dipergelangan tangan karena genggaman Adrian yang begitu kuat.

Dilihat tempat yang mereka kunjungi aman dari jangkuan ibu mereka, Adrian menghempaskan tangan Alisya dengan kasar. Alisya memegang pergelangan tangannya yang nampak sakit.

“Ada apa si! Kenapa dari tadi suka narik tangan begitu.” Kata Alisya yang nampak kesal dengan perbuatan Adrian terhadapnya.

“Kamu haru jujur sam aku.” Kata Adrian.

“Jujur apa si?” Tanya Alisya yang bingung, karena Adrian meminta dirinya untuk jujur entah soal apa dirinya tidak tahu.

“Masih pake nanya lagi! Kamu kan yang sengaja memberitahu Tania soal pertunangan kita.” Kata Adrian dengan nada yang tinggi.

“Maksud kamu apa si adrian?” Tanya Alisya yang masih kurang paham.

“Gak usah sok gak paham gitu deh! Aku tahu kamu pelaku yang mengahancurkan  hubungan ku sama Tania. Kamu kan yang sengaja memberitahu Tania soal pertunangan kita. Jawab Alisya!” Bentak Adrian.

Alisya begitu kaget mendapat bentakan dari Adrian. Hatinya begitu sakit saat Adrian menuduhnya sebagai penghancur hubungannya dengan Tania. Alisya terdiam begitu lama, berusaha menahan air mata agar tidak terjatuh didepan lelaki itu.

“Aku gak tahu, Adrian! Bukan aku!” Teriak Alisya dengan suara yang nampak parau menahan air matanya.

“Masih saja mengelak. Kamu pikir aku percaya. Siapa lagi orang yang membocorkan pertunangan kita kecuali kamu sendiri.” Kata Adrian geram.

“Bukan Aku Adrian. Sumpah! Aku gak memberitu siapa-siapa soal pertunangan kita.” Kat Alisya berusaha meyakinkan jika bukan dia pelakunya.

“Ck! Baiklah jika kamu masih tidak mau mengaku. Tapi ingat satu hal Alisya, Jangan pernah berharap aku mencintaimu karena itu tidak akan pernah terjadi. Ingat itu baik-baik.” Kata Adrian dengan nada mengancam bahkan telunjuknya menunjuk kepala Alisya sebagai peringatan untuk gadis itu.

Adrian lalu melenggang pergi dari situ. Sedangkan Alisya masih berdiri terdiam. Air matanya menetes begitu sakit mendengar ucapan Adrian barusan. Kakinya tersa lemas, Alisya lalu ambruk dan duduk di bawah tanah. Dia terus menangis, meluapkan rasa sakitnya. Tiba-tiba ponselnya berdering. Alisya mengambilnya terdapat nama ibunya yang memanggil. Alisya menghapus air matanya dan mengangkat telfon dari ibunya.

“ Hallo.” Kata Alisya.

“Sayang, kamu dimana? Cepat kemari.” Kata sang ibu.

“ iya ma, tunggu sebentar.” Kata Alisya lalu mengakhiri panggilan.

Alisya berdiri, mengahapus airmatanya. Melihat kondisi wajahnya dilayar ponselnya, merasa wajahnya sudah membaik. Alisya lalu berjalan menuju butik. Alisya, menarik nafasnya mencoba menenangkan diri. Di hampiri ibunya beserta Adrian dan ibunya. Adrian nampak menunjukan wajah cueknya, sedangkan Alisya berusaha menunjukan senyum manisnya seolah-olah jika tidak terjadi apa-apa.

“Bagaimana kita makan malam dulu? Toh, ini hari sudah mulai gelap” Usul Ibu Adrian.

“Ide bagus bu. Lama juga kita tidak makan malam bersama.” Kata Ibu Alisya.

“Kalau kita bareng-bareng saja.” Kata Ibu AdriN.

“ Baiklah.” Kata Ibu Alisya.

“Mari bu.” Kata Ibu Adrian mempersilakan Alisya dan ibunya menuju mobil.

Mereka berempat menaiki mobil yang dimana sang sopir merupakan Adrian sendiri.

Nampak tidak ada percakapan di antara mereka hanya sekedar basa-basi itupun hanya ibu adrian dan ibu alisya saja. Merasa kedua anak mereka canggung, ibu Adrian mulai mencari topik agar kedua anak itu bisa berbicara.

“Bagaimana dengan sekolah kalian? Selama di sekolah kalian dekat kan.’ Kata Ibu Adrian.

Adrian nampak terdiam dan serius mengemudi sedangkan Alisya berusaha menjawab seadanya meski nantinya dia akan berbohong lagi.

“Eumm..sekolah baik kok bu, soal kedekatan aku sama Adrian juga baik. Karena kita beda kelas jadi jarang ketemu.” Kata Alisya tersenyum.

“O gitu.. Adrian nakal gak di sekolah?” Tanya Ibu Adrian.

“Ibu kok nanya gitu si. Mana Alisya tau bu” jawab Adrian disela keseriusannya membawa mobil.

“Ya mungkin saja Alisya tau kan. Kalian juga satu sekolah. Bagaimana Alisya, Adrian namak gak?” Kata Ibu Adrian.

“Eum.. setahu aku gak kok bu, Adrian justru anak yang pintar di sekolah.” Kata Alisya .

“Oh, serius cuman pintar saja.” Tanya Ibu Adrian dengan maksud menggoda.

“Jadi mau makan dimana ni?” Tanya Adrian mengahlikan pembicaraan sebelum ibunya menanyakan hal aneh tentangnya di sekolah.

“Ibu Alisya mau dimana?” Tanya Ibu Adrian.

“Terserah ibu saja. Aku ikut saja.” Kata Ibu Alisya.

“Kalau gitu ke tempat biasa ya Adrian.” Kata Ibu Adrian.

Adrian melajukan mobil yang dikemudikannya itu menuju restoran yang sering dia dan keluarganya makan.

Setelah menempuh waktu yang tidak terlalu lama, mereka sampai di restoran dengan nuasa santai. Alisya berserta ibunya dan juga Adrian dan ibunya keluar dari mobil.

“Kita makan disini saja ya. Yuk kita masuk” Kata Ibu Adrian mempersilakan masuk.

Mereka berempat memasuki restoran itu dan memilih tempat duduk.

“Makanan direstoran ini cukup enak. Aku jamin alisya dan ibu pasti suka.” Kata Ibu Adrian.

“Benarkah. Aku tidak pernah berkunjung disini. Jika makanannya beneran enak. Aku akan mengajak ayah alisya untuk berkunjung bersama di restoran ini.” Kata Ibu Alisya.

 

1
Anita noer
Luar biasa
Anita noer
aduh...menyedih bnget si alysia
Tiwik Firdaus
suka seseorang jangan terlalu dintunjukkkan bikin besar kepala dan tania pasti tau kalau alisnya suka amdrian makanya dia sengaja memanas2i
Sumarni Al Fa
gila gila jantung ku maraton tak jiran andrean bodoh lagi 🤭
Leebit
siap, makasih udah setia membaca😊
Yuniati Rizky
tetap semangat ya thor untuk upnya...
Ratu Nasiroh
kaka jgn ada konflik lagi dong....😭🥰
Yuniati Rizky
thor kok bukannya di banyakin tentang Alisya sama suami kampretnya malahan ke Bunga...klu begini kan jadi malas membacanya dan terpaksa harus menunggu lagi dirimu untuk up untuk tahu balasan apa yang akan diberikan oleh Alisya untuk Adrian sisuami tak tahu diri...😡😡
Leebit: maaf kak,
total 1 replies
Sumarni Al Fa
ah ini tar ribut lagi ama andrean
Ratu Nasiroh
kak jgn ada konflik LG dong kasian alisyanya.....dan semangat yah di tunggu upnya.....🥰🥰🥰
Sumarni Al Fa
ah dava polis apa polis ya, tar udah tahu rasanya bagih 🤭🤭
Ratu Nasiroh
😘😘😘
Ratu Nasiroh
selamat tuk alisnya❤️❤️❤️
Leebit
siap👍
Ratu Nasiroh
lanjut Kaka🥰🥰🥰
Ratu Nasiroh
😍😍😍
Leebit
siap😊
Yuniati Rizki
tetap semangat 💪💪💪 ya thor ceritanya bagus dan di tunggu selalu upnya 😘😘😘
Ratu Nasiroh
semangat alisnya dan beri kespatan untuk Adrian....🥰🥰🥰
Linda Rosiana
semuanya bermuka dua
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!