NovelToon NovelToon
Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Kelahiran Kembali Sang Kaisar Immortal

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:5.5k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Arya Mahendra, seorang Kaisar Immortal dari Alam Semesta Atas, dikhianati saat melewati Kesengsaraan Surgaw. Alih-alih mati, jiwanya terlempar kembali ke masa lalu, masuk ke dalam tubuhnya sendiri saat ia masih menjadi mahasiswa miskin berusia 19 tahun di Bumi yang sering ditindas dan kehilangan keluarganya karena konspirasi konglomerat lokal.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kabut Kematian Sembilan Naga

​Di luar Vila Naga Langit, suhu udara anjlok hingga titik beku. Tiga sosok berpakaian hitam ketat menyatu dengan kegelapan malam. Mereka adalah Tiga Bayangan Kematian—pembunuh bayaran elit tingkat Grandmaster yang ditakuti di seluruh penjuru Ibukota. Di tangan mereka, belati baja hitam yang diolesi racun mematikan memantulkan cahaya bulan yang pucat.

​"Informasi intelijen bilang target hanya seorang mahasiswa beruntung. Mengerahkan kita bertiga ke kota kecil ini benar-benar membuang waktu Yang Mulia," bisik Bayangan Satu, pemimpin kelompok itu, dengan nada meremehkan.

​"Jangan banyak bicara. Potong kepalanya, bantai semua orang di vila ini, dan kita kembali ke Ibukota sebelum fajar," balas Bayangan Dua dingin.

​Mereka melompat melompati tembok pembatas vila dengan ringan. Namun, begitu ujung kaki mereka menyentuh rerumputan di halaman dalam, pemandangan di depan mereka berubah drastis.

​Vila mewah yang bercahaya itu lenyap seketika!

​Sebagai gantinya, mereka mendapati diri mereka berdiri di tengah hutan pinus yang dipenuhi kabut putih susu yang sangat pekat. Jarak pandang mereka tidak lebih dari dua meter. Alat komunikasi mereka mati total, dan kompas khusus di pergelangan tangan mereka berputar liar tanpa arah.

​"Ilusi? Formasi Qimen Dunjia kuno?!" Bayangan Satu tersentak mundur, insting membunuhnya digantikan oleh lonjakan kepanikan. "Awas! Jangan terpisah!"

​Namun terlambat. Formasi Ilusi Pengunci Surga Sembilan Naga telah diaktifkan oleh masuknya aura pembunuh mereka.

​WUUUUSSS!

​Angin kencang berhembus, membawa pisau udara yang terbentuk murni dari Energi Spiritual. Sebelum Bayangan Tiga sempat bereaksi, bilah angin tak kasatmata itu menebas dari arah kabut.

​CRASSS!

​"AAAARRRGH!" Bayangan Tiga melolong histeris saat lengan kanannya terpotong dengan mulus dari bahunya. Darah menyembur deras, mewarnai kabut putih menjadi merah muda yang mengerikan.

​"Siapa di sana?! Keluar kau, pengecut!" raung Bayangan Dua, menebaskan belatinya ke segala arah secara membabi buta. Tebasannya yang mengandung tenaga dalam fana tingkat tinggi hanya membelah kabut kosong.

​Tap... tap... tap...

​Suara langkah kaki yang pelan bergema dari segala penjuru, seolah-olah penguasa hutan ini sedang berjalan-jalan santai di taman belakangnya.

​Kabut perlahan menyibak, membentuk sebuah lorong. Arya Mahendra berdiri di ujung lorong tersebut, kedua tangannya bertaut di belakang punggung. Mata keemasannya memancarkan ketiadaan emosi yang absolut.

​"Formasi tingkat rendah ini bahkan belum menggunakan sepersepuluh dari kekuatannya, dan kalian sudah meratap seperti anjing buangan?" Suara Arya menggema, mengunci jiwa ketiga pembunuh itu.

​"K-Kau... Kau bukan seniman bela diri fana! Kau... Kultivator Sejati?!" Bayangan Satu menelan ludah, seluruh arogansinya hancur lebur. Legenda tentang eksistensi mistis yang bisa mengendalikan alam kini berdiri tepat di hadapannya.

​Mengetahui mereka tidak punya jalan keluar, Bayangan Satu menggigit lidahnya, membakar tenaga dalamnya hingga ke titik puncak. "Mati bersama!!"

​Ia dan Bayangan Dua menerjang maju dengan kecepatan suara, belati beracun mereka mengarah langsung ke jantung dan leher Arya. Serangan ganda dari dua Grandmaster fana bisa menghancurkan tank lapis baja.

​Arya bahkan tidak berkedip. Saat ujung belati itu hanya berjarak satu sentimeter dari kulitnya...

​Zing!

​Arya memutar lautan Dantian-nya. Ia tidak menggunakan tangannya, melainkan menembakkan seuntai Qi Sejati yang sangat tipis dari ujung jarinya, meniru teknik Seni Pedang Pembelah Surga.

​Sinar emas seukuran jarum melesat menembus kabut.

​PFT! PFT!

​Bayangan Dua dan Bayangan Tiga membeku di udara. Sebuah lubang kecil sebesar ujung jari menembus tepat di tengah dahi mereka, membakar otak dan meridian mereka seketika. Tubuh mereka jatuh ke tanah seperti karung pasir tanpa nyawa.

​Bayangan Satu, yang serangan belatinya tertahan oleh perisai pelindung udara Arya, jatuh berlutut. Kengerian murni terpancar di matanya. Monster macam apa ini?! Membunuh dua Grandmaster hanya dengan satu jentikan jari?!

​Arya melangkah maju, menempelkan telapak tangannya di atas kepala Bayangan Satu yang gemetar hebat.

​"Tidak perlu bicara. Biar aku sendiri yang melihat isi kepalamu," bisik Arya dingin.

​Seni Pencarian Jiwa!

​Qi Arya menembus masuk ke dalam tengkorak Bayangan Satu, secara paksa membaca seluruh ingatan pria itu dalam hitungan detik. Rasa sakit dari jiwa yang dikoyak-koyak membuat Bayangan Satu bahkan tidak mampu menjerit, matanya memutih, dan napasnya terputus secara permanen.

​Arya menarik tangannya, mengabaikan mayat yang ambruk di kakinya. Matanya menyipit ke arah utara, memandang menembus pekatnya malam menuju pusat kekuasaan negara ini.

​"Aliansi Bela Diri Ibukota... Tetua Emas..." gumam Arya, senyum kejam terukir di bibirnya. "Baiklah. Karena Ibukota sangat ingin bermain-main, Sang Kaisar ini akan datang berkunjung dan mencabut akar kalian."

​Arya menjentikkan jarinya. Formasi Ilusi mengubah ketiga mayat itu menjadi kabut darah, lalu menyerapnya habis ke dalam tanah sebagai pupuk untuk tanaman spiritualnya. Malam kembali sunyi, seolah tragedi itu tak pernah terjadi.

1
yos helmi
💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
🤣🤣🤣🤣
yos helmi
😍😍😍
yos helmi
💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍
yos helmi
🙏🙏🙏
yos helmi
😄😄😄
yos helmi
sampai tamat ng nih.. coba saya baca.. kalo ng sampai tamat.. berarti aothor goblok.. mending mampus aj ni aothor kalo ng tamat.. 🤣🤣
Val's
membingungkan,, kan maya gak jdi ditabrak,, lagian jga dia udah sekolah,, kapan lumpuh nya ???
Val's
mantap
Val's
mannttaapp thorr 💪💪💪
Anna
aku suka cerita nya mudahan ada lanjutannya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!