NovelToon NovelToon
Bukan Salah Takdir

Bukan Salah Takdir

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:869.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Little Rii

Takdir tak pernah salah, terkadang kita saja yang tak bisa menerima. Semua yang di rencanakan Allah adalah yang terbaik dari rencana manusia.

**

Razka tak menyangka kepergian nya ke negara orang untuk mengawasi proyek ayahnya akan mempertemukan ia dengan seorang wanita yang lemah lembut bernama Fauziah Azahra Raymond

Satu kali saling menatap membuat pikiran Razka kalang kabut.

Demi menghindari zina pikiran, Razka pun berniat melamar Zia. Hatinya sudah mantap.

Hingga Razka pun menyampaikan niatnya pada sang Abi., Awalnya Gabriel sang ayah sangat senang karena anaknya mau membuka hati. Namun, setelah tau siapa ayah dari wanita yang ingin di lamar Razka dirinya hanya diam dan tak tau menjawab.

Bagaimana bisa anaknya ingin menikah dengan anak dari musuhnya yang telah membunuh keluarga istrinya di masa lalu.

Apa mungkin Gabriel akan mengizinkan Razka melamar anak musuhnya yang tak lain adalah putri dari Daniel.
Mengingat istrinya Aria masih belum bisa melupakan kejadian itu walau bibir mengatakan sudah ikhlas.

Bagaimana bisa mereka berbesan nantinya sedangkan masa lalu belum kunjung terlupakan?

Bagaimana kelanjutan kisahnya?
Akankah Gabriel menyetujui. Jika iya, bagaimana dengan Daniel?

Penasaran dengan lika-liku percintaan Razka dan Zia yang di bumbui sedikit hal mistis.

Simak selengkapnya disini di novel author

Cerita ini hanyalah fiksi.

Note:
Tidak menerima tindakan plagiat apapun itu, jika di temukan kasus plagiat maka akan saya bawa ke rana serius.

Hargai manusia selayaknya manusia!

Jika tak suka, silahkan tinggalkan tanpa jejak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Little Rii, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Isi paket.

Keesokan paginya.

Setelah selesai sarapan, Razka kini sedang memakai pakaian nya. Ia akan pergi ke perusahaan hari ini untuk menghadiri rapat penting. Sebagai CEO baru, tentunya Razka harus banyak belajar dan sering-sering ikut rapat agar perusahaan dapat berkembang dengan baik.

"Sayang, semalam kan ada paket di atas nakas. Apa sayang membuka paket itu?" tanya Zia membantu memasangkan dasi Razka.

"Iya, sayang. Penasaran soalnya," jawab Razka menatap istrinya yang sibuk memasangkan dasi.

Tinggi badan Zia hanya sebatas leher Razka saja, jadi Razka tampak sedikit menunduk untuk menatap sang istri.

"Apa isinya?" tanya Zia yang akhirnya selesai memasangkan dasi suaminya.

"Eum, bunga." Razka menatap dirinya di depan kaca besar sembari menata ulang rambutnya.

"Bunga? Bunga apa? Paket itu dari siapa yah? Sebab aku tak tau itu paket dari siapa," tanya Zia penasaran.

Razka menghadap ke arah Zia lalu tersenyum manis. Ia merogoh saku celana nya lalu mengeluarkan bunga yang sudah layu dan juga rusak.

"Melati," jawab Razka melempar bunga itu tepat di wajah Zia.

Hal itu membuat Zia terkejut melihat sifat suaminya yang tiba-tiba saja kasar.

"Kau selingkuh," ucap Razka dengan raut wajah dingin.

"Apa maksud mu, sayang? Mana mungkin aku selingkuh," jawab Zia jujur.

"Lalu darimana bunga itu, ha? Darimana?" tanya Razka melangkahkan kakinya mendekati Zia.

"A-aku tidak tau," jawab Zia gugup karena takut.

"Murahan!"

Plakk!!!

"Akhhh!" teriak Zia terbangun dari tidurnya. Tubuhnya sudah basah karena keringat. Ia mengelus dadanya yang sesak dan kepala nya yang pusing.

"Hanya mimpi, hanya mimpi." Zia menghapus air matanya. Ia menoleh ke samping, ternyata suaminya sudah bangun.

"Sayang," panggil Razka yang baru saja masuk ke kamar. Tampak laki-laki itu meletakkan handuk di bahu lalu berjalan dengan membawa segelas air putih.

"Darimana?" tanya Zia pelan. Ia masih trauma karena mimpi itu. Bagaimana, jika suaminya mengkasari nya?

"Ambil air minum," jawab Razka meletakkan gelas berisikan air putih itu di atas nakas sebelah Zia.

"Kau kenapa?" tanya Razka duduk di tepi ranjang sembari mengelus kepala Zia.

Zia menggelengkan kepalanya, namun air matanya lolos begitu saja.

"Kenapa, sayang?" tanya Razka panik.

Zia kembali menggelengkan kepalanya, jujur ia sangat takut jika suatu saat suaminya akan mengkasari nya. Ia takut itu.

"Ada yang sakit? Katakan, sayang. Jangan menangis," ucap Razka.

"Aku tidak apa-apa, sayang. Hanya rindu saja," ucap Zia tersenyum lalu memeluk Razka.

"Eum, ada yang rindu ni ye, sepertinya sudah cinta mati," goda Razka mencubit pipi Zia.

"Kalau tak ada apa-apa, ayo kita mandi, sebentar lagi sudah masuk waktu shalat subuh," lanjut Razka mengangkat tubuh Zia membawa istrinya ke kamar mandi.

Zia hanya bisa tersenyum malu saja, pipinya memerah saat suaminya membawa dirinya masuk ke dalam bathtub.

Seperti biasa, mandi kembang permisah.

*******

07.45

Setelah selesai sarapan Razka sudah memakai pakaian formalnya. Tak lupa pula Zia selalu ada di sisi membantu suaminya untuk berkemas.

"Jam berapa pulangnya?" tanya Zia sembari membantu memakaikan dasi pada suaminya.

"Kenapa, hm? Rindu?" goda Razka menoel pipi Zia.

"Iya, jangan lama-lama. Nanti, aku rindu," jawab Zia tersenyum manis.

"Iya, sayang. Hanya sebentar saja, jam-jam tiga sore sudah pulang, kalau telat nanti kita video call," ucap Razka mencium pipi istrinya.

"Okey, baby. Hati-hati yah," ucap Zia ikut mencium pipi Razka dan tak lupa bibir.

Razka mengambil tas kerjanya lalu keluar dari ruang ganti diikuti Zia.

"Oh ya, sayang. Paket yang semalam sudah aku buka," ucap Razka membalikkan badannya membuat Zia terdiam kaku.

"Be-benarkan? Memangnya itu paket dari siapa?" tanya Zia ragu.

"Eum, aku tak tau. Tak ada nama pengirim di sana. Mungkin hanya orang iseng-iseng saja," jawab Razka.

"Memangnya apa isi paket itu?" tanya Zia takut-takut.

"Kemenyan," jawab Razka membuat bola mata Zia langsung melotot. Apa wangi kemenyan yang semalam ia cium itu berasal dari paket tak jelas itu?

"Ada apa, sayang?" tanya Razka membuat Zia tersadar dari lamunannya.

"Semalam aku juga mencium bau kemenyan, aku takut." Zia menjawab dengan jujur. Mana tau sang suami dapat memberi solusi.

"Mungkin karena paketnya sudah di buka jadi baunya tercium. Tapi, sudah aku buang benda aneh itu." Razka mengelus kepala Zia, paham bahwa istrinya tengah takut.

"Tenang, jangan panik. Itu hanya kelakuan orang iseng saja. Aku akan mencari tau, siapa yang mengirim benda itu. Jangan banyak melamun yah, sayang." Razka mengecup kening istrinya lalu mengelus pipi Zia.

"Iya, sayang. Sudah, sana nanti terlambat,"ucap Zia.

"Gaya-gaya mengusir, tapi sebentar lagi rindu," ledek Razka mencubit pipi Zia.

"Ah, nanti telat ke kantornya. Kalau terus di sini nanti aku tak mengijinkan mu pergi," ucap Zia sembari tertawa kecil.

"Siap, Bu komandan."

Cup.

"Pergi yah, sayang. Assalamualaikum."

"Iya, sayang. Hati-hati, wa'alaikumusalam warohmatullahi wabarakatuh." Zia membalas kecupan singkat dari suaminya lalu mengantar Razka hingga ke pintu utama.

"Tata, tayang. Ummmachhh." Razka melambaikan tangannya lalu memberikan kecupan jarak jauh.

"Tata juga, ummmachhh."

_

_

_

_

_

...Maaf yah kalau berantakan atau gimana gitu sama alurnya. Sebab author sedang kecewa karena di tinggal kapal😭 jadinya, author kagak jadi pulang kampung 😢...

Maaf curhat😢

Typo bertebaran di mana-mana harap bijak dalam berkomentar yah.

tbc.

1
Holipah
Thor mau tanya klw rumah ada yang nanem ky gitu ciri2 rumah nya gimana y??
Robi'atul Adawiyyah
weh otor nih,bikin nafas aku sesek tau,selama baca buku kuduk merinding,hawa mendadak dingin dan mencekam....
paraaaaah pokoknya...
top banget otor pokoknya,selain tegang dengan perkelahian kasar,ada perkelahian halus juga...
Wulanda Ciiee Harahap
bagus cerita nya
Min sua
seru dan mendebarkan. karya little rii emang nggak pernah salah.
Al Fatih
cerita yang bagus,, karakter tokoh yg kuat,, alur yg jelas,, tdk berbelit belit....,, good job
Al Fatih
semoga zhia bsa sgera d obati
Al Fatih
rey hebat...,, bisa setia menerima hana dgn segala kondisinya,, menemani selalu....
Al Fatih
setelah dari bang rafka,, aq k bang razia skrg....
Syaiful Ardi
baru Nemu novel yg kaya gini jadi mau lanjut lanjut dan lanjut lagi..
Anfit Annisa Fitri Tangka
Minyakk 4
Wiwik Wiwik
Luar biasa
Luluk Icizz
sngt apik jk djadikan film lyar lebar... aq sk crtanya sk bgtttt......
noy
zia anehhh bgt asli.....
Nanda Lelo
jadi kembar 5 gak tuh ? 🤭🤣
Nanda Lelo
selamat razia 😁
Nanda Lelo
owh akhirnya
Nanda Lelo
ayo opah Malik,, hajar
Nanda Lelo
aku tadi mikirnya kluarga ryanthi,, 🤭
Nanda Lelo
mataku berair
Nanda Lelo
gak usah panik Abi Niel,, lah wong Zia lagi anget2 ny kok 🤭🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!