Alya Nisa Putri seorang gadis cantik dan juga ceria, tapi hari dimana dia akan mengambil surat kelulusan nya di SMA bersama kedua orang tuanya, kabar mengejutkan dia dapat, kedua orang tuanya mengalami kecelakaan saat sedang dalam perjalanan menuju sekolahnya.
Kecelakaan itu merenggut nyawa kedua orang tua Alya, kesedihan nya begitu mendalam apalagi tepat di hari pemakaman kedua orang tuanya, Alya mendapatkan kabar lain kalau dia sudah di jodohkan oleh Ayahnya, karena bagi Alya itu adalah amanat terakhir ayah nya jadi terpaksa Alya menerima perjodohan ini.
****
Kenan Putra Abraham seorang CEO di perusahaan Abraham grup, wajahnya yang tampan banyak membuat para kaum HAWA ingin menjadi kekasihnya.
“Aku gak mau di jodohkan Pa” ucap nya dengan emosi.
Bagaimana kisah rumah tangga Alya dan Kenan ?? ikuti kisahnya disini..
Follow IG nya aku ya “Indah_ry214”
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indah R Y, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Alya dan Kenan meninggalkan area pemakaman itu, Kenan segera membuka pintu mobil untuk sang istri.
Di dalam perjalanan, baik Kenan maupun Alya sama-sama diam, mereka larut dengan pemikiran masing-masing.
Hingga tak berapa lama Mobil Kenan sudah berhenti di depan rumah mereka..
“Al, kita sudah sampai !!” ucap Kenan, tapi Alya tidak bergeming, dia masih saja melamun, entah apa yang sedang dia pikirkan.
“Al” kembali Kenan memanggil, namun sekarang di sertai dengan menggoyangkan bahu Alya.
Alya tersentak kaget kemudian dia menoleh ke arah Kenan yang sedang menatapnya dengan sanyuman “Maaf Kak, Alya melamun”
“Tidak apa-apa” jawab Kenan masih dengan senyuman nya.
“Sudah sampai rupanya !! ayo turun kak!!”
“Kamu saja ya Al, aku gak bisa aku harus pergi lagi, nanti sore ada meeting penting, kamu gak papa kan aku tinggal”
“Tidak apa-apa kak, Kakak hati-hati di jalan !!”
“Iya”
Alya pun turun, Kenan kembali menyalahkan mesin mobilnya.
Ten-----Ten-----Ten.
Suara klakson mobil dia bunyikan sebagai tanda kalau Kenan akan segera jalan, Alya tersenyum kemudian melambaikan satu tangan nya.
Alya terus memperhatikan mobil suaminya sampai mobil itu hilang dari penglihatan nya, kemudian Alya masuk ke dalam rumahnya, penjaga rumah itu menyapa Alya.
“Baru pulang ya Non” ucap nya.
“Eh, iya mang, Alya masuk dulu ya mang”
“Iya non”
Alya masuk kedalam rumahnya.
...----------------...
...----------------...
Sementara di mobil Kenan, dia tampak sangat gelisah.
“Apa Alya akan memaafkan aku ya ??” tanya nya pada diri sendiri.
Kemudian dia mengambil ponselnya dan menghubungi salah-satu teman nya yang bernama Zaki.
Zaki : Iya Ken, ada apa ??
Kenan : Lo dimana ??
Zaki : di bengkel, kenapa memangnya.
Kenan : Gue kesana sekarang.
Tut.
Sambungan telefon pun terputus, Kenan langsung menjalankan mobilnya untuk menuju bengkel Zaki, dia butuh seseorang untuk memberinya solusi.
Setelah sampai di bengkel Zaki, Kenan segera turun dan dia melihat disana ada mobil Aska, ternyata dia juga ada disini.
“Kenapa Lo suntuk banget ?? perasaan kemaren sedang berbunga-bunga” tanya Zaki saat melihat kedatangan Kenan dengan muka kusut.
“Gak di kasih jatah sama Alya Lo ??" sahut Aska yang juga bertanya.
Kenan langsung menatap tajam ke arah Aska.
“Berisik Lo” ucap Kenan sambil melemparkan bekas tisu ke wajah Aska.
“Jorok Lo, itu bekas siapa coba" balas Aska sambil mengelap wajahnya yang terkena Tisu.
“Bekas karyawan gue” sahut Zaki sambil menahan tawanya.
Aska yang orangnya selalu menjaga kebersihan langsung berlari ke kamar mandi, Kenan hanya memutar bola matanya melihat kelakuan Aska yang menurutnya sangat lebay.
“Lo kenapa Ken ? ada masalah apa lagi ??” tanya Zaki kali ini nada suaranya sudah sangat serius.
“Lo masih ingat kan waktu gue nabrak orang ??”
“Hemmm” jawab Zaki mengangguk.
“Ternyata mereka kedua orang tua Alya Ki” ucap Kenan langsung.
“What ??” teriak Zaki tak percaya.
“Gak usah teriak juga kali, Gue gak budek”
“Serius Ken mereka kedua orang tua bini Lo ??”
“Ngapain gue Bohong”
Zaki memperhatikan wajah Kenan, dan dia yakin kalau yang di ucapkan Kenan benar adanya.
“Dari mana Lo tau ??” tanya Zaki.
“Papa, dia mengatakan semuanya padaku”
“Apa Alya sudah tau ??”
Kenan menggeleng “Jangan sampai Alya tau, Gue takut dia bakalan ninggalin Gue ki” ucap Kenan lirih, ada raut kesedihan saat dia mengatakan nya.
“Tapi lebih baik Lo jujur Ken !! jangan sampai Alya tau dari orang lain, jika Lo jujur gue yakin Alya akan mengerti” nasihat Zaki, sejenak Kenan berpikir, apakah dia harus jujur seperti yang di katakan Zaki, tapi bagaimana kalau Alya tetap tidak terima, dengan semuanya.
“Tapi gue takut Ki, Gue takut Alya tetap meninggalkan gue” ucap Kenan.
“Lo jelasin semuanya kalau waktu itu Lo gak sengaja, Alya pasti akan mengerti”
Tidak lama Aska kembali dari toilet dengan wajah yang basah dan sedikit memerah, Zaki kembali menahan tawanya
”Pulang nanti gue harus mencuci wajahku dengan kembang tuju rupah” gerutu Aska sembari duduk kembali.
“Lebay Lo” balas Kenan.
“Dari pada wajah gue rusak !! emang lo mau tanggung jawab ??”
Tapi Kenan tak menjawab, baginya berdebat dengan Aska akan membuatnya lebih banyak beban.
“Gue cabut dulu !! makasih ya Ki” ucap Kenan kemudian berdiri dan meninggalkan kedua teman nya.
“Kenapa tu anak ?” tanya Aska heran.
Zaki hanya mengangkat kedua bahunya, bukan karena dia tidak ingin bercerita kepada Aska tentang masalah Kenan tapi Zaki tidak berhak, biarkan Kenan saja yang akan bercerita ke Zaki.
“Gak asik Lo” kata Aska kemudian juga pergi dari sana.
Zaki hanya melihat teman-teman nya satu persatu meninggalkan tempatnya.
*
*
Sementara di dalam ruangan, Diana sedang berbicara kepada dua orang pria.
“Kalian berdua cari informasi tentang dua orang ini !! laporkan semuanya padaku !!” pinta Diana.
“Baik Bos" sala satu pria itu menjawab.
“Bagus, silahkan kalian pergi ”
“Baik”
Kedua Pria itu langsung meninggalkan Diana.
Setelah kepergian mereka Diana tersenyum sinis.
“Tunggu kehancuran mu Ken” ucap nya dengan nada yang menakutkan.
Tiba-tiba Diana tertawa terbahak-bahak, dia sudah membayangkan Kenan hancur di tangan nya.
*
*
Jam menunjukan pukul 12 siang, Alya ingin istirahat sebentar, semalam dia hanya tidur sebentar karena ulah sang suami yang tak pernah puas meminta jatah.
Mata Alya mulai terpejam, rasa ngantuk yang amat dalam membuatnya cepat sekali terlelap.
Ceklek.
Pintu kamar terbuka, ternyata itu adalah Kenan, dari tempat Zaki dia langsung pulang ke rumah, dan tak lupa dia menghubungi Pras sang Asisten untuk menunda meetingnya.
Kenan berjalan mendekati tempat tidur setelah sebelumnya dia menutup pintu kamar, dia pandangi wajah Alya yang tertidur dengan sangat lelap.
“Kelihatan nya kamu ngantuk sekali ya, karena kegiatan kita semalam" ucap Kenan pelan.
Kemudian dia duduk di pinggir ranjang, matanya masih menatap wajah cantik sang istri, kembali dia mengingat perkataan Zaki untuk menyuruhnya jujur ke Alya.
“Apa kamu akan memaafkan aku ?? jika aku jujur tentang semuanya ??”. kata Kenan dalam hati.
Bukan tanpa alasan Kenan tidak mau berterus terang ke Alya, melainkan Kenan hanya takut Alya akan meninggalkan nya, dia terlalu takut akan hal itu, rasa cinta nya sudah sangat dalam untuk Alya, dan dia tidak ingin berpisah dengan sang istri.
“Tidak ini belum saat nya, tapi aku janji akan jujur saat semuanya sudah tepat" lagi-lagi Kenan membatin, mata nya terus menatap sang istri yang tengah tertidur dengan damai.
Perlahan wajah Kenan mendekat, dia langsung mencium kening Alya cukup lama.
*
*
**LIKE DAN KOMEN..
MAAF YA NOVEL INI TIDAK UP TIAP HARI, SOALNYA AUTHOR MASIH FOKUS KE NOVEL SATUNYA YANG AKAN MENUJU END, NANTI KALAU YANG ITU SUDAH END AUTHOR AKAN UP TIAP HARI.
TERIMA KASIH YANG SELALU SETIA MENUNGGU KELANJUTAN NYA**..
ngapain buat GPS kalo Keenan gak bisa mantau istrinya 24 jam malah ada kek syarat kalau keberadaan istrinya dmn sekarang? yaitu dibuka GPS-nya.
bukannya Kenan diam" memasangkan GPS kan? trus ngapain diam" kalo benda itu aktif jika dibuka sedangkan kata diam" itu artinya Aliya tdk tau🤦
rada" otak lo Thor🤭🤦
setelah ini gw harap gw menemukan kalimat
" selama ini perasaan gw keduana hanya bla bla bla, bukan cinta"
baru gw percaya dengan kalimat Lo Thor yg gw komentari ini.
jangan jadi othor lain, sdh sampe tamat tapi gak ada kenyataan seperti itu. trus ngapain Lo oade buat kalimatseperti yg diucapkan Keenan seolah" dya gak tau rasanya jatuh cinta. tapi selalu mengatakan cinta dimasa lalunya pdhl si cowok itu baru ngerasin cinta ..
cih menjengkelka