NovelToon NovelToon
Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Beladiri Yang Mencapai Puncak Cakrawala

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Kultivasi
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: JokyWong

Dunia di mana kekuatan adalah satu-satunya hukum, Luo Chen lahir sebagai "sampah" dengan bakat yang menyedihkan. Dihina, dikucilkan, dan dipandang sebelah mata oleh klan sendiri—namun, ia memiliki satu hal yang tidak dimiliki para jenius: Keinginan untuk bertahan hidup yang melampaui batas kewarasan dan tekad yang sanggup meruntuhkan hukum Langit dan Bumi.Tidak ada warisan agung, tidak ada guru besar, hanya teknik bela diri kuno yang terlupakan dan pil racikan dari tanaman liar. Ini bukan sekadar kisah bangkitnya seorang kultivator, ini adalah perjalanan penuh darah dan keringat untuk membuktikan bahwa takdir hanyalah belenggu yang harus dihancurkan. Akankah Luo Chen mengguncang langit, atau ia akan terkubur selamanya dalam ketidakadilan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JokyWong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Resep Kuno dan Formasi Sembilan Putaran Naga

Beberapa buah kotak

pemberian Tetua Gu diletakkan berjejer di atas meja kayu kamarnya. Tutup

kotak-kotak tersebut segera dibuka satu per satu, memperlihatkan tumpukan

tanaman herbal spiritual yang memancarkan pendaran Qi lembut, didominasi oleh

herba tingkat satu hingga tingkat dua.

"Persediaan herba spiritual dari tingkat satu sampai dua ini sangat melimpah

untuk memulai latihan tingkat lanjut," batin Luo Chen menutup kotak kayu

terakhir. "Semua bahan berharga ini harus kusimpan terlebih dahulu di dalam

dimensi Cincin Ruang kelas Langit agar energinya tidak menguap."

Dengan gerakan cepat, ia menyapu tangannya di atas meja batu, membiarkan seluruh

kotak kayu berisi herba spiritual tersebut tersedot masuk ke dalam cincin perak

di jarinya sebelum berjalan kembali menuju ke arah ranjang kayu tuanya.

Sambil duduk bersila dengan mata terpejam rapat, ia memfokuskan seluruh

konsentrasi pikiran dan jiwanya untuk melakukan meditasi harian di dalam kamar

kecilnya yang sunyi. "Aku bertekad untuk memanfaatkan persediaan herba ini demi

menerobos masuk ke dalam tingkat Kondensasi Qi dalam kurun waktu satu bulan ke

depan," batinnya mulai mengalirkan energi fisiknya di sepanjang jalur

meridian tubuh.

Di dalam lautan kesadarannya yang dipenuhi pendaran cahaya emas hangat,

lembaran-lembaran kuno dari "Kitab Maha Tahu" mulai terbuka dengan sendirinya,

memaparkan sebaris resep alkimia baru yang menarik perhatiannya.

"Pil Pengondensasi Roh Kuno... sebuah resep pil tingkat dua yang berfungsi untuk

merangsang perluasan jalur meridian fisik praktisi," batin Luo Chen

membaca setiap baris aksara kuno yang terpahat di halaman pertama. "Pil ini

mampu menarik aliran energi Qi luar masuk menyatu ke dalam pembuluh darah

sepuluh kali lipat lebih cepat selama proses meditasi berlangsung. Ini adalah

pil terbaik untuk mempercepat laju kultivasiku."

Satu pergerakan lembaran kitab berikutnya mendadak memaparkan sebuah resep pil

tingkat tiga yang selama ini sangat dirahasiakannya dari dunia luar.

"Pil Restorasi Dantian Sembilan Surga... ini adalah resep pil tingkat tiga

legendaris yang mampu merekonstruksi dan memulihkan kembali dantian praktisi

yang telah hancur sepenuhnya!" batin Luo Chen dengan kilatan cahaya keterkejutan

yang luar biasa terang di dalam matanya, berbicara dalam hatinya dengan debaran

jantung yang berpacu kencang. "Jika aku berhasil memurnikan pil tingkat tiga

ini, dantian Ayah yang hancur akibat jarum korosif Luo Jun pasti bisa dipulihkan

kembali seperti semula! Ayah akan memiliki kesempatan untuk kembali

berkultivasi!"

Keesokan harinya, di bawah naungan langit pagi yang cerah di luar gerbang

halaman gubuk, ia melangkah keluar dari dalam kamarnya untuk berpamitan kepada

kedua orang tuanya.

"Ibu, Ayah, aku akan pergi menuju ke Paviliun Seribu Obat hari ini untuk

beberapa urusan penting," ujar Luo Chen

merapikan kembali lipatan jubah biru tuanya yang mewah.

"Hati-hati di jalan, Chen'er. Jangan memaksakan dirimu jika situasi di kota

tidak aman," sahut Mu Xue menepuk pundak putranya dengan pandangan mata

yang lembut namun dipenuhi rasa khawatir.

"Gunakan lencana perak Alkemis Tingkat Dua milikmu dengan bijak, Chen'er.

Identitas itu adalah perisai terbaikmu saat berada di luar wilayah klan utama,"

tambah Luo Hao menganggukkan kepalanya perlahan dari balik tongkat

kayunya.

Langkah kaki pemuda itu terasa sangat ringan saat ia berjalan cepat menyusuri

jalan setapak berdebu sejauh lima ratus meter menuju ke gerbang kota. Begitu ia

melangkah masuk melewati pintu gerbang besar Paviliun Seribu Obat, beberapa

orang penjaga zirah besi dan tetua luar paviliun segera membungkukkan tubuh

mereka sembilan puluh derajat dengan ekspresi wajah yang dipenuhi rasa hormat

yang mendalam, memperlakukannya layaknya seorang tamu VIP yang amat sangat

penting bagi reputasi paviliun.

"Selamat datang kembali, Tuan Luo Chen!" sapa Tetua Gu berjalan

cepat menuruni anak tangga aula lantai pertama dengan senyum lebar yang sangat

ramah. "Lencana mu benar-benar membuat seluruh murid paviliun kami merasa

kagum. Ada yang bisa kami bantu untuk keperluan transaksi herbal Anda hari ini?"

"Terima kasih atas sambutan hangat Anda, Tetua Gu," jawab Luo Chen

menyembunyikan kedua tangannya di balik lipatan jubah biru tuanya dengan sikap

yang sangat tenang. "Hari ini saya membutuhkan sebuah ruang pemurnian pribadi

yang sunyi untuk mulai meracik beberapa jenis pil tingkat tinggi."

"Tentu saja ada, Tuan Chen! Paviliun kami memiliki beberapa ruang

pemurnian tingkat tinggi yang dilengkapi oleh formasi pelindung terbaik," sahut

Tetua Gu dengan anggukan cepat. "Mari ikuti aku menuju ke area belakang lantai

dua."

Selain tempat memurnikan obat, Luo Chen menghentikan langkah kakinya sesaat di

depan konter bahan obat untuk menatap wajah sang pengawas paviliun. "Tetua Gu,

tolong bantu saya mempersiapkan beberapa jenis bahan herbal spiritual segar dari

tingkat satu hingga tingkat tiga dalam jumlah yang cukup banyak."

"Tuan Chen, herba spiritual tingkat tiga?" tanya Tetua Gu dengan dahi

yang berkerut heran, menghentikan langkah kakinya menatap wajah pemuda

itu dengan ekspresi wajah yang sangat aneh. "Bolehkah aku tahu jenis pil apa

yang sebenarnya hendak Anda racik menggunakan bahan tingkat tiga yang sangat langka tersebut?"

"Aku akan memurnikan beberapa botol Pil Pengondensasi Roh tingkat dua untuk

membantuku fokus menerobos basis kultivasiku, serta Pil Restorasi Dantian

Sembilan Surga tingkat tiga," jawab

Luo Chen dengan nada suara yang sangat datar dan tenang tanpa ada sedikit pun

keraguan di suaranya.

"Dia benar-benar ingin meracik pil tingkat tiga?" batin Tetua Gu menatap

tubuh Luo Chen dari atas hingga bawah dengan debaran jantung yang mulai tidak

beraturan. "Basis kultivasinya saat ini baru berada di Ranah Pemurnian Tubuh

tahap kelima, dan kekuatan Inti Apinya yang didapat dari binatang buas fana

mungkin tidak akan cukup kuat untuk memicu suhu pemurnian pil tingkat tiga yang

sangat ekstrem. Risiko kegagalan tungkunya terlalu besar."

"Meracik pil tingkat tiga membutuhkan kontrol energi jiwa dan Qi yang sangat

stabil di garis depan, Luo Chen," ujar Tetua Gu menghela napas berat dari

balik jubah abu-abunya. "Jika Anda tidak keberatan, aku bersedia menawarkan diri

untuk menyalurkan energi es dingin milikku untuk membantu Anda menyeimbangkan

suhu tungku selama proses pemurnian berlangsung."

"Baiklah. Aku sangat menghargai bantuan dan kebaikan Anda, Tetua Gu," sahut Luo

Chen menganggukkan kepalanya pelan, menerima tawaran bantuan tersebut

dengan senyum tipis di bibirnya.

Setelah memasuki ruangan pemurnian pribadi yang berdinding batu basal tebal di

lantai dua, Luo Chen melangkah perlahan menuju ke arah meja batu di mana sebuah

tungku besi standar tingkat tinggi telah dipersiapkan dengan rapi.

"Memang sangat sulit untuk meracik pil tingkat tiga dengan kondisi basis

kultivasiku yang masih rendah saat ini," batin Luo Chen meraba permukaan

luar tungku besi yang dingin di hadapannya. "Kekuatan Inti Api Serigala Taring

Angin milikku juga tergolong lemah untuk menyatukan herba tingkat tiga. Tetapi

jika rintangan kecil seperti ini saja tidak sanggup kulewati, maka semua tekad

dan usahaku selama dua belas tahun ini tidak akan ada artinya!"

Satu gerakan jari Luo Chen meluncur cepat di udara kosong di atas permukaan meja

batu, memotong aliran udara dengan pendaran energi Qi berwarna keemasan yang

sangat rumit dan presisi.

"Sembilan Putaran Naga," batin Luo Chen merapal segel formasi pembentukan

pelindung pil kuno yang terpahat di dalam Kitab Maha Tahu.

Seketika itu juga, begitu formasi spiritual kuno tersebut diaktifkan di atas

meja batu, sebaris cahaya emas murni melesat keluar membentuk tiga sosok naga emas

kecil sepanjang setengah meter yang senantiasa terbang melingkar memutari tungku

besi di hadapan mereka dengan desisan angin tajam yang menenangkan. Energi naga

emas tersebut memancarkan kehangatan konstan yang secara dinamis mempermudah

jalannya proses pengikatan energi obat di dalam tungku.

"Sebenarnya masih berapa banyak rahasia yang disimpan oleh Chen'er di

dalam kepalanya? Dan siapa dia yang sebenarnya?" batin Tetua Gu menatap

gerakan naga emas kecil tersebut dengan mata yang mendadak berkaca-kaca menahan

rasa tidak percaya yang luar biasa, bibirnya bergetar halus menyaksikan formasi

kuno yang konon telah hilang ribuan tahun lalu dari dunia kultivasi kini

terpampang nyata di depan matanya.

Sambil menatap reaksi berlebihan dari sang pengawas paviliun, Luo Chen tersenyum

tipis dan melepaskan seikat bahan herbal pertamanya ke dalam tungku. "Tidak usah

terkejut seperti itu, Tetua Gu. Ini hanyalah sebuah formasi dasar pil yang

sangat sederhana untuk menyeimbangkan suhu udara di sekitar tungku."

"Apa katanya? Hanya sebuah formasi dasar pil?" batin Tetua Gu menyeka

butiran keringat dingin yang mulai membanjiri leher dan dahinya, tubuhnya

bergetar lemas mendengar ucapan tenang pemuda tersebut. "Formasi Sembilan

Putaran Naga ini adalah formasi kuno legendaris tingkat tinggi yang bahkan para

leluhur sekte pusat pun tidak mampu merekonstruksinya, tetapi dia mengatakannya

dengan sangat tenang seolah-olah itu hanya mainan kayu anak fana!"

Sekujur tubuh tetua pengawas itu terus mengeluarkan keringat dingin selama

menyaksikan secara langsung bagaimana jari-jari tangan Luo Chen bergerak lincah

menyeimbangkan energi herba tanpa ada satu pun kesalahan fatal di sepanjang

prosesnya.

Perlahan-lahan, semerbak aroma harum obat yang sangat menyejukkan mulai mengalir

keluar bebas dari celah-celah tutup tungku besi, memenuhi seluruh sudut ruangan

pemurnian batu dengan hawa spiritual yang sangat padat saat semua butiran pil

hijau zamrud berhasil diselesaikan dengan hasil yang sangat sempurna.

1
🌹🌹Alika Moi🌹🌹
sangatbagus isi ceritanya tapi sayang tidak di lanjutkan.
Joe Maggot Curvanord
bagus cuma terlalu sedikit bab oer hari nya
JokyWong: oke makasih ya masukkan nya, nanti di up ya 2 bab per hari 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!