NovelToon NovelToon
LOVE IS IN YOUR HEART

LOVE IS IN YOUR HEART

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:463.4k
Nilai: 4.8
Nama Author: Memei Melita

Tasya seorang wanita tegar dan baik hati yang hidup sebatang kara di kota besar, membuatnya harus hidup sendiri. tasya hanya memiliki seorang sahabat yang bernama monica, monica yang selalu membantu tasya jika mengalami kesulitan.

dan tasya hanya seorang pegawai toko roti, sudah satu tahun tasya bekerja sebagai pelayan toko. banyak pekerjaan paruh waktu yang di ambil oleh tasya, dia tidak mengenal lelah sedikitpun. yang ia tahu hanya dengan bekerja dia bisa bertahan hidup.

dulu tasya pernah kuliah disalah satu universitas ternama, karena masalah biaya tasya memutuskan untuk berhenti kuliah dan mulai fokus bekerja.

pada suatu hari tanpa disengaja tasya bertemu hans dan membuat hidupnya berubah cepat kilat. bahkan statusnya berubah menjadi seorang istri pengusaha terkaya di ibu kota.

pertemuan yang singkat dengan pria asing, bahkan tasya tidak mengenalnya. dan pria itu mengajak tasya menikah dan menjadikan tasya istrinya hanya untuk membuat mantan pacar pria itu meninggalkannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Memei Melita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

para tamu yang hadir masih tidak percaya apa yang mereka lihat, papa dan mama hans mencoba menenangkan tamu-tamu yang hadir.

"gila kamu nadia". bisik alexa pada nadia, dan nadia hanya tersenyum.

hans berjalan dengan cepat menuju mobilnya, tasya yang terus mengejar hans dengan nafas yang tergesa-gesa dan sesekali dia berhenti karena kelelahan.

"hans tunggu aku, aku bisa jelaskan semuanya. aku tidak mengkhianati kamu hans".

mama hans juga mencoba mengejar tasya untuk menghentikannya.

"sayang, sudah jangan di kejar, ingat kamu sedang hamil" mama hans mencoba menahan tasya.

"ma, itu semua salah paham ma". tasya menangis di pelukan mertuannya.

"iya sayang, mama tahu, nanti biar papa yang bicara pada hans".

tasya tidak berhenti menangis, tasya merasa bersalah pada hans karena telah menyakitinya.

hans melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, sakit hati yang dulu kini muncul kembali setelah melihat foto-foto itu.

handphone hans terus berdering tapi hans tidak menjawabnya. hans berfikir bahwa tasya benar-benar mengkhianatinya.

nadia menghampiri tasya yang sedang berada di lobi gedung.

"wah lihatlah air mata palsu wanita murahan ini".

"tutup mulut kamu nadia". ucap mama hans

"tante, apa tante tidak malu punya menantu busuk dan murahan seperti tasya".

plakkk

tasya langsung menampak wajah nadia.

"ka.. mu". nadia terkejut karena wajahnya di tampar tasya.

"diam kamu nadia, jangan ikut campur urusanku". ucap tasya

nadia mendorong tasya hingga jatuh.

"kamu pikir kamu itu siapa, berani-beraninya kamu menampar aku".

"aghhh". tasya merasa kesakitan.

"nadia, sudah gila kamu ya". mama hans cepat-cepat menolong tasya.

"tante, wanita seperti dia tidak pantas jadi istri hans, jangan-jangan anak yang dia hamil itu bukan anak hans".

perkataan nadia membuat tasya terpukul atas tuduhan palsu yang di tunjukkan padanya.

tasya mencoba untuk bangun tapi perutnya terasa sakit "aghh perutku".

"kamu kenapa tasya". tanya mama hans yang melihat tasya kesakitan.

tasya mengumpulkan tenaganya untuk bangun dan pergi mengejar hans. tasya sedikit terhuyung saat berjalan dan memegang perutnya yang sakit.

"tasya, tunggu mama".

nadia menghentikan mama hans untuk mengejar tasya.

"tunggu tante, ngapain tante ngejar dia. lebih baik kita tenangkan dulu para tamu yang hadir".

mama hans tidak bisa berbuat apa-apa, sesekali matanya berputar melihat ke arah tamu yang masih berada di dalam gedung.

tasya melepas sepatunya dan menghentikan taxi.

"taxi".

"kita kemana buk". tanya supir taxi

"jalan saja pak".

"baik buk".

sepanjang jalan mata tasya melihat ke jalanan, untuk menemukan mobil yang di kendarai oleh hans. tasya ingat kalau suaminya itu mengendarai mobil mewah merah yang hanya satu-satunya di kota itu.

setelah berkeliling sudut kota, tasya juga tidak menemukan hans.

"hans kamu di mana".

sampai akhirnya tasya kembali ke apartemen, mungkin saja hans sudah pulang.

tasya yang tidak memakai alas kaki berlari  menerjang gerimis dan masuk ke dalam apartemen.

"non, kenapa non basah semua. dan kenapa kaki non kotor".

nafas tasya terlihat terengah-engah karena berlarian.

"bik, apa hans sudah pulang".

"belum non, tuan belum pulang. bukannya tuan pergi dengan non ke acara perayaan".

"baik bik ,aku akan pergi lagi mencari hans".

"tapi non... ".

kenapa lagi denga non tasya, dan apa lagi yang terjadi antar non tasya dan tuan hans.

tasya keluar apartemen untuk mencari taxi, karena di luar sedikit hujan, tasya sedikit susah untuk menemukan taxi.

"hans, kamu kemana. aku ingin menjelaskan padamu". tasya menggigil kedinginan.

tasya yang masih terus mencari hans, dia tidak peduli dengan keadaannya yang sedang hamil.

di sisi lain, hans terlihat pergi ke sebuah rumah yang jauh dari apartemennya.

begitu banyak panggilan telepon yang tidak dia jawab.

hans baru mau mengangkat telfon dari papanya setelah dia sedikit tenang.

"hallo hans, kamu dimana? ".

"aku baik-baik saja pa".

"hans, kamu jangan menyimpulkan sendiri tentang foto tadi, kenapa kamu tidak mendengarkan penjelasan dari tasya".

"aku ingin sendiri pa".

"kamu tau hans, tasya pergi mengejar kamu. mama dan raka lagi berusaha mencari tasya".

"pa, aku tidak ingin membahasnya".

"hans, kamu harus ingat kalau tasya sedang  hamil, apa kamu tega jika terjadi sesuatu terhadap tasya".

raka terdiam mendengar kata-kata papanya, dia teringat kalau tasya sedang hamil dan tidak boleh mengalami tekanan sedikitpun.

fikiran hans berubah, dia ingin cepat-cepat kembali menemui tasya dan membicarakan itu semua dengan baik-baik.

"iya pa, aku akan kembali".

hans menutup teleponnya dan segera kembali ke gedung perayaan. karena hujan jalanan menjadi macet, sesekali hans masih terpikir tentang foto itu, siapa yang melakukannya.

di gedung perayaan, nadia yang masih berada di sana sangat senang, apa yang telah dia rencanakan berhasil.

"puas kamu nadia". ucap alexa

"apa kamu tidak lihat, aku bisa melakukannya sendiri".

"gila kamu". alexa pergi ninggalin Nadia.

raka dan mama hans mereka pergi mencari tasya tapi tidak menemukan juga.

sampai akhirnya Raka menelfon hans tapi tidak ada jawaban oleh hans.

"raka, kita cari tasya saja. tante takut terjadi apa-apa sama dia".

"baik tante ". raka mempercepat laju mobilnya.

tasya yang masih berdiri menunggu taxi tapi tidak ada taxi yang lewat, tasya berjalan menyusuri jalan untuk mencari hans.

sedangkan hans berfikir untuk mencari tasya di apartemen, mungkin saja tasya sudah pulang dari acara perayaan.

hujan yang semakin deras membuat jalanan penuh dengan air yang menggenang, sesekali tasya terkena siraman air dari mobil yang lewat.

tasya berfikir untuk kembali ke apartemen dan menunggu hans pulang. saat tasya berjalan kembali menuju apartemen, hans tiba lebih awal dari tasya.

"bik, ada tasya di rumah".

"tidak tuan, non tasya tadi juga kembali mencari tuan, karena tuan tidak ada non tasya pergi lagi". ucap bik ijah

saat yang bersamaan tasya tiba di apartemen, dia melihat hans yang sudah kembali pulang.

"ha.. hans". tasya senang melihat hans di hadapannya.

hans melihat tasya yang sekujur tubuhnya basah dan kakinya yang penuh dengan luka lecet dan kotor.

"tasya... ". hans memeluk tasya karena merasa bersalah telah meninggalkannya.

saat itu juga, raka dan mama hans tiba, melihat hans dan tasya berpelukan membuat mama hans merasa tenang.

"maafkan aku hans, maafkan aku". tasya menangis di pelukkan hans.

"tidak tasya, aku yang egois tanpa mendengarkan penjelasan kamu".

"mama lega melihat kalian kembali". mama hans ikut memeluk hans dan tasya.

"maafin tasya ma".

"jangan meminta maaf sayang, itu bukan salah kamu". ucap mama hans

hans mengajak tasya untuk membersihkan dirinya, raka dan mama hans duduk di ruang tamu menunggu hans dan tasya.

mereka berkumpul di ruang tamu untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

"papa kemana ma". tanya hans yang tidak melihat papanya.

" papa lagi menenangkan tamu di gedung acara".

"pasti papa kecewa terhadap ku". hans merasa bersalah karena dia pergi dari pesta.

"tidak hans, jangan merasa bersalah. semua akan baik-baik saja". ucap mama hans.

tasya yang baru keluar dari kamar juga ikut duduk bergabung di ruang tamu.

"maaf buat mama, hans, raka dan semuanya. aku telah membuat kalian kecewa dengan foto-foto itu. aku akan menjelaskan semuanya, agar tidak terjadi salah paham".

"iya sayang, mama ingin tau cerita yang sebenarnya".

tasya mulai menjelaskan foto-foto yang di tampilkan saat perayaan pesta perusahaan.

"pria yang ada di foto itu adalah boss pemilik toko roti tempat aku kerja dulu. dan yang di rumah sakit itu, aku tidak sengaja bertemunya saat ingin melakukan pemeriksaan kehamilan. bahkan dia sudah menikah dan istrinya juga lagi hamil, itu semua tidak ada hubungannya dengan ku. dan aku bahkan tidak mengkhianati hans sama sekali".

"lalu siapa yang memfoto kalian berdua". tanya raka yang penasaran.

"aku juga tidak tahu, siapa yang memfoto kami secara diam-diam". ucap tasya

"hans, mama tau kamu dulu pernah di khianati dan kamu merasakan sakit yang sangat dalam. tapi bukan seperti itu caranya hans. kamu tidak harus menyiksa istri kamu dengan pergi begitu saja. semuanya bisa di jelaskan dengan baik-baik hans".

"iya ma, aku salah. aku masih saja egois dan masih mementingkan perasaan ku sendiri. aku juga bersalah kepada tasya karena membuatny sedih". hans membelai rambut tasya yang duduk di sampingnya.

"kamu tau hans, karena insiden itu, tasya mendapat banyak cibiran dari para tamu, bahkan nadia juga menghinanya dan mendorong tasya hingga jatuh. apa kamu baik-baik saja sayang, ada yang terluka? ". mama hans khawatir apa yang terjadi pada tasya.

"aku baik-baik saja ma".

mendengar pernyataan mamanya, hans semakin merasa bersalah terhadap tasya. selama ini hans merasa kalau dia selalu membuat tasya terluka.

"maafin aku sayang". ucap hans

"kamu tidak salah hans".

malam itu mereka menyelesaikan masalah yang ada di antara mereka.

tiba-tiba Raka teringat sesuatu,

"sepertinya foto yang di rumah sakit itu, saat dimana tasya sedang di ikuti seseorang kan".

"iya, kamu benar raka. saat itu aku sedang berbicara dengan pak roy, lalu aku merasa ada yang memperhatikan kami".

"bukannya pria itu sudah di penjara". ucap hans

"iya kamu benar hans,  tapi dia tidak mau mengakui siapa yang menyuruhnya, dia berkata kalau itu adalah dia melakukannya sendiri".  jawab raka, karena selama ini, raka yang mengurus masalah itu.

"besok aku harus ke penjara dan bertanya langsung padanya".

"oke, besok aku akan ikut denganmu hans". sambung raka.

"mama harap kedepannya tidak ada lagi yang mengganggu tasya ataupun kamu hans, mama sedih harus melihat tasya terus menderita".

"iya ma, aku akan mencari tahu siapa dalang dari semua ini". ucap hans yang menggenggam erat tangan tasya.

"hans, kamu jangan khawatir. aku bisa melindungi diriku sendiri dan bayi kita".

"hadeeuhh mulai deh drama nya". ucap raka yang menyindir hans dan tasya.

plakkk

"aduh sakit tante". mama hans memukul bahu raka.

"orang lagi serius, kamu malah bercanda".

"maaf tante". raka memasang wajah lesuh

hans dan tasya yang melihat raka langsung tertawa.

***

keesokan harinya...

"hans apa kamu akan pergi ke penjara menemui pria itu".

"iya sayang, aku harus memastikan dengan pasti siapa di balik ini semua".

"apa aku boleh ikut? ".

"tidak sayang, kamu harus tetap di rumah, biar aku dan raka saja yang menemuinya".

"baiklah, kamu hati-hati ya".

"aku pergi ke kantor dulu ya". hans berpamitan pada istrinya.

saat tiba di kantor, lagi-lagi nadia menunggu hans di lobi perusahaan.

"hans, baru datang ".  sapa nadia yang menghampiri hans.

"ada perlu apa?". hans bersikap dingin terhadap nadia.

"kamu kenapa hans, kamu masih kesal ya dengan insiden semalam. benar-benar wanita murahan itu ya.... ".

"jaga kata-kata kamu nadia, dia bukan wanita murahan tapi dia istriku".

"hans, kenapa kamu masih membela dia. dia telah mengkhianati kamu,wanita murahan seperti dia tidak pantas jadi istri kamu hans".

"jangan samakan tasya dengan kamu nadia, karena tasya tidak akan pernah mengkhianati ku seperti kamu". hans semakin kesal dengan tingkah nadia.

"hans, aku tidak pernah mengkhianati kamu, karena aku sayang kamu". tasya memeluk hans dari belakang.

beberapa karyawan memperhatikan hans cepat-cepat melepas pelukan nadia.

"lepaskan nadia".

"hans, sampai kapan kamu akan menolakku terus. aku tau kamu masih Cinta,hans aku beneran tidak bisa hidup tanpa kamu". dengan percaya diri nadia mengatakannya.

"tidak nadia, kamu salah. Cinta ku sudah mati terhadap kamu. jadi aku harap kamu berhenti berhalusinasi seperti itu dan bersikaplah profesional". hans menegaskan pada nadia.

"sampai kapanpun aku tidak akan menyerah hans, aku akan buktikan kalau kita akan kembali lagi".

hans tidak memperdulikan apa yang di katakan oleh nadia, tapi nadia terus mendekati hans.

"hans, aku mohon berikan aku kesempatan sekali lagi, jika kamu menerimaku, aku akan memberika semua sahamku untuk kamu hans".

Raka yang melihat nadia mengikuti hans langsung menuju ke ruangan hans.

"eiitss mau kemana kamu". raka menarik tangan nadia.

"apaan sih. lepasin gak tanganku".nadia berusaha melepaskan tangannya dari raka.

"gak akan aku lepas. kamu udah menganggu kenyamanan kantor".

"biasa aja ya mulut kamu kalau ngomong, siapa yang ganggu. aku datang untuk menjumpai calon suami aku,kamu yang selalu ganggu aku ".

"hohoho semakin halu ini wanita". raka terus menghalangi nadia.

"lepasin gak. aku ingin masuk". nadia menarik tangannya dari genggaman raka.

"no no no, mending kamu ikut aku dari pada menjumpai hans".

"idih siapa kamu, ya kali aku harus ikut kamu".

"security bawa cewek halu ini keluar".

"baik pak". security itu menarik nadia keluar perusahaan.

"hans, aku akan kembali lagi menemui kamu". nadia berteriak

seluruh karyawan melihat tingkah nadia yang berteriak-teriak dan mereka semua mencibir nadia.

raka masuk ke ruanga hans dengan menepuk ke dua tangannya.

"akhirnya cewek halu itu pergi juga".

"terima kasih atas kerja keras kamu". ucap hans yang duduk di kursinya.

"wah jarang-jarang kamu ngucapin terima kasih sama aku. coba ulang sekali lagi, biar aku rekam". raka mengeluarkan Handphone nya bergaya seakan-akan ingin merekam.

hans yang melihat tingkah sahabatnya itu hanya tersenyum.

"jam berapa kita akan pergi ke Penjara".

hans melihat jam yang ada di tangannya

"sekitar 1 jam lagi kita pergi".

"oke, karena masih ada 1 jam lagi, aku Mau istirahat dulu". raka merebahkan tubuhnya di kursi tamu ruangan hans.

"apa kamu sudah menghubungi kepala penjara bahwa kita akan berkunjung".

"semua sudah beres hans, kamu tenang saja". raka merilekskan tubuhnya.

"aduhh.... ya kamu hans, apa ini? ". hans melempar sebuah buku ke raka.

"baca dan pelajari, besok kamu yang menjumpai klien dari Jerman".

"what... aku. why harus aku hans".

"karena aku percaya kamu". hans menepuk pundak raka.

hans selalu mempercayai sesuatu kepada raka, karena raka lah yang selama ini membantu hans dalam hal apapun.

bagaimana tidak, mereka berdua telah membangun perusahaan Buildings Group dari nol,mereka selalu bekerja sama.

1
Lennyanwar
ceritanya kadang agak tak nyambung dikit....harus dipoles lebih halus lagi....supaya sambungan ceritanya tidak terasa mendadak berubah gitu....kadang kita bisa komentar....lho kok....maaf
retno sulistiyowati
Hans terlalu lunak sama Nadia, sehingga Nadia makin ngelunjak, terus terang aku geregetan dengan sikap Hans ke Nadia
Denni Siahaan
istrinya gak bisa di bilangin suaminya agak Bolot puas kamu ya thor bikin orang naik darah
Denni Siahaan
suaminya oon istrinya dorong emm bersatudeh
Denni Siahaan
Hans gak pantes jadi suami terlampau pasra
Anggra
bagus cerita ny kak..aq suka ga bosenin n ga lama" ceritany yg penting happy ending 🥰🥰🥰🥰makasih ya 🌹🌹🌹🌹🌹🌹❤️❤️❤️❤️❤️❤️
TongTji Tea
Thoor.ini yang ngotot jadiin Tasya istri kan si Hans.
ko kebalik yang yang berusaha di peenikahan malah Tasya .Aneh banget kalo g kenal sebelumnya langsung mau diajak merit .Aku mah jd Tasya kabuur .
Marulak Siagian
nadya thor 😊😊😊😊😊
Marulak Siagian
nadia thor bukan tasya
Marulak Siagian
nadia thor bukan tasya 😊😊😊😊😊
Fiana Seran
autor bekin patah smngt the bacax.. yg pelaku mna korban mna.. ko jdi kblik she.. boleh nga autor crtax di bekin kegigit sdkt jalurx biar kita smngat bacax
💜bucinnya taehyung💜
buat apa lu ngadu bik klo si hans kaga boleh ngelabrak si nadia... klo cm buat ngobroli.n ke tasya mah apa guna nya ?
💜bucinnya taehyung💜
kurang greget tasya nya kelembekan jadi pwrempuan....
💜bucinnya taehyung💜
mana hasil penyelidikan raka? gbada lapirannya apa g ada tindak lanjut nya lama amat sampe tasya plng dr rs g ada aksi apa²
Fransiska Siba
entahlah disini aku lihat Tasya orgnya egois hanya memikirkan perasaan org lain tidak memikirkan bayi dalam kandungannya.
kemarin nekad naik bus tanpa sadar dia sudha menyakiti anaknya dalam bus, hanya memikirkan perasaannya dan org lain tidak memikirkan bayinya.
masalah datg juga karna kamu Tasya, terlalu naif dan bodoh
Fransiska Siba
bukan kamu yg salah Hans tp Tasya.
dari awal aja sok tegas dan marah, ya itu wajar krn dia tiba2 diajak menikah.
eh setelah menikah kok kelamaan naif dan bodohnya semakin meningkat, mau mau aja di tindak suami dan org lain apalagi mantan nya suaminya.
kemarin katanya mandiri dan tegar ehh krn Hans tidak peduli sama dia malah menyiksa dirinya sendiri, kan sdh diblg kan sama Hans kalau tidak membuka hatinya tp malah Tasya menyiksa dirinya sendiri. katanya mandiri ya urus saja dirimu jadi yg terbaik biar hubungan mu dan Hans mengalir saja yg penting kamu bisa urus diri sendiri dan bisa dibanggakan bukan mengemis perhatian dan cinta.
kok Tasya bego banget dari awal yaa.
Mo chi
istrinya bodoh laki nya bego ....CEO tapi o.on...katanya cinta jaga istri GK becus
re
mulai membaca
Amalina Nurhayati
bukannya tasya yang dipaksa nikah sam Hans,harusnya tasya itu cuek aja gak usah pikirin sikap hans gak usah peduliin ngapain capek di hati doang
Jhonsky Ipul M
Jd males baca, jd cewek kok gampangan, kaya ga punya kemampuan sndr, baru kali ini baca novel ga jelas sm karakter utama nya, hadeh... Bye aja deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!