NovelToon NovelToon
Pernikahan Kontrak

Pernikahan Kontrak

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Istri ideal / Trauma masa lalu / Penyesalan Suami / Romansa / Konflik etika / Tamat
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: dineefff

Bagaimana tiba tiba nama mereka tidak terdaftar di asrama ?

Sebuah kampus memiliki asrama . Setiap Maba . Sebagai anak Rantau wajib tinggal Asrama

Tetapi harus mendaftar lebih dulu . Karena setiap kamar sudah di perhitungkan

" Atas nama Zero Alfa Pratama "

" Saya atas nama Soraya Arawinda "

Keduanya saling tatapan satu sama lain ketika nama yang di sebutkan tidak ada di daftar tempat tinggal asrama

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dineefff, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

2 Syarat Soraya

Zero pindah hotel dari Seoul ke tempat yang paling terdekat dari rumah Soraya . Ia ingin setiap hari bersama

Bahkan Zero juga memperpanjang di Korea dari 2 minggu menjadi sebulan

Tentu saja Oma yang mendengar itu terkejut . Kenapa Cucu nya tidak mau pulang ? Ada apa di korea sampai cucu nya itu betah

Oma juga selalu menawarkan tambahan uang jajan untuk Zero . Walaupun cucu nya selalu bilang cukup . Oma terus terusan mengirimkan uang untuk cucu nya

Malam itu Zero ke Cafe RR membawa makan malam untuk Soraya . Sudah 2 minggu ini Zero pindah di hotel terdekat rumah Soraya . Ia juga sering mampir Ke Cafe RR untuk bertemu dengan Soraya

" Kok gak balik ke Indonesia? " Tanya Soraya

Pasalnya Soraya perhatikan. Zero sudah cukup lama berada di Korea . Apakah tidak mau bekerja ?

" Emang kenapa sih ? Ngusir ya ? Gak boleh ada di korea terus ? " Tanya Zero

" Bukan begitu . Maksudnya emang kamu lulus kuliah engak mau kerja ? Gak mau berpenghasilan ? " Tanya Soraya

" Tenang aja . Oh iya ini makan malam buat kamu Ray " katanya

Soraya menerima nya . Ia mengucapkan terima kasih

" Sebentar lagi aku pulang . Makanan ini boleh kan aku bawa ke rumah ? " Tanya Soraya

" boleh Ray " jawab nya

Zero memilih duduk di bangku kosong . Sedangkan Soraya memberikan minum yang biasa Zero minum

Beberapa jam kemudian . Cafe tutup. Zero siap mengantar soraya pulang kerumah

" Ray ... sebentar... "

Zero memberhentikan langkah nya . Di dalam tas yang ia bawa ada bunga dan coklat . Barang itu pertama kali Zero sampai di korea

Bunga yang sudah layu dan coklat sebentar lagi exp

" Ray ... terlalu cepat aku mengungkapkan perasaan ini . Aku mau bertanggung jawab sama apa yang pernah aku alami sebelum kamu berangkat ke korea . Menurut kamu aku cowok brengsek , cowok gak bener dan selalu bikin kamu tambah benci sama aku . Ray . Izinin aku untuk selalu ada di samping kamu " ucap Zero menundukan kepalanya

Tangan Zero masih memegang dua benda itu . Ia tahu Soraya menatap nya

" Masa nembak cewek kasih bunga nya layu . Gak modal banget " jawab Soraya

" Kamu mau bunga baru ? Aku carikan dulu" ucap Zero

Zero berniat untuk pergi . Tapi Soraya menahan nya . Di jalan yang sepi serta gelap ini . Zero mau meninggalkan nya

" Jangan ... aku bercanda ..."

Zero menghela nafas . Ia menundukan kepalanya . Tangan nya pun masih memegang kedua benda itu

" Mau bertanggung jawab ? Atas sudah yang kamu perbuat ? Sebelum aku berangkat ke kesini? " Tanya Soraya

Zero menganggukan kepalanya . Wajahnya sangat menyesal dulu pernah melakukan di luar pikiran

Seharusnya Zero paham . Tindakan itu membuat Soraya tambah membencinya

" Pulang lah ke Indonesia. Aku gak mau punya cowok pengangguran dan tak jelas penghasilan nya dari mana "

Perkataan itu membuat Zero mengangkat kepalanya. Apakah itu tandanya Soraya meminta Zero untuk pulang ke Indonesia

" Ray ... aku mau memperjuangkan cinta aku . Aku belum mau pulang sebelum kamu bisa menerima aku lagi " ucap Zero

" Ya makanya kamu kerja . Aku gak mau punya cowok pengangguran "

" Kalo aku bekerja . Kamu mau menerima aku ? "

" Tergantung ! " jawab Soraya

Zero mengerutkan keningnya

" Okey . Aku bakalan pulang ke Indonesia . Aku bakalan kerja dan membuktikan sama kamu "

" Dan satu lagi . Aku mau kamu juga lanjutin pendidikan kamu S2 . Setelah kamu lulus S2 . Baru kita bahas lagi "

Zero menghela nafas lagi

" Kamu bilang tadi minta aku buat bekerja . Sekarang nambah lagi persyaratan nya " protes Zero

Soraya melipat kedua tangan nya di atas dada

" Ya sudah kalo tidak mau . Tidak papa . Gak maksa juga . Aku cuma minta dua syarat kamu tidak mau bukan ? "

" Bukan begitu Ray "

Soraya menganggukan kepalanya. Ia paham dan menahan tangan nya di dada Zero

" Cukup sampai di sini pendekatan kita . Kamu tidak perlu mengantar aku . Dan kamu tidak perlu bertanggung jawab . Lagi pula kejadian nya juga sudah lama bukan ? Anggap saja ini kesalahan aku . Karena sudah membuka pintu kost dan membiarkan orang lain masuk kedalam kostan " jelas Soraya

Zero menggeleng kepalanya

" Ray ...aku mohon . Jangan Ray ..."

" Makasih berhari hari ini kamu selalu datang ketemu aku dan selalu mengajak aku makan di luar " jawab nya lagi

Soraya berniat pergi. Zero menahan lengannya kemudian Zero memeluk wanita itu

" Okey ... aku kerja dan aku melanjutkan pendidikan aku . Aku bakalan bertanggung jawab Ray . Tolong jangan bilang seperti itu . Sudah cukup aku selalu menyesali perbuatan aku di masa lalu "

Soraya terdiam . Ia tidak membalas pelukan itu

" Aku kasih kesempatan sekali lagi . Kalo sampai kamu bikin aku kecewa untuk kedua kalinya. Aku tidak bisa menerima kamu kembali " jawab Soraya

Zero melepaskan pelukan nya itu . Ia berikan bunga dan juga coklat yang sudah lama ia simpan untuk Soraya

Zero mengeluarkan juga satu kotak kecil berisi dua cincin itu . Ia memasangkan cincin itu kepada Soraya

" Sebagai tanda kalo aku bakalan mengikuti syarat kamu . Tapi kamu juga bisa kan turutin syarat aku ? Anggap cincin ini adalah cincin tunangan. Kamu tidak boleh menerima laki laki lain "

" Gak bisa kaya gitu dong ! " Ucap Soraya

Zero terdiam menatap nya . Kemudian ia memegang kepala Soraya . Lalu ia kecup bibir itu membuat Soraya menutup matanya takut

" Kamu bisa memberi syarat , kenapa aku tidak bisa ? " Tanya Zero

Soraya menghela nafas

" Yaudah ... iya ... satu aja syarat nya ya . Lagi pula aku gak gila cowok . Seperti kamu yang gila sama wanita "

Zero menghela nafas lalu ia tersenyum

" Maaf untuk kejadian itu. Kita ubah dengan masa depan . Kita buat cerita baru untuk aku dan kamu . Okey ! Mbak Soraya Arawinda calon istri Zero Alfa Pratama " ucap nya mengedipkan mata nya genit

Dih !

" Udah lah . Aku mau pulang! " keselnya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!