NovelToon NovelToon
Pernikahan Membawa Luka

Pernikahan Membawa Luka

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Tamat
Popularitas:319.4k
Nilai: 5
Nama Author: Elprida Wati Tarigan

Pernikahan yang dikira membawa kebahagiaan, ternyata membawa luka yang teramat dalam pada kehidupannya.

Aisyah, adalah gadis berhijab yang memiliki paras cantik. Bukan hanya cantik, tetapi dia juga memiliki hati yang sangat lembut. Namun, sangat di sayangkan, di suatu malam dia harus mengalami kejadian yang begitu tragis. Sehingga mengakibatkan dia harus kehilangan mahkota yang dia jaga selama ini.

Di malam pertamanya, dia malah mendapatkan caci maki dan hinaan dari sang suami setelah mengetahui hal itu. Bahkan suaminya beesumpah akan membuat hidupnya menderita, karena menganggap Aisyah telah membohonginya.

Akankah Aisyah dapat bertahan dengan pernikahan yang membawa luka dalam kehidupannya? atau dia memilih untuk menyerah, dan menerima sosok Askara Arvinando? pria yang menjajikan kebahagiaan dan juga mengobati luka yang di alaminya.

Yuk ikuti terus kisah mereka.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elprida Wati Tarigan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21

Mendengar suara pria yang sedang menyindirnya, Andre langsung membalikkan tubuhnya dan melihat pria yang dia curigai telah membawa istrinya. Siapa lagi jika bukan Askara, suatu kebetulan, pria itu ingin menjemput Bryan. Namun, dia tidak sengaja mendengar percakapan antara Andre dan juga Fitri.

"Kau!" ucap Andre menatap tajam Askara.

"Ia, ini aku! ada apa?" tanya Askara santai.

"Apa kau yang membawa kabur istriku?"

Mendengar pertanyaan Andre, Askara langsung terkekeh kecil. Dia menatap pria itu dengan tatapan penuh kebencian. Jika itu bukan sekolah, sudah pasti dia menghajar pria itu hingga babak belur.

"Jika ia, memang kenapa?" tanya Askara tersenyum sinis.

"Banjingan kau!" pekik Andre melayangkan tinjunya sehingga mengenai wajah tampan Askara.

"Daddy!" teriak Bryan melihat sang paman di pukul oleh tetangganya itu.

"Cukup, Kak! jangan buat keributan di sini," ucap Fitri mencoba menenangkan Andre.

"Kenapa kau begitu marah? bukankah selama ini kau selalu menyakitinya? jadi jangan salahkan aku merebutnya darimu," ucap Askara mengusap darah yang keluar dari sudut bibirnya.

"Kau lihat saja! aku akan melaporkanmu."

"Melaporkan ke mana? ke polisi? silahkan saja," ucap Askara santai.

"Tapi jangan salahkan aku melaporkanmu kembali atas tuduhan KDRT. Semua bukti visum Aisyah ada di tanganku. Jadi, semua keputusan ada di tanganmu," ucap Askara tersenyum kecil.

Mendengar ucapan Askara, Andre hanya mengepalkan tangannya geram. Dia tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Jika dia melakukan kesalahan sedikit saja, maka dia akan menghabiskan sisa waktunya didalam penjara.

"Hargailah wanitamu saat dia berada di sisimu, karena tanpa kau sadari di luar sana begitu banyak pria yang ingin mengantikan posisimu. Namun, kau tidak melakukan itu. Kau selalu menyakitinya, bukan hanya menciptakan luka pada tubuhnya, bahkan kau begitu tega mengukir luka di dalam hatinya. Kau menyiksanya layaknya seperti binatang, kau selalu membuat keputusan sendiri, tanpa mau mendengarkan ucapannya. Kau sudah melihat rekaman itu 'kan? sekarang kau sudah tau jika Aisyah tidak seperti yang kau pikirkan," ucap Askara menatap tajam Andre.

"Darimana kau mendapatkan rekaman itu?"

"Aku mendapatkannya karena aku mencarinya. Bukan seperti dirimu, yang hanya bisa menuduh tanpa mau mencari buktinya terlebih dahulu. Jangan kau pikir aku mengirim itu untukmu, karena aku ingin kau kembali bersama Aisyah. Aku mengirim rekaman itu, karena aku ingin membuktikan jika Aisyah tidak seperti yang kau pikirkan. Dia adalah wanita baik-baik, jadi dia tidak akan membiarkan orang lain merebut mahkotanya dengan mudah. Sekarang lebih baik kau lupakan saja Aisyah, karena aku akan membahaghiakannya, sehingga dia bisa melupakan jika dia pernah diperlakukan tidak pantas olehmu," ucap Askara dengan tegas.

"Aku tidak akan pernah membiarkan itu. Aku tidak akan membiarkan kau merebut istriku," ucap Andre.

"Terserah kau saja," ucap Askara tersenyum kecil lalu melangkahkan kakinya meningalkan Andre sambil menggandeng tangan Bryan.

"Dasar PEMBINOR! apakah diluar sana kau tidak bisa menemukan wanita single? ha!" teriak Andre menatap geram Askara.

"Aku memang bisa mendapatkan wanita sigle, bahkan yang jauh lebih cantik dari istrimu. Tapi kau sendiri yang membuat aku ingin merebut istrimu. Kau menciptakan pernikahan yang membawa luka pada dirinya, sehingga membuat hati nuraniku bergerak untuk mengobati setiap lukanya. Jadi, bukan salahku merebut istrimu," ucap Askara tersenyum sinis lalu kembali melangkahkan kakinya.

"Kau lihat saja! aku tidak akan membiarkan itu. Aku yakin, Aisyah masih mencintaiku. Dia tidak kan pernah meninggalkanku," teriak Andre mengusap wajahnya frustasi.

Sedangkan Askara tidak memperdulikan terikan Andre sama sekali. Dia terus melangkahkan kakinya menuju mobil. Sesampainya dimobil, dia mendudukkan Bryan di bangku depan. Setelah memastikan keponakannya itu duduk dengan nyaman, dia kembali melangkahkan kakinya menuju bangku pengemudi.

"Kak! tunggu," teriak Fitri berlari kecil mendekati Askara. Melihat itu, Askara menghentikan langkahnya dan menatap wanita itu.

"Kak! apa kakak tau dimana sahabatku Aisyah?" tanya Fitri mencoba mengatur napasnya yang ngos-ngosan karena berlari.

"Dia ada di tempat yang aman," ucap Askara tersenyum kecil.

"Apa kakak bisa mempertemukan aku dengannya. Aku adalah sahabatnya, aku tidak akan memberitahu siapapun dimana keberadaannya. Tapi aku mohon, tolong izinkan aku bertemu dengannya," ucap Fitri pernuh permohonan.

"Ayo ikutlah denganku. Aku akan mengantarkanmu kepadanya," ucap Askara lalu masuk kedalam mobilnya.

Mendengar itu, Fitri langsung tersenyum penuh kebahagiaan. Dia langsung duduk di bangku belakang sambil terus menatap pria tampan jang ada di depannya. Dia merasa bahagia akhirnya dia bisa bertemu dengan sahabatnya, karena setelah Aisyah berhenti mengajar mereka tidak pernah bertemu lagi.

"Sepertinya kita akan di ikuti," ucap Askara melihat Andre yang memperhatikan mereka dari kaca spion.

"Pria itu memang b4j1ng4n! aku menyesal telah mendukung hubungan mereka," ucap Fitri mengepalkan tangannya geram setelah mengetahui semua yang dilakukan Andre kepada sahabatnya.

Mendengar ocehan Fitri, Askara hanya diam. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi sambil berusaha menghindari Andre. Melihat sikap dingin pria itu, Fitri hanya diam sambil menatap Bryan yang duduk santai di depannya. Dia mengingat jika muridnya itu memanggil pria itu dengan sebutan Daddy, sehingga membuat dia mengira jika pria itu adalah orang tua dari muridnya itu.

"Ternyata daddynya sangat tampan! pantas saja putranya juga tampan," batin Fitri menatap kagum ketampanan Askara dari kaca spion depan.

Bughh....

Arghhh....

Pekik Fitri ketika kepalanya terbentur, karena Askara yang membelok secara tiba-tiba. Padahal Askara sudah memberi kode agar wanita itu berpegangan, tetapi karena terlalu asik menikmati ketampannya, dia sampai tidak sadar dengan kode yang diberikan Askara.

"Lebih baik kau fokus pada setiap kode yang aku berikan. Jangan sibuk ke arah yang lain," ucap Askara sambil terus fokus mengemudikan mobilnya.

"Ia, Maaf!" ucap Fitri mengusap kepalanya yang terbentur.

"Ganteng sih ia! tapi judes," gumam Fitri memanyunkan bibirnya kesal lalu menoleh ke belakang.

"Sial! kenapa b4j1ng4n itu terus mengikuti kita?" gumam Fitri melihat mobil Andre yang masih berada di belakang mereka.

Sttt....

Bugh....

Arghh...

Pekik Fitri ketika tubuhnya terpelanting kedepan, karena Askara yang ngerem secara mendadak.

"Sudah aku katakan. Fokus pada dirimu," ucap Askara menatap Fitri tanpa ada niat membantu sedikitpun.

"Ia, Maaf!" ucap Fitri kesal sambil merapikan penampilannya yang telah berantakan karena ulah Askara.

"Ayo turun!" ucap Askara menurunkan Bryan.

"Kita sudah sampai?" tanya Fitri melihat rumah sakit yang ada di depannya.

"Belum! aku hanya ingin bermain-main sebentar," ucap Askara melirik mobil Andre yang berhenti tidak jauh dari tempat mereka.

"Fokuslah dengan setiap kode yang kuberikan kepadamu. Jika kau tidak mau kami tinggalkan di rumah sakit ini," ucap Askara dingin lalu membawa Bryan kedalam gendongannya.

"Bunda Fitri jangan tersinggung dengan ucapan Daddy ya. Daddy memang galak kepada orang lain, tapi sebenarnya dia sangat baik kok," ucap Bryan melihat wajah kesal gurunya itu.

"Jangan banyak bicara. Atau kamu juga daddy tinggalkan bersamanya," ucap Askara ketus.

"Ia, Dad! jadi pria itu jangan galak-galak. Nanti ngak laku-laku,"

"Dasar bocah!"

"He.. he... maaf, Dad! Bryan bicara apa adanya,"

Bersambung.....

1
Citra Aprilona
bikin sakit hati si andre pengin lgsg d bunuh aja...he..he
Nurlaila Hasan
suka cerita ga bnyak drama
Siti Nurbaidah
mantap n bagus cerita ny👍👍💕💖
Zizie Malek
Ronal??????????????????? /Whimper/
Debbie Teguh
duuh sedih amat, kalo gak gara2 aska sm bryan gak tega bacanya huhuhu/Sob/
Debbie Teguh
tdnya gak mau baca ini, judulnya ud sedih bgt, tp pengen tau jodohnya askara, lgpl aisyah ud pacaran brp lama, mau nikah baru ngomong, ya mana sempat, itu namanya menutupi
Femmy Femmy
otak babi😡
Femmy Femmy
biadab seorang suami berprilaku seperti itu😡
Femmy Femmy
astagfirullah Al-adziim 🤦
Femmy Femmy
benih ya Askara
Femmy Femmy
kalau kondisi seperti itu lebih baik pisah saja karena tidak ada kedamaian didalam rumah...karena sang suami tidak mau mendengar penjelasan dari istrinya ...sebenarnya istrimu tidak bersalah hanya korban pemerkosaan dan sampai saat ini istrimu masih trauma dan kamu tidak pernah memahaminya
Uba Muhammad Al-varo
sungguh kejam kau Andre sehingga membuat Aisyah menderita lahir dan batin
Uba Muhammad Al-varo
Luar biasa
Titin Atik
otw adiknya askara🥰
Evy
kembar dong...
Evy
Ternyata Hamil....
Evy
Bisa panjang ini urusan dengan suami nya... tidak hamil saja sudah disiksa apalagi sampai hamil...
Evy
Kalo sampai Aisyah hamil...wah...bisa runyam tuh...
Evy
Cinta satu malam Aisyah mungkin dengan Pamannya Bryan...
Majotiku
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!