NovelToon NovelToon
Pembatas Rasa (Aku, Kamu Dan Dia)

Pembatas Rasa (Aku, Kamu Dan Dia)

Status: tamat
Genre:Pihak Ketiga / Selingkuh / Romansa / Tamat
Popularitas:40.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rens16

Cantik, Kaya dan Pintar, harusnya tiga kata itu mengantarkan Kanaya Thalia untuk memperoleh jaminan hidup bahagia.
Tapi hidup ini bukanlah cerita sinetron yang baik dan sempurna akan memperoleh kebahagiaan pada ujungnya.
Begitu juga yang dialami oleh Naya, hidup bergelimang harta dan pada akhirnya harus hidup susah karena suaminya pemalas dan pergi meninggalkan dirinya untuk pergi dengan perempuan lain.
Dan kebahagiaan semu itu kembali Naya peroleh ketika teman masa kecilnya datang dan menawarkan cinta yang semu.
Akankah Naya bisa berbahagia atau justru kehidupannya semakin terpuruk.
Yuk kepoin ceritaku

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rens16, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21 : Menutupi Sesuatu

Radit memacu kendaraannya menuju ke Apartemen Nindya, dengan tergesa ia menuju unit yang ditempati wanita itu setelah sampai ke tujuan.

Tanpa kesulitan Radit membuka pintu unit itu karena Nindya sudah memberi Radit pasword pintu apartemennya.

Dengan keras Radit membanting pintu di belakangnya itu setelah berada di dalamnya, semakin emosi ketika melihat Nindya sudah duduk santai di atas sofa.

"Maksud kamu apa tadi?!" teriakan Radit memenuhi ruangan itu.

"Aku paling nggak suka diabaikan dan ditinggalkan seperti itu," jawab Nindya dengan suara dingin.

"Kamu tahu disana ada kakakku, ada istriku, kamu tahu nggak, kalo mereka sampai tahu kita bisa habis!" teriak Radit dengan emosi.

"Santai sayang, toh mereka kan tidak tahu," sahut Nindya masih dengan nada santai.

"Ah gila kamu, kamu bikin aku spot jantung aja!" maki Radit lalu menghempaskan kasar tubuhnya di sofa itu.

Dengan gerakan sensual Nindya bergeser dan duduk dipangkuan Radit. "Kenapa senewen sih?" tanya Nindya mengecup sudut bibir Radit yang dengan sengaja memalingkan wajahnya menghindari ciu*an tersebut.

"Aku nggak mau diabaikan seperti itu Dit, aku sakit hati," ucap Nindya pelan.

"Tapi kamu harus tahu posisi kamu Nin, kita nggak sedang dalam hubungan apapun, inget kita hanya teman seneng-seneng, no komitmen, jangan sampai kelakuan kita ketahuan keluargaku, bisa-bisa semua kekayaanku ditarik oleh ayahku," ucap Radit lirih.

"Oh jadi gitu ya pendapat kamu tentang hubungan ini?" tanya Nindya sarkas.

"Lho memang begitu kan? Bukannya kamu yang bilang waktu itu bahwa kita hanya temen seneng-seneng di ranjang, dan tak perlu status apapun dalam hubungan ini, kamu lupa?" tanya Radit dingin.

Nindya terdiam, saat ini dia tak ingin membantah ucapan Radit, dia lebih baik diam dan mendengarkan sambil mengatur strategi lebih lanjut.

Diakuinya bahwa pesona Radit sudah merasuk ke jiwa dan membelenggu hatinya, membuat dirinya tergila-gila dengan pria itu dan ingin memiliki pria itu apapun resikonya.

Radit....is damn hot man, dan memiliki poin plus yang jarang dimiliki pria lain, apalagi kalau bukan harta dan jabatan, hingga melalui Radit, Nindya bisa memperoleh semua kemewahan yang diidamkannya selama ini.

"Maafin aku sayang, aku tahu aku keterlaluan, ada sisi lain dalam diriku yang cemburu melihat kamu berlari ke arah Naya," bisik Nindya lembut meredam gejolak emosi yang menggerogoti hatinya.

Ya Nindya memilih mundur selangkah untuk mengalah, apabila sudah waktunya ia akan melangkah maju untuk menang dan menyingkirkan Naya dari hidup Radit.

"Buang perasaan cemburu kamu itu Nin, seperti yang jadi perjanjian awal kita, bahwa hubungan ini hanya untuk kita bersenang-senang, bukan untuk seriusan," ucap Radit datar.

Dan jleb... kata-kata Radit barusan menusuk tepat ke ulu hatinya, bagaimana pria itu bisa memintanya membuang perasaan itu, kalau pada kenyataannya justru perasaan itu yang sekarang menguasai hatinya dan bertahta dengan angkuhnya.

"Iya sayang, tenang saja aku akan berusaha membuangnya," kata Nindya lalu mengecup bibir Radit dengan lembut.

"Oh dan satu lagi, jangan ninggalin jejak apapun di tubuhku, aku nggak mau Naya melihatnya dan mulai curiga," perintah Radit serius ketika melihat Nindya sudah menjilati lehernya dan siap menyesapnya.

"Bilang aja takut nggak bisa nunggangin Naya juga!" dengus Nindya kesal.

"Ya itu salah satunya," jawab Radit cuek.

"Kemaruk!" maki Nindya yang benar-benar kesal.

"Kan emang itu tujuanku berselingkuh sama kamu Nin, menikmati dua wanita cantik yang sama-sama menggoda," kelakar Radit yang justru membuat Nindya muak dan sakit hati banget.

"Awas lo, tunggu pembalasan gue sampai lo bertekuk lutut di bawah kaki gue!" ancam Nindya pelan.

"Kamu ngomong apa Nin?" tanya Radit karena memang ucapan Nindya hanya berupa gumaman yang tak terdengar jelas di telinganya.

"Bukan apa-apa," jawab Nindya lalu masuk ke dalam kamar tidurnya yang langsung dibuntuti oleh Radit.

Apalagi yang Radit inginkan selain bercinta dengan wanita seksi itu kan?

Dan tak berapa lama ******* itu kembali terdengar nyaring di dalam kamar tersebut, siapa lagi pelakunya kalau bukan Radit dan Nindya yang kembali bertukar peluh di siang hari yang cuacanya seterik ini.

***

Tepat jam sepuluh malam Radit sampai di rumah, Naya tentu saja sudah tertidur pulas di atas tempat tidur.

Beberapa hari belakangan Naya merasa tubuhnya gampang sekali capek dan pusing, membuatnya selalu ingin memejamkan mata.

Tak ingin mengganggu Naya, Radit langsung membersihkan diri di dalam kamar mandi, dengan intens memeriksa seluruh tubuhnya untuk melihat apakah Nindya meninggalkan jejak kepemilikan di kulitnya.

Setelah tak mendapati apapun, Radit lalu keluar hanya menggunakan handuk yang melingkari pinggangnya, lalu naik ke atas tempat tidur.

Mengusap pipi Naya dengan lembut, bahkan beberapa kali mengecupnya.

"Mas..... " sapa Naya dengan suara serak.

"Kamu capek ya?" tanya Radit membelai rambut Naya lembut.

"Nggak mas," jawab Naya langsung memeluk dada Radit yang masih polos.

"Mau nagih janji yang tadi siang," bisik Radit sensual.

"Kirain lupa, hehehe," kekeh Naya pelan.

"Nggaklah, masa suruh puasa terus sih!" sungut Radit pura-pura kecewa.

Namanya juga si drama king dan berusaha menutupi perbuatannya, jadilah Radit memerankan peranannya sebagai suami yang baik di depan sang istri, padahal baru beberapa jam yang lalu dia menghabiskan siang yang panas bersama Nindya.

Entahlah... rasanya Radit sudah kecanduan bercinta dengan Nindya, wanita itu memang luar biasa memainkan perannya hingga Radit terperangkap dalam perbuatan terlarang dengan Nindya.

Sekarangpun rasanya begitu hambar ketika ia menjalankan kewajibannya untuk memberikan nafkah batin kepada sang istri, di matanya justru wajah Nindya yang sedang mengerang dasyat menerima hujamannya.

Hingga tak berapa lama Naya memgerang mendapatkan pelepasannya, sedang Radit bahkan terus mencoba dan berakhir lelah tanpa memperoleh apapun.

"Maaf mas, aku kecepetan ya?" tanya Naya pelan menyadari Radit belum mencapainya

"Nggak papa sayang, yang penting kamu udah puas, aku nanti gampang," sahut Radit lembut.

"Jangan begitu mas, aku jadi kasihan sama mas Radit kalo kayak gitu." Naya mencoba bangkit dan ingin menggoda sang suami tapi di tahan oleh Radit hingga dia kembali rebah.

"Mungkin aku capek Nay, besok kita ulang lagi ya," bisik Radit pelan.

Radit mengusap punggung Naya yang terekpos itu, ada rasa sesal yang menggerogotinya di dalam hati, ketika ia menyadari bahwa kepuasannya justru tidak ia dapat dari Naya lagi tetapi dari Nindya.

Bahkan sekarang rasanya Radit ingin berlari ke apartemen wanita itu untuk menuntaskan rasa dahaga yang kembali menyerangnya.

Sungguh Radit tak tahu bahwa jebakan Nindya sudah menancap erat di hidupnya, mengantarkan pada kehancuran pada rumah tangganya nanti.

1
Lina ciello
shitttt 🤬😡
Lina ciello
wooo kelompok jalang pelakorr 🤨 memperr wess 🤬
Lina ciello
goblokkk dipelihara 🤬😡
Lina ciello
🤣🤣🤣🤣 malahh ketemu penthungg... diajarr kro raisa kon 🤣🤣🤣
Lina ciello
wehhhh prankkk 🤣
Lina ciello
wehhhh langsungann di sosorr gess 🤣
Lina ciello
🥵😡 demitttt
Lina ciello
modarrt 🤬😡
Rien
ya tamat.di tugguinya bab selanjutnya.
Rien
ih naya ngeles deah.di bilang nyidam kok ndak mau.trus apa namanya
Rien
semangat
Rien
radit"ngak kpok"nya ya kamu
Rien
met ber hepy"nay
Rens16
Hallo pembaca semua, selain pembatas rasa, aku masih ada novel lain lho judulnya the mantans (tamat) dan merried by order (on going), yuk kepoin...
Betewe makasih banyak-banyak buat yang sudah sudi mampir, kasih like, komen dan vote....
Sarangheo semua ❤😘
Rien
semangat nay
Rien
ya yg kuat nin
Sartini Dimitri Mah
lah si bagas mau ikutan kaya radit Kali ya, sudah punya istri Dan anak Masih mau punya hubungan sama Naya, kalo Naya sampai mau sama bagas berarti Naya bodoh
Rien
kasian kamu gas
Rien
punya cewek kok ky bar"to dit radit hmm
Rien
kapok kamu dit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!