NovelToon NovelToon
Istri Manisku Ternyata GANGSTER

Istri Manisku Ternyata GANGSTER

Status: tamat
Genre:Identitas Tersembunyi / Dijodohkan Orang Tua / Crazy Rich/Konglomerat / Roman-Angst Mafia / Chicklit / Tamat
Popularitas:127.4k
Nilai: 5
Nama Author: iska w

Jangan menilai seseorang hanya dari penampilan, karena Hati yang kaya mungkin berada dibawah Mantel yang buruk, sebelum menilai seseorang, selalu ingat tidak ada orang suci atau Pendosa yang murni.

Menjadi seorang Gangster memang bukan pilihan, namun karena pernah mendapatkan bullyan saat masih menuntut ilmu di negara orang, Ruby Ajeng Apsari nekad masuk dalam sebuah kumpulan Gangster dengan tujuan sebagai perlindungan diri.

Namun diumurnya yang sudah menginjak kepala tiga, mau tidak mau dia harus kembali ke negara asal, bahkan disebuah perkampungan yang jauh dari kata kemewahan, karena Ibunya memilih tinggal di desa untuk menikmati masa tuanya, walau sebenarnya dia punya usaha dan rumah mewah di kota.

Sebenarnya dia sudah nyaman tinggal di negara orang, namun sebelum Ibunya mengamuk dan menjemput langsung ke luar negri, Ruby memilih pulang.

Dan siapa sangka, ternyata tujuan Ibunya menyuruh pulang karena punya niat terselubung, untuk menjodohkan putrinya dengan pemuda desa biasa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon iska w, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21.Maaf.

Dalam satu kali tarikan nafas Ruby memejamkan kedua matanya agar bisa berpikir sejenak, secara cepat tentang keputusan apa yang akan dia lakukan disaat ada hal mendesak seperti ini.

"Abaaangggg!"

Ruby akhirnya memutuskan untuk berlari dan mencari keberadaan suaminya, karena tidak mungkin dia meninggalkan suaminya sendiri di acara resepsi pernikahan mereka.

"Hei... kenapa lari-lari, gaun kamu panjang itu, nanti kalau sobek kamu bisa kena marah sama pemiliknya?" Abiseka panik sendiri saat melihat Ruby menyingsingkan gaunnya dengan sembarang, sambil berlari kearahnya.

"Abang ayok ikut aku." Ucap Ruby dengan wajah yang terlihat meyakinkan.

"Kemana? bukannya kita sudah ditunggu diacara resepsi?" Tanya Abiseka sambil mengerutkan kedua alisnya saat melihat kelakuan istrinya yang memang luar biasa itu.

"Ikut aku dulu ke rooftop Hotel Bang."

Saat itu disana hanya ada mereka berdua, yang seharusnya sudah turun ke hall Hotel, karena memang perias mereka sudah selesai bekerja.

"Ngapain?" Abiseka masih belum mau bergerak, dia maaih mematung ditempat sambil mengamati wajah cantik istrinya.

"Ikut saja dulu."

Ruby langsung menarik paksa saja lengan suaminya dan membawanya naik lift menuju ke atap gedung Hotel tersebut.

"Sebenarnya ada apa, ehh... itu kayak ada Helikopter, apa Abang salah lihat ya?" Abiseka samar-samar melihat sebuah Helikopter dari atas sana, yang terbang menurun kearah mereka.

"Abang percaya padaku kan?" Ruby langsung menangkupkan kedua tangannya diwajah suaminya agar menghadap kearahnya.

"Soal apa?" Abiseka bahkan seolah merasakan hawa aneh disekitarnya.

Aku tidak bisa jujur denganmu!

"Aku suka sama Abang." Ucap Ruby agar perhatian suaminya hanyabteralih kepadanya.

"Hah?"

Bugh!

Tidak ada pilihan lain, selain membuat suaminya pingsan dengan satu jurus pukulan ditengkuknya, karena Ruby tidak membawa persiapan obat bius atau semacamnya, namun dia tidak mungkin membawa suaminya naik Helikopter dalam keadaan sadar.

"Maafkan istrimu ini Bang?" Ucap Ruby sambil memeluk tubuh suaminya yang sudah tidak sadarkan diri, banyak hal yang sudah pernah dia lakukan, namun membuat suaminya pingsan adalah hal yang sebenarnya membuat dirinya merasa sangat bersalah sekali, namun tidak ada pilihan lain, dia tidak mungkin meninggalkan suaminya dalam acara resepsi pernikahannya dan untuk urusan yang lainnya pikir belakangan saja.

Angin disekitar atap hotel berhembus begitu kencang karena efek dari baling-baling Helikopter tersebut, bahkan mungkin suaranya bisa membuat banyak orang yang tanpa sadar melihatnya pasti akan terkejut, kenapa ada Helikopter mendarat ditempat itu secara tiba-tiba.

"Bos, siapa dia?"

Saat Zack keluar dari Helikopter, hal yang dia komentari adalah pria yang saat itu berada dalam pelukan Ruby.

"Angkat dulu dia." Pinta Ruby yang langsung menyerahkan suaminya kepada Zack.

Krak!

Dengan satu kali tarikan saja, Ruby berhasil menyobek ekor dari gaun mahal yang dia pakai, agar tidak mengganggu langkahnya untuk naik kedalam Helikopter tersebut, bahkan mungkin pemilik gaun itu akan menangis jika melihatnya, gaun puluhan juta yang dirancang berbulan-bulan dengan bahan premium miliknya disobek begitu saja dalam hitungan detik, namun Ruby tidak perduli, karena dia bisa membayarnya dua kali lipat nanti.

"Kamu ingin membawanya kemana?" Dengan susah payah Zack menggendong Abiseka untuk dia bawa naik kedalam Helikopter tersebut.

"Ikut bersama kitalah, ayo cepat jalankan!" Ruby menyuruh pilot mereka untuk segera membawa mereka pergi dari sana, agar tidak terlalu lama menghebohkan publik yang tanpa sadar melihat keberadaan Helikopter disana.

"Tapi dia ini siapa?" Tanya Zack kembali yang merasa asing saat dia mengamati setiap lekuk wajah dari Abiseka.

"Suamiku."

Bruk!

Seketika Zack langsung melepas tubuh Abiseka dan membiarkannya tergeletak begitu saja diatas kursi penumpang, bahkan kepalanya tadi sempat menghantuk kaca pintu, namun dia tidak perduli.

"Ruby, jangan bercanda kamu, kita sedang menghadapi masalah genting ini." Deru nafas Zack seolah mulai memburu, dia sedang tidak ingin bersenda gurau saat ini karena memang keadaan anggota mereka sedang dalam masalah.

"Memang siapa yang bercanda, aku serius, mana senjata kita." Jawab Ruby sambil meminta benda yang setiap hari dalam genggamannya, karena dia tadi tidak sempat membawa senjata miliknya.

"Ini tidak lucu Ruby!" Zack masih belum percaya, bahkan dia menatap Abiseka dengan tatapan kesal.

"Kamu pikir aku pelawak?" Tanya Ruby balik, sambil menggunakan jacket perlindungan diri, jika sudah sampai disana, dia harus selalu waspada kapanpun dan dimanapun.

"Memangnya kapan kamu menikah?" Bahkan topik yang seharusnya mereka bahas adalah strategi melawan musuh, tapi jadi berganti tema tentang pernikahannya.

"Baru saja, tapi kamu sudah berhasil menggagalkan acara resepsi kami." Umpat Ruby yang mulai mengisi peluru didalam senjatanya dan melakukan perdiapan yang lainnya.

"Berarti dia belum jadi suami kamu kan?" Dia masih berharap semua itu tidak terjadi.

"Sudah, kami sudah sah menjadi suami istri beberapa saat yang lalu, hanya Resepsinya saja yang gagal." Ruby pun tidak menyangka, hari bersejarahnya akan kacau begini, belum lagi nanti menghadapi omelan keluarganya, bisa-bisa habis perlengkapan dapur itu dibuat Ibunya untuk menghajar dirinya.

"Ruby, atas dasar apa kamu menikahinya? tidak ada angin tidak ada hujan, kenapa kamu tiba-tiba menikah tanpa sepengetahuanku? apa kamu sudah gila?" Zack mulai protes dengannya, karena biasanya apapun hal yang terjadi dengan Ruby, dia selalu mengatakan semuanya dengan Zack.

"Aku hanya menikah Zack, kenapa harus gila?" Ruby pikir ini bukan masalah pekerjaan dan kalaupun dia menikah, tidak mungkin juga mengundang Zack, karena siapa yang akan memegang kendali anggota gangsternya disana pikirnya.

"Tapi kenapa kamu harus menikah dengan dia, apa kamu sudah mengenal dia sebelumnya?" Zack terus saja bertanya, seperti pihak yang sedang menginterogasi tersangka saja.

"Tidak." Jawab Ruby dengan jujur.

"Apa dia mantan kekasihmu yang tidak pernah aku kenal?" Setahu Zack, Ruby memang mempunyai mantan, tapi bukan dia orangnya, bahkan itu sudah lama terjadi, karena bertahun-tahun Ruby tinggal diluar negri bersamanya, namun tidak pernah ada kabar kalau dia punya kekasih.

"Tidak juga, aku baru saja mengenalnya." Ucapnya kembali yang membuat Zack semakin merasa heran.

"Apa dia salah satu anggota Gangster juga?" Tanya Zack sambil mengamati Abiseka yang masih belum juga sadar.

"Bukan, dia orang biasa saja." Jauh didalam hati, Ruby memang tidak ingin punya suami yang berprofesi seperti dirinya, dia memang teringin punya suami yang baik-baik tanpa banyak musuh.

"Kamu tahu kan konsekwensinya seperti apa?"

"Aku tahu, itu kenapa aku buat dia pingsan dengan jurusku!"Celetuk Ruby sambil mengangkat kepala Abiseka kedalam pangkuannya.

"Aku masih tidak habis pikir, apa tujuanmu menikah dengannya?" Dan saat ini Zack benar-benar menyesal karena tidak ikut pulang kemarin.

"Tidak ada tujuan khusus." Ruby bahkan tersenyum sendiri saat mengusap wajah Abiseka yang terlihat menenangkan hati dan pikirannya.

"LALU KENAPA KAMU HARUS MENIKAH DENGANNYA RUBY!" Dan hal itu semakin membuat api kemarahan Zack menggunung.

"Hei... pelankan suaramu, aku hanya dijodohkan dengan kedua orang tuaku, kenapa kamu jadi semarah ini denganku?" Ruby pun semakin heran sendiri, apa salahnya dia menikah, karena dalam peraturan seorang Gangster itu tidak ada larangan untuk menikah pikirnya.

"Aish... a-aku hanya tidak percaya saja kamu tiba-tiba menikah, berarti kamu tidak mencintainya bukan?" Dia merasa sedikit tenang saat tau Ruby hanya dijodohkan.

"Mungkin hanya belum." Jawab Ruby kembali menatap wajah suaminya, entah mengapa dia dengan mudahnya menerima pria itu, padahal Abiseka biasa saja menurutnya. Padahal sebagai ketua gangster, dia bisa mendapatkan yang lebih segalanya dari Abiseka.

"Ruby, kenapa kamu tidak mengatakan hal ini denganku dulu, ada banyak hal yang perlu kamu pertimbangkan saat kamu menikah dengan orang biasa, kamu tahu kan posisi kita?" Zack mencoba menguasai emosinya dan ingin bicara baik-baik dengan Ruby.

"Aku tahu, tapi aku tidak bisa menolaknya, dia pilihan dari orang tuaku." Ruby tidak mau menutupi hal itu, karena memnag kebenaranna seperti ini.

"Kenapa kamu tidak mencariku?"

"Untuk?"

Menikahimu!

"Sudahlah, tapi kamu tidak bisa sembarangan membawa orang asing kedalam markas kita."

Namun Zack tidak berani mengatakan apa yang ada didalam hatinya secara langsung, karena mungkin saat ini bukan waktu yang tepat untuk membahasnya, namun saat dia tahu Ruby hanya dijodohkan dia merasa sedikit lega, walau hanya sesaat.

"Dia suamiku Zack, bukan orang asing!" Entah mengapa dia sedikit tidak terima,walau peraturannya memang begitu.

"Tapi dia bukan anggota kita!"

"Aku tahu, aku pun juga tidak ingin dia tahu identitasku dan siapa aku yang sebenarnya, kamu tenang saja." Ruby hanya bisa menghela nafas panjangnya, orang yang dirugikan bukan dirinya sebenarnya, tapi Abiseka, karena mungkin dia harus melewati hari-hari berat jika terus berdamanya.

"Lalu kenapa kamu harus membawanya ikut dengan kita, ada banyak hal yang harus kita lakukan disana nantinya, apalagi kita sedang dalam masalah besar." Tegas Zack yang masih belum bisa terima.

"Aku tidak mungkin juga menyuruhnya menyambut para tamu undangan sendirian, apa kata mereka nanti, bisa-bisa aku digosipkan yang tidak-tidak nanti, lain halnya kalau kami berdua pergi bersama, masalah yang lainnya bisa aku pikir belakangan saja."

Bugh!

"Aish... menyusahkan saja orang ini!" Karena rasa kesalnya, Zack menendang kaki panjang milik Abiseka yang menjuntai didekatny.

"Zack, kenapa kamu menendangnya!" Dan Ruby malah bingung sendiri jadinya.

"Pokoknya aku tidak suka dengannya, entah apa yang kamu lihat darinya." Umpat Zack sambil membuang pandangannya.

"Aku pun tidak menyuruhmu suka dengannya, atau jangan-jangan kamu Pelangi ya, sekarang kan banyak film luar yang lagi ngetrend cowok suka sama cowok, haha.. ngaku kamu, hayow?" Ledek Ruby sambil tertawa cengengesan.

"RUBY!"

Baru kali ini Zack sampai menaikkan volume suaranya saat berbicara dengan Ruby, entah mengapa dia merasa tidak terima saat tahu kepulangan Ruby yang singkat itu ternyata untuk menikah dengan pria lain.

Terkadang menjadi orang yang memendam rasa akan tersiksa, jika tawa itu berasal dari seorang wanita yang ia puja.

1
Asngadah Baruharjo
jangan doong
Asngadah Baruharjo
gaskeunnbaanhghh
Asngadah Baruharjo
terhura aku bang
Asngadah Baruharjo
aduuhh wetengku kaku
Asngadah Baruharjo
repon 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha
Asngadah Baruharjo
haduuuuh ngakak teruussss
Asngadah Baruharjo
ngakak paraahhh thorrr 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
abaaaanggg🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
wadidawwww
Asngadah Baruharjo
wa ha ha ha 🤣🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
kocak sekali ceritanya, semangat THOORRR 🌹🌹🌹
Asngadah Baruharjo
haduuuuh sakit perutku🤣🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
wa ha ha 🤣🤣🤣🤣, ngakak terus
Asngadah Baruharjo
ngakak terus sampe keju linu rahangku 🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
ngakak paraahhh thorrr 🤣🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
walah2 aku tak bisa conen saking seruunya
Asngadah Baruharjo
wa ha ha ha 🤣 🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
Abi udah cus aja🤣🤣🤣
Asngadah Baruharjo
keren thoorrr kerennnnnnnn 👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!