NovelToon NovelToon
Kaisar Penguasa Api & Es

Kaisar Penguasa Api & Es

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Barat
Popularitas:956.1k
Nilai: 4.6
Nama Author: Mhanks

"Kenapa, kenapa semuanya harus diukur dengan kekuatan?"
Alta bangun, dia benar-benar suram saat menerima takdir yang baginya benar-benar sangat buruk. Tapi dia sama sekali tidak menyerah.
Lagipula, dia percaya dengan sebuah keajaiban! ketika seseorang berkata tidak mungkin, maka dia percaya dengan teguh bahwa itu mungkin!
Katanya elemental adalah segalanya, baik, dia ingin menunjukkan dan mengikuti permainan itu, berusaha untuk menjadi kuat, dan pada akhirnya menjadi seorang paling tinggi di dunia itu!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mhanks, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berjalan ke Arah Barat

Cukup lelah hanya untuk meladeni Shiba, tapi untung dia mendapatkan hasil yang cukup memuaskan. Sehingga dia naik ke atas pohon dan duduk di atas dahan serta bersandar di batang untuk istirahat.

Dia sudah lelah, dan ingin tidur.

“Shiba, berjagalah untukku.” Perintah Alta.

Shiba menurut. Baginya Alta sudah membantunya untuk berkembang seperti ini dalam satu malam. Sehingga apabila dia tidak menurut, maka bisa dibilang dirinya akan dicap lancang dan tidak ingin menuruti perintah tuannya.

Lagipula perintah Alta juga simpel yaitu menjaga semalaman selama Alta tertidur. Itu bukanlah hal yang cukup sulit bahkan hewan peliharaan manapun juga akan tetap melakukannya tanpa diperintahkan.

.......

Hari menjelang pagi. Fajar sudah usai berganti dengan sinar cahaya pagi yang menembus pepohonan. Alta yang sedang tertidur seketika tersorot cahaya pagi sehingga membuat dia langsung bangun secara perlahan-lahan.

Dan juga, dia melihat bahwa Shiba sedang duduk di bawah pepohonan. Menunggu Alta untuk bangun dan mempersiapkan hari ini untuk proges selanjutnya.

“Kerja bagus.” Alta turun sambil mengelus Shiba.

Dia bekerja sangat baik sehingga Alta sama sekali tidak terganggu. Sebagai imbalannya, dia mengelus kepala Shiba yang ukurannya jauh lebih besar daripada sebelumnya. Bahkan Alta sempat mengira bahwa Shiba bukanlah seekor rubah, melainkan seekor anjing atau mungkin serigala.

Yang jelas Shiba sungguh senang saat Alta mengelusnya seperti ini. Dia memang pantas mendapatkannya.

“Sekarang masuklah ke tubuhku. Kau bisa beristirahat sampai aku memanggilmu kembali. Ah ya, maaf karena aku tidak bisa berburu untukmu hari ini.”

“Bukan masalah.”

“Apa?” Alta mengerutkan dahinya. Dia seperti mendengar ada seseorang yang menjawab ucapannya. Tatapannya seketika terfokus kepada Shiba. Mungkinkah Shiba yang baru saja berbicara? seharusnya itu tidak mungkin.

“Kau bisa bicara?” Alta memastikan.

Shiba menggelengkan kepala menunjukkan bahwa dia tidak berbicara. Namun isyarat dari Shiba membuat Alta tidak yakin apakah Shiba jujur? Atau mungkin dia hanya sekedar berhalusinasi karena ingin cepat-cepat Shiba berbicara agar dia bisa mengobrol dengan partnernya.

Lagipula jika Shiba bisa bicara maka dirinya akan sangat senang.

Alih-alih Shiba membahasnya. Dia berubah menjadi sebuah elemen api. Percikan api seolah mengarah ke perut Alta dan masuk ke dalamnya.

“Bagus. Sekarang kita akan melanjutkan perjalanan.”

Namun, sebelum itu dia menghabiskan dulu perbekalan yang memang tersisa sedikit. Ini adalah bekal terakhir yang dibawakan Hanzel kepadanya. Jadi setelah ini dia akan bertahan hidup. Sayangnya yang membuat jengkel dirinya sama sekali tidak membawa satupun koin perak.

Barulah dia berjalan, menuju ke arah barat. Menuju matahari terbit sesuai yang diinstruksikan oleh Hanzel untuk menuju barat. Yang mana jika dia ke barat, maka akan sampai di negara Petir.

Dia berharap kali ini tidak ada gangguan saat melakukan perjalanan. Meski dia percaya diri untuk menang setiap pertarungan, tapi Alta tetap tidak berharap bahwa perjalannya terhambat. Itu hanya akan membuang-buang waktu saja.

Sesuai dengan pikirannya, dia berjalan ke arah barat.

Hingga beberapa waktu, ketika dia terus ke barat, dia menemukan sebuah jalan. Lebih tepatnya ini merupakan sebuah jalan penghubung antara negara yang melewati hutan elemental beast. Mungkin terlihat sangat sepi, karena kebanyakan tidak memiliki mental untuk melewati hutan ini, bahkan pada pagi hari sekalipun.

Bertemu dengan elemental beast bagaikan bertemu dengan monster. Sehingga orang-orang yang lewat di tempat ini sebenarnya harus memiliki kekuatan. Beruntung jika tidak bertemu dengan elemental beast yang berumur lebih dari dewasa, atau lebih tepatnya hewan yang tua.

Jika bertemu hewan seperti itu, maka orang kuat sekalipun akan kesulitan untuk menghadapinya. Kendati demikian, sebenarnya jalan ini dibangun hampir melewati pinggir hutan saja. Karena semakin tengah, maka akan banyak hewan yang sangat kuat.

Yang Alta tidak mengerti, negara api dan juga petir seharusnya berseberangan jauh. Tapi ketika dia berada di jurang, Hanzel mengatakan bahwa letak yang paling dekat adalah negara petir.

Sedangkan saat dia jatuh, dia berada di dekat negara api. Sehingga jika dipikir-pikir seharusnya dirinya dekat dengan negara tanah karena Alta sudah berada di jalan setapak.

Alta melupakan itu, dia terus berjalan. Mungkin perintah dari Hanzel memang sengaja untuk membawa Alta pergi ke negara petir. Tapi siapa tahu memang seperti itu? Lagipula elemen dasar Hanzel adalah elemen petir, jadi kemungkinan Hanzel hanya percaya dengan seseorang yang berasal dari negara petir.

Waktu terus berlalu, Alta terus pergi ke barat. Namun suatu ketika, dia mendengar suara langkah kaki. Langkah kaki yang mirip seekor binatang buas. Bahkan di dalam diri Alta, Shiba langsung terbangun karena mendengar sebuah ancaman dari luar, lebih tepatnya tuannya sedang dalam keadaan berbahaya.

Shiba berdiri, dia ingin keluar karena bahaya tersebut. Namun Alta menahannya terlebih dahulu karena dia bisa merasakan sebuah situasi yang berlanjut.

Dan saat itu juga, di sampingnya terdapat seekor harimau. Seekor harimau putih yang melompat ke arahnya. Shiba yang melihat itu menggertakkan giginya dan segera ingin keluar.

Namun, ketika kuku tajam hampir mengenai Alta. Sebuah bayangan bergerak dengan sangat cepat ke arah samping harimau itu. Dan apa yang Alta lihat, orang itu juga membawa sebuah pedang yang sanggup untuk menusuk harimau itu.

Tidak pasti sebenarnya siapa itu, karena yang Alta lihat bahwa orang itu bergerak bagaikan sambaran petir. Dan yang berhasil lihat adalah pedang dari orang itu saja.

“Huh, ini sudah ke 300 kalinya aku menolong seseorang. Akhirnya tugasku selesai!” Kata orang itu tampak begitu senang.

Alta menoleh, orang tersebut berdiri membelakangi Alta dengan rambut terurai panjang berwarna coklat. Selain itu dia benar-benar sangat elegan, aura kecantikannya benar-benar terasa yang membuat Alta bisa menebak seberapa cantiknya orang itu meski dia sama sekali tidak bisa melihat wajah dari wanita itu.

“A-apa kau tidak apa-apa?” Wanita itu tersenyum sambil menoleh ke arah Alta. Mungkin karena dia telah membunuh harimau itu.

“Ah maaf, ini pasti membuatmu terkejut. Kau, kau berasal darimana? Dan mengapa kau berada di tempat ini?” Wanita itu sama sekali tidak mengenal Alta. Bahkan dia menganggap bahwa Alta adalah orang biasa.

“Dia tidak mengenalku?” Alta membatin mengerutkan dahinya. Tapi mungkin itu adalah hal yang wajar karena Alta sendiri tidak pernah keluar dari wilayah Negara Api. Dan yang dia pikirkan, sebenarnya dia juga tidak berharap seseorang mengenalnya.

“A-anu, namaku Adalah Altair. Aku berasal dari negara Api dan ingin menuju negara petir karena ingin mencari seorang tabib untuk menyembuhkan nenekku.” Alta menggarukkan kepalanya sambil memasang wajah yang memelas.

“Altair? Nama yang bagus. Tapi ini sangat berbahaya kau berada di sini sendirian. Selain itu, mengapa kau tidak bertahan untuk melawan harimau itu?” Tanya perempuan tersebut sambil memasukkan pedangnya ke selongsong.

Alta sedikit tersenyum. Meski dia sudah menyebutkan namanya, beruntung bahwa orang itu sama sekali tidak mengenalnya. Sehingga dia sedikit aman. Karena sebenarnya jika dia ketahuan oleh seseorang, maka dia akan dilaporkan ke Negara Api dan akan menjadi sangat heboh.

Sedangkan Alta hendak menahan diri terlebih dahulu sampai dia bisa menemukan tabib untuk nenek Yasmine.

“A-aku sama sekali tidak memiliki elemental untuk bertahan. Selama ini aku hanya beruntung saja tidak bertemu hewan seperti ini. Aku hanya bertekad saja.”

1
Eda Eda
👍
spooky836
pengguna api xboleh nk panaskn badan sendiri. apa mc bodoh atau plagiat karya orang 100%.
spooky836
pengemis ke minta duit buat cerita sampah ni.
spooky836
cerita plagiat anak haram buat cerita ni sampah
Mamat Stone
moga sehat selalu Thor
Mia Sagitarius
bahasanya ketinggian...knp GK kayak di novel"sebelah...(elemen saja tak usah elemental....ini hanya contoh sebagian...
Cl00vEeyy
luar biasa
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Yeaaah
fitri
Luar biasa
RiellCh
Lanjut thor, seru banget novel lu, gw ikutin lu dari P5E, dan novel terbaru lebih seru cuy
Susi Liana sari
bagus,lanjutkan episodenya
Zaenal Abidin
lanjuuuut tooor
Ikram Dicky
penigkatan kekuatan nya seperti ap?
Ikram Dicky
lanjut
Ikram Dicky
Like 👍
Ikram Dicky
ngak pake tinggkat kultaifasi ya?
Ikram Dicky
mantap
Ikram Dicky
lanjut
Kemana Enevi
Yaaaa jangan kendor kayak kemaren Tor 🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!