NovelToon NovelToon
Perangkap Cinta CEO Licik

Perangkap Cinta CEO Licik

Status: tamat
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Menikah Karena Anak / Tamat
Popularitas:766.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: riri_923

Jatuh hati pada seorang kasir di salah satu cabang Marmart milik nya? Mungkin hal ini akan menjadi lelucon di kalangan kelas atas.

Tapi salahkan paras dan perilaku gadis mungil itu yang terlewat menggemaskan di mata seorang Marvin Cargius Adam's pria berkarisma serta berpendidikan yang harus menggunakan cara kotor nya demi mendapatkan gadis pujaan nya.

*Sequel dari "Don't Touch My Baby!". Jangan lupa baca season satu nya🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri_923, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21. Ketemu

"Bagaimana keadaan mu? Apa dia melukai mu? Kamu di pukul? Di cambuk? Di--"

"Astaga Ma, Olivia baik-baik aja. Bukti nya sekarang dia bisa duduk di sini bersama kita" Potong gemas Nicholas, menghentikan setiap pertanyaan yang Mama nya lontarkan.

Pasalnya sejak memasuki apartemen ini, Elisa selaku Mama nya Nicholas terus mengeluarkan pertanyaan ke khawatiran nya pada Olivia yang belum sempat menjawab karena mulut wanita itu terus mengeluarkan pertanyaan nya.

"Iya Ma, betul apa yang di katakan Nicho. Aku baik-baik saja" Timpal Olivia tersenyum manis.

Elisa yang sempat melayangkan tatapan protes pada putra nya karena memotong pertanyaan nya kini mata wanita itu langsung beralih menatap lembut Olivia.

"Beneran gapapa?" Tanya Elisa memastikan.

"Iya Ma, gapapa" Jawab yakin Olivia.

Selanjut nya sosok wanita penyayang dan penuh kehangatan itu memeluk tubuh Olivia, membawa nya ke dalam kehangatan seorang ibu.

"Mama benar-benar khawatir saat mendengar kamu hilang di pesta itu"

"Maafkan aku karena membuat Mama dan kalian semua khawatir"

Kepala Elisa menggeleng, wanita itu terus memberikan kehangatan pada tubuh calon menantu nya.

Setelah pelukan itu terlepas, Adipati yang sedari tadi diam memperhatikan interaksi istri dan calon menantu nya kini mulai membuka suara.

"Jadi seperti apa wajah penculik nya? Apa dia juga ada di pesta itu?" Tanya serius Adipati.

Olivia yang rasa nya baru saja bernapas lega kini napas nya kembali tercekat, mata nya melirik Nicholas yang terlihat mengangguk samar.

"Aku.. Aku tidak tau Pa" Jawab ragu Olivia dengan kedua tangan yang saking menggenggam cemas.

"Tidak tau?"

Olivia mengangguk seraya menarik dalam napaa nya dengan mata terpejam sesaat.

"Saat jalan ke toilet aku tidak sengaja melihat dua orang yang sedang bertransaksi sesuatu di tempat yang jauh daei CCTV"

Mendengar Olivia mulai menjelaskan, Adipati pun menajamkan pendengaran nya dengan tatapan serius.

"Begitu aku ingin berbalik, tiba-tiba saja ada yang memukul ku hingga aku pingsan dan berakhir di sekap entah di mana" Bohong nya yang sesekali mengigit bibir.

"Dan kemarin saat aku menemukan Olivia, dia ada di jalan Vangou" Timpal Nicholas yang memang sebelum nya sudah ia ceritakan pada kedua orang tua nya.

"Kamu kabur?" Tanya Adipati yang langsung mendapat anggukan dari Olivia.

"Aku kabur dan hanya tau berlari, sebelum nya aku sudah menyerah jika orang yang menyekap ku kembali menemukan ku. Tetapi ternyata Nicho yang menemukan ku" Ujar nya jujur kali ini.

Nicholas yang memang duduk di samping kiri Olivia pun kini mengusap-usap surai kekasih nya yang saat itu terlihat begitu putus asa.

"Sebutkan ciri-ciri dua pria yang kamu lihat di hotel, Papa akan mencari nya dan memberi hukuman pada penculik itu"

Olivia menggeleng cepat, tangan nya kini beralih meremat bantal sofa yang ada di pangkuan nya.

"Ga bisa, Pa. Aku ga mau Papa kenapa-napa atau melibatkan kalian kerena pasti mereka sedang mencari ku" Panik Olivia.

"Jangan khawatir sayang, katakan saja Papa pasti akan menemukan mereka sebelum mereka menemukan mu" Balas Nicholas membujuk.

Olivia menggeleng, menatap penuh permohonan pada tiga orang itu agar tidak melakukan nya.

"Papa tidak bisa diam saja saat tau kamu di sekap seperti ini dan pasti mereka memukul kamu lalu menyiksa mu 'kan?"

Kepala Olivia terus menggeleng, diri nya bisa menjadi penyebab hancur nya kerja sama keluarga Nicholas dengan pria brengsek itu.

Dan Olivia tidak mau menghancurkan nya karena keluarga Nicholas bisa semaju ini karena berhasil berkerja sama dengan Marmart Inc milik Marvin.

"Tidak Pa, aku takut hikss.. Aku takut" Olivia menutup kedua telinga nya dengan kepala terus menggeleng.

Hal itu pun berhasil membuat ketiga orang itu panik dan Nicholas serta Elisa yang duduk di samping Olivia pun langsung memeluk wanita itu.

"Sudah Pa, aku takut Olivia trauma" Ujar Elisa panik.

Adipati pun hanya bisa mengangguk, merasa bersalah karena mendesak Olivia padahal calon menantu nya itu baru saja di temukan setelah beberapa hari hilang.

...----------------...

Marvin duduk menyilangkan kedua kaki nya di sebuah sofa single dengan jari yang terus mengetuk-ngetuk sisi sofa itu.

Berhitung di menit-menit terakhir karena para agen penyelidik itu belum juga muncul di hadapan nya.

"Menemukan satu orang perempuan saja tidak becus" Gumam Marvin terkekeh sinis menatap pintu ruangan yang masih tertutup tersebut.

Hingga akhirnya mulut Marvin mulai mengeluarkan hitungan mundur nya di iringi seringai penuh amarah nya.

"Tiga.."

"Dua.."

Brak!

Pintu ruangan itu di buka kasar oleh beberapa orang yang kini masuk tergesa-gesa ke dalam ruangan tersebut.

"Satu.." Lanjut Marvin serata berdiri dari duduk nya. "Terlambat satu menit maka keluarga kalian.."

"Tidak tuan, tolong beri kami toleransi karena kami berhasil menemukan dimana nona Olivia Shannon saat ini" Potong seorang pria yang Marvin ketahui adalah penanggung jawab dari agen pencarian itu.

Marvin berjalan mendekati pria itu lalu mencekik leher nya. "Berani sekali kau memotong perkataan ku"

"Akhh,, ampun tuan.. Saya tidak sengaja" Ujar terbata pria itu.

"Maaf tuan, ini rekaman CCTV yang berhasil kami temukan" Ujar salah satu dari mereka.

Hal itu pun membuat cekikan kencang Marvin pada sang penanggung jawab terlepas. Fokus pria itu tertuju pada layar laptop yang tengah menampilkan rekaman CCTV.

"Jejak terakhir nona Olivia di jalan Vangou sekitar pukul dua belas lewat sepuluh malam tuan, dan selama itu tidak ada satu pun kendaraan yang berbelok ke jalan alternatif di jalan Vangou"

Pria itu mengutak-atik sesaat laptop nya hingga kembali menunjukkan pada Marvin di tempat yang berbeda.

"Selang beberapa menit kami menemukan satu mobil melewati jalan itu yang menuju ke jalan Angsix lewat CCTV rumah warga" Ujar nya mempause rekaman tersebut.

"Mobil siapa itu?" Marvin menajamkan pengelihatan nya, menatap ke arah nomor mobil putih di dalam rekaman CCTV tersebut.

"Setelah kami selidiki, mobil ini milik seorang pria atas nama Nicholas Prasetya. Anak tunggal tuan Prasetya"

Menit itu juga rahang Marvin mengetat, tangan nya terkepal dan mata nya kini beralih menatap pria di depan nya.

"Bagaimana mereka bisa bertemu? Apa sebelumnya Olivia menelpon pria itu menggunakan telepon umum?"

"Tidak tuan, nona Olivia memang sempat berhenti di depan telepon umum. Tetapi beliau hanya menatap nya lalu melewati nya dan saat itu hari sudah malam jadi sudah di pastikan nona tidak bertemu seorang pejalan kaki untuk meminjam handphone nya"

Marvin berdecak sinis. "Ternyata mereka bertemu karena keberuntungan"

"Lalu bagaimana langkah selanjut nya, tuan?"

"Cari tahu dimana pria sialan itu menyembunyikan Olivia!" Titah Marvin meledak-ledak.

"Baik tuan"

...****************...

1
namia khira
bagus ceritanya
Avril
😂😂
Icikiwir
Marvin thor
nobita
sepet nonton drakor
nobita: seperti nonton drakor
total 1 replies
nobita
itu bukan mencintai Marvin tapi obsesi mu terhadap Olivia
nobita
horang kaya mah bebas ya pemirsahh
nobita
itulah tandanya orang sedang jatuh cinta... diluar nurul
nobita
alur ceritanya apik thor... tulisannya juga rapi... ku suka kusuka
Alifah Azzahra💙💙
Bos mah emang banyak modusnya yah Thor 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Kasian kamu Rio punya bos bucinnya tingkat dewa 🤣🤣
Alifah Azzahra💙💙
Penguntit Mesum🤣🤣
Rahmi Mamimima
wkwk klo marvel lgsg marah pas adisty mngumpat

kalau marvin d biarin aja ,mau oliv mngumpat kyk gmn pun 🤣
Rahmi Mamimima
keren sih barra
krna dy tau, akan semarah apa dirinya jika agis anaknya
smua ayah pasti marah klo anaknya d hamili laki2 yg bkn suaminya
Rahmi Mamimima
kyknya d pkiran marvel skrg adalah oliv.krna dy kn mulai suka sm oliv sjak dy mnemukan oliv d pohon
Rahmi Mamimima
astagaa
gk marvel , gak marvin
sm2 gila
Rahmi Mamimima
lah km apa vin? gatal sm calon tunangan org 😆😆😆
Rahmi Mamimima
wkwkwkkw🤣🤣🤣

lupa klo suaminya mudah tantrum
Rahmi Mamimima
heh 🤪🤪 bisa2nya lupaa
keenakan makan sm mantan yg lain d lupakan
Rahmi Mamimima
😆 gembul jg krna hamil anakmu vin
Rahmi Mamimima
🤣🤣 gitu2 kn nurun dr klakuanmu barra
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!