NovelToon NovelToon
TERJEBAK PERMAINAN HOT MAFIA

TERJEBAK PERMAINAN HOT MAFIA

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Teen Angst / Romansa / Tamat
Popularitas:121.6k
Nilai: 4.8
Nama Author: Sindya

Demi membalas sakit hatinya pada cowok yang selalu menolaknya membuat Keysa memilih untuk mengerjai cowok impiannya itu dengan mencetak undangan palsu.




Tidak tanggung-tanggung ia memasang foto dan nama jelas seorang CEO tampan yang memiliki perusahaan dengan nama brand mobil terkenal itu menjadi calon suaminya. Ia juga memasang kartu undangan pernikahan itu di sosmed pribadi miliknya membuat kejahilannya menjadi viral.



"Bos. Apakah anda ingin menikah bulan depan?" Tanya Revo pada tuan Stainer.


"Menikah? Siapa yang menyebarkan kebohongan itu?"


"Di medsos ada nama tuan dan gadis itu," ucap Revo seraya menyerahkan ponselnya untuk memperlihatkan undangan pernikahan itu dan Stainer melihat gadis muda itu yang terbilang sangat cantik nekat mencantumkan nama dan fotonya sebagai sampul undangan itu.


"Cari tahu identitas gadis ini dan bawa ke hadapanku!" titah tuan Stainer yang ingin mengerjai balik Keysa yang sudah menjual namanya di media.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. Kecelakaan Beruntun

Usai menghadiri pemakaman neneknya Keysha, gadis ini harus kembali ke Jakarta karena ada pekerjaannya yang masih membutuhkan dirinya. Keysha sudah berencana untuk meninggalkan Stainer karena masa kontrak pernikahan mereka sudah selesai.

Ketidak pastian Stainer yang tidak mengubah keputusannya untuk mempertahankan Keysha sebagai istri seumur hidup atau istri kontrak membuat gadis itu dilanda kegamangan. Menanyakan langsung kepada Stainer atau menunggu saja itu tidak membuatnya merasa lega. Ia ingin Stainer sendiri yang mengambil keputusan tegas atas hubungan mereka.

Tanpa sepengetahuan Stainer, Keysha sudah mengepakkan barang-barangnya untuk meninggalkan kediamannya Stainer. Apa lagi saat ini Stainer sedang keluar negeri membuat ia tidak kesulitan membawa pulang barang-barangnya ke rumah orangtuanya yang saat ini masih kosong. Keysha berencana tinggal di luar negeri dan bekerja di sana.

Setelah memastikan tidak ada lagi barangnya yang tertinggal kecuali barang pemberian suaminya yang tidak ia bawa, Keysha sudah memantapkan hatinya untuk menempati rumah kedua orangtuanya sementara waktu. Ia lagi menggunakan nomor ponselnya bahkan ponsel yang diberikan Stainer untuknya tidak ia bawa karena suaminya sudah memasang GPS di ponsel itu. Ia juga sudah mengirim nomornya yang baru untuk keluarganya dan berharap mereka tidak akan memberitahukan Stainer.

Saat sedang membersihkan tubuhnya, ponselnya berdering berulang kali hingga ia harus buru-buru mengakhiri mandinya. Keysha meraih ponselnya tanpa melihat panggilan dari siapa.

"Hallo!"

"Hallo selamat malam apakah kami sedang bicara dengan nona Keysha?" tanya seseorang di seberang telepon.

"Iya saya sendiri tuan," jawab Keysha.

"Kami dari pihak kepolisian ingin mengabarkan kalau saat ini Keluarga anda mengalami kecelakaan lalu lintas di jalan tol dan sekarang sudah di evakuasi ke rumah sakit internasional Jakarta," ucap polisi itu membuat tubuh Keysha limbung.

"Terimakasih tuan," ucap Keysha langsung duduk di tempat tidurnya.

"Ayah, bunda, Karen. Aku mohon bertahanlah! aku segera akan ke rumah sakit," ucap Keysha berusaha untuk bangkit menuju lemari untuk mengenakan bajunya.

Keysha hanya mengenakan kaos dan jins biru lalu ditutup dengan mantel panjang untuk menutupi lekuk tubuh indahnya karena itu adalah bagian dari asetnya. Setibanya di rumah sakit yang dituju, Keysha bergegas ke ruang IGD untuk melihat keadaan keluarganya.

Di dalam sana, Keysha hanya terpaku pada dua orang yang sudah ditutup dengan kain putih dan sekarang, hanya satu dan itu adalah adiknya Karen yang sedang menarik nafas yang tersendat seakan sedang menunggu ajalnya.

"Dokter! ini siapa yang meninggal?" tanya Keysha saat ingin melihat kedua orang yang terbaring itu.

"Silahkan nona! mungkin ini kedua orangtuanya anda," ucap dokter Nisa sambil menyibak selimut dari wajah korban yang sudah tewas itu.

"Ayahhhhhh.....!

"Bundaaaaaa.....!" Pekik Keysha histeris hingga jatuh ke lantai karena tidak kuat menahan kesedihannya.

Keysha menangis meraung-raung tidak tahu diri lagi. Hatinya merasakan sakit yang luar biasa karena dunianya sudah runtuh.

"Nona ..! adikmu sepertinya sedang sakaratul maut. Tolong dampingi dia," ujar dokter Nisa.

Keysha menghentikan tangisnya dengan wajah tercengang." Hahh...! Kareeen..!" Keysha mendekati Karenina yang menatapnya sambil berlinang air mata.

"Kakak Keysha! Karen sudah tidak kuat lagi. Karen ingin menyusul ayah dan bunda," ucap Karen dengan terbata-bata.

"Karen. Aku sama siapa kalau kamu pergi juga, hmm?" tanya Keysha sambil terisak.

"Ada kak Stainer yang sangat mencintai kakak," ucap Karen membuat Keysha menggelengkan kepalanya.

"Kontrak pernikahan kami sudah selesai Karen. Aku sudah kembali ke rumah orangtua kita. Tolong jangan tinggalkan aku Karen!"

Nafas Karen tidak bisa lagi teratur dan itu membuat jantung Keysha ikut mau copot. Keysha tidak bisa lagi membujuk adiknya untuk tinggal lagi, karena Pemilik hidupnya sedang memanggil gadis itu untuk pulang.

Keysha menuntun adiknya dengan kalimat tahlil dan Karen meninggal dunia dengan tenang. Saat Karen menutup mata untuk selamanya, Keysha tidak bisa lagi menangis. Air matanya seakan terbenam begitu saja saat ini. Keysha seperti orang linglung. Tiga orang yang dicintainya pergi begitu saja setelah kepergian neneknya sepekan yang lalu.

...----------------...

Usai pemakaman keluarganya, Keysha hanya bisa bertahan tiga hari di rumah orangtuanya. Kini ia berencana untuk meninggalkan Jakarta menuju Perancis karena di sana ia bisa mengembangkan dirinya untuk menjadi model atau bekerja di perusahaan yang bergerak di produksi makeup.

Sementara Stainer dan Revo, baru bisa pulang ke Jakarta setelah badai salju di Swiss mereda. Stainer yang sengaja tidak ingin menghubungi istrinya terlebih dahulu selama ini supaya kerinduannya yang menumpuk bisa dilampiaskan di ranjang mereka. Tapi apa yang ia dapatkan saat tiba di mansion, kamar itu sepi.

"Fera...! apakah kamu tahu ke mana istriku pergi?" tanya Stainer.

"Sudah lama, nona Keysha tidak pulang ke sini lagi sejak neneknya meninggal dan sekarang kedua orangtuanya dan adiknya juga meninggal dunia karena kecelakaan beruntun di tol Cipularang menuju Jakarta tuan. Beritanya masih santer sampai saat ini," ucap pelayan Fera.

Duaaarrr....

"Tidak ..! ini tidak mungkin," ucap Stainer kembali lagi ke kamarnya untuk memeriksa ruang ganti. Di dalam sana sudah hilang semua milik Keysha.

"Bahkan perhiasan yang aku belikan untukmu, tidak kamu bawa," gumam Stainer lalu mengambil ponselnya untuk menghubungi Keysha.

Dering ponsel Keysha terlihat jelas di atas meja nakas membuat Stainer makin berang dengan Keysha.

"Ada apa dengan istriku? kenapa dia membuat lelucon seperti ini, hah?" amarah Stainer makin menjadi.

Ia kembali ke mobil hendak ke rumah Keysha. Sepanjang perjalanan, Stainer terlihat dendam pada Keysha yang tidak memberikan alasan apapun padanya dan menghilang begitu saja. Ia menghubungi Revo untuk bertemu di kediaman Keysha.

Begitu berhenti di depan rumah Keysha ternyata rumah itu sudah di pasang rantai dan di gembok." Hah ..? kok ini di gembok Revo?" tanya Stainer membuat Revo hanya bisa mengangkat kedua bahunya kalau ia juga tidak tahu.

Tetangga yang di depan rumah Keysha baru mengeluarkan mobilnya. Stainer buru-buru menghampiri tetangga Keysha.

"Permisi tuan! apakah anda tahu kabar nona Keysha?" tanya Stainer cemas.

"Maaf tuan. Saya hanya melihat nona Keysha naik taksi dan membawa beberapa koper entah mau ke mana? bukankah tuan adalah suaminya Keysha?" tanya tuan Indra yang diangguki Stainer.

"Iya benar. Ponselnya ketinggalan dirumah, jadi saya sulit untuk menghubunginya," ucap Stainer lalu pamit dari tempat itu.

Revo. Hubungi semua maskapai penerbangan. Pasti Keysha berangkat ke luar negeri! ucap Stainer.

"Baik tuan Stainer." Revo langsung cabut dari tempat itu. Stainer berniat ke kampungnya neneknya Keysha ingin mencari gadis itu di sana.

"Keysha. Maafkan aku sayang. Disaat kamu berduka, aku malah tidak ada di sampingmu," gumam Stainer.

1
Puput Regina Putri
akhirnya....
Puput Regina Putri
Luar biasa
Puput Regina Putri
huuuff...bisa gtu yah 🙄
Puput Regina Putri
nah loh .... mulai ada titik terang nih
Puput Regina Putri
bibit pelakor
Puput Regina Putri
mulai.. posesif nya 😂
Puput Regina Putri
waw amazing 🤗
Sri Utami
🥰🥰👍👍🤣
Dede Suryani
7 turunan 11 tanjakn mtap
Robiyana Syamsulbahri
👍
Anik
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
ayri hasbi
bagus.....
Crystal
Rania apa Tania sih. Perasaan bab pertama nama istrinya Deni, Rania deh
Che Putri Badar
mmmh .......!!sudah mulai bermunculan tuh hama rumah tangga ..
Widya wati
awalnya aja uda mengesankan, lanjut Thor..
reanny oesin
asiiik bangeeet cerita ya thorrrrr
Nenik Marhaeni
bagus
Nenik Marhaeni
wah pagi siang malam cetak gawang terus biar langsung brojol 4🤣🤣🤣🤣
yuviSmit
Biasa
Suharlina
seneng aku baca ceritanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!