Raya Adha gadis manis berambut panjang dan hidup sebatang kara karena orang tua dan adiknya meninggal karena kecelakaan. Raya kemudian terusir dari rumahnya sendiri oleh adik tiri ayahnya.
Tak ingin terpuruk raya memilih pergi ke Jakarta menyusul temannya untuk melanjutkan hidup dan bekerja.Namun karena sebuah kejadian raya harus terikat sebuah pernikahan dengan laki-laki yang tidak ia cintai bahkan tidak di kenalnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ni R, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Makan Malam
Malam ini Raya sudah cantik dengan balutan dress yang senada dengan warna kulit, rambut panjangnya ia biarkan tergerai, begitu juga dengan Rendy nampak gagah dengan setelan jas nya, karena malam ini Rendy mengajak Raya untuk makan malam berdua katakanlah ini kencan pertama untuk mereka.
Rendy tiba-tiba terpesona dengan penampilan istrinya itu karena selama ini ia tidak pernah melihat Raya memakai pakaian seperti itu.
Raya yang melihat tatapan Rendy merasa sedikit malu sebenarnya ia tidak terbiasa memakai pakaian sedikit terbuka.
"Mas...kenapa melihat ku seperti itu?" Tanya Raya dengan gugup
"Aku hanya terpesona dengan penampilan mu ternyata kalau kamu berias jauh lebih cantik." Puji Rendy sontak saja membuat Raya tambah malu.
"Jangan seperti itu mas aku malu." Ucap Raya
"Sudahlah ayo kita berangkat." Ajak Rendy
Dengan perasaan bahagia Rendy menggandeng tangan Raya, malam ini perasaan bahagia menyelimuti hati Raya perlakuan Rendy membuat Raya melupakan kepedihan yang pernah terjadi dalam dirinya.
Kini mobil mewah itu baru saja berhenti di depan restoran ternama di kota S, nampak senyum mengembang dari keduanya.
Tapi baru saja Rendy membuka pintu mobil untuk Raya mereka di kejutkan dengan seorang wanita yang tiba-tiba menghampiri Rendy. Dengan tidak tahu malu nya wanita itu memeluk Rendy namun dengan kasar Rendy langsung mendorongnya tatapan jijik dan penuh amarah Rendy membuat wanita itu sedikit ketakutan.
"Rendy...kamu kenapa mendorong ku?" Tanya Bella merintis kesakitan.
"Menjauh lah dari hidup ku aku sangat jijik melihat mu." Bentak Rendy
"Rendy aky sangat mencintai mu bukan kah kamu juga masih mencintai ku?"
"Haha..Cinta? kamu bilang cinta ..pergi lah sebelum aku berbuat kasar."
"Kamu..." Tiba-tiba Bella menunjuk Raya " Bukan kamu udah di usir Rendy bagaimana bisa wanita ja*ang ini kembali bersama mu?"
"Tutup mulut mu Bella." Bentak Rendy kembali "Dia istri ku dan sekarang aku sangat mencintainya."
Raya hanya bisa diam seperti biasa Raya tidak akan melawan ataupun membela diri.
"Tidak Rend..aku sudah menceraikan Agra demi kamu aku mau kita mulai dari awal lagi." Pinta Bella
"Bella...Bella ... rencana apa lagi yang kalian mainkan belum puas kalian semua menghancurkan keluarga ku."
"Ku mohon Rend.."
"Pergi.. pergi ku bilang aku muak melihat wajah mu kalau kamu masih menampakan diri di hadapan ku akan ku pasti kan kamu tidak akan melihat dunia ini lagi."
"Baik...aku akan pergi tapi kamu ingat aku akan menghancurkan kamu dan kamu." Ucap Bella sembari menunjuk Rendy dan Raya.
Rendy melihat raut wajah Raya berubah tentu saja Raya merasa sedih dengan kedatangan Bella, baru saja bahagia menghampiri nya Raya sudah mendapatkan ancaman.
"Ayo kita masuk." Ajak Rendy menarik tangan Raya
Raya hanya mengikuti langkah Rendy mereka memasuki ruangan VIP yang sudah di pesan Rendy sebelum nya.
"Maafkan aku.."Ucap Rendy " Aku tidak tahu kalau Bella bisa berada di sini."
"Tidak apa-apa mas..tapi aku sangat takut dengan ancaman Bella."Raya sedikit gelisah
"Sudahlah jangan dengarkan semua ucapan nya mereka hanya ingin membalas dendam karena saat papah mengusir mereka tidak secuil harta pun yang mereka dapatkan."
"Iya mas."
Akhir nya makan malam berlanjut wajah bahagia Raya kembali terlihat mereka sangat menikmati kebersamaan mereka, sesekali Rendy melebarkan senyum nya melihat Raya.
Rendy bahagia ternyata setelah dia mengenal Raya dia baru tahu kalau Raya adalah orang yang kocak dan senang bercanda.