NovelToon NovelToon
Sebatas Pengganti

Sebatas Pengganti

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:196.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yenita wati

Menjelang pernikahan, Cahaya harus menerima kenyataan bahwa sang calon suami ternyata sudah menikah dan hanya memanfaatkannya saja.

Saat mengadu pada Paman dan bibinya, ia malah akan dijodohkan dengan pria tua agar mendapatkan uang dari calon suaminya.

Merasa putus asa, ia pun nekat melakukan percobaan bunuh diri dari atas jembatan penyeberangan orang.

Namun, aksinya itu berhasil digagalkan oleh seorang pria kaya dan tampan bernama Davin Pramudya.

Karena merasa saling membutuhkan, mereka pun sepakat menikah.

Namun, apa yang terjadi jika salah satu diantara mereka terjebak cinta yang seharusnya tidak perlu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yenita wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suka

Ternyata di sini dapat dijelaskan bahwa Silvi termasuk jantung dari toko roti ini. Dia adalah sumber kemajuan dari toko itu.

"Ya, tapi aku butuh libur, Reno!" Silvi mendesah kesal.

"Iya, aku akan memberimu libur tapi tidak hari ini. Satu minggu lagi bagaimana? Aku akan menutup toko selama tiga hari."

"Oh ya, Minggu depan kan hari ulang tahun daerah ini, ya. Ya sudah, kalau begitu aku tidak jadi mengundurkan diri." Silvi kembali menarik kertasnya dan menyimpannya ke dalam tas. Dia sepertinya berencana akan menunjukkan kertas itu lagi ketika dirinya ingin meminta libur.

"Apakah gadis itu yang kau ceritakan sebagai gadis pemberani yang tinggal di rumah kontrakan Bibi?" tanya Silvi yang memang masih penasaran dengan sosok Cahaya dengan mudah dipekerjakan di toko roti itu.

"Ya, aku memang sengaja mempekerjakannya karena dia adalah gadis yang berani."

"Kau menyukainya, kan?" tanya Silvia to the point.

Bukannya mengelak, Reno malah tersenyum kecil.

"Nah, kan, benar, kau menyukainya." Silvi tertawa melihat wajah malu Reno.

"Iya, iya, aku mengaku. Dia itu punya pesona tersendiri bagiku." Akhirnya Reno mengakui perasaannya.

"Ah, sudah aku duga. Mungkin jika aku adalah orang yang pemberani seperti dia, pasti aku juga akan jadi orang yang kau sukai." Silvi tertawa lebar di depan Reno.

"Cih, tidak akan. Kau itu adalah gadis yang jauh dari tipeku."

"Sudahlah, jangan lupa saat di SMA, akulah wanita yang paling cantik dan kau pasti adalah orang yang merasa paling bangga karena menjadi sahabatku."

"Sudahlah, keluar sana, aku sedang sibuk." Reno menarik Silvi dari tempat duduknya dan menyuruhnya segera pergi.

Silvi tertawa dan langsung pergi dari ruangannya. Dia pun pergi ke kamar mandi karena ingin membenarkan make up-nya. Namun, dia bukannya membenarkan make up, malah menghapus air mata yang baru saja jatuh membasahi pipinya.

Ada apa sebenarnya? Mengapa dia bersedih?

Cahaya melihat seorang pelanggan datang dan langsung disambut oleh Silvi.

"Halo, Bu Angel, hari ini ingin beli apa? Kami ada roti varian terbaru yang rendah kalori."

Cahaya memperhatikan bagaimana Silvi membuat pelanggan itu tersenyum senang karena seolah mengerti apa yang dibutuhkan olehnya.

"Wah, hebat sekali. Aku harus belajar banyak darinya," ucap Cahaya sambil berdecak kagum.

Setelah pelanggan yang bernama Bu Angel tadi selesai membeli, kini gantian cahaya yang bertugas. Dengan ramah, dia langsung melayani pelanggan pertamanya itu.

"Selamat pagi, Ibu cantik." Cahaya mulai tersenyum ramah pada wanita paruh baya itu.

"Oh, karyawan baru lagi?" ucapnya sambil memperhatikan wajah Cahaya.

"Ya, Bu, karyawan yang lama sudah menikah dan tidak bisa bekerja di sini lagi."

"Oh, tapi tidak apalah, karyawan baru ini kelihatannya sangat ramah. Tidak seperti karyawan lama yang terus-menerus cemberut."

"Kalau yang ini saya yakin pasti betah, Bu."

"Bu, ini rotinya, terima kasih." Cahaya memberikan roti kepada wanita itu beserta kembaliannya.

"Terima kasih." Ibu tadi langsung pergi dengan senyum sumringah karena mendapatkan kepuasan berbelanja di toko itu.

"Lihat, kan, Cahaya, membuat pelanggan saat keluar dari toko roti ini adalah hal yang paling utama. Itulah yang akan membuat mereka kembali lagi," ucap Silvi bermaksud mengajari Cahaya.

"Iya, Mbak, terima kasih ilmunya."

Cahaya tersenyum di tengah perasaannya yang sedih. Tiba-tiba saja dia teringat dengan Davin. Pria yang selalu kesal setiap habis berbicara dengannya. Tidak hanya saat berbicara, Davin juga bisa kesal ketika hanya melihat tingkah Cahaya saja.

1
Komsiyah Komsiyah
iya banyak yg gak nyambung
Memyr 67
𝖽𝖺𝗏𝗂𝗇 𝗄𝖺𝗇 𝗉𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋. 𝗉𝖺𝗌𝗍𝗂 𝗂𝗇𝗀𝖺𝗍 𝗉𝖺𝗌 𝗂𝗃𝖺𝖻 𝗄𝖺𝖻𝗎𝗅, 𝗆𝖾𝗇𝗒𝖾𝖻𝗎𝗍 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗅𝖾𝗇𝗀𝗄𝖺𝗉 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖾𝗇𝗀𝖺𝗇 𝖻𝗂𝗇𝗍𝗂 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝖺𝗅𝗆𝖺𝗋𝗁𝗎𝗆 𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺
Memyr 67
𝖽𝗂 𝖺𝗍𝖺𝗌𝗇𝗒𝖺 𝖽𝗂𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌 𝗍𝖾𝗁. 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗇𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗄𝗈𝗉𝗂. 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝖽𝖺𝗁 𝗇𝗀𝖺𝗇𝗍𝗎𝗄 𝗂𝗇𝗂
Memyr 67
𝗆𝗎𝗅𝖺𝗂 𝗂𝗇𝗂, 𝗇𝗀𝖺𝗃𝖺𝗄 𝗍𝖾𝖻𝖺𝗄𝖺𝗇
Memyr 67
𝗌𝖾𝗏𝗂𝗇𝖺 𝗄𝖺𝗇 𝖺𝗇𝖺𝗄𝗇𝗒𝖺 𝗏𝗂𝖺𝗇𝖺. 𝗄𝖾𝗇𝖺𝗉𝖺 𝗄𝗅𝖺𝗄𝗎𝖺𝗇 𝗄𝖺𝗒𝖺𝗄 𝗂𝖻𝗎 𝗂𝖻𝗎 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖽 𝖽𝗂 𝗄𝖺𝗆𝗉𝗎𝗇𝗀? 𝗄𝖾𝗌𝖾𝗋𝗂𝗇𝗀𝖺𝗇 𝗀𝖺𝗎𝗅 𝗌𝖺𝗆𝖺 𝗆𝖻𝖺𝗁 𝗆𝗈𝗇𝖺?
Yunerty Blessa
Makasih banyak kak thor buat karya nya
sungguh mantap sekali
terus lah berkarya dan sehat selalu 😘😘
Yunerty Blessa
akhirnya tamat juga...
Yunerty Blessa
semoga Cahaya bisa menerima kakek nya.....
Yunerty Blessa
senangnya Cahaya masih memiliki kakek nya....berarti kakek nya bukan orang biasa² juga
Yunerty Blessa
akhirnya Davin dan Cahaya bisa buka puasa juga..... semoga Cahaya cepat hamil
Yunerty Blessa
senangnya Cahaya dapat gaji.....
Yunerty Blessa
sabar Reno masih ada Silvi yang suka sama kamu.....
Yunerty Blessa
apakah orang itu adalah orang tua Cahaya .....
Yunerty Blessa
akhirnya Cahaya luluh juga.... semoga memang ada cinta di hati Davin.....
Yunerty Blessa
tetap berdosa Reno.....biar lah Cahaya meraih kebahagiaan nya... masih ada Silvi yang mencintai mu
Yunerty Blessa
astaga rupanya kakek Cahaya.... kenapa dari awal tidak mengaku Cahaya sudah mau mati baru cari....
Yunerty Blessa
apakah orang tua itu adalah keluarga Cahaya....
Yunerty Blessa
kasian sekali dengan kehidupan Cahaya....
Yunerty Blessa
mantap Cahaya pergi jauh dari Davin....mula lah hidup baru mu... biarkan Davin menyesal atas kepergian mu.....
Yunerty Blessa
Davin lebih baik lepaskan Cahaya biar dia cari kebahagiaan nya sendiri... biarlah kau bersatu kembali dengan bayang² Safira 😏😏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!