NovelToon NovelToon
Takdir Gadis Si Buruk Rupa

Takdir Gadis Si Buruk Rupa

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Misteri / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir / Membalas dendam / Tamat
Popularitas:80.2k
Nilai: 5
Nama Author: Imamah Nur

Sinopsis:
"Apa yang terjadi dengan wajahku? Kenapa jadi seperti ini? Benarkah kedua orang tuaku sudah tiada? Tuhan mengapa kau berikan ujian seberat ini? Aku tidak sanggup Tuhan, aku tidak sanggup, hiks...hiks...hiks...." Seorang gadis kecil nampak meraung, menangis histeris sambil mencakar wajahnya sendiri karena teramat jijik. Baru saja dia sadar dari koma malah dihadapkan dengan kenyataan buruk yang menimpa dirinya.

Akibat kecelakaan yang menimpanya 4 tahun yang lalu tidak hanya membuat Rindu kehilangan kedua orang tuanya namun juga membuat pipi cantik nan mulusnya menjadi terlihat buruk dan menakutkan. Awalnya rupa yang jelek tidak menjadi masalah baginya karena lingkungan masih bisa menerimanya. Namun, saat ia mulai menginjak dewasa dan bersekolah di salah satu SMA ternama di kotanya dia mulai minder karena selalu menerima hinaan. Apalagi kehidupannya yang miskin memaksanya untuk menerima pekerjaan apapun asalkan bisa meringankan beban paman dan bibi yang selama ini merawatnya. Tidak hanya rupa tapi pekerjaan yang selalu disorot dengan cercaan membuatnya bangkit dan mengembangkan usaha demi bisa mengumpulkan uang untuk operasi wajahnya.

Mampukan dia mengubah takdirnya? Simak kisahnya dalam novel ini!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imamah Nur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 21. Serangan Mendadak.

Setelah pulang sekolah sengaja Rangga mengikuti Rindu pulang ke rumahnya. Dia sebenarnya ingin tahu kapan Reno akan keluar dari daerah itu.

"Aku balik nanti malam ya, soalnya besok harus balik kerja," ujar Reno pada Rindu.

Rangga yang mengintip lewat lubang jendela manggut-manggut.

Berarti nanti malah harus siaga.

"Kamu baik-baik di sini dan jangan sampai melarang bodyguard suruhanku untuk tidak mengikutimu karena itu demi kebaikanmu sendiri," lanjut Reno.

"Iya-iya bawel banget sih."

Malam hari Reno dan Deril berpamitan untuk pulang.

"Hati-hati ya, sampai di kota segera hubungi aku." Rindu terlihat khawatir.

"Oke Nona siap. Tenang saja kekasihmu tidak akan dimakan singa," goda Deril.

"Bukan begitu Tuan, tapi entah kenapa perasaanku tidak enak. Apa tidak sebaiknya pulang besok pagi saja?"

"Kalau pulang besok aku tidak bisa beristirahat. Sampai kota Langsung kerja, tapi kalau pulang sekarang kan aku bisa istirahat semalaman baru besoknya kerja. Lagipula nenekku sakit jadi aku tidak bisa berlama-lama meninggalkannya," terang Reno.

"Baiklah kalau begitu, kalian hati-hati saja."

"Itu pasti," jawab Reno.

"Aku pasti akan merindukanmu," tambahnya.

Deril melongo melihat atasannya mengatakan hal romantis. Dia merasa meleleh mendengar ucapan Reno. Maklum dia jones, jomblo ngenes.

Setelah berpamitan pada Rindu, Yani dan Dahlan akhirnya mereka meninggalkan kampung halaman Rindu menuju kota besar.

Sampai di jalan yang terlihat sepi, jauh dari pemukiman tiba-tiba ban mobil yang mereka tumpangi kempes.

"Ada apa dengan nih mobil, mogok nggak pilih-pilih tempat," gerutu Deril sambil turun dari mobil dan memeriksanya.

"Apa yang membuat mobilnya mogok Der? Jangan-jangan kamu lupa ya ngasih minum dia makanya ngambek."

"Tidak Tuan muda, bensinnya sudah full aku isi tadi."

"Terus kenapa macet?"

"Wah ini dia penyebabnya. Dasar paku-paku laknat tega-teganya kau menyuntik ban mobil Tuan Muda hingga kempes."

"Are you oke? Apakah kamu masih waras Der?" tanya Reno ketika mendengar Deril bicara sendiri.

"Masih Tuan. Ini saya hanya bingung saja darimana datangnya paku-paku yang memenuhi jalanan ini?" tanya Deril heran. Dia celingak-celinguk mencari keberadaan bengkel. Mungkin saja itu ulah pemilik bengkel yang ingin mencari langganan. Namun nihil di sekitar tempat itu tidak ditemukan adanya bengkel.

"Apa ini terjatuh dari mobil saat mereka mengantar pesanan paku? Ah tidak masuk akal." Deril membantah asumsinya sendiri.

Reno yang melihat Deril bergumam sendiri turun dari mobil dan ikut memeriksanya.

"Wah ini pasti ada yang sengaja," ujar Reno sambil memungut paku-paku dari jalanan dan menyingkirkannya ke pinggir jalan.

Sedangkan Deril tampak mengeluarkan ban cadangan dari bagasi belakang beserta peralatannya.

Reno tampak mengawasi Deril yang cekatan membuka ban mobil yang kempes.

Tanpa mereka sadari dari belakang mereka ada seseorang yang mendekat dengan cara mengendap-endap.

Perasaan Reno tidak enak, ia langsung menoleh ke belakang. Ternyata ada seseorang yang memegang pukulan besi hendak menghantam tubuhnya.

Dentang.

Terdengar bunyi antara besi dengan besi. Pukulan besi itu mengenai bagian samping mobil karena Reno langsung menghindar.

Deril yang tersadar ada yang berbahaya langsung berdiri dan melempar ban mobil yang telah berhasil di lepasnya ke arah orang tersebut.

Lemparan Deril yang tanpa perhitungan ternyata tepat mengenai kepala orang tersebut hingga terjungkal ke belakang. Sayangnya saat hendak menghampiri orang tersebut tiba-tiba saja ada yang menutup mulut dan hidungnya hingga ia tak sadarkan diri.

Setelah Deril pingsan orang tersebut melempar tubuh Deril ke rerumputan di pinggir jalan. Dia tidak membutuhkan pria itu karena sasaran yang sebenarnya adalah Reno.

Jadilah Reno kini berkelahi menghadapi tiga orang sekaligus.

Awalnya Reno yang menang tetapi saat mereka memutar-mutar tali di hadapan Reno, pria itu mendadak pusing.

Reno dipukul dengan tongkat besi hingga ia pingsan menyusul Deril.

Namun tidak seperti Deril yang dibiarkan begitu saja Reno malah diseret ke dalam sebuah mobil yang tiba-tiba saja muncul di tempat itu.

"Bawa dia ke tempat sepi yang jauh dari tempat ini dan pastikan sudah dalam keadaan tak bernyawa!" Seorang laki-lagi dengan mengendarai moge muncul dari arah belakang mobil tersebut dan memerintah.

"Baik asal jangan lupa bayaran harus kontan."

"Jangan khawatir, ketika dia sudah mampus uangku akan langsung berpindah pada kalian."

"Oke, senang bekerjasama dengan kalian."

Tiga orang tersebut masuk ke dalam mobil setelah meringkus tubuh Reno. Setelahnya mobil melaju kencang di jalanan.

Beberapa saat Reno tersadar. Dia langsung berteriak kencang saat menyadari dirinya berada dalam mobil yang bergerak cepat.

"Hentikan!" teriak Reno dengan keringat bercucuran.

"Berisik Lo, diam tidak!" bentak salah seorang dari mereka.

Reno tidak mendengarkan. Dia tetap berteriak

sekencang-kencangnya karena tabrakan yang menewaskan kedua orang tuanya diwaktu lampau langsung terbayang.

"Hentikan!"

"Kamu yang berhenti! Bikin budeg telinga orang saja."

Namun Reno tidak memperdulikannya. Dia tetap berteriak sekencang-kencangnya.

"Sumpal mulutnya biar tidak berisik!"

"Baik Bos."

Bersambung....

Jangan lupa tinggalkan jejak, agar Author update lagi 🙏

1
Iges Satria
kecelakaan barengan keluarga rindu ini
Iges Satria
senangnya /Heart//Rose//Good/
Iges Satria
wow....senjata makan tuan... itu baru adil
Imam Sutoto Suro
excellent story'thor
Imamah Nur: Makasih lanjut yuk ke novelku yang lainnya!🙏
total 1 replies
Imam Sutoto Suro
buseeet mantap dah thor lanjutkan
Imam Sutoto Suro
top deh lanjut thor
Imam Sutoto Suro
Excellent story'thor lanjutkan
Imam Sutoto Suro
mantap thor lanjut
Imam Sutoto Suro
excellent story'thor lanjutkan seruuuu
Imam Sutoto Suro
beneran keren banget lanjutkan thor
Imam Sutoto Suro
buseeet dah thor keren banget lanjutkan
Imam Sutoto Suro
mantuuul thor lanjut
Imam Sutoto Suro
mantap thor lanjut
Imam Sutoto Suro
beneran super duper novel lanjutkan
Imam Sutoto Suro
wooow amazing story thor lanjutkan seruuuu banget ceritanya
Imam Sutoto Suro
top deh lanjut thor
Imam Sutoto Suro
keren thor lanjutkan seruuuu
Imam Sutoto Suro
beneran super duper novel lanjutkan thor
Imam Sutoto Suro
excellent story'thor lanjutkan seruuuu banget ceritanya
Imamah Nur: Terima kasih atas semua komentar positifnya 🙏
total 1 replies
Imam Sutoto Suro
wooow amazing story thor lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!