NovelToon NovelToon
Unconditional Love

Unconditional Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Balas Dendam / Ketos / Chicklit
Popularitas:33.9k
Nilai: 5
Nama Author: Niffi.

Nadira dengan kesederhanaannya harus menerima kenyataan bahwa perundungan harus ia telan setiap harinya. Gadis itu tidak memiliki cukup keberanian untuk menyangkal hinaan yang dilemparkan padanya. Hingga secercah asa datang padanya saat Farhan dan Tina datang di hidupnya sebagai sahabat, lalu membantunya bangkit dan mengubah takdirnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Niffi., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Unconditional Love 21

"Kamu kenapa ikuti saya?" Naufal kesal sebab Kesya terus mengikutinya. 

"Naufal, maafkan Papaku, ya." Kesya menangis di hadapan Naufal. Namun bukannya sebuah simpati yang dia dapatkan, melainkan sikap tak acuh Naufal yang seolah telah menjadi ciri khasnya. 

Kini Naufal telah duduk di kursi kebesarannya di ruang Osis. Naufal merasakan bibirnya terasa perih dan perutnya terasa nyeri. Ternyata pukulan Tama begitu menyakiti tubuhnya hingga sedikit tersiksa. Namun, setidaknya setelah ini Naufal dapat berpikir kedua kali sebelum menawarkan diri sebagai samsak untuk seorang pria yang sedang kalut. 

Kesya yang menyadari luka pada bibir Naufal masih terus mengeluarkan darah, memilih untuk segera beranjak menuju kotak P3K yang tak jauh di sekitarnya. Kesya sangat mengkhawatirkan Naufal, tetapi kenyataannya Naufal tidak ingin Kesya berada di sekitarnya. Tanpa memedulikan tatapan Naufal yang seolah hendak mengusirnya, Kesya tetap membaluri kapas dengan antiseptik untuk merawat luka Naufal. 

"Tidak perlu, Kesya." Naufal mencekal tangan Kesya yang telah terulur hampir mendekati bibirnya.

Kesya menatap lekat mata yang sangat tajam di hadapannya. Kenyataannya perasaan Kesya tidak pernah berubah walau telah diiringi sifat dingin Naufal. Walaupun sebenarnya sakit, karena faktanya cintanya selalu bertepuk sebelah tangan, akan tetapi Kesya tidak pernah menggeser posisi spesial Naufal di hatinya. 

"Biarkan aku membereskan kesalahan Papaku. Anggap saja untuk itu." Kesya tahu betul perhatiannya tidak akan pernah mendapatkan nilai lebih di pandangan Naufal. Citranya telah buruk, dan dia harus menerima akibatnya. 

"Tidak untuk itu, atau yang lainnya. Aku hanya ingin kamu pergi, dan luka ini akan aku bereskan sendiri." Sakit! Satu kata itu begitu jelas terlihat dari wajah Kesya yang menyedihkan. Naufal menghempaskan tangan gadis tersebut dengan kasar, dan dapat dilihat jika penolakan untuk hal apa pun rasanya sangat-sangat menyakitkan. 

"Naufal, beri aku kesempatan sekali saja." Kesya harus mengungkapkan isi hatinya yang sebenarnya. "Aku tahu kalau ini sangat mustahil untuk aku dapatkan. Tapi kenyataannya aku sangat mencintaimu, Naufal." Kesya melihat Naufal telah menatapnya dengan heran. 

"Jangan melakukan hal konyol, Kesya." Naufal tahu arah pembicaraan Kesya. Dia ingin gadis di hadapannya tidak meneruskannya, dan berhenti saja sebelum Naufal mengucapkan penolakannya. 

"Terdengar konyol, ya? Asal kamu tahu, Naufal. Kekonyolan ini telah terjadi sejak lama. Dan kamu harus lihat sedikit saja bagaimana rasa sakitnya karena aku memendam ini terlalu lama." Kesya membeberkan semuanya. 

"Itu salahmu sendiri, Kesya. Tidak ada yang memintamu untuk melakukan itu." Naufal benar-benar tak acuh. 

"Salahku? Kamu bilang ini salahku saja? Oh, baiklah. Sekarang aku paham bahwa tidak akan pernah ada balasan untuk yang telah aku berikan padamu." Hati Kesya remuk, dan Naufal adalah pelakunya. "Tapi Naufal, kumohon sedikit saja, aku hanya meminta sebagian kecilnya, jadi bisakah kamu berikan itu untukku?" Kesya memohon, dengan air mata yang telah membasahi wajahnya. 

"Apa?" Naufal tidak ingin terlibat dalam hubungan rumit yang bernama 'Cinta' sungguh akan sangat merepotkan baginya untuk mengalami kisah yang dulu sempat mengecewakannya. 

"Coba, buka sedikit saja hatimu untuk aku masuk ke dalamnya. Akan aku tunjukkan bagaimana cintaku padamu selama ini. Lalu biarkan kamu merasakannya, dan kuharap suatu saat kamu dapat menerimaku." Itu yang Kesya inginkan sejak dulu. Dia tidak egois tentang cinta, dia cukup mengalah untuk mendapatkannya. Namun, apakah benar-benar dia akan mendapatkan balasannya setelah ini? 

"Tidak, Kesya. Aku tidak akan lakukan hal tersebut untukmu, tidak akan pernah." Bahkan Naufal kembali meremukkan hati Kesya. Kepingan yang telah susah payah Kesya bangun kembali, kini berakhir luluh lantak tidak karuan. 

"Bahkan sedikit saja? Aku hanya meminta bagian terkecilnya, dan kamu tidak berniat memberikannya?" Kesya benar-benar sedih saat geleng kepala Naufal didapatinya sebagai jawaban. "Hanya sedikit yang aku minta, Naufal. Kumohon mengertilah, obati sedikit sakit hatiku." Kesya sungguh menginginkan Naufal, dan saat ini dia sedang berusaha. 

"Aku tidak ingin terlibat hubungan apa pun dengan gadis sepertimu, Kesya. Aku tidak ingin membuang waktuku dengan melakukan apa yang kamu inginkan." Naufal menolaknya dengan tegas, dan sebuah penekanan yang kuat begitu menyakitkan untuk diterima oleh Kesya. "Jadi bisakah kamu tinggalkan aku sendiri?" imbuhnya. 

Jatuh cinta yang dialami Kesya sangat menyakitkan. Sang Pangeran yang didambakannya jelas menolaknya sebelum merasakan ketulusannya. Kesya tertolak, akan tetapi lebih persis seperti dibuang. Ibaratkan sebuah kandidat, maka Kesya di diskualifikasi sebelum menunjukkan kemampuannya. 

"Sedikit saja, Naufal. Kumohon." Kesya mencobanya sekali lagi, dengan harapan yang sangat besar. 

"Tidak, Kesya. Sekali tidak maka selamanya tidak." Naufal menekankan penolakannya. 

Rasanya seperti tertusuk sembilu. Kesya benar-benar dihempas oleh lelaki yang telah di agungkannya. Begitu tidak adil jika dilihat-lihat. Kesya memberikan seluruh hatinya hanya untuk menyimpan nama Naufal di dalamnya. Namun, balasan yang Kesya dapatkan justru luka pedih dalam dekapannya. Apakah pantas yang dilakukan Naufal? Apakah Kesya begitu buruk untuk lelaki tersebut? 

1
S_koes
Di siram satu ember dingin pasti
wardah
baru mlai baca jd belum bisa kasih ulasan😊
Ana Novelista
Semangat Thor Niffi, semoga sukses!!!
*-*-Sincerely💕 of APRIL
fighting
*-*-Sincerely💕 of APRIL
up lagi yuk
*-*-Sincerely💕 of APRIL
berapa kata ini
Kak Icha
Semangat terus ya 🥰🥰🥰
Kak Icha
Lanjut Thor, semangat terus yaaa
Kak Icha
Semoga sukses Thor Niffi 🥰
Kak Icha
Semangat Thor 🥰🥰🥰
Kak Icha
Seruuuuu, semangat selalu Thor Niffi 🥰❤️
*-*-Sincerely💕 of APRIL
tumben UP
*-*-Sincerely💕 of APRIL
uuuhhhh aku terharu😘😘
*-*-Sincerely💕 of APRIL
dikit banget😭😭😭 berapa kata ini
Ana Novelista
Penulisan rapi, alur cerita menarik. Semangat Thor, semoga sukses!!!
Alitha Fransisca
Aneh si Arif nih 🤣 katanya lelaki yang punya hati, pelaku kekerasan malah di bela.. ish ... ish ... ish ... cinta bikin buta 🤣
semangat Thor!!
Niffi.ifie: Iya, baru aja dapat😅
total 3 replies
Kymilla Cania Juita
lanjut
Kymilla Cania Juita
semangat
Kymilla Cania Juita
Keysa kebiasaan melakukan tindakan kekerasan. Rekam, trus sebarin biar spiral hahahaha
Alitha Fransisca: Viral itu biasa Thor.. yg lebih heboh itu spiral 🤣🤣🤣
total 2 replies
Kymilla Cania Juita
jadi pengen makan bakso juga 😄
Niffi.ifie: iyaa apa-apa naik sekarang, harus stok sabar juga
total 5 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!