Kisah Molly Arkana yang di cintai dua pria tampan satu darah, yah, Alex kekasihnya sudah berusia 39 tahun, tapi memiliki putra berusia 23 tahun, hasil dari cinta terlarang di usia Alex yang ke 15 tahun.
Dan Farrell yang seharusnya menjadi anak tirinya, juga mencintai nya. Ini kisah Farrell yang mencintai kekasih papah nya.
Banyak bawang, jadi siap kan tissue, ada part ngakak nya juga, plus part bucin, romantis, sama geram sampe geregetan pengen gigit telinga orang, siap siap, dengan alur cerita naik turun nya. 😍♥️
Happy reading ♥️😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Penulis amatir, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam akad nikah
"Apa.?? kamu mau menikah Lex.??" ucap sentak pria tua bernama Atmadja, dengan wajah kecewa pria itu menatap Alex yang kini duduk dengan wajah menunduk di sofa minimalisnya.
Hari ini Alex berkunjung ke rumah ayah dari mendiang sang istri, lelaki itu bermaksud meminta restu dari mantan ayah mertua yang sudah ia anggap seperti ayah kandung baginya.
"Iya pah. besok Alex akan melamarnya secara resmi, dan dua hari kemudian Alex melangsungkan akad nikahnya, jika berkenan, hadirlah pah, restui Alex sebagai putramu bukan sebagai mantan menantu mu." sambung pria itu sopan.
"Bagaimana jika istri mu nanti tidak baik seperti putriku? bagaimana jika istri mu membuat mu lupa padaku? lagi pula enak-enak kan dia, menikah dengan mu saat kamu sudah sukses seperti sekarang ini, padahal dulu papah yang memberikan mu modal usaha hingga perusahaan mu berkembang sampai sekarang. Apa kamu tidak takut dia menikahi mu karena tahta mu saja Lex.?" rutuk Atmadja.
"Alex ke sini meminta restu pah, Alex tidak akan pernah melupakan semua jasa mu padaku pah, Alex tahu Alex bukan siapa siapa tanpa dukungan materi dan doa dari mu, insya Allah calon istri ku wanita yang baik pah, dia mirip sekali dengan Viona ku. Alex juga akan bersikap seperti biasa nya, mengunjungi mu seperti biasanya, Alex mohon restu, apalah Alex ini tanpa restu dari mu." saut Alex berharap banyak pada lelaki itu.
Cukup lama Alex dan Atmadja beradu kalimat, dan akhirnya tatapan sang mantan mertua pun mulai melembut, pria itu berhasil meluluhkan hati Atmadja.
"Baiklah, aku merestui mu Lex, dengan catatan, istrimu juga harus menganggap ku mertuanya." pinta Atmadja.
"Kau tahu kan, aku hanya memiliki mu, Arman dan Farrell saja, sepeninggal Viona dan ibumu papah kesepian, apa lagi adik mu Arman sudah mulai sibuk mengurus kantor papah sekarang." keluhnya kemudian.
Alex tersenyum mengangguk menyetujui.
...----------------...
Persiapan resepsi pernikahan Alex Molly sudah lima puluh persen, undangan, dekorasi, katering, souvernir, semuanya sudah di pesan sesuai prosedur.
Dan malam ini malam yang mereka tunggu tunggu, sesuai keinginan Alex, mereka akan melakukan akad terlebih dahulu sebelum tanggal resepsi yang akan di adakan satu bulan lagi.
Sesuai tradisi, akad nikah di langsungkan di kediaman mempelai wanita, beberapa kerabat dan tetangga dekat pun berduyun hendak menyaksikan ritual sakral tersebut.
Acara yang di siapkan sedemikian rupa oleh Alex, dari dekorasi hingga ketering semua pria itu siapkan hanya dengan perintah saja.
Horang kaya ya kan?
Bak pemuda yang baru menikah, Alex juga tampak gugup, senyum paksa sesekali pria itu sungging kan pada seluruh tamu yang hadir, di sebelah nya ada sang ibu dan juga sang putra yang masih setia menemani.
Farrell justru terlihat seperti adik dari calon mempelai laki-laki, jika di lihat sekilas mata memandang, mungkin para tamu akan sedikit bingung membedakan mana yang akan menikahi Molly. Karena keduanya sama-sama rapih, tampan dan terlihat cocok jika di sandingkan dengan mempelai wanita yang luar biasa cantik itu.
Di antara para kerabatnya juga ada Atmadja dan Arman mantan ayah mertua dan adik iparnya yang juga hadir.
Seperti biasa, Alex memang sudah terbiasa dengan jas yang selalu melekat di tubuhnya, dan kali ini lelaki tampan itu mengenakan tuxedo berwarna terang senada dengan kebaya akad nikah mempelai wanita.
Tak mau kalah Farrell pun mengenakan jas slim fit nya, ketampanan kedua pria itu menyedot perhatian para ibu-ibu yang berderet berkerumun menghadiri acara.
Sebagian tetangga ada yang kagum, ada juga yang nyinyir, yaah kebiasaan warga +62 memang suka repot repot ngurusin nasib orang, siapa yang mau nikah siapa juga yang pusing, gak usil gak asyik ya kan?
Roy wali dari mempelai wanita juga sudah duduk tenang di Altar pernikahan sang putri yang akan di langsungkan sebentar lagi, Gus Alif pun tampak memekarkan senyum bahagianya. Oh akhirnya, kedua sahabatnya akan menjadi mertua dan menantu.
Hingga akhirnya semua mata menatap ke arah yang sama, Yaah.. ke arah sang mempelai wanita yang kini berjalan perlahan di iring oleh Rena dan juga Mike menuju altar pernikahan, malam ini Molly mengenakan kebaya rancangan Michelle, elegan, sangat elegan, gadis itu begitu terlihat lebih cantik dari biasanya.
Debaran jantung Alex sudah pasti berdetak lebih cepat membayangkan malam romantis yang akan mereka lalui setelah kata Syah nantinya, yang anehnya lagi kenapa calon putranya juga ikut merasakannya, seolah olah Farrell lah yang akan menikahinya.
Mata Farrell bahkan mulai berair karena terlalu lama tak berkedip "Masya Allah.. cantiknya.." celetuknya pelan untung saja tidak terdengar oleh sang ayah.
Dengan senyum sipunya Molly mulai duduk di sebelah mempelai pria, dan kini mereka sudah hampir melengkapi rukun nikah. Mempelai laki-laki dan perempuan yang hendak menikah sudah ada, wali perempuan dan saksi nikah pun sudah duduk melingkar dengan kedua mempelai, tinggal menunaikan ijab dan qabul nya saja.
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh."
Gus Alif mulai menguluk salam, sekitar lima belas menit lelaki santri itu menyampaikan khotbah nikah.
Hingga sampailah pada saat tangan Alex menjabat tangan wali dari mempelai wanita yang tidak lain adalah sahabat karibnya.
Roy mulai menyuarakan ijab "Bismillahirrahmanirrahim saya nikahkan....."
"Tidak Syah..!!!" sergah seorang wanita yang baru saja tiba ia memekik, bahkan menyentak seluruh orang yang hadir dalam acara tersebut.
Dan kini semua mata tertuju padanya, pada Retta yang tidak lain adalah ibu dari mempelai wanita. Tadinya Molly pikir sang ibu sudah mengikhlaskan pernikahannya, sebab dua hari yang lalu gadis itu sempat menyatroni rumah Retta dan sang ibu tidak mengatakan apa-apa saat itu, Molly anggap kediaman Retta adalah lampu hijau baginya.
Lalu ada apa ini? kenapa tiba-tiba wanita itu berteriak Tidak Syah di hadapan para tamu saat acaranya sedang di langsungkan?
Atmadja dan Retno tampak kebingungan, karena mereka tak pernah melihat wanita itu sebelumnya. Bahkan saat acara lamaran resmi Alex dan Molly tiga hari yang lalu.
Kening Roy mengerut saat beranjak dari duduknya kemudian melangkah menuju sang mantan istri "Retta, ada apa dengan mu hah.?" bisiknya di telinga wanita itu.
Dan Retta justru menjawab dengan berteriak sekeras-kerasnya "Tentu saja mau datang ke acara pernikahan putriku, tega sekali kalian hah? melangsungkan acara pernikahan tanpa izin dari ku.!!" ucapnya.
Ucapan wanita itu cukup membuat para tamu bercuap cuap tak nyaman di telinga "Ya ampun, durhaka sekali Molly, nikah ibu kandungnya gak di kasih tahu..." begitulah salah satu cuapan mereka dengan bibir yang mencibir tentunya.
"Retta, bukannya kami sudah meminta izin dari mu, bahkan sudah berkali-kali Molly meminta izin padamu.!!" saut Alex menyungut.
...----------------...
Sambungan nya sore yah...
...Aku mau curhat sedikit gaiiss, cover dan judul aku ganti dan aku syuka banget sama judul dan cover baruku, kelihatan mevvah gak sih hmm.??🤗 Oya terimakasih yang udah vote, dan dukung Karya ini, satu like satu komentar sangat berarti banget bagi karya remahan ini 🙏 apa lagi bunga mawar dari kalian, akan ku simpan selalu pastinya.🤭...