Pernikahan Aira dan Reyhan karena untuk menyelamatkan perusahaan Ayahnya yang sedang mengalami kebangkrutan.
Reyhan datang sebagai penolong. Niatnya bukan untuk menindas Aira ataupun keluarganya. Namun Reyhan hanya heran kenapa Orangtuanya tega menukar anak gadisnya hanya dengan harta.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Firda Septii Msi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Tok tok....
Suara ketukan pintu membuat Reyhan menghentikan aktifitasnya.
"Masuk"
"Kak, apa aku mengganggu?"
Reyhan langsung menengok ke asal suara. Dan jelas saja istri kecilnya berdiri di sana.
"Istri kecil kakak" ucapnya dengan senyum mengembang.
"Apa aku ini terlalu anak-anak?" tanyanya dengan cemberut, membuat Reyhan tergelak.
"Ada apa hem?" tanyanya.
"Aku membawakan makan siang untuk kakak, apa kakak keberatan?"
"Tidak, Ayo duduk dulu"
Keduanya duduk di sofa yang ada di depan meja kerja Reyhan.
"Kamu apa masak apa?" tanya Reyhan.
"Maaf, aku hanya masak Capcai dan Ayam kecap. Kan kita belum belanja." jawab Aira sembari mengeluarkan makan siangnya.
"Hmm.. harum sekali. Kau memang istri terbaik" pujinya membuat Aira malu.
Tanpa menunggu lama, Reyhan segera melahap makanannya. Namun, hal yang tak di inginkan terjadi.
"Sayang.." panggil seseorang dari arah pintu.
"Ups, aku menganggu kalian ya?" tanyanya. "ahh maafkan aku sayang. aku tidak tau kalau ada istrimu" ucap Clara pura-pura bersalah.
"Apa kau tidak punya sopan santun? tidak bisakah kau ketuk pintu dulu?" Tanya Reyhan penuh emosi.
"Aku ini kekasihmu. Jadi tidak masalah bukan?" ucap Clara dengan sombongnya.
Sedangkan Aira masih diam, antara percaya atau tidak dengan apa yang ia saksikan saat ini.
"Kau istrinya Reyhan? Perkenalkan aku Clara. Kekasih Reyhan, wanita yang sangat dicintai oleh Reyhan." ucapnya menegaskan bahwa dirinya adalah kekasih Reyhan.
"Aku tau kalau kau kekasih dari suamiku. Tapi asal kau tau nona, aku adalah istri sah dari Reyhan." Tegas Aira.
"Kau hanyalah istri, bukan wanita yang di cintai" balas Clara menyeringai.
"Tutup mulut kotormu! Cihh wanita murahan sepertimu tidak pantas untuk kucintai." tegas Reyhan.
"Aira memang belum ku cintai. Tapi dialah wanita satu-satunya yang pantas menjadi istriku dan menjadi pemilik hatiku"sambungnya
"Apa kau dengar nona? Aku satu-satunya wanita yang pantas menjadi istrinya. Itu artinya hanya aku yang pantas di cintai." sambung Aira santai.
"Oh ya? kita lihat saja nanti nona Aira" balas Clara seraya meninggalkan ruangan Reyhan.
Suasana menjadi sunyi, Reyhan maupun Aira sibuk dengan pikiran masing-masing.
"Aira" panggil Reyhan.
"Cukup kak. Aku butuh waktu" potong Aira.
"Tapi tolong dengarkan aku dulu" mohon Reyhan.
"Nanti, aku butuh waktu untuk menenangkan pikiranku "
"Tapi.."
"Aku pulang dulu kak" Aira bergegas meninggalkan ruangan Reyhan. Bukan karena percaya dengan apa yang di ucapkan Clara. Namun karena ia tau, Reyhan maupun dirinya memang belum saling mencintai.
"Arggghhhh" Teriak Reyhan.
Davin yang kebetulan ingin ke ruangan Reyhan segera masuk tanpa mengetuk pintu karena mendengar teriakan Reyhan.
"Heii, kau kenapa? ini kantor bukan hutan, tidak usah berteriak"
"Aku kesal. Kenapa wanita itu datang lagi saat aku dan Aira memulai dari awal?" keluh Reyhan.
"Wanita siapa? Apa Clara yang kau maksut?"
"Ya. Baru saja ia kesini saat aku dan Aira makan siang " jawabnya.
"Lalu apa yang terjadi?" Tanya David.
"Dia mengatakan bahwa dia kekasihku dan aku masih mencintainya. Memang saat itu Aira melawan,tapi saat Clara pergi Aira juga pergi dan tidak mau bicara denganku" jelas Reyhan.
" Aku yakin ini adalah permainan Clara. Ia pasti tidak terima jika kau meninggalkannya dan mempertahankan Aira."
" Lalu aku harus apa?" tanya Reyhan.
"Ikuti permainannya" jawab David menyeringai
walau pun kejam pada lawan ny.
tspi dia tdk pernah menyakiti Aira
demi harta dan tahta, rela menjual anak ny...🛑🛑🛑