NovelToon NovelToon
Apocalyps Girl

Apocalyps Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Zombie / Ruang Ajaib
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arju na

Sinopsis

Selama delapan tahun bertahan hidup di dunia yang telah hancur akibat kiamat zombie, Lily Mahendra berjuang menghadapi kelaparan, monster, dan pengkhianatan. Namun, pada saat ia hampir mencapai harapan terakhirnya, sahabat yang paling ia percayai justru mendorongnya ke tengah gelombang zombie yang mengamuk.

Saat kematian tampak tak terhindarkan, Lily membuka mata dan mendapati dirinya kembali ke masa lalu—tepat satu minggu sebelum kiamat melanda.

Kali ini, ia tidak sendirian. Sebuah Sistem Bertahan Hidup misterius dan Ruang Dimensi yang penuh sumber daya hadir untuk membantunya. Dengan pengetahuan tentang masa depan dan kesempatan kedua yang tak ternilai, Lily bertekad mengubah takdirnya, membalas pengkhianatan yang pernah ia alami, serta melindungi orang-orang yang benar-benar layak dipercaya.

Akankah Lily mampu bertahan dan membangun kehidupan yang lebih baik di tengah kehancuran dunia? Atau akankah takdir kembali menyeretnya menuju akhir yang sama?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arju na, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER- 3 MENGUNJUNGI RUANG DIMENSI

"Lily!"

Mendengar namanya dipanggil, Lily menoleh ke belakang. Saat melihat siapa yang memanggilnya, ia sedikit bingung. Pasalnya, ada seorang laki-laki berusia sekitar dua puluh tahun yang sedang berlari ke arahnya.

Setelah jarak mereka cukup dekat, laki-laki itu langsung bertanya dengan napas terengah-engah.

"Hosh... hosh... hosh... kamu Lily, kan?"

"Iya, aku Lily. Kamu siapa ya?" tanya Lily bingung karena merasa tidak pernah melihat laki-laki itu sebelumnya.

"Ini aku, Athar. Athar Adiwijaya," ucapnya sambil memperkenalkan diri.

"Athar?! Kau Athar, anak Paman Damar, kan? Adik Mommy Grace?" tanya Lily dengan mata berbinar.

"Iya, aku Athar, anak Paman Damar. Eh, kita ke kafe yuk, ngobrol santai," ajaknya.

Namun, Lily langsung menolak dengan halus.

"Aduh, gimana ya? Aku lagi nggak bisa nih. Emm... lain kali aja deh, soalnya aku masih banyak kerjaan."

"Oh, lagi sibuk ya? Nggak apa-apa deh. Tapi nanti malam kayaknya Papi sama Mami mau datang ke rumahmu. Papi bilang dia kangen sama Tante Grace."

"Oh, oke deh. Kalau gitu sampai jumpa nanti malam. Bye!"

Lily pun pergi dan dibalas dengan lambaian tangan oleh Athar.

---

Skip, di luar mal kota.

Lily segera memesan taksi. Tidak lama kemudian, taksi yang ia pesan pun tiba.

"Dengan Nona Lily Mahendra?" tanya sopir taksi.

"Iya Pak, itu saya."

Lily langsung masuk ke dalam mobil.

"Pergi ke Pasar Ibu Kota ya, Pak."

"Siap, Non."

(Btw, belanjaan Lily masih ditenteng yaaa.)

Tidak lama kemudian, mobil taksi pun sampai di Pasar Ibu Kota.

"Berapa, Pak?" tanya Lily.

"Seratus dua puluh lima ribu aja, Non."

Setelah membayar, Lily tidak langsung masuk ke pasar. Ia terlebih dahulu menuju sebuah gang kecil untuk memasukkan belanjaannya ke dalam ruang dimensi.

Setelah semua belanjaannya masuk ke ruang dimensi, Lily pun mulai berbelanja.

Tempat pertama yang ia kunjungi adalah kios bahan pokok. Ia membeli beras, jagung, ketan hitam, ketan putih, gandum, tepung terigu, tepung ketan, tepung beras, tepung sagu, gula, dan garam.

Masing-masing dibeli sebanyak tiga ratus kilogram.

Jika ada yang bertanya, Lily hanya menjawab bahwa ia sedang membuka usaha.

Setelah itu, Lily pergi ke kios bumbu-bumbu. Ia membeli lada, ketumbar, kayu manis, asam jawa, jinten, cengkeh, pala, dan kemiri.

Masing-masing dibeli sebanyak sepuluh kilogram.

Selesai dari sana, Lily beranjak ke kios benih tanaman.

Seperti sebelumnya, Lily kembali berbelanja besar-besaran.

Ia membeli benih terong, sawi, cabai, kol, brokoli, kangkung, bayam, tomat, mentimun, gambas, labu siam, anggur, melon, semangka, serta beberapa bibit pohon seperti apel, durian, rambutan, tin, kedondong, nanas, dan manggis.

Masing-masing benih dibeli sepuluh bungkus, sedangkan bibit pohon dibeli tiga batang untuk setiap jenis.

Setelah itu, Lily pergi ke peternakan.

Ia membeli ayam petelur jantan dan betina, ayam potong jantan dan betina, ayam kampung jantan dan betina, serta beberapa bebek jantan dan betina.

Tak lupa, Lily juga membeli anak kambing, sapi, kerbau, dan kuda.

Masing-masing dibeli dua ekor yang terdiri dari satu jantan dan satu betina.

Setelah dirasa cukup, Lily memberikan alamat gudang sebagai tempat pengiriman semua barang belanjaannya.

Untuk ternak, Lily sengaja menyuruh anak buah Daddy-nya membuat beberapa kandang di belakang gudang.

Setelah semuanya selesai, Lily memesan taksi dan pulang.

---

Skip, rumah keluarga Mahendra.

Saat sampai di rumah, waktu menunjukkan pukul 16.46.

Lily langsung masuk ke dalam rumah.

Baru saja sampai di ruang tengah, ia melihat Daddy, Mommy, dan kakaknya sedang duduk di ruang keluarga.

Mommy Grace yang menyadari putri bungsunya telah pulang segera bertanya.

"Honey, kamu dari mana saja? Jam segini baru pulang?"

"Aku beli sesuatu, Mom. Untuk tugas sekolah," jawab Lily sambil berjalan mendekati keluarganya.

Daddy Mike kemudian ikut bertanya.

"Sayang, kamu menyuruh anak buah Daddy membuka gudang dekat dermaga ya? Soalnya Daddy dapat laporan kalau kamu memberi perintah kepada mereka."

"Oh iya, Dad. Aku mau buka peternakan di sana. Gabut soalnya di rumah terus. Hitung-hitung mengisi waktu luang."

"Oh begitu. Kalau begitu tidak apa-apa. Sekarang kamu naik ke atas, mandi dan ganti baju."

"Oke, Dad."

Lily pun segera naik ke lantai dua menuju kamarnya.

Setelah mandi dan berganti pakaian, Lily turun kembali ke bawah.

"Dad, Mom, Lily izin ke gudang dermaga ya. Mau lihat ternak Lily."

"Iya, hati-hati ya sayang. Diantar siapa?" tanya Daddy Mike.

"Mang Jajang."

Daddy Mike pun mengangguk setuju.

---

Skip, gudang dekat dermaga.

Saat ini Lily sudah berada di gudang dekat dermaga.

Ia langsung masuk ke dalam gudang.

Begitu melihat isi gudang, matanya langsung berbinar.

Bagaimana tidak?

Gudang itu dipenuhi berbagai persediaan yang sangat berguna sebelum kiamat zombie melanda.

Dengan lambaian tangan, seluruh barang yang ada di gudang langsung masuk ke dalam ruang dimensi.

Begitu pula dengan semua ternak yang berada di belakang gudang.

Setelah semuanya selesai, Lily bertanya kepada sistem.

"Sistem, aku bisa nggak masuk ke ruang dimensiku?"

DING!!!

"Tuan bisa masuk ke ruang dimensi dengan mengucapkan kata 'masuk', dan mengucapkan kata 'keluar' saat ingin keluar," jawab sistem.

Lily memejamkan matanya lalu mengucapkan satu kata.

"Masuk."

Sesaat kemudian, angin sejuk menerpa wajahnya.

Saat membuka mata, Lily langsung terkejut.

Pemandangan di depannya sungguh luar biasa.

Terdapat air terjun yang indah, kolam spiritual yang jernih, serta padang rumput luas yang membentang sejauh mata memandang.

Di sekelilingnya berdiri pagar besi tinggi yang berfungsi agar hewan ternak tidak kabur.

Ada pula kebun sayur yang tumbuh secara otomatis dari benih-benih yang sebelumnya Lily masukkan ke ruang dimensi.

Di tengah-tengah semuanya berdiri sebuah mansion mewah yang megah.

Lily sampai terdiam cukup lama melihat pemandangan luar biasa itu.

Namun sebelum rasa terkejutnya benar-benar mereda, suara sistem kembali terdengar.

DING!!!

"Misi baru!"

"Selamatkan seorang pria yang sedang dikepung musuh."

"Hadiah: Rahasia."

"Misi sedang berlangsung."

Lily langsung bersemangat mendengar misi baru dari sistem.

Pasalnya, hadiah yang diberikan sistem tidak pernah biasa.

Tanpa membuang waktu, Lily segera memejamkan mata.

"Keluar."

Seketika udara malam yang dingin menyambutnya.

Tak lama kemudian, terdengar suara tembakan pistol dan benturan senjata dari arah tidak jauh dari gudang.

Lily segera berlari menuju sumber suara.

Saat hampir sampai, matanya langsung membelalak lebar.

"Itu kan..."

1
Eva Akmal
smg sehat slalu n semangat
Cristina Billi
lanjut thor /Determined//Determined//Determined//Determined/
Eva Akmal
smg ibunya lekas sembuh n kita semua sehat aamiin..🤲🏻
Eva Akmal
seru
Cristina Billi
/Determined//Determined//Determined//Determined/
Anonim
selalu ditunggu up nya.... semangat/Determined/
Wapik
baca dulu ya🤭
bulan sabit: semoga suka ya maaf jelek masih pemula soalnya maklum masih anak kelas 1 SMA
total 1 replies
Cristina Billi
semangat thor/Angry//Angry//Determined//Determined//Determined/
Dania
semangat tor'di tunggu up nya
Dania
I hope your mother gets well soon
Etty Rohaeti
lekas pulih kembali untuk ibu nya
Ardella Ardellaarcell
lanjut kak
bulan sabit: besok atau gak Jum'at ya kak soalnya aku lagi ujian maklum masih sekolah 🤭🤣
total 1 replies
Arju Na
😄😄😄😄😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!