Asap kelabu dari sisa pembakaran minyak mesin siber menyelinap masuk melalui celah pilar obsidian Aula Gerhana, berputar-putar menciptakan bayangan kaku di atas lantai batu yang dingin. Di luar menara istana, langit Planet Akuma sedang memuntahkan badai hujan merkuri cair yang paling pekat sepanjang satu abad sejarah klan Shinto. Ketukan logam mendidih yang menghantam atap baja terdengar konstan, menciptakan simfoni bising yang meredam detak kehidupan normal. Dengan gaya tarik bumi yang bekerja seratus kali lipat lebih ekstrem, atmosfer di dalam bilik bersalin itu terasa begitu menjepit raga, memaksa setiap hela napas yang keluar dari tenggorokan terasa berat dan membakar sistem pernapasan seutuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mara Nata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 25: Latihan Rahasia di Balik Tungku dan Kebangkitan Getaran Spasial
Uap belerang mendidih campuran karat besi dari Pabrik Peleburan Inti Emas Sektor Tiga malam itu bergulir semakin pekat. Di dalam perut bumi stasiun Titan Prime yang terasing dari kemegahan dunia luar seutuhnya, tidak ada lagi gemerlap cahaya tiga matahari kembar yang benderang. Yang tersisa cuma kesunyian malam yang kaku dan mencekam, ditemani oleh deru konstan mesin generator yang berputar lambat dari balik menara atas. Semua budak kasta pelayan terbawah sudah tidur terkapar kelelahan di atas lantai besi yang pengap, menahan rasa linu di sekujur tubuh mereka akibat siksaan gaya gravitasi lokal yang bekerja dua ratus kali lipat lebih ekstrem sepanjang hari.
Namun, di sudut paling gelap di belakang tangki raksasa berisi ratusan ton cairan emas mendidih, Zephyr remaja justru baru saja memulai latihan rahasianya. Tubuh empat belas tahunnya yang dibalut jubah karung goni compang-camping tampak berdiri tegap, murni mengandalkan kekuatan otot dagingnya yang padat tanpa bantuan baju zirah pelindung sedikit pun. Noda ludah kehinaan yang ditempelkan oleh Elena kemarin sore di bagian pundak jubah kusamnya sengaja tidak ia seka sama sekali. Ia membiarkannya mengering mengeras menjadi kerak putih, sebagai monumen pengingat akan kejamnya batas kasta klan Solari yang angkuh.
Tangan kanan Zephyr yang kasar penuh kapalan tebal menggenggam erat sebilah pecahan lempengan besi tua berkarat sepanjang satu meter yang ia gunakan sebagai senjata rahasianya. Besi tua tanpa hiasan tersebut nampak sangat rapuh, namun di bawah ketukan sepertiga malam yang sepi, bilah senjata purba itu mendadak memancarkan riak getaran halus tak kasat mata yang memotong udara di sekelilingnya. Ini bukan getaran energi sihir ciptaan mesin luar angkasa, melainkan manifestasi murni dari bangkitnya kekuatan Otoritas Getaran Spasial yang mengalir di sepanjang sumsum tulangnya sejak lahir.
Zephyr mengambil satu posisi kuda-buda rendah yang sangat kokoh di atas lantai pelat besi yang membara akibat panas tungku. Ia memejamkan sepasang mata peraknya secara perlahan, setenang kematian yang menolak untuk tunduk pada keangkuhan musuh. Fokus pikirannya perlahan-lahan ditarik masuk ke dalam lubuk batinnya yang paling sunyi. Ia membiarkan aliran darahnya bergetar bebas, menyelaraskan frekuensi detak jantungnya dengan gerakan mesin zirah pengawal Elena yang telah ia rekam dan simpan di dalam ingatannya kemarin sore.
Di sinilah, kejeniusan di dalam tubuh Zephyr mulai menampakkan kekuatannya secara nyata. Ketika denyut nadinya mendadak berhenti berdetak total selama beberapa saat di tengah keheningan malam yang dingin, Zephyr tidak mati. Ia justru memanfaatkan detik-detik keheningan tersebut untuk membongkar dan meniru struktur gerakan zirah milik klan Solari seutuhnya, tanpa membutuhkan perangkat komputer tercanggih mana pun. Tubuh dagingnya bertindak bagai alat peretas tak terlihat yang mampu membalikkan seluruh hukum aturan dewan tetua yang serakah.
BZZZZZZT... CRACK!
Zephyr mulai menggerakkan lengan kanannya membelah kegelapan secara sangat lambat, senyap, mengalir bagai hantu yang sunyi. Setiap kali pecahan lempengan besi tua berkarat di tangannya bergerak memotong ruangan, udara kosong di sekeliling bilah senjatanya mendadak meliuk tajam, memancarkan frekuensi getaran ultrasonik pekat yang sanggup meremukkan partikel debu batu tanpa menyisakan suara bising sedikit pun. Kekuatan hantaman otot murni Zephyr menciptakan sebaris garis sayatan yang sangat lurus dan halus di sepanjang dinding tangki baja raksasa di hadapannya. Gerakan itu memotong pelat baja setebal sepuluh sentimeter tanpa menimbulkan suara ledakan yang gaduh atau percikan api yang bising.
Ia meluncurkan tiga ribu tebasan murni di setiap sepertiga malam di balik tungku peleburan yang mendidih, meniru dengan tingkat ketepatan sejati setiap lekukan sudut serangan pedang zirah emas para perwira tinggi klan yang telah ia intai dari balik jeruji ventilasi pabrik. Tetesan keringat dan darah segar yang merembes keluar dari sela-sela kuku jarinya yang pecah membanjiri lantai besi bawah tanah, menjadi saksi bisu dari sebuah proses latihan sunyi yang luar biasa kejam, memadatkan sirkulasi darah di dalam tubuhnya menjadi sepadat baja terbaik.
Latihan ekstrem membelah malam itu terus bergulir selama berjam-jam tanpa ampun, membiarkan memori ototnya terus mengeras menahan siksaan gaya tarik bumi Titan Prime yang tidak manusiawi. Zephyr tahu sepenuhnya, rencana politik Gendo Solari untuk menjadikannya tameng hukum dalam pernikahan paksa minggu depan telah resmi dimulai sejak maklumat diturunkan. Skenario pembantaian yang dirancang oleh faksi radikal barat yang haus akan kekayaan tambang emas semesta akan terus merayap naik bagai bayangan hitam yang siap melumat habis nyawanya.
Namun, dengan kebangkitan awal kekuatan Otoritas Getaran Spasial di dalam tubuhnya malam ini, Zephyr telah resmi bersumpah di bawah ketukan detik sunyi malam yang membeku kaku tidak akan pernah membiarkan kehormatan tekad fisiknya runtuh menjadi abu. Di dalam kegelapan Pabrik Peleburan Sektor Tiga yang pengap, sang anak buangan terus mengayunkan pecahan besi tuanya menerobos batas-batasan logika manusia biasa. Ia bersiap membangkitkan kekuatan tertinggi yang kelak minggu depan akan merobek seluruh wajah keangkuhan dewan tetua, Gendo Solari, dan ludahan gengsi kasta Elena di atas altar pernikahan.