NovelToon NovelToon
Ibu Susu Untuk Anak CEO

Ibu Susu Untuk Anak CEO

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:124.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumarhumah

Di cerai karena anak yang dia lahirkan meninggal, membuat hati Adelia semakin terpuruk, akan tetapi beberapa hari kemudian, dia di minta untuk menjadi ibu susu anak CEO di tempatnya bekerja, karena memang dirinya di ketahui mempunyai ASI yang melimpah.

Apakah Adelia mampu menyembuhkan lukanya melalui bayi yang saat ini dia susui? Temukan jawabannya hanya di Manga Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumarhumah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kematian Yang Misterius.

Bayi itu masih terus menyesap sumber makanannya dengan kuat seakan tidak mau berhenti, bahkan tangan kanannya langsung menutupi buah dada Adel, seolah ini miliknya dan tidak boleh ada yang mengambil, adek begitu terkikik melihat tangan kecil itu mulai memegangi buah dadanya seolah tidak mau melepaskan.

  "Del, kenapa kau tertawa?" tanya Raihan yang memang tidak tahu karena Adel pun mengenakan penutup kain.

  "Tangannya menopang ke arah dadaku, seakan tidak mau lepas," sahur Adel diiringi dengan gelak tawa.

  "Hah! Berarti dia itu memberi kalau itu benar-benar sumber makanannya dan tidak boleh ada orang lain yang mengganggunya," celetuk Reihan sambil senyum-senyum sendiri melihat bayi berusia 3 bulan itu.

 Entah berapa lama Baby Dalton menyesap dada ibu susunya itu hingga pada akhirnya dia melepas sendiri sumber makanannya itu dari mulutnya.

  "Alhamdulillah dia sudah tertidur lagi, dan panasnya pun sepertinya sudah menurun, lihat saja tubuhnya dipenuhi dengan keringat," ucap Adel, yang merasa begitu lega.

  "Apa iya Del?" tanya Reihan sedikit tidak percaya.

  "Coba pegang saja Pak," titah Adel.

  Reihan pun mencoba untuk memegang kening bayi itu, dan ternyata benar, wajahnya di penuhi oleh keringat yang mengembun di area wajah, dan hal ini benar-benar membuat Reihan terkesima akan fenomena ini.

  "Wiiiih, tokcer juga ASI mu Del," ucap Raihan di selangi dengan candaan.

 Adel pun gak mau menggubris karena memang dibelahan dunia manapun lelaki memang suka bicara prontal seperti itu.

  "Oh ya Pak, terus sekarang posisi aku gimana, pulang dulu atau tetap di sini?" tanya Adel.

  "Kau tetap saja di sini Del, soalnya kata Tuan besar, kalau memang anaknya sudah cocok, kamu tidak boleh kemana-mana selain menjaga anaknya," sahut Raihan yang memang sudah diberi amanah oleh bosnya.

  "Hah! Tidak boleh kemana-mana, terus gimana dengan kerjaanku?" tanya Adela.

  "Sudah jangan pikirin pekerjaan di sini profesi mu sudah berganti menjadi Ibu susu dari anak CEO, dan bayaranmu pun tiga kali lipat dari gaji kantor," jelas Raihan yang membuat Adel menjadi haru.

  Teringan 20 hari yang lalu ia di talak oleh sang suami karena dianggap tidak bisa menjaga sang anak, bahkan suami dan keluarganya tega mengusir Adel, dari rumah yang selama ini di beli dari hasil jerih payahnya bersama dengan sang suami, bodohnya Adel pada waktu itu percaya begitu saja ketika rumah yang dia tinggali atas nama suaminya, hingga pada akhirnya dia tidak bisa berbuat apa-apa, bahkan ingin menggugat pun sulit.

  Hingga pada akhirnya Adel memilih untuk tinggal di rumah kontrakan, akan tetapi sekarang Allah sepertinya mengganti kesedihannya itu dengan rejeki yang lebih banyak dari sebelumnya.

  'Masya Allah aku tidak menyangka ASI ku ini akan menjadi ladang rejeki ku,' gumam Adel di dalam hatinya.

  ********

  Sedangkan di dalam ruang kerjanya saat ini Althur sedang di landa kesedihan pasalnya kematian istrinya dua bulan yang lalu masih menjadi misteri, karena dia tidak boleh melihat jenazah istrinya yang katanya sudah hancur semua akibat kecelakaan yang begitu dahsyat.

  "Sisi, aku tidak tahu lagi harus menerima takdir ini atau tidak, kenapa hari itu kau tidak mendengar kata-kataku, untuk tidak datang di acara temanku itu Si," gumam Althur yang masih menyesali kematian istrinya itu.

Ketika Althur masih menyelami rasa sedihnya, tiba-tiba saja sekretarisnya datang ingin memberi tahukan kalau saat ini ada jadwal meeting dengan Tuan Mike dari Singapura.

  "Tok ... Tok ... Tok ....," suara ketukan pintu terdengar membuat pria di dalam ruangan itu menghentikan sejenak lamunannya.

  "Masuk," sahut suara bariton dari dalam.

  "Tuan sekarang jadwalnya meeting bersama dengan Tuan Mike," ucap Sarah, sekretaris dari Althur.

  "Kapan mereka datang?" tanya Althur.

  "Kurang lima menit lagi, semua stap sudah menunggu tinggal kedatangan Tuan saja," ucap Sarah.

  "Baiklah sebentar lagi saya datang," sahut Althur.

   Setelah kepergian sekretarisnya pria itu langsung menyiapkan dieu untuk mendatangi ruangan meeting yang ada di dalam kantornya, pria itu begitu tertegun ketika mulai berpapasan dengan Tuan Mike yang merupakan rekan kerjanya dari negara Singapura itu.

   "Selamat datang Tuan Mike, senang bisa berjumpa dengan anda kembali," ucap Althur sambil menjabat tangan rekan bisnisnya itu.

Meeting sudah di mulai saat ini para pihak yang bersangkutan mulai menyimak apa yang di terangkan oleh Althur Rayendra mengenai pembangunan Apartemen yang akan di agendakan bulan depan.

  "Baiklah apa yang saya terangkan hari ini semoga bisa di pahami, dan apabila ada yang ingin di tanyakan silahkan di pertanyakan melalui asisten pribadi saya," ucap Althur lalu mulai duduk kembali di kursinya.

   Setelah dua jam kemudian meeting pun selesai lalu Althur mulai berbincang-bincang ringan dengan rekan jauhnya itu, entah apa yang mereka bicarakan sehingga omongan mereka merambat kemana-mana.

  "Oh ya Tuan, Althur kemarin pas aku berada di Amerika, tidak sengaja aku berpapasan dengan istri anda bersama seorang pria," ucap Mike, sedangkan Althur hanya mengerutkan keningnya.

  "Anda salah orang Tuan bahkan istriku sudah meninggal dunia dua bulan yang lalu," sahut Althur.

  "Apa meninggal!" Mike pun mulai terkejut karena merasa tidak percaya.

  "Tidak mungkin Tuan, aku berpapasan dengannya, lalu diapun tersenyum ketika aku memanggil namanya (Nyonya Sisi)," terang Mike akan tetapi Althur masih sulit mempercayainya karena memang dia sendiri yang melepas cincin pernikahannya di jari manis istrinya.

  "Istriku sudah meninggal Tuan dan saya sendiri yang menemukan bukti-bukti seperti cicin pernikahan yang masih tersemat di jari manisnya, dan bukti-bukti lain seperti baju tas dan juga handphone milik istri saya," ujar Althur menegaskan.

 "Mungkin yang aku lihat kemarin hanya seseorang yang mirip dengan istri anda Tuan," sahut Mike yang akhirnya mengalah akan tetapi dalam hati kecilnya dia yakin kalau wanita itu merupakan istri dari rekan bisnisnya itu.

  ********

  Malam harinya, saat ini suasana di rumah sakit begitu sunyi, tidak terdengar suara tangisan lagi,bahkan pengasuh dan tim medis lainnya merasa heran, karena sebelum kedatangan ibu susu dari bayi itu Dalton selalu menangis setiap satu jam sekali, bahkan sangking seringnya air mata anak itu sampai kering.

"Selamat malam Bu, gimana keadaan Baby Dalton malam ini?" tanya Dokter yang menangani Dalton.

"Alhamdulillah dari tadi Dalton tidak pernah nangis, kalaupun nangis paling dia sedang lapar, dan begitu di susui langsung diam," sahut Adel.

"Syukurlah akhirnya bayi ini menemukan Ibu susu yang tepat, semoga saja anda selalu diberi kesehatan agar bisa menyusui Dalton dengan baik," ucap dokter itu penuh harap.

"Semoga saja ya Dok," sahut Adel singkat.

Dokter pun mulai memeriksa tubuh kecil itu yang masih terlelap diatas bed nya, senyum indah itu terukir dari sudut dokter cantik itu entah perubahan apa yang dialami oleh pasiennya ini sehingga dirinya terlihat begitu sumringah.

"Alhamdulillah, demamnya sudah menurun, dan sepertinya ada peningkatan kesehatan yang cukup baik, kalau kondisi sudah normal seperti ini mungkin besok Dalton sudah boleh di bawa pulang," ucap Dokter cantik itu.

"Beneran Dok?" tanya Adel.

"Benar Mbak," sahut dokter tersebut lalu mulai meninggalkan kamar Dalton.

Di sini Adel begitu senang akhirnya besok Dalton sudah bisa pulang, entah kenapa meskipun baru pertama kali bertemu dengan Dalton rasa sayang Adel begitu besar, Dalton memang menjadi obat pelipur lara di saat dia mulai kehilangan segalanya.

"Cepat sembuh ya Nak, kata dokter besok kamu sudah di ijinkan pulang," ucap Adel sambil mencium kening Dalton.

"Hei siapa yang mengijinkan kamu mencium bayiku!" suara bariton itu tiba-tiba terdengar begitu menyeramkan.

Bersambung

1
Syahrial
adel blm melahirkan 🤭🤭
Syahrial
ceritanya bagus....👍👍👍👍
Syahrial
sisi istri nya kabur dg selingkuhan nya
Sinar Rohani
ya tuhan aku jadi ikutan nangis baca cerita nya hapir sm dengan kisah hidupku🥲🥲
Siti fatonah Fatonah
bagus aku suka 👍👍👍
Debbie Teguh
baby blues
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profil ku ya. trmksh🙏
total 1 replies
falea sezi
np adek g punya anak lagi sih thor tega bgt
falea sezi
anak g tau diri dalton
Nivia Olive
Di bab ini agak kurang masuk akal. Segampang itu Shofia masuk ke rumah orang kaya tanpa penjagaan. Padahal di bab sebelumnya Arthur diceritakan memperketat penjagaan terhadap istri n anaknya.
Alurnya jadi terkesan dipercepat.
Linda Sun
baby blues bukan baby blush
Astu Dwi
😭😭😭
Bunda HB
lhooo....cpt tamat thor adel belum melahirka n./Chuckle//Chuckle//Smug//Grin/
Bunda HB: knpo cerita ini singkat thor hya 50 bab aja.
total 2 replies
Lisa
Wah udh ending y Kak..seneng Kak akhirnya Dalton berdamai dgn masa lalunya dan kembali melanjutkan hubungannya dgn Keysa..terimakasih y Kak utk karyanya yg bagus..semangat y Kak utk karya2 selanjutnya 😊💪🙏
Lanjar Lestari
ya tamat Author wah Bahagia sdh Arthur Adel dan Dalton,g setuju nih kl Dalton balikan sm Keysha Author ke enak kan Sisi Shofia sih kl Dalton dg Keysha, menderitanya ke banyakan Arthur dan Dalton.
Dartihuti
Getok pala deddymu paka olekan ...kl belum sadar jedoti tembok😏
Dartihuti
mampir br nemu...moga menarik dan ttp jeren smp akir mesti terlambat🤗
Desmeri epy Epy
lanjut Thor
Oma Gavin
suka banget cara dalton menyikapi semua masalah nya meskipun masih muda tapi pemikirannya sudah dewasa, jgn putus asa dalton berarti jodohmu bukan keysha
Lanjar Lestari
g akan ibu ku bilang Kay kl Dalton anaknya krn ibumu itu egois keras kepala.lebih bagus kl Dalton dan Keysha berpisah tak bertemu lg,mending Dalton berjodoh dg wanita lain yg punya keluarga baik baik deh,asal jangan Keysha sdh pasti Dad Arthur g akan setuju.
Lanjar Lestari
Good job Boy,betul kata Dalton ya Sisi atau Shofia km memang yg lahirkan Dalton kau tega tinggal kanputra mu demi april yg menyayangi mu dan yg km cintai, kau tak peduli dg Dalton tp kau angkat anak orang lain kau beri kasih sayang,kl Dalton sdh beri keputusan Mamanya Adel dan selamanya Adel lah mama yg di sayang cintai Dalton g usah iri,sakit hatimu masih sakit hati Dalton dan Arthur ya,menyesal selalu si belakang Shofia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!