NovelToon NovelToon
Pelabuhan Cinta Sang Casanova

Pelabuhan Cinta Sang Casanova

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Patahhati / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:15.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: Sokhibah El-Jannata

Cinta adalah sebuah kata yang tidak lagi bisa dipercaya keberadaanya bagi seorang Marvel Raditya Dika. Kehilangan sosok ayah adalah hal yang terberat baginya.

Ibu? Bahkan dirinya sangat membenci wanita seharusnya bisa membuat ketenangan malah menjadi wanita yang selalu menciptakan luka di setiap napasnya. Wanita yang mempunyai surga di kakinya, nyatanya malah menciptakan neraka baginya.

Papanya meninggal karna melihat ibunya mendua. Hingga dirinya menjadikan wanita hanya sebagai mainannya. Cinta? Perasaan yang begitu indah itu pernah berlabuh pada seorang wanita yang nyatanya adalah istri dari kakak angkatnya. Membuat dirinya kembali merasakan luka dan dia benar-benar menutup hatinya.

Akankah cinta datang padanya? Siapakah gadis yang mampu melukuhkan hati seorang Marvel Raditia Dika nantinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sokhibah El-Jannata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PCSC 3

Lelaki itu menoleh dan menepis tangan brutal yang menyerangnya. Beberapa saat kemudian, seorang wanita keluar dari dalam toilet. Pandangan mata orang yang baru saja keluar dari toilet itu mengamati dua orang yang tengah berantem di depan pintu yang membuat langkahnya terhambat.

"Ada apa Mbak, Mas?" tanya wanita itu.

Seketika Radit dan wanita cantik itu menghentikan aksinya, keduanya saling menatap. Dua bola mata saling bertemu, Radit tampak terpesona melihat wajah cantik yang kini berada di depannya.

"Ada apa Mbak, Mas?" ulang wanita itu lagi. Wanita cantik itu menoleh ke arah wanita di depan toilet.

"Ini, dia ingin... " sebelum wanita cantik itu menyelesaikan ucapanya, Radit membungkam mulut wanita cantik itu dengan tangannya.

"Maaf mbak kami mengganggu kenyamanan anda, kekasih saya kalau lagi ngambek memang begini. Maaf ya, kami permisi dulu," ucap laki-laki itu sambil tersenyum.

Wanita cantik itu tampak membulatkan matanya, menatap tajam ke arah Radit yang tersenyum smirk di depannya.

"Kekasih? Apa-apaan ini, Kekasih dari mana?" gerutu batin Nada Aira, wanita cantik yang kini tampak geram karna ulah Radit.

Dengan gerakan cepat Radit mengangkat tubuh Nada, Nada secara reflek mengalungkan tangannya di leher lelaki itu. Nada yang masih terkejut mendapati dirinya yang digendong ala bridal style dan entah mau dibawa kemana itu memberontak.

"Lepas! Lepaskan aku," ucap Nada. Radit memandang Nada dengan tatapan tajam.

"Lepas aku bilang!" bentak Nada lagi. Pandangan mata orang di sekitar tampak menatap aneh ke arah mereka, membuat Nada malu. Akan tetapi, tidak berlaku untuk lelaki aneh yang kini menggendongnya.

"Lepas aku bilang," sentak Nada.

Radit menurunkan Nada di area yang sedikit jauh dari toilet, sejenak mereka saling menatap. Pertemuan dua bola mata yang indah itu membuat keduanya saling berdiam.

"Kau mengintipkan?" ucap Nada mengintimidasi. Radit tampak tersenyum sinis.

"Kau pikir tak ada kerjaan selain mengintip? Bahkan tanpa mengintip, aku sudah hafal dengan ukuran wanita seperti mu itu," ucap lelaki itu sambil melirik dada Nada.

Nada semakin geram dengan orang di depannya. Netranya mengamati Radit, dilihatnya bekas lipstik menempel di kemejanya. Nada menghela napas panjang, sudah dipastikan lelaki yang ada di hadapannya adalah buaya darat, bahkan bisa jadi lebih dari apa yang ada di otaknya.

"Dasar, lelaki mesum," bentak Nada kemudian melangkahkan kakinya. Lelaki itu menarik tangan Nada, hingga Nada reflek mendekat.

Nada yang memang jauh lebih pendek mendongak keatas, mereka kembali saling menatap. Lagi-lagi pertemuan dua bola mata itu membuat sebuah rasa menyelinap. Nada menarik tangannya dari genggaman laki-laki itu.

"Ada apa?" tanya Nada sambil mendengus kesal.

"Kita belum selesai, kamu mau kemana?"

"Apanya yang belum selesai? katamu tidak mengintip, ya sudah kita selesai dan tidak ada urusan lagi, semua salah pahamkan?" ucapnya.

"Kau tau, gara-gara ulahmu jas kesayangan kakakku harus sobek. Kamu harus ganti rugi karena ini," ucapnya sambil menunjuk lubang yang berada di jas yang lelaki itu pegang.

"Mana ada, aku tidak melakukan apapun!" sanggah Nada sambil melirik lelaki itu.

"Ini karna ulahmu memukulku, membuat aku menarik jas yang nyangkut di pintu!" bentaknya, Nada mengernyitkan dahinya.

"Ya sudah tinggal beli lagi jas yang samakan beres," ucap Nada membela diri sambil mengeluarkan dompet dari tasnya.

"Kau pikir semudah itu?" ucap laki-laki itu. Nada mengurungkan niatnya mengambil dompet, dia memandang ke arah lelaki itu.

"Lalu aku harus apa?"

"Temani aku ke apartemen,"

Plak...

Nada memberikan tamparan keras pada Radit, Radit sontak memegang pipinya yang panas akibat ulah Nada.

"Jangan berpikir macam-macam, Tuan. Aku bukan wanita murahan yang mau diajak main gila seperti wanita lain yang mau menuruti napsumu itu," ucap Nada kemudian melenggang pergi.

Radit mengernyitkan dahinya, tangannya masih saja memegang pipinya yang terasa panas. Amarahnya memuncak, bahkan berfikir untuk mengajak wanita berhijab itu melakukan penyatuan seperti wanita mainannya tak terselip di benaknya, meskipun dia seorang pemain wanita.

"Dia pikir aku mengajaknya tidur? Dasar wanita mesum," umpatnya.

Tak lama dari itu, terdengar ponselnya kembali berdering. Radit mengangkat panggilan dari Micho.

"Bagaimana, Dit? Kau sudah dimana, kenapa tidak sampai-sampai?"

"Iya Kak, ini sudah di restauran dekat apartemen. Aku akan segera menuju ke apartemen sekarang," jawabnya.

Radit melangkah cepat membawa jas sobek itu menuju ke apartemen. Radit masuk ke dalam apartemen dengan akses card miliknya. Micho dan Damar yang tengah bercengkrama menoleh bersamaan.

"Malem, Kak." sapa Radit sambil tersenyum.

"Mana jas nya?" tanya Micho sambil mengulurkan tangannya, Radit mengulurkan tangannya memberikan jas itu dengan hati-hati.

"Ada apa? Kamu tidak melakukan kesalahan kan?" tanya Micho sambil mengamati jas kesayangan nya. Radit terdiam, sampai pada akhirnya Micho menyadari jika jas itu robek. Micho menghela napas kemudian melemparkan jas itu ke sofa dengan kasar.

Damar asisten Micho dan Radit saling berpandangan, Damar yang baru menyadari sesuatu melirik ke arah Micho yang menampakkan wajah kecewa.

"Maaf Kak," ucap Radit pelan.

"Kenapa bisa robek? Apa tidak mendengar ucapanku kemaren? Aku bilang jangan sampai jas itu lecet sedikitpun!" bentak Micho, matanya merah padam.

Radit terdiam, melakukan pembelaan pun rasanya akan sia-sia saja. Micho melenggang pergi, Damar menepuk pelan pundak Radit.

"Jangan diambil hati, Micho masih dalam kondisi hati yang tidak baik, kamu maklumi saja," ucap Damar pelan dan diangguki oleh Radit.

🎀🎀🎀🎀🎀🎀

Ayok ayok ritualnya say, Like komen dan jempolnya Buat bang Radit. Asekk...

1
DEWI MULYANI
Luar biasa
Eridha Dewi
judulnya apa Thor kok gak ada
꧁☯𝒞𝒾𝓃𝒹𝓎☯꧂
Kecewa
꧁☯𝒞𝒾𝓃𝒹𝓎☯꧂
Buruk
Rafael Akbar Alfaridzi
yes pergi aja yg jauh biar tau rasa vino
Rafael Akbar Alfaridzi
yes ketemu
sri rahayu rahayu
Luar biasa
Rafanda 2018
end
Rafanda 2018
jg ga minat bacanya,,alurnya jd lain maaf
Rafanda 2018
ini yg aku ga suka dari cerita novel yg ada amnesia
Rafanda 2018
nada bisanya memejamkan mata dan nangis
Rafanda 2018
dokter arfan lg libur jd ga tau nada pingsan,,,ck ck ck,,
marvel goblok lg nemui pengemarnya di palabuhan ga peduli istrinya
Rafanda 2018
berhijab tp ga patuh suami
Rafanda 2018
goblok pakai acara lari
Rafanda 2018
NEG sama radit jd mls
Rafanda 2018
goblok,,punya rumah ngapain di situ tolol
Rafanda 2018
jijik
Mommy JK 💜
Delon jiwa Kepo mu melebihi ibu² kompleks sampai² km g bisa tidur 🤭🤭🤭🤭 apa jangan² kamu atmin Lam***urah ya 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Mommy JK 💜
Pantesan dulu bos suka bilang jgn menggulung rambut tinggi²🤭
Mommy JK 💜
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!