NovelToon NovelToon
Wanita Tangguh Kesayangan CEO

Wanita Tangguh Kesayangan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Cintamanis / Cintapertama
Popularitas:394.6k
Nilai: 5
Nama Author: Chubby92

"Dia yang akan menjadi istriku.!" Itulah ungkapan pertama seorang Daniel Kendrick ketika bertemu dengan seorang wanita yang mampu menggetarkan hatinya pada pandangan pertama.

Demi menikahi wanita itu dia mengatakan hal yang konyol mengenai balas budi dan untuk menyanggupi semua kebutuhan wanita itu.

Ariel Nathanie terkejut saat pria itu melamarnya di meja makan. Apa sebenarnya yang ada di pikiran pria ini? Kenapa dia memilihku untuk di jadikan sebagai istri?.

Akankah pernikahan terjadi?
Mampukah Daniel Kendrick membuat Ariel Nathanie jatuh cinta kepadanya?

Nantikan kisahnya!!


Follow Ig : @nr.anitaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chubby92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 20

Hari ini merupakan hari pertama Daniel dan Ariel sebagai sepasang suami istri setelah melangsungkan akad nikah kemarin. Bagaimana kisah mereka selanjutnya???

Mari ki' baca sendiri di'.... 😁😁😁

******************

Jarum mesin penunjuk waktu singgah di angka 5. Terdengar bunyi alarm yang begitu nyaring hampir memporak porandakan gendang telinga.

Ariel mengerjakan matanya, ia hendak meraih ponselnya tersebut. Ariel memang selalu menyetel alarm setiap hari karena takut bangun kesiangan untuk melaksanakan kewajiban 2 rakaat.

Tapi Ariel merasa ada sesuatu yang berat menimpanya. Yah lengan kekar dan tangan cukup besar hinggap di pinggangnya. Ternyata diam-diam suaminya tidur sambil memeluk dirinya dari belakang.

"Apa yang dia lakukan." Gumam Ariel. "Apa dia melakukan sesuatu kepadaku?." Ariel bertanya kepada dirinya sendiri lalu menyikapi sedikit selimut yang menutupi badannya. "Baju ku masih utuh dan aku juga tidak merasakan sakit apapun. Itu artinya....Huuhhhh." Ariel menghela nafas panjang.

Saat ia mencoba untuk memindahkan tangan suami nya tiba-tiba terdengar suara gerakan dari si empunya tangan. Ariel dengan cepat memejamkan matanya kembali seraya diam membeku seperti es.

"Hoaaaaaaammmm." Daniel menguap. Ia langsung mebelai rambut panjang sang istri dan mengecup pucuk kepala sang istri. Matanya kemudian beralih ke jam dinding besar yang bertuliskan salah satu lafas Al-Qur'an yang ada disamping ranjangnya itu. Ia lalu mengambil ponsel Ariel dan mematikan Alarm tersebut.

"Yaaaaakkkkkk... Dia menciumku. Omo omo. Akkhhh ternyata diam-diam suamiku romantis juga. Lagi donk?? Ohh No!! Ternyata aku punya jiwa mesum juga. Gini nih kalau kelamaan jomblo, tapi sering nonton Drakor.. hahahha" Batin Ariel dengan sedikit menggila.

Daniel memposisikan badan Ariel telentang. Ia lalu mengusap-usap pipi sang istri. "Riel, bangun Riel. Riel bangun... Sayang bangunn.."

"Sayang...Akkhhhh tolong katakan sekali lagi." Batin Ariel.

Tapi sayang seribu sayang Daniel kembali membangunkannya hanya dengan memanggil namanya.

"Riel bangun Riel, kalau nggak bangun aku cium nih.?" Goda Daniel. Ia sudah mengetahui bahwa istrinya itu pura-pura tidur sejak ia memposisikan badan Ariel telentang.

Ariel membuka mata dengan pelan, seperti orang yang baru siuman. Sungguh, ia patut di beri penghargaan sebagai aktris yang begitu menjiwai di setiap perannya dan sangat tampak dari mimik wajahnya.

"Udah bangun? Sudah jam 5 bersihkan diri dulu baru kita Shalat berjamaah." Daniel lalu mengambil langkah keluar kamar menuju ke kamar mandi yang ada di kamar tamu. Kalau harus menunggu istrinya pasti semakin lama. Ariel pun menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.

.........

Ariel telah selesai duluan dan sekarang sudah memakai dress yang sudah tersedia di lemarinya. Dia menuju ke tempat berpetak dengan ukuran 4 x 3, di mana di peruntukkan khusus sebagai tempat untuk melakukan ibadah dan masih terletak di kamar itu sembari menunggu suaminya. (Jangan heran yah, kamarnya memang luas kok.).

Setelah melakukan Shalat berjamaah, Ariel pamit kepada suaminya untuk turun ke dapur membantu pelayan di mansion itu, dan Daniel tidak keberatan dengan keinginan istrinya itu. Itung-itung dia bisa menambah skill memasaknya seperti yang di lakukan mommynya selama ini. Fikirnya begitu.

Ariel menuruni anak tangga dan langsung menuju ke dapur dan mendapati pelayan sedang menyediakan bahan untuk di masak.

"Selamat pagi semua." Sapa Ariel dengan senyum yang merekah di bibir merah jambunya.

"Selamat pagi nyonya muda." Jawab semua pelayan yang ada di sana.

"Bisa nggak bi, jangan manggilnya begitu, agak gie mana getu Ariel dengernya. Panggil nama aja bi." Ucapnya. Dia agak risih mendengar panggilan tersebut.

"Maaf nyonya muda, kita nggak bisa melakukan itu. Ini sudah ketentuan di mansion ini." Ucap salah satu pelayan dan di benarkan dengan anggukan oleh pelayan lain.

Yah, Pak Udin sang tangan tuan besar Kendrick yang menerapkan peraturan tersebut. Semua peraturan di di mansion itu di atur olehnya. Dia berhak memecat dan memberikan hukuman kepada siapa saja yang berani melanggar dan melakukan kesalahan apalagi jika seseorang melakukan pengkhianatan. Itu semua ia lakukan demi keamanan keluarga tuannya. Mengingat 2 tahun yang lalu dia melakukan kesalahan yang hampir membuat nona Dita meregang nyawa.

"Ada yang bisa saya bantu bi,?" Tanya Ariel.

"Nggak usah nyonya muda. Anda bisa kembali beristirahat atau jalan-jalan ke taman yang ada di samping mansion ini." Jawab sopan pelayan itu.

"Nggak papa kok bi, tuan muda juga tidak melarang. Boleh yah bi saya bantu." Rengek Ariel.

"Ya udah, silahkan nyonya muda."

Ariel pun memakai apron yang tersedia, dan membantu para pelayan untuk memasak. Beberapa menit kemudian datang sang penguasa mansion yang juga setiap pagi selalu standby di dapur membantu para pelayan membuat sarapan untuk keluarganya.

"Hai menantu mommy yang cantik, kenapa kamu ada di dapur sayang? Seharusnya itu kamu masih ada di dalam kamar, di bawah selimut berdua dengan suamimu." Ucap Laura secara blak-blakan. Sedangkan yang di tanya pun mukanya langsung memerah bak tomat.

"E-e-eehhh itu mom..." Ucapan Ariel menggantung karena ia tak tahu harus membalas ucapan mertuanya itu dengan kata apa.

"Apa gawangnya udah jebol.?" Tanyanya lagi.

"Ga-gawang apa mom.?" Tanya Ariel yang pura-pura polos, padahal sebenarnya otaknya udah mulai traveling mendengar kata yang di lontarkan oleh sang mommy mertuanya.

Laura kemudian menatap lekat Ariel di mulai dari ujung kaki sampai ke ujung kepala sambil memegang dagu "Heemmpph.. sepertinya gawangnya belum jebol." Isshh anak itu apa sih sebenarnya yang dia pikirkan sampai melewatkan malam yang sakral seperti ini.. Isshh Issshh isssshh... Lambat skali pergerakannya." Ucapnya sambil geleng-geleng kepala.

Ariel hanya diam menunduk mendengarkan ocehan receh sang mommy mertuanya yang masih terlihat cantik itu. Sedangkan para pelayan sudah senyum senyum dari tadi mendengar nyonyanya itu.

"Ya udah sekarang kita lanjut masaknya. Bentar mommy akan bicara dengan anak siput itu." Kata Laura.

Mereka pun masak bersama dengan para pelayan. Berbaur dengan para pelayan udah biasa di lakukan oleh Laura. Sekalipun ia adalah orang terkaya di kota itu, ia tetap murah hati dan rajin tersenyum katanya itu adalah obat mujarab untuk awet muda.

Meja makan

Semuanya sudah duduk manja di kursi masing-masing, sambil menunggu masakan di sajikan.

Laura mengambilkan makanan untuk suaminya. "Cobain dad ini masakan menantu mu loh!." Ucap Laura dan Kendrick hanya membalasnya dengan senyuman.

Ariel pun melakukan hal yang sama,menyajikan makan untuk suaminya. Meskipun ini bukan yang pertama tapi kali ini dia melakukanya dengan status yang berbeda dari yang kemarin.

**********

Di ruang keluarga..

Pandangan Kendrick dan Daniel sedang tertuju pada berita yang disiarkan di TV raksasa yang ada di hadapannya. Mereka sedang melihat berita seputar saham bisnis dan lain - lain yang berhubungan dengan perusahaan.

Ariel hanya menyaksikan sambil sesekali belajar dengan apa yang di dengarnya. Siapa tau berguna untuk masa depan, Fikirnya.

"Hey anak siput." Panggil Laura.

"Anak siput? Siapa anak siput mom?." Tanya Dita yang saat itu sedang memegang majalah perhiasan sambil sesekali meminta pendapat dari kakak iparnya.

"Kakakmu! Siapa lagi?." Sungut Laura.

Daniel menoleh ke sumber suara "Kok Daniel mom?."

"Iya kamu. Apa yang kamu fikirkan semalaman sampai-sampai kamu belum juga menjebol gawang.?"

"Uhuukk.. Uhuuukkk.. Uhuuukkk.." Daniel yang kala itu sedang meminum kopinya terbatuk batuk mendengar ucapan mommynya, ia pun langsung mengerti maksud dari perkataan sang mommy.

Daniel langsung melirik Ariel, begitupun sebaliknya. Ariel duluan membuang muka karena merasa malu dengan ucapan mertuanya. Padahal dia sudah bisa menebak pasti mertuanya akan mengungkit hal itu.

"Mommy nih kalau ngomong. Lihat tuh muka istri Daniel udah merah kayak kepiting rebus." Semuanya langsung mengarahkan pandangan ke Ariel. Ariel langsung menunduk.

"Ini sungguh memalukan. Ingin rasanya aku bersembunyi di bawa kolom meja sekarang." Batin Ariel masih dengan menunduk sambil menggigit pelan bibir bawahnya.

"Sabar dong mom, masa' main jebol jebol aja. Santai mom, santai. Semua akan jebol pada masanya." Ucap Daniel santai,padahal ia pun sedang gugup, hanya saja ia mampu menyembunyikan rasa gugupnya.

"Aduuhh mommy. Anakmu ini juga sudah tidak tahan untuk menjebol gawang dan segera mencetak Daniel junior. Bahkan ini si tongkat sakti ku ini tiap malam sesak di bawa sana hanya karena aku memikirkan wanita ini. Untung ada di Citra yang selalu setia menemani menuntaskannya.. Heheh... Sabar yah tongkat sakti kita akan melakukannya perlahan, step by step, biar yang punya gawang nggak kaget dan lari... hihihihi... "

.

**************

Sampai jumpa di Part selanjutnya......

Kisah keuwu-uwuan mereka akan di mulai dari sekarang yah, kan udah halal jadi amaaaannn.. Dan akan di bumbuhi dengan sedikit problematika. Tapi tenang aja masalahnya yang ringan-ringan aja kok, nggak berat, nggak seberat beban hidup author 😂 (Just Kidding). Astagfirullah...

************

Jangan lupa untuk selalu mendukung karya author dengan

LIKE

FAVORITE

VOTE

RATE BINTANG 5

HADIAH JUGA BOLEH DONK BIAR AUTHOR TAMBAH SEMANGAT 45. 😉😉..

TERIMA KASIH

***********

HAPPY READING!!!! 🥰🥰🥰

.

.

1
Eskael Evol
wow Ketemu camer nih ril
Eskael Evol
bakal jodoh nih kayaknya
Eskael Evol
benar kaaannn si Daniel
Eskael Evol
kayaknya tu si Danil deh
Eskael Evol
keren ceritanya tidak bertele-tele
Eskael Evol
kyk pernah baca ya
Eskael Evol
luar biasa
Khoerun Nisa
aku merasa lebih menghayati kisah Gery dan Jasmin Kya nyata bgt baper
Khoerun Nisa
iya BNR kamu emng bego ril sama begonya SM penulis di culik satu orng aja payahkn ku aku bc dri judul sampe ceritanya yg ktnya bs bela diri ini itu
Khoerun Nisa
yg ktnya wanita tangguh pandai tekwondo dn bela diri cm GT aja Cemen TDK sesuai kata2 outor yg di ceritakan
Cha. Nissa
wow jenkai🤣
Tangsah Jagad
🤣🤣🤣🤣
Tangsah Jagad
cerita menarik good job
Suyanti
cakep banget pemeran nya thor
Unyil Santy
keren kk
Yuli Yanti
mamfir thor,biar pun aq jrng komen tpi tiap bab aq like klo g'aq suka nonton iklan
Novi Yanti
tokoh utamanya kurang ganteng thor 😁😁
Rahmini S
lanjut thor
Aulia
cerita yg sangat menarik,konflik jg gk terlalu berat... tetep semangat ya thor
Aulia
wow babang kau exo mantap visual'y thor 😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!