Raisa bailey merupakan seorang anak yang tidak di inginkan oleh keluarganya sendiri sehingga dia mendapatkan siksaan yang mengerikan.
Suatu hari ibunya membius Raisa dan menghantarnya kesebuah rumah pria tua untuk menjalin kerjasama diperusahaan.
Setelah sadar Raisa sangat kaget melihat seorang pria melihatnya dengan tatapan penuh nafsu dan ingin merobek bajunya.
Mampukah Raisa menyelamatkan dirinya dari seorang pria tua yang menginginkan tubuhnya? dan juga apakah raisa akan jatuh cinta pada pria yang sudah menolongnya selama ini?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hruga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kecewa
Pagi harinya Raisa terbangun dari tidurnya saat merasakan sentuhan diwajahnya,dia melihat kekiri dimana Martin sedang tersenyum padanya.
Ketika dia ingin bangun untuk menuju kamar mandi,dia sedikit kaget kenapa dia tidak berpakaian dan kenapa Martin bisa tidur dengannya dalam keadaan seperti itu?
“Martin apa yang terjadi padaku?” tanyanya saat melihat Martin hanya tersenyum padanya.
“Aku tidak tahu sayang,memangnya kenapa?”
“Kenapa aku bisa tidur denganmu tampa sehelai pakaian?”tanyanya lagi.
“Itu?” Martin sedikit ragu mau mengatakan hal yang sebenarnya.
“Martin apa terjadi sesuatu padaku?setelah keluar dari restaurant aku tidak mengingat apa-apa” ucapnya seraya melihat Martin,dicelah kedua pahanya juga terasa perih apa terjadi padanya saat dia makan bersama Micky.
“Ouh ya Martin dimana Micky?” tanyanya setelah mengingat terakhir kali makan bersama.
“Sewaktu aku bersama datang menjemputmu Micky sudah tidak ada disana” dustanya.
“Martin jujur padaku,apa yang terjadi padaku setelah aku tidak sadarkan diri?” tanyanya dia tidak mengingatnya sama sekali.
“Kau terkena obat dan?”
“Dan apa?”
“Dan kau kehilangan keperawananmu” ucap Martin serba salah,tapi jauh dilubuk hatinya dia bersorak gembira.
“What?” Raisa tampak tidak percaya.
“Maaf malam itu aku tidak bisa mengendalikan diriku”
Raisa diam tidak menjawab,dia sangat shock saat mengetahui kalau dia tidak perawan lagi.apa ada seseorang yang memberikanya obat saat dia tidak sadar?
Dia segera menarik selimut untuk menutupi tubuhnya dan ingin berjalan menuju kamar mandi,saat dia ingin melangkah terasa perih dikedua pahanya dan dia kembali terduduk disisi ranjang.
“Apa kau baik-baik saja?”tanya Martin saat melihat Raisa diam saja.
Raisa tidak menjawab,dia mencuba untuk bangun agar bisa segera masuk kedalam kamar mandi,tapi sekeras apapun dia mencuba sakit yang dia rasakan tidak dapat dia tahan.
“Kau mau kekamar mandi,aku akan membantumu” Martin turun dari atas ranjang dan ingin mengendong Raisa.
Raisa tidak menolak dan membiarkan Martin mengendongnya menuju kamar mandi,lagi pula dia tidak bisa berjalan kerana sakit dikedua pahanya.
“Terima kasih” ucapnya saat Martin menaruhnya didalam bathub.
“Jangan sungkan sayang” setelah itu Martin keluar dari kamar mandi dan menuju dapurnya.
Raisa merendam tubuhnya didalam bathub dan mengambil sebuah cermin yang berdekatan dengan bathub dan melihat sekujur tubuhnya.
“Jijik sekali” tampa dia sedari air matanya mengalir dikedua pipinya.
Dia jijik dengan tubuhnya sendiri kerana terdapat banyak kesan yang ditinggal Martin disana,dia masih belum bersedia keperawanannya diambil tampa dia sendiri yang memberikannya.
Setelah selesai dia keluar dari kamar mandi dan mengambil pakaiannya,kemudian dia segera naik keatas ranjang kerana dia ingin tidur.
Martin masuk kedalam kamar untuk melihat apakah Raisa sudah selesai mandi,dia pikir Raisa masih didalam kamar mandi jadi dia segera membuka pakaianya kerana ingin pergi keperusahaanya.
ketika dia ingin mengambil ponselnya diranjang,dia merasakan sesuatu dibawah selimut dengan cepat Martin menarik selimut itu dan melihat Raisa sedang menatapnya dengan tajam.
“Wow sayang kenapa kau tidak turun untuk sarapan?”
“Aku tidak berselera!” jawabnya dengan dingin.
“Kenapa kau marah padaku?” Martin berjalan mendekati Raisa dan mengusap wajahnya.
“Jangan sentuh aku Martin!”
“Why?”
“Kau mengambil keperawananku tampa seijinku!”
“Jangan khawatir aku akan bertanggung jawab!”
“Heh! tanggung jawab seperti apa yang kau ingin berikan?!” tanya Raisa dengan sinis.
“Bernikah denganku!”
“Hahaha sungguh lucu Martin Jhonson!” uca Raisa kemudian bangun dari tidurnya dan ingin berjalan keluar kamar.
“Hey aku serius akan menikah denganmu! apa kau berpikir aku hanya membual!” ucap Martin dengan kesal.
“Aku tidak ingin menikah denganmu!”
“Kenapa?”
Raisa tidak menjawab,dia tidak ingin menikah dengan pria yang tidak dicintainya dan juga apa Martin punya perasaan padanya?
Dia tidak butuh tanggung jawab pria itu,yang sekarang berada dipikirannya hanyalah dia ingin segera pergi dari hadapan Martin Jhonson!
“Hey kau mau kemana?”tanyanya saat melihat Raisa keluar dari kamarnya.
“Bunuh diri!” ucapnya seraya keluar dari kamarnya menuju dapur.
Martin segera keluar untuk mengejar Raisa yang sedang menuruni anak tangga,dia khawatir Raisa serius dengan ucapanya.
klo bisa di benahi lg y,biar yyg bc berikutnya nyaman.🙏🙏
maaf ,sekdr mengiingatkan
serasa gak puas dgn pembalasan dr keluarga raisa karena gak sampai dibuat mati martin dan izumi itu
berasa mau mnta bantuan Monica sruh dteng trus bantai tuuhh manusia2 bejat alias izumi sama martin...
#emosi tingkat iblis ini kynya...🤯🤯🤬🤬🤬🤬🤬
KSih pertolongan donk