NovelToon NovelToon
Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Benih Satu Malam Tuan Cassanova

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:23.4k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Bayu Rangga Alexander, seorang pengacara handal yang banyak memenangkan kasus persidangna di usianya yang masih terbilang muda. Semuanya terlihat sangat sempurna, jika saja dia bukan seorang cassanova.

Bermain wanita hanya untuk kepuasan semalam sudah biasa dia lakukan. Alasannya hanya satu, dia tidak pernah mau terikat dengan siapapun. Menganggap jika semua wanita hanya akan menginginkan hartanya, Bayu tidak percaya akan ketulusan cinta.

Hingga suatu malam seorang wanita beranjak naik ke atas ranjangnya, menemani malamnya, memuaskannya, tapi sama sekali tidak meminta bayaran, hal yang membuat Bayu merasa aneh hingga dia cukup penasaran.

Wanita bernama Viona itu menolak kehadirannya, menolak keras untuk tidur kembali dengan Bayu meski pria itu akan membayarnya mahal. Dia memilih untuk pergi dan tidak berurusan dengan Bayu lagi.

"Aku tidak meminta bayaran, karena aku sengaja memanfaatkanmu untuk tidur denganku. Jangan ganggu aku lagi!"

"Sial wanita itu berani sekali menolakku!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Percaya Cinta

Viona termenung di depan laptopnya, hanya berusaha mencari lowongan pekerjaan dan tempat tinggal baru yang harga sewanya terjangkau. Meski Raisa sudah memperbolehkan Viona untuk tetap tinggal disini, tapi Viona tetap tidak enak jika harus tinggal lebih lama. Dia tetap harus mencari tempat tinggal baru untuk dirinya. Sudah cukup Viona merepotkan Rendi dan Raisa.

"Susah sekali mencari pekerjaan sekarang, malah aku tidak punya banyak tabungan karena selama menikah aku tidak bekerja dan hanya punya sedikit tabungan sisa dari uang gaji bulananku dulu"

Dani selalu memberikan uang bulanan yang pas-pasan untuk kebutuhan. Hingga Viona tidak bisa menyisihkan sedikit pun untuk menabung. Bahkan terkadang tabungannya yang saat masih gadis, terkadang terpakai untuk menutupi kebutuhan lain. Sebenarnya bukan karena suaminya tidak mampu, bahkan gajinya perbulan cukup lumayan. Tapi, memang Dani selalu mendahulukan orang tuanya, dan itu masih bisa diterima oleh Viona selama bukan sebuah pengkhianatan yang terjadi.

Suara ketukan pintu membuat Viona menghentikan pencariannya di laptop. Dia berjalan ke arah pintu dan membukanya. Raisa berdiri disana sambil tersenyum padanya.

"Sedang apa?" tanya Raisa sambil berjalan masuk ke dalam kamar.

VIona mengikutinya, dia duduk di kursi depan meja kecil disana, menunjukan layar laptopnya pada Raisa. "Mencari pekerjaan, tapi sulit sekali"

"Em, kamu punya pengalaman kerja 'kan?"

"Ya, sebelum menikah aku pernah bekerja di sebuah Perusahaan"

"Bagaimana kalau bekerja di Perusahaan keluargaku saja? Nanti aku bicarakan sama Papa"

Viona mengerjap tertegun, dia menatap Raisa dengan berbinar. "Beneran Sa? Aku boleh ikut bekerja di Perusahaan keluarga kamu?"

Raisa mengangguk tanpa ragu, sejak tahu apa yang di alami oleh Viona, dia mulai bisa menerimanya sebagai seorang teman. Bukan lagi saingan. Raisa hanya cukup percaya pada suaminya yang tidak akan kembali lagi pada Viona, meski cinta mereka dulu cukup kuat. Namun sekarang, tetap Raisa pemenangnya.

"Nanti aku tanya dulu sama Papa, soalnya waktu itu Papa bilang membutuhkan sekretaris baru. Semoga saja belum ada yang memasuki pekerjaan itu"

"Terima kasih ya Raisa, aku bisa jadi apa saja kok yang penting aku punya kerjaan"

"Iya, nanti aku bantu bicarakan"

VIona tersenyum, dia benar-benar bahagia jika benar Raisa bisa membantunya untuk mendapatkan pekerjaan. Karena semakin cepat dia mendapatkan penghasilan, maka semakin cepat dia bisa pindah dari rumah ini. Viona tidak mau terus mengganggu rumah tangga Raisa dan Rendi.

"Persidangan selanjutnya kapan?" tanya Raisa.

"Minggu depan, keputusan akan jatuh minggu depan. Karena aku menolak mediasi"

Raisa mengangguk pelan, menatap Viona yang masih terlalu muda untuk mengalami gagalnya pernikahan. "Vio, kamu hebat masih bisa bertahan untuk kuat setelah apa yang kamu lalui. Sekarang aku tahu kenapa Rendi ingin membantumu, karena aku tahu jika perempuan tidak akan ada yang sekuat kamu. Ditengah kesendirian dan tidak punya keluarga, kamu masih bisa berusaha untuk tetap baik-baik saja"

Viona tersenyum tipis, bahkan jika mengingat apa yang sudah terjadi, dia masih tidak percaya karena masih bertahan sampai saat ini. "Bohong jika aku tidak merasa marah pada takdirku. Tapi, aku hanya perlu bertahan untuk tetap menjalani kehidupan ini. Memang yang terbaik untukku adalah berpisah"

"Aku yakin suatu saat kamu akan menemukan kebahagiaan kamu, Vio. Kamu akan mendapatkan pria yang meratukanmu"

Viona hanya tersenyum tanpa ingin menjawab lagi. Karena hatinya sudah benar-benar hampir mati untuk sebuah cinta lagi. Dua kali mengalami kegagalan dalam sebuah ikatan atas nama cinta, dan Viona merasa untuk berhenti memulai kisah cinta lagi, dengan siapapun itu.

*

"Foto siapa yang kau lihat itu?"

Bayu yang sedang duduk di sofa dengan menatap sebuah foto kecil di gantungan kunci. Dia menoleh pada Andreas yang baru datang. Mereka sedang berkumpul di rumah kita, tempat dimana 5 sekawan ini selalu menikmati malam disini dengan minum, bermain wanita, atau hanya sekadar mengobrol menghilangkan penat atas pekerjaan.

"Wanita yang aku tiduri beberapa hari lalu, tapi dia tidak meminta bayaran"

"Hebat sekali, siapa wanita yang sial itu?" tanya Marvin dengan nada meledeknya.

Ck.. Bayu berdecak kesal, dia menegakan posisi duduknya. Menatap teman-temannya secara bergantian. "Itulah sebabnya, aku juga tidak mengerti. Kenapa dia langsung pergi begitu saja tanpa meninggalkan apapun. Biasanya jika wanita yang aku tiduri pergi duluan, mereka akan meninggalkan nomor rekening untuk aku transfer uang bayarannya. Nah, dia tidak. Malah aku menemukan gantungan kunci yang terputus ini dan ini adalah fotonya"

"Mungkin dia sengaja melakukan itu?" ucap Bara santai dengan tatapan masih fokus ke ponselnya.

"Untuk apa dia sengaja melakukannya?"

"Jelas untuk memancing kau agar mencarinya, bodoh!" ketus Davin, pria yang sedang duduk dengan seorang wanita bayaran yang duduk di atas pangkuannya.

Ya, diantara mereka berlima yang pemain wanita adalah Bayu dan Davin. Keduanya memang cassanova kelas tinggi. Meski sudah di ingatkan teman-temannya, tapi keduanya masih menikmati kebebasan itu tanpa ingin terikat dengan wanita mana pun. Lebih parah, mereka tidak percaya cinta pada saat ini.

"Nanti kalau kau bertemu dengan dia, coba saja untuk bertanya kenapa dia tidak meminta bayaran" ucap Byan, si Asisten sekaligus sepupu Bara yang paling santai, hidupnya lurus tanpa tujuan, tapi paling selalu ada untuk teman-temannya yang terjerat masalah keluarga.

"Benar juga, aku akan mencarinya kalau begitu"

"Kenapa kau bersemangat sekali sialan! Kau tidak berniat menidurinya lagi 'kan?" ucap Davin dengan sarkas.

Bayu hanya tersenyum tanpa banyak bicara. Dia berdiri dan berjalan ke arah kamar di rumah itu. "Nanti kalau wanita pesananku datang, suruh langsung ke kamar saja ya. Aku sudah tidak tahan"

Andreas dan Bara hanya menggeleng pelan dengan sikap temannya ini.

"Sampai kapan dia akan seperti itu?" ucap Bara.

"Akan sulit sampai dia benar-benar menemukan cinta sejatinya" jawab Byan santai.

Bugh.. Sebuah bantal melayang ke tubuh Byan dari Davin yang sengaja melemparnya. "Bagaimana bisa kau berbicara tentang cinta, sementara kau saja tidak pernah punya pacar atau bermain dengan wanita"

Byan hanya mengangkat bahunya acuh, memang disini dia yang paling santai. Hidupnya hanya tentang pekerjaan, minum dengan teman-temannya dan tidak pernah berniat untuk bermain wanita seperti yang lainnya.

"Yang penting aku tidak habis uang seperti kalian yang membayar wanita tidak jelas"

Mereka melanjutkan minum dan mengobrol sampai larut malam, ada yang sampai pagi juga. Kesibukan yang mereka semua rasakan setiap hari, dan hanya bisa menghilangkan penat satu hari dalam satu minggu ini. Setiap akhir pekan mereka akan berkumpul disini.

Bayu sibuk dengan urusannya di dalam kamar, begitu pun dengan Davin. Yang lainnya juga sibuk mengobrol dan minum sampai puas.

Bersambung

1
olyv
wah bay anakmu sudah usia 2 tahun loh ngak terasa yaa tapi sampai saat ini kamu g tau keberadaan nya
Tika Rostika
iya pengacara hebat , banyak duit bukan nya mencari tahu kebenaran nya eh malah terus main cewe byr an. 😠
Oma Gavin
sudah 2 tahun saja usia velia berlalu dan bayu tidak pernah tau segoblok itukah bayu katanya pengacara hebat tapi tidak ada niat buat menyelidiki viona bila dia dulunya curiga bukan viona yg menyebarkan rumor tsb
Sarinah Quinn
pria yang menyukai viona selalu di ganggu dua bersaudara Raisa dan Raline, sebelum nya Rendy sekarang Bayu klop deh dua bersaudara, semoga author memberikan jodoh terbaik buat viona tanpa drama di sakiti dulu .
di tunggu up nya thor 🙏
Soraya
lanjut thor
Soraya
semangat Vio
Nna Nna 💖
thor panggilannya knp ga dibedakan antara pengasuh dgn viona.
nnt panggil pengasuh bu Aminah, panggil viona, ibu.
Dew666
🥰🥰🥰🥰
Sarbina Sarbina
lanjuttt
Oma Gavin
raline juga kayak perempuan ngga laku aja sudah tau trade record nya bayu seperti apa kalau pun kamu sedikit berhasil mendapatkan bayu juga ngga bakalan mau menikah dgn kamu
MamDeyh
Dia yg nolak dia yg kek cacing kepanasan 😒..
falea sezi
lanjut ne laki. pengen di sleding kayaknya
Soraya
lanjut
Nessa
kerjaan siapa sih penasaran
Angga Gati
selamat vio atas kelahiran putrinya😍😍
Dew666
👄👄👄👄
Ni Luh Dwi Sani
lanjut kak plese
Sarinah Quinn
semoga cepat up lagi 🙏
winpar
siapa y kira2 yg buat hoax?
MamDeyh
Eh Bayu awas kau kalo satu hari kelak dtg ke Vio dan mengemis kata maaf... Dasar teh celup 😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!