genre ; fantasi, action, over power, system, adventure, kultivator
seorang mahasiswa introvert bernama haikal yang sibuk dengan dunianya sendiri, tak peduli dengan dunia sekitarnya jika itu tidak penting menurut dirinya. namun naas dia terpaksa harus meregang nyawa karena mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulang kerumah dari kampus.
disaat dia tengah sekarat, tiba-tiba saja kejadian aneh menimpa dirinya. dia terpaksa bereinkarnasi kedalam dunia kultivator, dunia dimana yang terkuatlah yang berkuasa. beruntung didunia tersebut dia ditemani oleh system yang bisa membantunya menjadi yang terkuat.
lalu bagaimana jalan yang akan dilalui oleh pria introvert bernama haikal itu, agar bisa menjadi yang terkuat?.... mari kita lihat kisahnya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon amri_caniago, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
memusnahkan kelompok tengkorak hitam
saat dalam perjalanan menuju kemarkas tengkorak hitam, ya qiu samar-samar merasakan ada aura membunuh yang sedang mengikuti dirinya dan juga do fang.
"sepertinya ada orang yang sedang mengikuti kita junior" ucap do fang yang masih terus melanjutkan perjalan, memberitahu ye qiu bahwa mereka tengah dimata-matai oleh sekelompok orang
" ya aku tahu senior, apakah senior bisa membasmi nyamuk pengganggu itu" balas ye qiu ingin menyerahkan urusan mengenai sekelompok orang yang sedang mengikuti mereka kepada do fang.
"itu hal yang mudah bagiku junior" ucap do fang tersenyum penuh percaya diri.
"kalau begitu silahkan senior bereskan mereka, selanjutnya kita bertemu dimarkas kelompok tengkorak hitam, aku sudah tak sabar lagi ingin membunuh kelompok biadab itu"
"apakah junior yakin ingin pergi kesana duluan, sebaiknya kita pergi kesana bersama saja junior" balas do fang khawatir dengan keselamatan ye qiu.
"senior tenang saja, aku pasti akan baik-baik saja" ucap ye qiu santai.
"baiklah kalau begitu, hati-hati junior" do fang langsung menghentikan langkahnya. tak lama, terlihat ada sobekan ruang yang cukup besar muncul didepan do fang. "semoga tuan baik-baik saja". ucap do fang memasuki sobekan ruang sambil menatap ye qiu yang makin menjauh darinya.
sedangkan, saat ini ye qiu makin mempercepat langkahnya dengan cara beranjak terbang agar dia lebih cepat sampai kemarkas tengkorak hitam. selain ingin cepat-cepat membasmi kelompok tengkorak hitam, ye qiu juga tak ingin semua orang yang ada disekte pedang giok ikut dalam berperang bersama dirinya. ye qiu tak ingin ada nyawa anggota sekte pedang giok melayang sia-sia, hanya karena dendam yang ada dalam dirinya.
.
.
.
digerbang sekte pedang giok.
"apakah kau mendengar suara itu" ucap seorang penjaga kepada temannya yang lain.
"ya aku juga mendengarnya, sepertinya disana sedang ada pertarungan". balas penjaga yang lain sambil menunjuk kehutan yang ada didekat sekte mereka.
"mari kita lihat kesana, semoga saja yang bertarung itu bukan anggota sekte kita" ucap penjaga yang pertama bersuara mengajak temannya yang lain. tanpa bersuara, penjaga lainnya hanya menggangguk menyetujui ucapan temannya.
tak lama kemudian, baru saja sampai ditempat pertarungan, para penjaga langsung membuka mulutnya lebar melihat apa yang terjadi didepannya.
"in..in..ini ..ba gaimana mungkin" ucap salah satu penjaga yang datang.
"yoo.. apakah kalian juga anggota kelompok mereka". ucap santai seorang pria yang sudah berdiri didepan para penjaga. entah dari mana muncul pria itu, tak ada seorangpun penjaga yang mengetahuinya.
"apa orang-orang lemah itu teman kalian". ucap pria itu lagi, yang tak lain adalah do fang yang kembali mengulang pertanyaannya sambil mengeluarkan aura pembunuhan yang pekat.
"bu..bu kan, kami bukan dari kelompok tengkorak hitam" balas seorang penjaga ketakutan setelah sadar dari keterkejutannya.
"jadi mereka anggota kelompok yang ingin dimusnahkan oleh tuan ya.. lalu apa tujuan kalian datang kesini?" balas do fang masih mengeluarkan aura pembunuhan untuk menyeliki sekelompok orang yang menghampirinya
"maaf tuan, tujuan kami kesini hanya ingin mengecek keadaan saja, takut ada orang yang ingin menyerang sekte pedang giok kami". balas penjaga dengan susah payah menahan aura yang dikeluarkan do fang sambil menjelaskan tujuan kedatangan mereka.
"ooohh, ternyata kalian juga dari sekte pedang giok, sama seperti tuanku". balas do fang yang kemudian menghilangkan aura pembunuhan miliknya.
para penjaga langsung bernafas lega setelah do fang menarik aura miliknya. selain itu mereka juga bingung dengan ucapan yang dilontarkan do fang. apalagi ucapan do fang yang terakhir kali. "mohon maaf tuan, kalau boleh tau, siapa orang sekte pedang giok yang tuan maksud" tanya penjaga sedikit takut.
"maksudmu tuanku" tanya do fang memastikan. dan langsung dijawab dengan anggukan oleh para penjaga sekte pedang giok.
"tuanku bernama ye qiu, saat ini dia sedang menuju kemarkas tengkorak hitam" ucap do fang memberitahu nama tuannya pada para penjaga.
"apaaa" ucap kaget para penjaga serempak. mereka terkejut bukan main, bagaimana bisa anak dari patriark mereka memiliki bawahan yang kuat, ditambah saat ini tuan muda mereka juga sedang menyerang kelompok tengkorak hitam sendirian.
"apakah kalian kenal dengan tuan" tanya do fang.
"mohon maaf tuan, kami harus kembali kesekte sekarang untuk memberitahu patriark bahwa tuan muda sedang dalam bahaya". balas penjaga tanpa menjawab pertanyaan do fang.
"ya sebaiknya kalian kumpulkan orang yang banyak untuk membantu tuan" balas do fang paham agar sekte pedang giok bisa membantu ye qiu. "kalau begitu aku pergi dulu". ucap do fang lagi yang langsung membuat sobekan ruang dan langsung masuk kedalamnya.
setelah kepergian do fang, para penjaga langsung bergegas memasuki kediaman patriark sekte pedang giok, untuk melaporkan kepada ye shuan tentang tuan muda mereka yang sedang menuju kemarkas tengkorak hitam sendirian.
"apa... kenapa kalian tidak menghentikan qiu'er"
"maaf patriark, kami juga baru mengetahuinya dari bawahan tuan muda" jawab penjaga tersebut.
"bawahan" balas ye shuan bingung dengan ucapan yang disampaikan penjaga. 'sejak kapan ye qiu memiliki bawahan'. pikir ye shuan
"tadi kami diberitahu oleh orang yang mengaku sebagai bawahan tuan muda, setelah orang itu membunuh sekolompok orang dari kelompok tengkorak hitam yang sepertinya sedang memata-matai sekte kita patriark" ucap penjaga menjelaskan dari mana sumber informasi yang dia dapat.
"baiklah, sekarang kau beritahukan pada semua orang yang ada disekte. penyerangan markas tengkorak hitam kita percepat, suruh mereka untuk bersiap-siap sekarang". ucap ye shuan menyuruh penjaga.
"baik patriark" balas penjaga dan langsung meninggalkan ye shuan.
"kenapa kau nekat menyerang sendiri qiu'er" ucap ye shuan membatin karena melihat kenekatan anaknya.
dihalaman sekte pedang giok, ye shuan terlihat sedang bersiap-siap berangkat kemarkas kelompok tengkorak hitam bersama para anggota sekte. saat ini hati ye shuan dipenuhi oleh rasa cemas, karena penyerangan yang mereka lakukan lebih cepat dari apa yang telah direncanakan, ditambah saat ini nyawa anaknya tengah dalam bahaya yang sangat besar.
.
.
.
..........
sekitar lima ratus meter dari markas tengkorak hitam, nampak ye qiu tengah berdiri dengan gagahnya diatas udara sambil menatap lurus kearah markas tengkorak hitam yang ada didepannya.
saat ini ye qiu tengah berfikir, bagaimana caranya agar tak ada satupun anggota kelompok tengkorak hitam yang dapat melarikan diri dari pembunuhan yang akan dilakukannya.
"baiklah, sebaiknya aku langsung saja menyerang mereka. karena hasil yang akan mereka terima tetap saja sama yaitu kematian"
.
.
.
\=\=>> BERSAMBUNG
maaf kalau bahasanya hancur dan susah untuk dipahami🙏🙏
terimakasih sudah mengingatkan autor dan terimakasih juga atas masukan serta sarannya.
________________________________________________
...****************...
...untuk setiap chapter hanya berisi sekitar 1000 - 1.200 kata saja. jadi maaf kalau tiap chapter isinya hanya sedikit dan kurang memuaskan kalian semua....
author hanya akan update ketika ada ide saja.
jadi jadwal update tidak menentu.
silahkan like, vote jika kalian bersedia tanpa ada paksaan dari author.
jangan lupa berikan saran pada autor, agar cerita yang author buat ini lebih bagus lagi.