NovelToon NovelToon
Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Anak Kembar Jenius Untuk Sang Mantan CEO

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Genius / Penyesalan Suami / CEO
Popularitas:11.7k
Nilai: 5
Nama Author: Miarosa

"Tanda tangani surat cerai ini atau keluargamu membusuk di penjara!"

​Difitnah atas kejahatan yang tidak dilakukannya, Flossie diusir oleh suaminya, Alfie Kincaid, ke tengah badai malam. Pria itu tidak pernah tahu, Flossie pergi dengan membawa rahasia yang terkunci rapat di dalam rahimnya.

​Lima tahun kemudian, wanita yang disangka telah mati itu kembali sebagai sosok berkuasa yang siap membalikkan keadaan.

​Saat kebenaran masa lalu mulai terungkap satu per satu, Alfie berlutut memohon kesempatan kedua. Namun, sepasang mata dingin sang mantan istri menatapnya tanpa emosi.

​Apakah Alfie sanggup membayar harga dari sebuah pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miarosa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

​Malam di Paris berlalu bagaikan mimpi buruk yang enggan usai bagi Alfie Kincaid. Sepanjang penerbangan darurat kembali ke London menggunakan jet pribadinya, ia tak sekalipun memejamkan matanya.

Bayangan sepasang mata balita laki-laki di balik topeng perak itu beserta garis rahang yang begitu identik dengan cermin masa kecilnya terus menghantui benaknya.

​Begitu melangkah masuk ke dalam ruang kerja megahnya di lantai teratas Gedung Kincaid Group London, Alfie melempar jasnya ke sembarang tempat dengan kasar.

​"Troy!" panggil Alfie.

​Troy yang baru saja menyusul masuk bergegas menutup pintu rapat-rapat.

"Ya, Pak Alfie? Saya sudah mengondisikan media agar tidak mencium keributan kecil di Paris semalam."

​"Masa bodoh dengan media!" bentak Alfie.

Matanya merah, karena kurang tidur dan tekanan batin. Ia mencengkeram tepi meja kerjanya dan menatap Troy bagaikan orang kesetanan.

"Aku tidak peduli pada pembelaan Xavier atau aksen Prancis wanita itu! Anak laki-laki itu yang berdiri di sampingnya semalam, dia punya garis rahang Kincaid, Troy!"

​Troy menelan ludah dengan susah payah.

"Pak, tapi bukankah laporan medis empat tahun lalu menyebutkan Nyonya Flossie ...."

​"Laporan medis itu bisa dipalsukan!" potong Alfie dengan teriakan tertahan.

"Mata anak itu menatapku seolah ingin menguliti diriku hidup-hidup! Itu mata seorang Kincaid! Aku ingin kamu kerahkan seluruh tim keamanan siber dan peretas terbaik yang kita miliki!"

​"Apa yang harus kami lacak, Pak?" tanya Troy cemas.

​"Latar belakang kedua anak kembar Emma Ellis!" ujar Alfie.

Ia menekankan setiap kata.

"Cari tahu rumah sakit tempat mereka lahir, dokumen adopsi jika ada, dan dapatkan sampel DNA mereka! Gunakan cara apa pun! Sewa detektif swasta terbaik di Eropa untuk mencuri sampel rambut atau gelas minuman bekas anak-anak itu!"

​"Baik, Pak Alfie. Saya akan langsung menghubungi perwakilan kita di Paris," sahut Troy cepat.

​Namun sebelum Troy sempat berbalik, pintu ruang kerja terdorong keras. Willa melangkah masuk dengan wajah memerah karena amarah yang tak tertahankan. Langkah kakinya yang tegas bergaung di lantai marmer dan memancarkan aura dominan seorang wanita tua yang terbiasa memegang kendali.

​"Alfie! Apa yang sebenarnya kamu lakukan di Paris?!" pekik Willa tanpa basa-basi.

Ia mengibaskan koran finansial pagi di atas meja kerja anaknya. Di halaman utama koran tersebut, grafik saham Kincaid Group terpampang tajam dengan garis merah yang menukik turun.

​"Ibu, jangan campuri urusanku dulu," gumam Alfie dingin.

Ia memijat pelipisnya yang berdenyut hebat.

​"Bagaimana bisa aku tidak mencampurinya?!" bentak Willa.

"Laporan keuangan divisi busana utama kita pagi ini hancur total! Boikot dari Ellis Corporation membuat seluruh distributor besar di Eropa membatalkan kontrak secara sepihak! Bukan cuma di Eropa, Alfie, proyek investasi utama kita di Jepang juga terancam hangus!"

​Alfie mengepalkan tangannya dan menatap ibunya dengan sorot mata liar.

"Ini cuma gertakan Xavier Ellis! Aku sedang mengurus hal yang jauh lebih penting dari sekadar angka saham!"

​"Hal penting apa?! Mengejar wanita misterius berinisial Emma Ellis itu?!" cercah Willa dengan tawa menghina.

"Para pemegang saham sudah berkumpul di lantai bawah! Jika kita tidak mengamankan suntikan modal atau kerja sama baru dalam waktu dua minggu, divisi mode Kincaid Group akan dinyatakan bangkrut total!"

​Troy yang berdiri di antara mereka akhirnya memberanikan diri menyela tegang.

"Nyonya Willa benar, Pak Alfie. Pihak bank di Jepang dan Singapura mulai membekukan lini kredit untuk proyek ekspansi Asia kita karena manuver boikot dari ELLIS."

​Willa melangkah mendekati anaknya dan mencengkeram bahu Alfie dengan tatapan menuntut.

​"Dengar, Alfie! Jangan biarkan ego bodohmu menghancurkan kekaisaran yang sudah dibentuk keluarga ini!" tekan Willa.

"Kamu harus menundukkan kepalamu! Cari cara untuk mengamankan kerja sama baru dengan ELLIS Corporation atau siapa pun yang memegang kendali atas mereka! Selamatkan Kincaid Group dari kehancuran modal sebelum namamu ditendang dari kursi CEO!"

​Alfie menepis tangan ibunya dengan napas memburu. Kata bekerja sama dengan pihak yang telah mempermalukannya terasa bagaikan racun yang menyayat harga dirinya.

​Namun, di balik kemurkaannya, sebuah gagasan kelam nan licik mendadak melintas di dalam benaknya.

​Jika ELLIS Corporation menyodorkan perjanjian kerja sama, itu artinya Emma ELLIS dan kedua anak kembar yang misterius itu harus berhadapan langsung dengannya di meja negosiasi.

​Alfie menatap Willa dan Troy bergantian dan bibirnya perlahan terangkat membentuk senyuman dingin.

​"Baik," ujar Alfie.

"Troy, persiapkan draf penawaran kemitraan penyelamatan untuk ELLIS Corporation. Katakan pada mereka Kincaid Group siap memberikan hak monopoli penuh untuk divisi Asia."

​Troy melotot terkejut.

"Pak? Anda serius ingin mengalah pada mereka?"

​"Aku tidak sedang mengalah, Troy," bisik Alfie dengan tatapan mata yang penuh dendam.

"Aku sedang memancing serigala itu keluar dari sarangnya. Jika wanita itu memang Flossie-ku, aku akan memastikannya sendiri di meja negosiasi."

1
Diana Silaen
penyesalan yang tiada ujung
Quinza Azalea
next thor💪
Diana Silaen
mantaap lanjut Thor 👍👍🌟🌟🌟
Diana Silaen
sungguh luar biasa kamu Emma wanita hebat
Diana Silaen
👍👍👍🌟🌟
Diana Silaen
tolong selamatkan ibu dan bayinya, pliis😭
Miarosa: /Sob/
total 1 replies
Diana Silaen
aduh,takut ngak ada yg nolongin
Diana Silaen
semoga suamimu dan mertuamu menerima perbuatan mereka
Ma Em
Kasihan sekali kamu Alfie makanya jgn langsung percaya pada orang lain meskipun itu ibumu sendiri selidiki dulu kebenaran nya sekarang Alfie baru menyesal dan itupun penyesalanmu sdh terlambat .
Juli Restiarini
𝑙𝑎𝑛𝑗𝑢𝑡
Miarosa: sudah lanjut ya
total 1 replies
Icha Arlita
makanya di pikir dulu, mampus
siti Syamsiar
👍lanjut thor
Miarosa: Bab 29 sdh dilanjut
total 1 replies
tia
lanjut thor
sunaryati jarum
Lega Flossie dan kedua bayine selamat dan sehat
sunaryati jarum
Semoga berhasil dalam.karir dan membesarkan dua anakmu Flossie
sunaryati jarum
Jangan kesuksesan kamu terbuka Emma
sunaryati jarum
Dendammu jangan sampai.membuatmu jadi monster tapi jadi wanita tangguh yang berkualitas
sunaryati jarum
Pembalasan baru dimulai dengan.penolaksn pembelian desain
sunaryati jarum
Good job ternyata kamu punya.keahlian desain perhiasan Flossie semoga sukses dengan bimbingan Xavier
sunaryati jarum
Penyesalan kamu makin dalam.Alfie apalagi jika kebenaran tentang teh herbal dan foto
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!