NovelToon NovelToon
Gadis Polos Salah Server

Gadis Polos Salah Server

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Cintapertama / Ketos
Popularitas:6k
Nilai: 5
Nama Author: Sandhyaruntala

Kanaya Adistia adalah seorang gadis desa yang super polos, lugu, dan selalu melihat dunia dengan penuh prasangka baik. hidup seorang diri di sebuah rumah tua dan tidak layak di tinggali, ayah dan ibunya telah lama meninggal dan keluarga yang lain tidak ada yang mau menampungnya. Namun, sebuah kecelakaan aneh membuat jiwanya terbangun di dalam tubuh Anaya Alysha Wicaksono, seorang siswi SMA kota yang terkenal nakal, pemberontak, dan sering membuat masalah. Di rumah, Anaya asli dikenal sebagai gadis yang sangat dingin, tertutup, dan enggan berinteraksi dengan keluarganya sendiri. Ia selalu mengurung diri di kamar, menghindari obrolan di meja makan, dan sengaja membangun benteng pembatas yang tinggi dengan orang tua serta kakaknya. Karena nama panggilan mereka sama-sama Naya, orang-orang di sekitar Anaya tidak menyadari bahwa jiwa di dalam tubuh itu telah tertukar. Lalu bagaimana kelanjutan kehidupan Kanaya Adistia setelah bertransmigrasi ke tubuh Anaya Alysa Wicaksono? Yukkk lanjut baca novelnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sandhyaruntala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: REBUTAN

Waktu telah menunjukkan pukul 06.00 WIB. Sinar matahari pagi mulai menyelinap masuk melalui celah gorden kamar yang mewah. Namun, gadis imut dengan sejuta tingkah absurd itu masih saja setia dengan tidur pulasnya. Ia tampak meringkuk nyaman di balik selimut tebal bagaikan seekor kelinci kecil.

“Baby, wake up,” panggil Siska. Ia duduk di tepi kasur sambil mengusap pelan puncak kepala putri bungsunya.

“Eunggg...” Naya hanya melenguh pelan tanpa ada niat sedikit pun untuk membuka kedua matanya.

“Wake up, Sayang. Ayo mandi, siap-siap pergi sekolah,” ucap Siska lagi, mencoba menarik selimut yang menutupi tubuh Naya.

“Lima menit lagi, Mommy,” jawab Naya serak khas orang baru bangun tidur. Mata bulatnya masih terpejam erat, namun satu tangan mungilnya terangkat ke udara, menunjukkan lima jari kecilnya sebagai jaminan.

Melihat keras kepalanya sang putri, Siska tersenyum tipis. “No, Sayang. Tidak ada lima menit lagi. Nanti kalau kamu kesiangan, kamu ditinggal sekolah sama Abang sendirian mau?” pancing Siska sengaja menakut-nakuti.

Dan yap, pancingan itu berhasil seratus persen!

Mendengar kata 'ditinggal', rasa kantuk Naya seketika menguap begitu saja. Tak lama kemudian, ia langsung mengerjapkan matanya berkali-kali, berusaha menyesuaikan penglihatannya yang mendadak terkena pancaran cahaya lampu kamar.

“Naya sudah bangun, Mommy!” sahutnya lucu dengan suara cempreng khasnya. Tubuh mungilnya langsung dipaksa duduk tegak di atas kasur sembari mengucek mata.

Siska terkekeh geli melihat rambut cokelat panjang adiknya yang mencuat berantakan ke segala arah. “Nah, pintar anak Mommy. Ayo segera mandi dan bersiap-siap. Mommy tunggu di bawah untuk sarapan, hm?”

“Eumm!” jawab Naya singkat dengan anggukan patuh.

Cup!

Siska memberikan satu kecupan sayang di kening putrinya sebelum akhirnya bangkit berdiri. Ia melangkah keluar meninggalkan kamar Naya, lalu turun ke lantai bawah untuk membantu para pelayan menyiapkan menu sarapan pagi di dapur mansion.

^^^

Setelah menyelesaikan ritual mandi paginya yang segar, Anaya kini sudah siap dengan seragam sekolah Pradipta International High School (PIHS) yang melekat pas di tubuh mungilnya. Seperti biasa, ritual wajibnya setelah berpakaian adalah duduk di depan meja rias.

Jemari mungilnya bergerak lincah membubuhkan bedak bayi di kedua pipi tembamnya, lalu mengoleskan sedikit pelembap di bibir tipisnya yang secara alami sudah berwarna semerah ceri.

Naya mematut dirinya di depan cermin besar, memiringkan kepalanya ke kanan dan ke kiri untuk memastikan penampilannya tidak ada yang kurang.

“Mmm... perfect!” ucapnya bangga pada diri sendiri, memamerkan senyuman manisnya ke arah cermin hingga matanya membentuk bulan sabit yang menggemaskan.

(Anaya cantik hihi)

Merasa penampilannya sudah sangat pas dan rapi, Anaya menyambar tas ransel bermotif kelinci kesayangannya lalu melangkah keluar kamar. Ia memilih turun ke lantai bawah dengan menggunakan anak tangga satu per satu.

Sebenarnya, di dalam mansion megah keluarga Wicaksono ini sudah difasilitasi sebuah lift pribadi. Namun, Naya yang aktif jauh lebih suka berjalan kaki menuruni tangga. Sifat aktifnya inilah yang sering kali membuat para ayah dan ibunya jantungan di bawah, selalu khawatir jika putri mereka terpeleset dan terjatuh lagi seperti kejadian masa lalu.

Skip

***

Di ruang makan, suasana sudah terlihat sangat hangat dan hidup. Ternyata di sana tidak hanya ada Hendra, Siska, dan Arka saja. Para ayah, ibu, serta abang lainnya sudah duduk rapi menanti kehadirannya.

Begitu siluet tubuh mungil Anaya terlihat melangkah turun mendekati ruang makan, seisi ruangan seketika dibuat terpana. Perpaduan antara kecantikan alami dan keimutan yang luar biasa pada wajah polosnya benar-benar memancarkan pesona magis. Siapa pun yang melihat bocah imut itu akan langsung jatuh hati tanpa syarat.

‘Gila, pesona adik gue sampai meluber-luber begitu,’ batin Arka protektif, diam-diam menatap sekeliling untuk memastikan para sepupunya tidak macam-macam.

‘Ahhh... jadi pengen memasukkan dia ke dalam karung kan,’ gemas Utara dan Selatan di dalam hati secara bersamaan.

‘Duh, apa diculik saja kali ya, biar cuma gue saja yang bisa lihat keimutannya?’ batin Marco ikut bergejolak sembari senyum-senyum sendiri menatap ke arah sang adik sepupu.

‘Baby, kau sangat menggemaskan,’ puji Marvel pelan di dalam lubuk hatinya yang paling dalam.

Melihat orang-orang yang dicintainya sudah duduk rapi mengitari meja makan yang panjang, Anaya pun menyapa mereka semua dengan sangat riang.

“Pagi, Oma, Opa, Mommy, Daddy, Mama, Papa, Buna, Ayah, Mami, Papi, dan Abang semua!” serunya dengan penuh semangat. Tak lupa, sebuah senyuman manis nan tulus terukir indah di bibir cerinya.

Naya kemudian melangkah mengitari meja untuk melakukan ritual pagi kesukaannya.

Cup!

Cup!

Cup!

Cup!

Setelah selesai memberikan kecupan sayang satu per satu di pipi anggota keluarganya, Anaya langsung mengambil tempat dan duduk manis di samping Marvel.

Naya menoleh ke samping, menatap lekat wajah sepupunya yang terkenal dingin itu.

“Abang Marvel tampan, Naya suka, hihi!” ucapan spontan bernada pujian itu keluar begitu saja dari bibir mungil Naya.

Mendapat pujian yang teramat tiba-tiba dari sang Princess, tubuh Marvel seketika kaku. Pemuda yang biasanya selalu memasang wajah tembok tanpa ekspresi itu mendadak salah tingkah setengah mati. Kedua belah telinganya bahkan langsung memerah padam karena tersipu.

Sementara itu, si bocil kematian yang baru saja memporak-porandakan pertahanan sang abang justru malah memberikan tampang super polos tanpa dosa, seolah-olah apa yang baru saja ia katakan adalah hal yang paling lumrah di dunia.

***

Setelah keriuhan kecil di awal, sarapan pagi akhirnya berlangsung dengan cukup tenang dan hangat. Begitu selesai makan, Anaya segera menyambar tas ransel kelincinya dan bersiap untuk berangkat ke sekolah bersama Arka seperti biasa. Namun, langkah mungilnya mendadak dicegah oleh Marvel yang tiba-tiba berdiri dari kursinya.

“Baby, berangkat bareng Abang, hm?” pinta Marvel dengan nada suara yang melembut.

Arka yang mendengar kalimat itu langsung mendengus pelan. Meski berstatus sebagai abang kandung Naya, ia tetap tidak berani melawan atau mendebat abang sepupunya yang berwajah tembok itu jika sudah mengeluarkan perintah mutlak.

“Humm?” Naya hanya bergumam lucu sembari memiringkan kepalanya, menatap Marvel bingung.

“Naya sama gue saja, Bang!” sergah Marco tiba-tiba dari sudut meja, tidak mau kalah start untuk mencari perhatian sang adik sepupu.

“Sama kita lah! Enak saja kalian main klaim duluan!” sahut si kembar, Utara dan Selatan, yang juga tidak mau kehilangan kesempatan emas untuk mengantar Princess mereka.

Melihat tingkah heboh sepupu-sepupunya, Marvel dan Arka kompak memutarkan bola mata mereka dengan malas.

‘Dikit lagi pasti bakal jadi debat gak bermutu nih,’ batin Arka pasrah, sudah bisa menebak kelanjutan situasi ini.

Dan benar saja, tebakan Arka seratus persen akurat. Detik berikutnya, suasana ruang makan langsung berubah riuh oleh perdebatan para pemuda Wicaksono.

“Sama gue! Lo berdua besok-besok saja!” ucap Marco malas, mencoba menyingkirkan si kembar.

“Enggak bisa! Adek harus berangkat sama kita. Kita juga mau mengantar Adek ke sekolah lah, enak saja!” balas Selatan dengan nada berapi-api, tetap teguh pada pendiriannya.

Di saat Marco, Utara, dan Selatan sedang sibuk berdebat. Marvel dengan sangat pelan dan lembut menarik pergelangan tangan mungil Anaya yang sedang kebingungan. Dengan langkah tenang, Marvel menuntun Naya berjalan keluar menuju area parkir mansion dan memasukkannya ke dalam mobil mewah miliknya.

Sementara itu, Arka yang malas ikut campur dalam keributan sepupunya langsung melangkah santai menuju motor gedenya, menyalakan mesin, dan berkendara pergi terlebih dahulu ke sekolah.

Tepat setelah motor Arka keluar dari gerbang, Anaya yang sudah duduk manis di dalam mobil Marvel langsung menyembulkan kepala mungilnya melalui jendela yang terbuka. Wajah polosnya tampak berseri-seri di bawah sinar matahari pagi.

“Papayy, Abang-Abang! Naya berangkat sekolah dulu, ya!” teriak Naya lantang dari dalam mobil sembari melambai-lambaikan tangan mungilnya dengan sangat riang.

Di area lobi mansion, Marco, Utara, dan Selatan seketika menghentikan perdebatan mereka. Ketiganya langsung melongo berjamaah dengan mulut sedikit terbuka saat menyadari bahwa objek yang mereka perebutkan dari tadi ternyata sudah berhasil dibawa kabur oleh Marvel.

“Ini semua gara-gara kalian, sih!” ucap Marco dengan nada sangat kesal, menyalahkan si kembar yang terlalu berisik. Tanpa membuang waktu lagi, Marco langsung berlari menuju mobilnya sendiri untuk menyusul Marvel ke sekolah.

...****************...

# HAI GUYSSS ✨#

GIMANA NIH CERITA DI BAB 19..

PASTI SERU BANGET KAN!!

STAY TUNE TERUS SETIAP PAGI DAN MALAM JAM 08.00-09.00 dan 19.00 YA GUYS. KARNA BAB BARU AKAN UP SETIAP JAM 08.00-09.00 dan 19.00😙

JANGAN LUPA YAAA

LIKE 👍🏻 DAN KOMENNYA 💬, KARNA DUKUNGAN KALIAN SANGAT BERARTI DAN BUAT AKU SEMANGAT BERKARYA.

THANK YOU SUDAH MAMPIR DI KARYA KU🥰🫶

1
Opacraphile
clara kayaknya gak ada kapoknya deh, udah si disiksa aja. gemes bener😡
partini
dua kali loh Clara bikin masah masa cuma di ancam doang gas eksekusi bikin kere
Sandhyaruntala: Namanya juga mancing emosi kak🤭🫶
total 1 replies
partini
di kelilingi Abang" tamvan masa ga ngeh kalau lagi di di selidiki apa mereka ga peka apa agak kurang 🤭
Sandhyaruntala: tunggu tanggal mainnya kak hihihi, 🤭
total 1 replies
Dana Kristina
suru,menghibur,TDK membosankan 🥰😎😎😎😎🤩🤩🤩🤩💪🙏
Dana Kristina
ikutan deg deg an kyk Devan Thor,Krn tingkah polosy naya😄😄
Dana Kristina
mampir baca, cerita y seru😍😍,mga TDK membosankan 💪💪💪🙏
Renn
lanjut dong 🙈
Sandhyaruntala: Tunggu jam 19.00 ya guys🥰🫶
total 1 replies
Opacraphile
mulai ada musuh bermuncula, lanjut thorr💪
Sandhyaruntala: Tunggu bab selanjutnya ya guys🔥🫶
total 1 replies
partini
udah muncul ini yg ga suka
Sandhyaruntala: Nanti makin seruuu, tungguin aja kak🥰
BTW aku ada tulis judul baru loh tentang pembalasan, yuk mampir kak dijamin makin banyak keselnya🔥🫶
total 1 replies
Sandhyaruntala
Namanya juga nanay 🥰, kelakuannya diluar nurul 😭
Opacraphile
the real bocil kematian🤣
udah bikin satu kelas mikir berjamaah dianya malah anteng anteng aja🤭
Sandhyaruntala
Guysss FYI, sedikit lagi memasuki babak seruu loh, stay tune bareng degem yaa🫶🔥
Jangan lupa like, komen dan klik favorit yaa🥰

HAPPY READING & HOPE YOU ENJOY GUYSSS💜
aku
lah lah 🤔 terulang apa gmn ini 🤔
Opacraphile: no no kaka, itu karna kedatangan sepupu tamvan itulah yang buat mereka histeris hehe
total 1 replies
partini
ini gimana sih Thor 2 bab sama
Opacraphile: no no, itu karna kedatangan para sepupu tamvan hehe
total 1 replies
Anita Rahayu
bagus
Sandhyaruntala: Thank you untuk penilaiannya kak🥰
total 1 replies
Anita Rahayu
Suka thor tapi panjang dikitlah alur dan epsnya👍👍👍👍👍👍🙏🙏🙏🙏🙏
Sandhyaruntala: Thank you kak, di usahakan ya kak 🫶

Aku up dia kali kok kak.hehe🥰
total 1 replies
partini
musuh" waduh. tapi tenang Naya yg satu ini pasti banyak kejutan nya
Sandhyaruntala: Thank you sudah dukung karyaku kak, happy sekali ada yang sayang sama degem🫶
total 1 replies
falea sezi
kurang thor🤣
Sandhyaruntala: besok pagi up lagiiii, jangan lupa masukin favorit ya biar tau pas author up😍
HAPPY READING GUYS💜
total 1 replies
Opacraphile
Bocil ada aja gebrakannya🤣
falea sezi
lanjut
Sandhyaruntala: Tunggu jam 7 author update ya kak🫶
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!