NovelToon NovelToon
TERSESAT DI DESA MISTERIUS

TERSESAT DI DESA MISTERIUS

Status: sedang berlangsung
Genre:Kutukan / Mata Batin / Tumbal
Popularitas:240k
Nilai: 5
Nama Author: Cublik

Semua bermula saat regu berjumlah enam anggota mahasiswa hendak bertolak ke sebuah perkampungan pelosok demi tugas KKN, mereka menolak ikut rombongan bus kampus, memilih menaiki mobil pribadi.

Sampai pertengahan jalan, sang sopir berbelok arah, mencari jalur alternatif agar cepat sampai tujuan, tapi malah memasuki wilayah tidak terdaftar pada peta digital maupun konvensional.

Keanehan, kejanggalan mulai terjadi kala sang waktu merambat memasuki malam hari. Langit berangsur-angsur berubah warna layaknya api menyala.

Ada apa sebenarnya? lantas bagaimana dengan nasib para mahasiswa, termasuk Candra Kanti, gadis pendiam yang dapat merasakan aura mistis disekitarnya ...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cublik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kita terlambat : 20

Perlahan kesadaran Kanti tenggelam, matanya memejam, dan napas mulai teratur, badannya lemas layaknya orang terlelap.

Mbah Munah memijat titik-titik melemahkan saraf demi sebuah tujuan, lalu tersenyum puas ketika berhasil.

Ahwaya sama sekali tidak menaruh curiga, dia juga pernah ketiduran saat di tempat spa, dipijat salah satu ahli terapis profesional.

Tangan berkulit keriput itu terus memberikan tekanan pada bagian tubuh hampir di setiap incinya, hingga empat puluh menit kemudian, Kanti mulai mengerjapkan mata.

Candra Kanti terlihat berbeda, auranya lebih kelam, misterius, dan jadi sangat pendiam.

“Kanti, enak banget ya pijatan mbah Munah sampai kamu ketiduran?” Aya berniat menggoda, tapi dirinya sendiri yang terkejut ketika Kanti menoleh ke arahnya.

“Sudah selesai. Jangan mandi dulu sampai langit berubah jingga pekat.” Mbah Munah menaikan tali bra gadis yang masih membisu, seraya mengamati sekitar.

Kening bu Sasmi mengerut, seperti ada yang berbeda dengan gadis tidak banyak bicara ini.

Kanti terlihat jauh lebih tenang, setiap gerakan kecilnya begitu anggun, dan paling mencolok – sorot mata tajam, menusuk.

Aya merinding, perasaannya tiba-tiba cemas, takut berdekatan dengan gadis tengah memakai kembali pakaiannya.

“Minumlah ramuan herbal ini, berkhasiat menjaga daya tahan tubuh, dan menghangatkan perut supaya tidak mudah kembung.” Mbah Munah menunjuk cangkir hijau lurik.

Sesaat Kanti cuma melihat air berwarna coklat tua, lalu memegang tangkainya, dalam tiga tegukan panjang, telah kandas diminum.

“Mbah, apa kami sudah boleh pulang?” tanya Aya, suasana di kamar ini bertambah tidak nyaman.

“Boleh. Nanti kalau ada kabar tentang Mayang, saya kabari lewat keluarga pak Widi,” katanya yakin.

“Kanti, apa kamu butuh aku gandeng?” Aya menawarkan diri dengan suara sedikit bergetar.

Gelengan kepala ditanggapi helaan napas lega si Ahwaya.

Kanti berjalan tenang, setiap langkah tidak tergesa-gesa, tak pula terlalu lamban.

"Sudah selesai pijatnya? Udah enakan kan badan kamu, Kanti?” Aji sumringah, sesaat kemudian senyumnya sirna.

Kanti mengangguk tanpa balas tersenyum tipis seperti biasanya, lalu langsung menuruni undakan tangga teras.

“Dia kenapa? Kesambet setan apa kerasukan arwah?” celetuk Abeer, mulutnya berhasil direm, tidak memanggil culun.

“Kecapekan kayaknya,” Aya asal jawab.

Mereka naik ke atas pickup, duduk pada tempat sama seperti saat pergi kesini.

Candra Kanti memperhatikan sekitar, lalu tatapannya terkunci pada tanah lapang tidak jauh dari gubuk mbah Munah, seringai tipis tersungging pada bibir atas yang tipis.

Mobil melaju sedikit kencang melewati pohon randu, dan memasuki jalanan lebar tanah keras.

Selama perjalanan menuju hunian bu Sasmi, Kanti diam seribu bahasa. Matanya bergerak liar memindai setiap hal dilewati.

***

Tubuh bu Laila Ngatemi mengencang, rahang mengetat, terdengar suara gigi bergemeretak. Kedua tangan terkepal di sisi badan telah duduk tegak.

“Kita terlambat! Seseorang telah membuka segelnya lewat perantara, tinggal satu langkah lagi, maka dia dapat ….” suaranya mengecil, buliran air mata menetes terjatuh di atas paha.

Bu Laila Ngatemi tengah berperang antara batin serta logika enggan sejalan, dan nalurinya sebagai seorang ibu sedang sekarat. Merasa gagal melindungi putri yang sedari kecil sengaja dikirim ke kota agar tidak bersinggungan dengan alam gaib, tapi semesta seolah menertawai, harapan hanya sebatas angan.

“Apa yang terjadi sudah suratan takdir. Mau seberapa gigih kita menghindari, menjauhkan seseorang agar tidak menjalani kehidupan telah tertulis, tetap semesta sang penentu akhir cerita,” ni Dasah berusaha menghibur.

“Sekarang, cobalah masuk lebih dalam lagi ke lorong yang membawamu kesana tadi,” titah ni Dasah, membimbing alam bawah sadar bu Laila Ngatemi.

Keringat dingin bercucuran, badan bu bidan gemetaran, seperti ada sesuatu mencoba menahan, menyerangnya.

Akhhh!

Sang suami berlari kencang, menahan kepala bu Laila agar tidak menghantam permukaan batu.

“Apa yang terjadi, Ni?” pak camat gagal menutupi rasa cemasnya, terlebih mendapati sang istri pingsan.

“Kita tunggu sebentar lagi. Sepertinya sesuatu besar tengah berlangsung. Kanti dengan rasa ingin tahu besar, dan memiliki jiwa sosial tinggi, lagi berusaha mengungkap tabir misteri.” Ni Dasah menyudahi ritualnya, nanti akan ada sosok gaib yang diam-diam dikirim ke suatu tempat untuk mencari titik terang keberadaan terakhir sebelum rombongan mahasiswa dinyatakan hilang.

***

“Sudah berapa lama aku tidur, Aya?” nadanya jauh lebih lembut.

Ekspresi Ahwaya seperti orang melihat hantu. “Mana yang sakit, Kanti?”

”Kenapa kamu nanya gitu?” gadis masih setengah duduk itu berusaha menjejakkan kaki di lantai kamar.

“Tadi kamu pingsan di mobil, terus digendong Aji.” Netra Aya melotot, berkata jujur.

Di pertengahan jalan, tiba-tiba tubuh Candra Kanti lemas dan matanya terpejam, membuat semua orang terkejut dan cemas.

“Aneh.” Kanti meraba badannya, tidak ada rasa sakit penyebab dia pingsan, secara fisik baik-baik saja.

‘Lakukan! Cari tahu, jangan buang-buang waktu!’ itu bukan bisikan hatinya, melainkan titah suara yang sangat lama tertidur dalam sanubarinya.

Rasa pusing yang mendera digantikan sebuah ingatan mundur sewaktu dia berumur 11 tahun.

‘Nyai … kamu kembali?’

‘Tentu. Bergeraklah sekarang!’

“Candra Kanti!” Aya teriak kencang kala diabaikan.

“Ada apa, Ahwaya?!” Aji masuk ke dalam dalam keadaan panik.

“Kanti, kamu sudah siuman?” Aji mengikis jarak, lalu memeluk Kanti sebagai luapan rasa senang setelah tadi sempat ketakutan.

“Aku baik-baik saja, Ji.” Kanti melepaskan dekapan yang dapat dirasakan ketulusan tanpa dibumbui nafsu.

“Syukurlah. Aku dan lainnya sangat khawatir,” ia tidak malu mengeluarkan air mata sambil berlutut.

“Terima kasih, sudah menjagaku,” ucapnya tulus.

“Oh, iya … tolong curi korek api di dapur, terus pinta Abeer, Sambara mengalihkan perhatian penghuni rumah. Aku punya cara mencari tahu apa yang terjadi sama Mayang.” Ia berdiri setelah Aji beranjak.

“Mau_”

“Jangan banyak tanya, Aya! Kita harus gerak cepat!” Kanti menyela kalimat temannya.

Lemari pakaian Mayang dibuka, pakaian terakhir yang dipakainya yaitu, baju Candra Kanti, diambil oleh sang pemilik.

“Kita sudah sejauh ini, hanya ada dua pilihan – mencari jalan keluar, atau menunggu tiba giliran satu persatu bernasib sama seperti Mayang?”

.

.

Bersambung.

1
Siti Siti
kak cubliikkkk dirimu gak di kurung aksateeee kan 😁😁😁kok aku tidak bisa mendeteksi keberadaan dikau🙈🙈🙈🙈
Betri Betmawati
mudah mudahan bisa ya,
ngk rela Kanti sampai nikah SMA aksata
Monica Lora
kantii bangunlh teman mu rindu.. bangunlh .pakai logika mu..madanada hidup dipedalaman tak jelas begitu akan bahagia
Abu bakar
bagus
neni nuraeni
semoga mereka segera menemukan titik terang agar tidak trlmbat menolong Candra Kanti,,, semoga pelindung knti bebas dan mngetahui knti ada di alam yg sama agar ibu Laila bisa mlck knti lewat pelindungnya,,, ayo knti sadar kamu cpt sadar... keluargamu serta temanmu Merinduknmu
Albina
memang kalo di daerah kyk bgt pantng ngmng smbrgn
Y.S Meliana
sabar beerr 😟
baru baca lg karya kak cublik yg ini, saking sibuk'y d dunia nyata
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ayo Kanti kamu sadar kl itu hanya jebakan Aksata agar kamu tinggal di sana bersama Aksata 😏😏 kasihan keluargamu setiap hari menangisi mu dan teman"mu jg pd sedih liat kamu seperti itu 😏😏 apa Resendrya gak bisa bantu sama sekali Thor jujur saya gak rela kl Kanti nikah sama Aksata dan hidup di dunia siluman 😏😏
AFPA
Gak ada yg bisa nolong..ni dasah juga ga bisa nerawang dimana keberadaan jiwa kanti
tapi...ada seseorang yg bisa nolong kanti....CUBLIK...lah orangnya
KAK CUB..please jangan sama set-an sesat ya
Watiningsih
kamu jahat aksata kamu terobsesi pada kanti, kasian kanti terkurung di desa sunyi dia merasa kesepian bagai hidup di sangkar emas, sampai kapan kamu akan bohongi kanti. Jika kebenarannya terungkap kamu akan dibenci kanti
Diah_Kustantie ✨💛
Gercep seminggu lagi pernikahan pas juga seminggu lagi perban aji dibuka semoga ada jalan kemudahan buat kanti kembali.kek nya emang harus di nikahin kanti sama aji sebelum keduluan sama Aksata.
AFPA
saset..set-an..aku sebel..
jahat banget..
kanti..ayo usaha..
ga rela kl.kanti pasangan sm harimau
berharap aya,pacarnya, ember ,aji bisa ingat lagi
siapa yg hapus ingatan mereka ber 3?
Aprisya
coba minta bantuan sama suami ainur aja Bu laila
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
sulit banget ya ... kekuatan aksata gak main2 ini berarti,..ni dasah aja susah masuk nya
Mudahlia Fitha
ayo dong Mak ah ini GK lucu AQ udah merinding disko ini
Shee_👚
nah ya bener, tombak candra kanti dari si pecundang aksata.
duh aku ko ya sebel banget sama aksata🙈
Shee_👚
ini berarti mayang, aji, abeer dan Aya anak tunggal semua ya. kecuali kanti yang punya sodara kembar
Shee_👚
aku ngak kuat😭😭😭😭😭
mereka bingung dengan perasaan mereka sendiri, merasakan sedih, kehilangan, dan menyayangi tanpa tau sebabnya.

kaya orang linglung
Shee_👚
semoga pertemanan kalian langgeng dan saling bantu, saling jaga satu sama lain😭
Shee_👚
bener hati gak bisa bohong, mereka merasakan kesedihan dan kedekatan itu dengn hati tulus😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!