Gadis Permata namanya,Gadis saat ini berusia 14 tahun dan duduk di bangku sekolah menengah pertama.
Tapi Gadis sudah mempunyai rasa suka kepada lawan jenis .yaitu suka kepada teman kaka nya.
Gadis sangat menyukai teman Kaka nya yang bernama Raka. Raka dan Kaka Gadis adalah teman kuliah. keduanya memang berteman sangat baik. Raka sering main ke rumah Gadis,bahkan kalau Gadis ada PR ,Raka suka membantu mengerjakan nya.
Apakah cinta Gadis ke Raka hanya sekedar suka anak kecil,yang bisa di bilang cinta monyet.atau cinta Gadis akan terus tumbuh sampai dirinya dewasa.
Yuk kita lanjut aja baca cerita cinta Gadis Permata dengan Raka si teman kaka nya...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tuti yuningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Raka Bingung
Raka dan Bela langsung pulang setelah membelikan Iksan mainan.Iksan setelah beli mainan sudah tidak rewel lagi. Iksan pun tertidur di pangkuan Bela.
Sampai di rumah,Bela menidurkan Iksan di kamarnya. Raka mau pulang karena sudah mengantar Iksan ke Dokter.
"Aku pulang dulu yah."
"Ngga nunggu Iksan bangun dulu."
"Aku masih ada urusan."
"Tapi nanti kalau Iksan bangun nanyain kamu ,Aku telfon yah."
"Iya,telfon aja.Aku pulang dulu."
"Iya hati hati di jalan."Bela mengantar Iksan sampai di mobil.sebelum Raka masuk mobil,Bela mencium tangannya Raka.
Raka lalu masuk mobil dan meninggalkan rumah Bela.
Gadis baru saja sampai di asrama. Gadis duduk di pinggir kasur sambil melamun.
Tadi Gadis pergi keluar untuk membeli makanan. Gadis tidak memberi tau Raka kalau pergi keluar karena Raka sudah bilang ngga boleh keluar.
Gadis sudah membeli makanan,tapi selesai beli makanan Gadis jalan kaki menuju asrama karena ingin menikmati suasana sore hari .
Tapi saat Gadis berjalan,matanya tidak sengaja melihat orang yang di cintai nya sedang mengendong anak kecil dan juga bersama wanita cantik .Gadis langsung bisa tau siapa mereka. Gadis melihat Raka yang sedang mengendong Iksan dan jalan berdampingan dengan Ibu Iksan.
Gadis mengikuti kemana mereka pergi. Ternyata Raka masuk ke dalam toko mainan.
Gadis berdiri di depan toko,tapi Gadis bersembunyi di balik mobil.Gadis menunggu
Raka keluar dari toko mainan.
Gadis sebenarnya merasa sakit di hatinya,karena melihat Raka terlihat bahagia.
Setelah mobil Raka pergi,Gadis pun lanjut jalan menuju asramanya dengan lemas.
"Kenapa Kak Raka bohong. Katanya ada kerjaan,tapi ternyata pergi bersama mereka."sambil duduk di pinggir kasur.
Air mata Gadis tiba tiba mengalir.Gadis melihat hpnya dan tidak ada pesan atau telfon masuk.
Gadis yang tadinya lapar jadi tidak lapar lagi.dan makanan yang tadi di belinya di taro di meja.
Raka ternyata pergi ke asrama Gadis.sampai di parkiran asrama,Raka menelfon Gadis.
Gadis melihat hpnya ada telfon masuk,tapi Gadis mengabaikannya.Gadis rupanya kesal dan masih terus menangis.
Raka lalu turun dari mobil dan izin ke penjaga Asrama untuk menemui Gadis.
"Di telfon ngga di angkat juga Pak."
"Tapi tadi Gadis baru saja naik ke kamarnya. Gadis tadi habis pergi keluar ."
"Pergi. Gadis pergi sama siapa Pak.?"
"Kayanya sendiri ."
"Saya boleh izin sebentar untuk ke kamarnya Pak.?"
"Silakan,tapi sebentar saja ya Mas.soalnya ini sore."
"Iya Pak. Saya hanya sebentar saja."
Raka naik ke atas menuju kamar Gadis.sampai di kamar Gadis ,Raka mengetuk pintu.
Tok...tok...
Gadis yang sedang menangis,langsung mengusap air matanya dan berjalan ke pintu untuk membukanya.
Gadis membuka pintu,dan langsung kaget karena yang datang ternyata Raka.
"Gadis. Kamu kenapa. Kenapa matamu bengkak.kamu habis nangis.?"
Gadis tidak menjawab,tapi gadis mau menutup pintunya. Tapi Raka menahannya.
"Kamu kenapa. Jangan di tutup.biarkan Kaka masuk."
Gadis tetap mau menutupnya,tapi Raka mendorong nya dan Raka pun masuk ke dalam.
"Kamu kenapa Dis.?"
"Ngapain sih Kaka kesini.bukanya Kaka lagi sibuk sama anak Kaka dan ibunya.!?"
Raka langsung mengerutkan keningnya.karena Gadis kok tau kalau dirinya habis pergi sama Iksan dan Bela.
"Katanya kerja lembur,tapi nyatanya justru asik pergi jalan jalan.dasar Kaka pembohong. Gadis benci sama Kaka,"Gadis sambil memukuli dada Raka.
Raka lalu memegangi tangan Gadis yang memukuli dadanya.
"Kaka akan jelaskan,kamu dengarkan dulu."
"Ngga mau. Gadis ngga mau dengar.kaka pulang aja sana."
"Ngga.Kaka ngga akan pulang sebelum Kaka jelaskan ke kamu."
Raka lalu menarik Gadis ke kasur agar duduk.keduanya lalu duduk dan Raka memegangi tangan Gadis.Raka akan menjelaskan semuanya.
Raka lalu memperlihatkan foto saat tadi sedang kerja di kantor. untungnya Raka tadi memfoto saat semuanya bekerja. Raka memfoto karena untuk membuat laporan ke atasan siapa aja yang lembur.
Setelah itu,Raka menjelaskan kalau Iksan sakit dan pulang kerja Raka mengantar Iksan ke dokter.pulang dari dokter Raka membelikan Iksan mainan ,karena Iksan minta beli mainan sambil merengek,membuat Raka tidak tega.
"Sayang. Percaya sama Kaka yah. Kaka ngga mungkin bohong.kaka sayang sama kamu."
Gadis tetap diam dan Raka lalu memeluknya.saat Gadis di peluk,perut Gadis tiba tiba berbunyi ,ternyata Gadis lapar.
"Kamu belum makan.?"Gadis menggeleng.
Raka melihat bungkusan di atas meja,Raka mengambilnya ternyata makanan.Raka membukanya.
"Makan dulu sekarang.nanti sakit kalau telat makan."
"Suapi.."kata Gadis sambil manja.
Raka sambil tersenyum lalu menuruti keinginan gadis.saat Raka sedang menyuapi Gadis,hpnya berbunyi tanda panggilan.saat di lihat ternyata dari Bela.Gadis juga melihatnya. Raka jadi bingung mau angkat atau tidak.
Jangan lupa like komentar dan vote terimakasih..
cemangat....