NovelToon NovelToon
Legenda Bayangan Malam

Legenda Bayangan Malam

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Epik Petualangan / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:137.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: 23R0

Bersama dengan anak-anak lainnya, dia dilatih dan dididik untuk menjadi pembunuh bayaran. Namun sebuah fakta mengubah semuanya dan malah membuatnya menyimpan dendam terhadap Asosiasi Bulan Darah.

"Kalian mengubahku menjadi pembunuh dan sekarang, aku-lah yang akan membunuh kalian semua!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 23R0, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 20. Lima anggota asosiasi.

Dhuaarrrr!

Ledakan besar terjadi di kedalaman hutan bagian Utara kekaisaran Zhong, disaat yang sama, ledakan energi juga terjadi di tempat tersebut, sehingga mengubah suasana menjadi mencekam.

Penyebab dari ledakan itu adalah pertarungan sengit yang tengah berlangsung di sana, yaitu pertarungan antara Sun Xiang melawan lima anggota asosiasi Bulan Darah.

Sebelumnya, Sun Xiang pasti akan melarikan diri jika mendengar informasi mengenai anggota asosiasi, namun kali ini justru Sun Xiang lah yang mendatangi mereka secara langsung.

Dengan ranah kultivasi saat ini, selama lawan yang ia hadapi bukanlah seorang tetua, maka tidak peduli seberapa banyak jumlahnya, Sun Xiang pasti mampu melawan mereka.

"Bukankah sudah kukatakan pada kalian agar tidak meremehkan ku?"

"Cihh... Kau hanya beruntung karena kami sedang kelelahan!" sahut salah seorang anggota asosiasi.

Sun Xiang mengangkat sudut bibirnya. "Jangan buat aku tertawa dengan omong kosong mu itu!"

Pada awalnya, mereka berlima memang meremehkan Sun Xiang, karena dari informasi yang mereka dapatkan, Sun Xiang hanyalah kultivator ranah Spirit Master level lima.

Akan tetapi, setelah berhadapan secara langsung dengannya, mereka akhirnya menyadari bahwa informasi itu tidaklah benar. Bahkan tidak ada yang menyangka jika Sun Xiang sangatlah kuat.

"Apa yang harus kita lakukan sekarang? Kekuatannya mungkin setara dengan anggota topeng emas."

"Satu-satunya yang harus kita lakukan sekarang adalah membunuhnya!" ujar yang lainnya.

"Serang dia bersama-sama!"

"Tarian pedang pencabut nyawa!" Mereka berlima melesat maju dan menyerang Sun Xiang dengan jurus yang sama.

Sun Xiang tersenyum tipis, lalu melepaskan hawa membunuhnya. Setelah itu, Sun Xiang juga melesat maju untuk menghadapi ke-lima anggota asosiasi tersebut.

"Tarian Golok Pencabut Nyawa!"

Karena lawannya menggunakan jurus dari asosiasi, Sun Xiang pun memutuskan untuk menggunakan jurus yang sama, namun dengan sedikit modifikasi.

Jurus tarian golok pencabut nyawa awalnya adalah jurus pedang, namun karena senjata yang ia gunakan adalah golok, maka Sun Xiang memodifikasi jurusnya itu.

Gerakan jurus yang mereka gunakan terlihat sama, bahkan hampir tidak ada bedanya. Namun, gerakan Sun Xiang lebih halus serta memiliki niat membunuh yang kuat.

Trang!

Trang!

Suara golok dan pedang yang beradu mengisi kesunyian dalam hutan tersebut. Serangan demi serangan terus dilancarkan oleh kedua belah pihak dengan mengerahkan kekuatan penuh.

"Sial! Jika terus seperti ini maka kita akan kalah!"

"Tahan dia!" Salah seorang dari mereka melompat mundur, kemudian membentuk segel dengan kedua tangannya.

"Formasi iblis lima arah!"

Tidak lama berselang, area di sekitar pertarungan diselimuti oleh kegelapan, disaat yang bersamaan, ke-lima anggota asosiasi juga menghilang dari pandangan Sun Xiang.

Slash!

Beberapa saat kemudian, bilah energi melesat dengan kecepatan tinggi kearah Sun Xiang. Beruntung ia menyadari serangan itu dan berhasil menghindar dengan cepat.

"Teknik ini..."

Sun Xiang tentu mengingat salah satu teknik andalan tetua ketiga asosiasi Bulan Darah yang merupakan gurunya, teknik itu adalah teknik formasi ilusi yang sangat hebat.

Kala itu tetua ketiga menggunakan teknik tersebut untuk menguji ketajaman insting semua calon, dan ujian inilah yang paling banyak merenggut nyawa calon pembunuh.

"Teknik ini memang sangat hebat, tapi kalian menggunakannya pada orang yang salah!" ujar Sun Xiang.

Slash!

Slash!

Selang beberapa saat kemudian, dua bilah energi kembali melesat dengan kecepatan tinggi kearah Sun Xiang, tapi ia juga berhasil menghindari keduanya dengan mudah.

Pada saat yang bersamaan, Sun Xiang juga mengaliri goloknya dengan energi spiritual, kemudian ia melompat ke udara sembari melayangkan tebasan ke satu arah.

Slash!

Dhuaarrrr!

Bilah energi berwarna merah kehitaman berbentuk bulan sabit melesat dengan kecepatan tinggi dan menghantam dinding formasi hingga menimbulkan ledakan besar.

Dinding formasi yang terbentuk dari energi spiritual itupun hancur dalam sekejap. Sementara ke-lima anggota asosiasi nampak muntah darah karena mengalami luka dalam.

"Sekarang giliran ku!"

"Teknik Bayangan Pembunuh!"

Sun Xiang melesat maju mendekati mereka berlima, hanya dalam dua tarikan napas, Sun Xiang dan ke-tujuh bayangannya sudah berada tepat di hadapan mereka.

"Mati!"

Slash!

Sebelum mereka berlima sempat bereaksi dengan kemunculannya, Sun Xiang bersama semua bayangannya sudah lebih dulu merenggut nyawa mereka dari raganya.

Dalam sekejap mata, ke-lima anggota asosiasi Bulan Darah itupun jatuh ke tanah dengan kondisi kepala yang telah terlepas dari tempatnya.

"Sekarang lima, setelah ini seluruh asosiasi akan ku binasakan dengan tanganku sendiri!"

Setelah menguras isi cincin dimensi mereka berlima, Sun Xiang kemudian meninggalkan tempat tersebut, lalu melanjutkan perjalanannya menuju ke ibukota kekaisaran Zhong.

Setelah meninggalkan hutan bambu, Sun Xiang memutuskan untuk pergi ke ibukota kekaisaran, dan ketika singgah di suatu desa, ia mendapatkan informasi mengenai anggota asosiasi.

Karena itu, Sun Xiang memilih untuk menunda perjalanannya demi memburu anggota asosiasi dan benar saja, pilihan yang ia ambil kala itu telah membuahkan hasil yang memuaskan.

Dikarenakan saat ini tujuannya sudah tercapai, Sun Xiang pun kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke ibukota kekaisaran Zhong.

***

Ibukota kekaisaran Zhong.

Sudah beberapa hari berlalu sejak Sun Xiang menginjakkan kakinya di ibukota kekaisaran Zhong, tapi sampai saat ini belum ada satupun yang menarik perhatiannya.

"Sungguh membosankan" gumam Sun Xiang sembari menuangkan arak ke dalam cangkir.

Bruk!

"Arghh!"

Ketika hendak menegak arak tersebut, seseorang tiba-tiba saja menabraknya hingga membuat gelas arak di genggaman tangannya terlempar ke lantai dan hancur.

"Apa kau tidak punya mata?!" ujar Sun Xiang.

"Ma-maaf tuan, a-aku tidak melihatmu" jawab gadis yang kini bersimpuh di lantai.

"Apa kau buta? Memangnya aku ini..."

"Be-benar tuan, a-aku memang buta. Jadi ku mohon, maafkan aku."

Sun Xiang terdiam seribu bahasa, bahkan ia merasa bersalah karena sudah memarahi gadis itu.

"Hahh..." Sun Xiang menghela napas, kemudian membantu gadis itu berdiri. "Maafkan aku" ucap Sun Xiang dengan tulus.

Walaupun dia bukan orang baik, namun Sun Xiang bukanlah iblis yang tidak pandang bulu. Setidaknya, ia masih memiliki akal sehat dan bisa berpikir dengan jernih.

"Tidak tuan, justru akulah yang harusnya minta maaf karena tidak melihatmu."

"Itu wajar karena kau tidak bisa melihat, justru akulah yang salah karena sudah memarahimu."

"Tapi..."

"Sudahlah, jangan dipikirkan lagi. Jika aku boleh tau, kau mau kemana?" tanya Sun Xiang.

"Aku ingin membeli sedikit makanan untuk kakekku."

"Baiklah, tunggu di sini..." sahut Sun Xiang, kemudian membantu gadis itu untuk duduk.

"Tuan, aku..."

"Diam-lah di sini sebentar, aku akan segera kembali."

Setelah itu, Sun Xiang menghampiri pelayan yang sedang melayani pelanggan lainnya, kemudian ia meminta bantuan pada pelayan itu untuk membungkus kan makanan untuknya.

Beberapa menit kemudian, Sun Xiang menghampiri gadis buta itu lagi sembari membawa makanan yang telah ia pesan sebelumnya.

"Mari, biar ku temani kau sampai ke rumahmu."

"Tapi..."

"Jangan menolak, anggap saja ini sebagai permintaan maaf dariku."

Pada awalnya, gadis itu menolak bantuan dari Sun Xiang, namun setelah dibujuk berulang kali, ia akhirnya mau menerima bantuan dari Sun Xiang.

1
David Manjin
lama sekali lanjutnya
Jumono Mutia
lanjut dong
𝕸𝕬𝕾𝕿𝕰𝕽𝕾 𝕷𝕰𝕰, 𝕬𝕸𝕶
SUDAH TAMAT KAH KISAH INI, ATO AUTHOR NYA YANG SUDAH KOIT
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
kemunculan Asura dan Yama untuk membujuk Sun Xiang lagi untuk menerima kekuatan mereka lagi...😀
Jimmy Avolution
dan akhirnya Sun Xiang berhasil...😀
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
mendapatkan warisan...
Jimmy Avolution
ayo
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
bantai
Jimmy Avolution
lanjut
Jimmy Avolution
terus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!