NovelToon NovelToon
SUAMI YANG TERGADAI

SUAMI YANG TERGADAI

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:50.5k
Nilai: 5
Nama Author: balqis

Seorang pemuda biasa bernama Satria pemilik sebuah bengkel, bernasib mujur. bisa di bilang begitu karna
Ia mendapat tawaran dari seorang pelanggan nya untuk menikahi anak gadisnya yang cantik jelita.
Sang ayah berharap Satria bisa merubah watak putrinya yang arogan dan susah diatur.
Dengan imbalan yang menggiurkan.



Yasmin, terpaksa menerima tawaran ayahnya karna takut di usir dari rumahnya.

Setelah menikah, Satria mulai membatasi ruang gerak Yasmin, termasuk uang bulanan yang dia jatahkan.
Yasmin yang terbiasa hidup mewah merasa tidak tahan dan akhirnya memutuskan menggadaikan suaminya tersebut pada seorang pengusaha cantik yang kaya raya bernama Kirana.
Hal itu membuat Satria ingin memberi pelajaran pada Yasmine.

Suatu hari Yasmine baru menyesal saat melihat kebahagiaan suaminya dengan dengan istri barunya. Ia baru menyadari mulai menyukai Satria.

Yasmin semakin terpuruk saat mengetahui siapa Arya. sebenarnya.
Bagaimanakah akhir kisahn

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon balqis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Satria dan Yasmin sudah kembali bersatu. namun yang mengganjal di pikiran mereka adalah bagaimana dengan Kirana?

"Sudahlah, kita pikirkan lagi besok. Aku ngantuk, ayo kita istirahat." ujar Satria sambil berbaring di dekat Yasmin.

Yasmin menatapnya aneh.

"Kau tidur disini?" tanyanya ragu.

"Iya, kenapa? Keberatan?"

Yasmin menggeleng.

Dengan ragu ia pun ikut merebahkan tubuhnya.

Tiba-tiba tangan Satria sudah di bertengger manis di perutnya.

Yasmin kaget dan spontan memindahkannya.

"Kenapa kau merasa risih begitu? Kita sudah menikah lho..!" Satria menarik wajah Yasmin menghadap wajahnya.

"Apa perlu kita menikah sekali lagi?" tanya Satria lagi.

"Bu- bukan begitu maksudku, aku hanya belum terbiasa saja." jawab Yasmin gugup.

Satria kembali melingkarkan tangannya di pinggang Yasmin. Yasmin tidak berani berkomentar lagi.

"Jangan berpikir yang aneh-aneh. Aku sudah mengantuk. Ayo kita tidur!"

Setelah itu Satria benar-benar memejamkan mata.

Mata Yasmin mengerjap tak percaya, Ia ingin memastikan semua yang terjadi nyata atau tidak. Ia sampai mencubit lengannya sendiri. "Au! sakit..." ia meringis kesakitan.

Karena merasa matanya mulai berat juga. Ia memberanikan diri memeluk tubuh pria yang selama ini di rindukannya.

Yasmin terbang ke alam mimpi dengan senyum terukir di bibirnya.

Pagi harinya Yasmin membuka matanya. Ia heran tidak mendapati Satria di sampingnya.

"Kemana pria aneh itu sepagi ini?" gumam Yasmin.

Ponsel Satria yang tergeletak di meja berbunyi.

Iseng Yasmin melirik nama di penelpon.

Tertera nama Kirana.

Ia ragu apakah harus mengangkatnya atau di diamkan saja.

"Siapa yang nelpon?" Satria keluar dari kamar mandi dengan handuk masih melingkar di lehernya.

"Kirana, aku tidak tau harus bilang apa.." jawab Yasmin ragu.

Aroma segar menguar dari tubuh Satria yang lewat di depannya.

"Cepat mandi sana, aku sudah menyiapkan baju ganti untukmu."

Yasmin masih terheran. Saat mendengar Satria berbicara dengan Kirana.

"Ya, aku segera pulang, jangan menunggu aku, sarapan saja bersama Mama..!" Satria menutup telponnya.

Ia memandangi Yasmin yang tengah menatapnya juga.

"Kau harus ketemu sama Mama.." ujarnya kemudian.

"Mama mu?"

Satria mengangguk.

'Akhir-akhir ini Kirana sangat dekat dengan Mama. Aku takut hal itu akan menyulitkan kita."

Yasmin terdiam.

Ia membayangkan bagaimana wajah Mamanya Satria.

"Melihat wajah Satria yang tampan, Mamanya pasti cantik." pikir Yasmin.

Ia teringat Tante cantik yang ia temui di kafe tempo hari,

"Andai saja Tante yang baik hati itu Mamanya Satria..."

"Heh.. Ayo cepat mandi! Malah senyum-senyum sendiri."

tegur Satria.

Saat Yasmin di kamar mandi, anak buah Satria datang membawakan baju ganti.

Sementara itu di rumah Satria.

"Kiran, kemana saja suami mu? Memang sering dia kayak gini?" Nyonya Lidia merasa kesal.

"Tidak apa-apa, Ma. Kiran mengerti kesibukan Satria. Yang penting dia sudah kasi kabar, Kiran jadi tenang."

"Ya, tapi kau sendirian tempat terpencil begini. Kalau masih ada pak Karim sih, Mama tidak khawatir."

"Jangan terlalu di besarkan, Kiran sudah biasa."

Terdengar suara motor Satria memasuki halaman.

Nyonya Lidia menunggunya di depan pintu.

"Ini dia tersangkanya..." sambut Mamanya langsung.

"Kenapa, Ma?" sebenarnya Satria sudah menebak aia yang akan terjadi. Mamanya begitu sayang pada Kirana, tentu saja dia tidak rela menantunya sendirian sepanjang malam. wanita itu menyangka Kirana adalah menantu yang sesungguhnya.

Entahlah, jurus apa yang di pakai Kirana hingga membuat Mamanya begitu sayang padanya. Satria mendesah pelan.

Memberi pengertian Mamanya tentang Yasmin dan Kirana adalah PR terberat buat Satria. Kalau ada pilihan ia lebih memilih melumpuhkan sepuluh preman sekaligus daripada harus membujuk Mamanya.

"Kau lupa hari ini ada peluncuran produk baru di perusahaan kita?"

"Satria ingat, Ma. Tapi Bara akan menangani semuanya." ucap Satria santai.

"Bara lagi, Bara lagi. jangan mengandalkan orang lain terus Sat." omel nyonya Lidia.

"Lah, itu gunanya kita punya pegawai, iya kan?"

"Mama tidak mau berdebar denganmu. Mama juga tidak mau mendengar banyak alasan. Kau harus hadir bersama Kirana."

Satria menatap Mamanya dengan kaget.

"Ma, apa tidak berlebihan?"

"Tidak, sudah saatnya dunia tau kalau kau sudah punya istri yang secantik Kirana." ujar nyonya Lidia berkeras sambil melirik Kirana.

Kirana menyadari kalau Satria merasa enggan.

"Benar kata Satria, ini terlalu cepat. Kiran juga kayaknya belum siap." kata Kirana ragu.

"Kalian memang banyak alasan. Kamu tidak perlu takut pada Satria, kan ada Mama.." ucap nyonya Lidia menyentil hidung Kirana.

Malam harinya ketika Mamanya sudah pergi.

Satria mengajak Kita mengobrol serius.

"Kiran, aku mau bicara."

"Tentang apa,?" jawab Kirana santai.

"Tentang Yasmin."

Dua kalimat itu mampir membuat Kirana meletakkan sendok yang hampir masuk ke mulutnya.

"Kenapa dengannya?" setau Kiran, Satria sangat membenci gadis itu.

"Dia berulah lagi?" sambung Kiran.

"Tidak, tadi pagi aku bertemu dengannya."

"Terus?"

"Kami sempat berdebat, lalu dia bilang sudah pernah mengembalikan aset yang kau berikan padanya untuk menukar diriku, tapi kau tidak menerimanya, betul?"

Kirana tercekat. akhirnya hal yang ia tutupi selama ini di ketahui Satria.

"Kejadiannya tidak seperti itu, Yasmin memang sempat mengutarakannya padaku. Tapi aku bilang, apa dia serius dengan pilihannya itu. Jangan-jangan hanya karna dia melihat kebersamaan kita terus dia berusaha mengembalikannya padahal sifat buruk ya belum berubah. maaf, kalau aku tidak menceritakannya padamu. Aku pikir ini tidak penting buatmu. Kirana sangat menata kalimatnya, ia takut membuat Satria tersinggung.

"Ya, sudahlah. semua sudah terjadi." kata Satria pasrah.

"Sebenarnya aku tersinggung karena kau tidak membaginya denganku, bukankah aku bagian dari masalah ini?" sesal Satria.

"Sekali lagi aku minta maaf, aku tidak bermaksud membuatmu tersinggung."

Satria mencari celah untuk bisa berterus terang pada Kirana bahwa dirinya dan Yasmin sudah kembali bersatu. Tapi melihat reaksi Kirana yang tidak suka saat ia membahas Yasmin membuat Satria menunda niatnya.

Malam itu Satria mengajak Yasmin jalan dengan menaiki motor bututnya.

"Kita berangkat...!" ujar Yasmin semangat sambil naik di boncengan Satria dengan santai. Ia sama sekali tidak mempermasalahkan motor milik Satria.

"Yakin mau aku ajak keluar dengan motor butut ini?" sindir Satria.

Yasmin tertawa kecil.

"Iya, aku tau kau menyindirku. Tapi sumpah! aku tidak memperhatikan bagaimana motornya, yang ada di pikiranku, ini kencan pertama kita setelah gencatan senjata. Aku ingin menikmatinya tanpa memikirkan hal lainnya."

Satria tersenyum bangga, Yasmin sudah tidak mendewakan kekayaan lagi.

Satria melakukan motornya pelan. Ia ingin menikmati momen indah dan syahdu bersama Yasmin, wanita yang sudah berhasil menaklukkan hatinya. Yasmin di gadis bar-bar.

"Kau merasa kedinginan?" seru Satria saat merasa tubuh Yasmin agak bergetar.

"Iya..." jawab Yasmin singkat.

Satria meraih tangan Yasmin dan melingkarkan di pinggangnya.

"Peluk yang kenceng..!" kata Satria membuat Yasmin tersipu.

Mereka memasuki sebuah kafe yang cukup ramai.

"Ini kafe langgananku, menunya cukup menggoda." kata Satria sambil menarik sebuah kursi untuk nya.

"Kau tinggi pesanannya aku mau terima telpon sebentar." kata Satria.

Yasmin mengamati keramaian di kafe itu.

Satria sedang menerima telpon dari seseorang.

Seorang pemuda datang mendekati meja Yasmin.

"Sendirian saja.. Mau saya temani?" kata pria dengan genit.

Yasmin bergidik ngeri.

Iya, menggeleng sambil menunjuk Satria.

Si pria malah semakin berani.

"Jangan berusaha membodohi aku Nona. Kau datang sendiri, bukan?" si pria berusaha mengelus lengan Yasmin yang mulus mengkilat

Yasmin marah dan menampar pria itu.

Satria melihat kehebohan yang terjadi.

Ia hanya melihat keberanian Yasmin menghadapi pria hidung belang itu.

Tak disangka karna merasa malu, si pria memanggil temannya dan mengeroyok Yasmin. Sebuah tamparan hampir saja mendarat di pipi Yasmin. Namun tangan kokoh Satria sudah lebih dulu menahannya.

"Jangan suka main kasar pada wanita!" bentak Satria dengan geram. Para pria itu lari terbirit-birit.

"Dasar preman kampungan!" omel Yasmin. Tanpa di sadari Satria dan Yasmin, Kirana yang sedang berada di situ menyaksikan semuanya.

"Satria dan Yasmin? Mereka bersama lagi, dan.." Kirana tak mampu menahan gemuruh di hatinya, ia merasa Satria sudah membodohi nya.

.Kirana cepat-cepat berlalu dari tempat itu, ia tidak ingin keberadaannya di ketahui oleh Yasmin dan Satria.

,

1
Shifa Burhan
novel karya wanita 100% tidak akan pernah bersikap adil
*biang kerok konflik novel ini adalah Yasmin, bukan nya minta maaf, dan berjuang untuk satria tapi Yasmin malah sok paling benar sok paling tersakit, selalu bersikap semaunua, sikap selalu melukai satria, novel sama sekali tidak ada perjuangan dari Yasmin tapi merasa paling berjuang, dia biang kerok masalah tapi merasa paling tersakiti,

*satria korban keegoisan dan kemunafikan Yasmin tapi kiria author memutar balik fakta seolah satria yang salah dan satria yang dibuat mengemis dan berjuang untuk Yasmin

dan parah author membela semua kelakuan Yasmin (cerminan diri author)

*ku tantang kau Thor kau survey sejuta lelaki mana pun, aku yakin 100% lelaki lebih memilih Kirana jadi istri dari pada Yasmin lebih baik memilih wanita kayak Kirana yang mau berjuang dan bertahan selama bertahun-tahun dan mau berkorban untuk kita dari pada wanita kyak Yasmin yang munafik
Nila
makasih ya Thor untuk karya terbaiknya. Aku suka banget ceritanya 👍💪💪❤️❤️
balqis: makasi juga sayang.. sudah menghargai ksryaku
total 1 replies
Nila
moga Yasmin berhasil 💪💪💪
Nila
semangat Edgar. didik anakmu dengan baik biar nggak salah jalan seperti ibunya
Nila
lanjutkan Thor
Nila
Alhamdulillah
Nila
Satria nggak seru ya
Nila
Aku suka Satria dengan Yasmin
Nila
Biarkan Yasmin dengan Satria Thor. Kewajiban Satria meluruskan jalan istrinya bukan malah menikah dengan Karin. Itu sangat salah. Dia sudah janji bada ayah Yasmin
Nila
Alhamdulillah sudah sadar
Nunung
Akhirnya Bram merasakan juga hidup di penjara....akhir yang bahagia semua berbahagia....selamat untuk Dilla dan Adam akhirnya bersatu juga ...ya TAMAT ya Thor tak apalah tamat juga semua sudah berbahagia ..akhirnya rayyan akan punya adik lagi selamat untuk Yasmin dan satria.....see you ❤️❤️ semangat 💪💪💪 terimakasih
Defi
Thor udah tamat aja, terlalu cepat gak sih jalan ceritanya dibuat tamat 🤔😄
Defi
semoga saja ketegasanmu itu berbuah penyesalan ya
Defi
biarkan saja Yasmin hidup tenang, karena saat denganmu dia selalu diterpa masalah karena kamu menye-menye Sat tidak tegas sehingga berimbas pada keselamatannya
Defi
Yasmin berikan saja pada Bara, sebencinya Bara padamu pasti dia akan berfikir logis kalau untuk kebebasan Satria.. kalau Satria mencintaimu dia pasti akan mencarimu tapi jika tidak hiduplah dengan damai meskipun tanpa Satria dan Rayyan
balqis: Good...👍👍
total 1 replies
Nunung
Semoga om Bram cepat terbongkar kejahatan nya dan cepat masuk penjara..,dan Yasmin bisa berkumpul kembali bersama satria dan keluarga kecilnya.....makasih dah mau up aku selalu menanti see you ❤️❤️ moga selalu sehat Aamiin 💪💪 ya Thor.
Nunung: Bosan sih gak tapi justru makin penasaran Thor ceritanya apa lagi tentang Yasmin dan satria....makasih ya dah mau up aku tunggu loh..see you ❤️❤️ ....lopyou deh sekebon buat othor nya🤭🤭
total 2 replies
Defi
semoga saja Edgar tidak ingkar janji dan Bram tidak mengawasi mereka
Defi: tetap semangat othor 💪
total 2 replies
Defi
sudah pernah diingatkan oleh Satria, kamu saja yang bodoh berkorban untuk hal yang sia-sia
Defi
Hadehh, ingat Bu Lidia yang salah sebenarnya itu anda. coba dulu anda tidak melarang Satria untuk menceraikan Kirana, hal seperti ini tidak akan pernah terjadi
Defi
padahal udah benar Sat kamu gak perlu lagi berhubungan dengan Kirana maupun Dio tapi karena Kamu gak pernah bisa tegas akhirnya Yasmin selalu menjadi korban
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!