NovelToon NovelToon
Obsesi Gila Tuan Kazarov

Obsesi Gila Tuan Kazarov

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi
Popularitas:890
Nilai: 5
Nama Author: Kiandra_Reinn

Dominic Kazarov.
Seorang pria tampan, dingin, dan berbahaya. Pemimpin kelompok mafia paling ditakuti, sekaligus pemilik perusahaan raksasa DK Company. Semua orang mengenalnya sebagai monster yang tak memiliki belas kasihan.
Namun semuanya berubah setelah pertemuan keduanya dengan seorang gadis muda yang pernah menolongnya saat ia terluka.
Awalnya hanya rasa penasaran. Lalu berubah menjadi ketertarikan. Hingga perlahan menjelma menjadi obsesi yang memabukkan.
Dominic tidak hanya menginginkan gadis itu berada di sisinya.
Ia menginginkan senyumnya, waktunya, hidupnya... bahkan kebebasannya. Dominic memilih cara yang paling kejam untuk mendapatkannya. Sebuah ancaman berdarah ia berikan dengan melukai salah satu teman gadis itu, memaksa sang gadis untuk menyerahkan dirinya kepada pria yang tak ia kenal.
terjebak dalam dunia mafia yang gelap dan berbahaya, sang gadis harus memilih.
Melawan pria yang terobsesi padanya atau menyerah pada cinta seorang monster kejam itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiandra_Reinn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sikap Bara

Bara dan ketiga anggota geng nexus melihat interaksi gadis tersebut dan pemuda tadi.

Bara akhirnya menyadari jika itu memang benar nayara, ia beranjak pergi menaiki motor sport nya dan menyusul gadis tersebut.

"Naik" Ucap bara sudah memasang wajah masam dibalik helm nya.

"Bara,Lo kok disini? " Nayara Terkejut dengan kehadiran bara, dan juga kenapa bara bisa mengenalinya padahal dia sudah menggunakan masker dan juga topi untuk menutupi wajahnya.

"Gue bilang naik,nay" Suara bara mulai meninggi.dia sangat marah melihat bagaimana naya dengan mudahnya membuat dirinya sendiri dalam bahaya mengikuti balap liar tadi dan melihat bagaimana gadis itu sangat akrab dengan pria lain.

Nayara yang mendengar suara bara yang sedikit berbeda, akhirnya naik keatas motor.

Bara mengendarai motornya dengan sangat kencang, itu membuat nayara harus memeluk pemuda itu sangat erat, dia tidak berbicara lagi saat diatas motor hanya mengikuti kemana bara akan membawa nya, tepat saat ini bara berhenti di pinggir jalan.

"Turun"

Nayara mau tak mau menurut.

"Jadi yang lo bilang urusan tadi itu karena lo mau ikut balap liar, iya? " Bara saat ini sudah sangat marah, bukan hanya marah ia juga khawatir,bagaimana jika gadis ini sampai terjatuh saat balapan tadi, dia bahkan tidak sanggup membayangkannya.

"Bara,gue... " Belum sempat nayara menyelesaikan ucapannya,bara lebih dulu memotong.

"Cukup.. Lo tau nggak bahaya nya balap liar itu, kalau lo tadi sampai jatuh dan terluka, siapa yang bakal ngerawat lo,nayara" Suara bara saat ini sudah meninggi, ia sudah tidak bisa mengontrol emosinya.

Nayara terkejut dengan apa yang dia dengar, kenapa bara bisa sebegitu marahnya.

"Bar,gue nggak kenapa-napa, lo bisa liat sendirikan"

"Gue udah liat, gue udah liat gimana lo tadi ngelakuin hal gila di tikungan tajam tadi, lo sadar nggak sih kalau itu bahaya,nay"

Nayara hanya menatap wajah bara.

Melihat nayara yang menatapnya seperti itu kesadarannya mulai sedikit kembali.

"Nayara,maafin gue, gue... Gue cuman nggak mau lo kenapa-napa, gue nggak mau sampai lo terluka, gue khawatir,nay"

Mendengar nada cemas bara, naya mengerti bahwa pemuda ini memang perduli padanya, dia hanya tersenyum simpul. Itu membuat bara sedikit aneh.

"Kenapa? Kenapa lo senyum kek gitu? "

"Nggak papa, gue cuman merasa gue beruntung mendapatkan teman yang care dengan gue selain ara, viola dan liam..tapi bar, gue serius, gue baik-baik aja dan makasih udah khawatir sama keadaan gue"

"Naya, gue cuman nggak mau terjadi hal yang buruk sama lo,maaf ya gue tadi ngebentak lo" Bara memegang kedua tangan nayara.

"Kenapa harus minta maaf, gue malah merasa senang karena lo perduli sama gue, masalah tadi lo ngebentak gue.. Gue ngerti kok. Lo khawatir sama gue" Naya tersenyum.

"Naya... Lain kali kalau ada apa-apa lo harus cerita ke gue, bukannya sekarang kita udah jadi teman, lo seharusnya terbuka tentang apapun yang lo lakuin, gue bakal dukung lo kok tapi gue kek nya nggak bakal dukung lo untuk ikut balapan lagi"

"Bara, sebelumnya gue berterima kasih banget sama lo, tapi maaf gue nggak bisa berhenti dari hobi gue itu, gue memang salah karena ikut balap liar tapi ini cara gue buat dapetin uang dan juga mengasah kemampuan gue.. Jadi lo nggak bisa menghalangi gue buat nggak ikut balapan lagi".

Bara hanya bisa pasrah, jika dia mendesak nayara untuk tidak ikut balapan, ia yakin gadis itu pasti merasa tidak nyaman berteman dengannya lagi.

"Oke terserah lo aja, tapi sekarang lo harus selalu kasih tau gue apapun yang lo lakuin"

"Iya bara, ya udah ayo balik.. Besok udah masuk sekolah dan juga gue harus bangun pagi-pagi sekali buat berangkat".

"Hm.. Besok gue jemput dan gue nggak nerima penolakan, ngerti"

"Iya babang bara terserah lo.. Ayo balik"

Bara kembali mengendarai motornya menuju rumah nayara, setelah beberapa saat mereka sampai dirumah.

"Makasih ya atas tumpangan nya, gue masuk dulu"

Bara mengangguk " Langsung tidur dan jangan keluyuran lagi"

"Siap bos" Nayara melakukan gerakan hormat setelahnya ia kembali masuk kedalam rumah, bara akhirnya pulang.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!