NovelToon NovelToon
Dia Jodoh Ku

Dia Jodoh Ku

Status: tamat
Genre:CEO / Tamat
Popularitas:35.5k
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Natasya Effendi,,, Gadis pintar yang selalu menjadi juara di sekolahnya. Bahkan Tasya begitu biasa dia di panggil, dapat menyelesaikan kuliahnya dengan cepat dengan nilai terbaik. Bahkan Tasya bisa lolos masuk kerja di salah satu bank swasta. Berbanding terbalik dengan pendidikan dan karirnya kisah cintanya harus berakhir dengan penuh luka.

Mau tau kisah lanjutnya? Yuk... ikutin ceritanya....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

20

Lika menghampiri Tasya dan Daren yang tengah berenang. Tasya bersikap biasa saja seolah tak pernah terjadi apa-apa padanya dan Lika. Lika duduk di pinggiran kolam dekat Tasya dan Daren bermain. Mencium gelagat tak baik suster rini meminta suster maya merekam sedang dirinya menghubungi Marchel.

Marchel yang mendapat panggilan dari Suster Rini segera kembali ke rumah menggunakan ojek online dan membiarkan Tanu mengerjakan semuanya sendiri karena semua hampir selesai. Marchel pun tak sabar ingin segera sampai rumah Tasya.

Marchel masuk ke dalam rumah dan terlihat panik membuat Mami Marchel dan Ibu Lidia terkejut. Begitu juga dengan Raya dan Galih.

"Ada apa?" Mami Marchel.

"Dimana Tasya dan Daren?" Marchel.

"Mereka sedang berenang. Ada apa?" Mami Marchel.

"Mereka dalam bahaya." Marchel.

"Hah!"

"Apa?!"

Tanpa menjawab lagi Marchel segera menuju ke halaman belakang dimana kolam renang berada. Tampak Tasya dan Daren tengah asik bermain air tak jauh dari Lika duduk. Saat melihat Marchel datang Lika pun bangkit dari duduknya dan berpura-pura kesulitan agar Marchel mau membantunya.

Grep...

Suster Rini dan Maya membantu Lika sedang Marchel menghampiri Tasya dan Daren.

Deg...

"Astaga! Kenapa dadaku berdetak cepat dan dia kenapa bereaksi hanya karena melihat Tasya memakai baju renang." Batin Marchel.

Kemudian Marchel pun mengatur nafasnya sebelum menghampiri Tasya dan Daren.

"Sayang, sudah jangan terlalu lama main air nanti kalian sakit. Ayo naik dan mandilah." Marchel.

"Loh, sudah kembali?" Tasya.

"Sudah. Tanu yang mengurus sisanya." Marchel.

"Hm.. Baiklah." Tasya.

Tasya memberikan Daren pada Marchel kemudian Tasya naik ke permukaan. Suster Rini dengan sigap memberikan bathrobe pada Tasya. Sedang suster Maya memberikan handuk pada Daren dan mengambil Daren dari Marchel.

"Kemarilah Sus biar saya bilas Daren terlebih dahulu. Ikutlah bersama kami." Tasya.

"Kau tidak mengajakku?" Marchel.

"Tentu. Bagaimana mungkin aku meninggalkan mu disini. Aku tidak ingin kejadian lalu terulang." Tasya.

"Mataku hanya melihat mu sayang." Marchel.

Deg...

Hanya panggilan sayang dari Marchel membuat dada Tasya berdebar. Tasya pun merangkul lengan Marchel dengan tangan kanannya dan tangan kirinya menggendong Daren. Mereka benar-benar tak menghiraukan keberadaan Lika.

Lika kesal karena kehadirannya tak di anggap oleh Tasya. Lika ingin protes tapi percakapan Tasya dengan Marchel membuatnya membatu diam di tempat. Dirinya baru menyadari jika kandasnya hubungan Tasya dan kekasihnya dulu adalah ulahnya. Dan janin dalam perutnya kini adalah akibat dari kelalaiannya.

"Aarrggghh... Sial!" Umpat Lika.

"Kenapa?" Raya.

"Eh, Ya. Ini gw di tolak kerja lagi." Jawab Lika asal.

"Hm begitu. Apa Lu ga coba cari kerja nanti saja setelah bayi lu lahir?" Raya.

"Iya sih. Tapi ga apa-apa lah untung-untungan." Lika.

"Eh, lu udah selesai makannya?" Tanya Lika kembali.

"Udah dong masa iya gw makan terus." Raya.

"Ya kali. Kok suami lu ga keliatan dari tadi? Suami apa makhluk halus tuh?" Lika.

"Si alan lu! Dia lagi ngecek kerjaannya sebentar." Raya.

"Lu ga apa-apa? Masa pengantin baru udah sibuk kerja aja." Lika.

"Ga apa-apa asal ngga sibuk cari perempuan lain aja." Raya.

"Hahaha... Iya juga sih." Ucap Lika berpura-pura tertawa.

Yang katanya cuma sebentar Lika tak beranjak pulang juga. Dia semakin betah berada di rumah Raya. Apalagi Marchel duduk di gazebo belakang bersama Daren. Tasya pun tak ingin memberi kesempatan untuk pelakor oleh karena itu Tasya meminta suster maya bersama mereka sementara dirinya menyiapkan makanan untuk Daren.

"Itu suster ngintilin Kak Marchel begitu terus ya?" Tanya Lika yang berada tak jauh dari gazebo bersama Raya.

"Ya. Karena ada Daren di sana." Raya.

"Kalo ga ada Daren berarti susternya ga ngintil gitu?" Lika.

"Ya iya dong. Tapi aspri nya yang ngikutin dia kemana pun." Raya.

"perempuan juga? Mau dong jadi aspri nya." Lika.

"Mana ada. Cowok lah. Bisa di libas klo cewek sama Mama Daren." Raya.

"Maksud lu? Kak Tasya?" Lika.

"Siapa lagi." Raya.

"Loh, memangnya Kak Tasya sama Kak Marchel?" Lika.

"Mereka orang tua Daren." Raya.

"Tapi, kemarin gw denger mereka ga ada hubungan apapun?" Lika.

"Apa yang lu denger belum tentu sama dengan apa yang lu liat begitu juga sebaliknya. Jadi jangan mudah percaya pada apapun yang Lu belum tau kebenarannya. Kaya lu ini yang mudah percaya pada mulut manis lelaki hingga akhirnya ini ada." Tunjuk Raya pada perut Lika.

"Lu ingetin gw lagi kalo dia ada di sini." Lika mengusap perutnya.

"Tanpa harus gw ingetin dia akan muncul sendiri. Fokus pada bayi lu dan banyak belajar cara merawat bayi Lik." Lika.

"Makanya tadi gw liat Kak Tasya sama Daren. Kan gw bisa belajar bagaimana Kak Tasya mengasuh Daren." Lika.

"Hm.. Ya." Raya.

Tampak Tasya sudah berada di gazebo bersama Marchel dan Daren. Suster Rini dan Maya pun berada di sana. Tasya tampak menyuapi Daren. Kedua suster duduk menutupi Marchel dari arah Lika dan Raya duduk. Lika kembali protes pada Raya mengapa kedua suster itu berada di gazebo bersama Tasya dan Marchel.

Bukan menjawab pertanyaan Lika Raya malah bertanya kapan Lika pulang karena dirinya tak enak meninggalkan suami barunya di hari pertama dirinya menjadi istri. Lika pun berkelit masih ingin bersama Raya. Namun, Raya sudah kesal dengan tingkahnya juga.

"Sayang,," Panggil Galih.

"Ya." Raya.

"Sorry ya Lik. Gw ada tanggung jawab lain. Jadi, maaf kali ini gw usir lu balik. Gw ga bisa minta tolong Kak Tasya temenin lu soalnya dia juga lagi quality time sama anaknya." Raya.

"Hm,, santai aja. Gw ke sana dulu sekalian pamit." Lika.

"Ya udah gw tinggal ya." Raya.

Raya bangkit dari duduknya menghampiri Galih kemudian Raya memanggil Bibi untuk memberi pesan padanya.

"Iya Dik?" Bibi.

"Bibi tolong lihat dan perhatikan Lika. Dan pastikan dia benar-benar pulang dari rumah ini atau sekitarnya." Raya.

"Sip." Bibi.

"Kenapa sih Yang? Kok segitunya." Galih.

"Kenapa Mas suka sama dia?"Raya.

"Eh, cukup si Dodol Doni yang otaknya geser. Mas sih ngga." Galih.

"Nah, itu baru suami aku." Raya.

"Meragukanku rupanya istriku ini hm?" Goda Galih.

"Tidak!" Jawab Raya santai.

"Benarkah?" Galih.

"Tentu."

"Kau yakin?"

"Ya."

"Tentu saja. Karena semalam kamu membuat aku tak bisa melihat wanita lain selain kamu." Bisik Galih.

"Mas Galih, iiih..." Rajuk Raya yang wajahnya sudah memerah.

"Apa aku bisa mengulanginya istriku?" Galih.

"Ngga..." Jawab Raya berlari menuju kamarnya.

Mami Marchel dan Ibu Lidia terheran melihat Raya berlari ke atas. Kemudian di susul Galih.

"Ada apa Galih?" Ibu Lidia.

"Tidak ada Bu. Kami hanya sedang bermain hehehe. Maaf Bu." Galih.

"???!!!???"

🌹🌹🌹

1
Akbar andrian Pratama
novel sebelah ga dilanjut kak?
Akbar andrian Pratama
kasian kanaya...mudah-mudahan cepet hamil
Akbar andrian Pratama
moza hamil
Akbar andrian Pratama
lanjut..

yg judul 'jodoh pilihan ayah' jg di up thor
Akbar andrian Pratama
akhirnya nongol jg....

lanjuttttt
kiara
ceritanya menarik, ringan, mudah di pahami bahasanya
airin
bagus ceritanya gak bertele2
kiara
ku suka dgn ceritanya menarik..mangats kak
kenzo
menarik kisah perjodohan..
Mutiara Destianny
Tasya harus dengerin kata sahabatttt
Mauli_datun
mungkin Tasya hamidun dan marchel yg ngidam
Mauli_datun
Tasya & Rosa punya indra yg lain kah? Indra Herlambang misalnya 😅😅😅😅🤭✌
nanas¹⁰
semangat thor ceritanya menarik ..
Mynaz³
suka cerita yg tema romansa cinta ,,ada manis 🤭 bikin baper
lenka
semangat kak dewi, kisah kasih tasya semoga dpt jodoh yg good looking, good attitude dan dompet 🤭
lovika
kira2 siapa ya jodohnya tasya..penasaran lanjut baca lg ..mangats kak
lovika
cowoknya tasya pasti selingkuh
celia
wihh keren kisah percintaan, semoga tasya dpt jodoh yg terbaik..
Daffa
jodohnya tasya sdh terlihat
Daffa
Doni sebagai pria tak punya malu..
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!