NovelToon NovelToon
Putri Jenderal Yang S2

Putri Jenderal Yang S2

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Time Travel / Anak Genius / Romansa Fantasi
Popularitas:133.9k
Nilai: 5
Nama Author: Win

Kelanjutan dari Putri Jenderal Yang Season 1.

Yang Qing Xia membuka jati dirinya karena sudah ketahuan oleh sang mertua jika dia berasal dari masa depan. Se Se pun menceritakan kepada Qing Xia jika dia juga sama seperti Qing Xia yang datang dari masa depan.

Hubungan menantu dan mertua semakin dekat setelah mengetahui rahasia masing-masing.

Tugas Qing Xia selanjutnya adalah menghancurkan kediaman Fang. Sanggupkah dia melakukan keinginannya untuk membalas dendam dan mengembalikan nama baik ayahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Win, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20

Isi surat yang di tulis oleh Zhu Bao hanya berisi tiga kata.

"Berbahaya, lari, bantuan!"

"Kerja bagus, Dou Dou! Istirahatlah, serahkan sisanya kepada kami. Terima kasih karena sudah membawa kabar ini kemari!" ucap Han Ze Xuan sambil menepuk pundak Dou Dou yang gemetaran.

Dou Dou hendak beranjak pergi, tetapi Se Se memanggilnya namanya lalu berjalan ke depan pria itu.

"Dou Dou, ini obat untuk luka di tubuhmu. Bersihkan dengan air ini lalu oleskan krim ini di atas luka. Terima kasih atas kerja kerasmu!" ucap Se Se sembari menyerahkan sebotol cairan alkohol dan krim penyembuh luka.

"Terima kasih, Nyonya!" ucap Dou Dou mulai mengeluarkan air mata. Semua ketegangan dan ketakutannya menghilang begitu saja karena mendapat pujian dan perhatian dari majikannya.

Xin Le menatap wajah ibunya yang terlihat cemas dan gelisah. Dia mengayunkan lengan Qing Xia pelan, wanita itu menoleh menatap Xin Le lalu bertanya kepada bocah itu.

"Xin Le, ada apa?"

"Ayo kita pergi!" ajak Xin Le dengan wajah serius.

"Pergi? Kediaman Su?" tanya Qing Xia yang salah paham dengan maksud bocah di depannya.

Xin Le menggelengkan kepala, dia menarik lengan Qing Xia agar tubuh ibunya sedikit menunduk. Bocah itu lalu berbisik di telinga Qing Xia. "Ayo kita Pergi menyelamatkan Ayah!"

Qing Xia sedikit terkejut mendengar ajakan dari bocah di depannya, namun dia merasa bangga memiliki seorang putra pemberani yang bersedia menolong ayahnya yang sedang berada dalam bahaya.

"Tentu saja kita akan menyelamatkan ayah. Tetapi Xin Le masih kecil, jadi hanya Ibu yang akan pergi menolong ayah. Xin Le, pergilah ke kediaman Su untuk menginap dua hari di sana. Ibu dan Ayah akan menjemput Xin Le setelah dua hari."

Xin Le berpikir sejenak, melihat wajah Ibu nya yang tampak khawatir, bocah itu akhirnya menuruti keinginan Ibunya untuk tidak ikut serta dalam misi penyelamatan Ayahnya.

"Baiklah, Xin Le akan menginap di rumah Kakek dan Nenek Su. Ibu harus berhati-hati, dan juga ..." Xin Le mengeluarkan beberapa botol plastik dari kantong penyimpanan yang tergantung di pinggangnya. Dia memberikan botol-botol itu kepada Qing Xia lalu melanjutkan kata-katanya.

"Ibu, pakai ini jika diperlukan. Semua kegunaannya sudah tertulis di botol. Lihat! Botol ini tidak bisa lecah walaupun terjatuh. Nenek yang memberikannya kepada Xin Le untuk menyimpan racun-racun dan obat buatan Xin Le."

Qing Xia mengambil semua botol pemberian bocah di depannya. Dia tersenyum sambil mengelus rambut Xin Le yang terasa halus. "Terima kasih anak Ibu yang baik!"

Qing Xia melirik ke arah Se Se, meminta bantuan dengan isyarat mata agar mengamankan putranya yang tidak mengenal rasa takut. Se Se mengangguk, dia mengerti apa arti tatapan dari mata menantunya tersebut.

Ayah mertua Qing Xia sudah berdiri di depan paviliun, dia mengumpulkan semua pasukan Elang untuk menyelamatkan Han Ze Xin. Qing Xia berjalan keluar, dia mendekat ke tempat Han Ze Xuan berdiri lalu dengan tegas berkata kepada pria di depannya.

"Ayah, aku akan ikut menyelamatkan Ze Xin!"

"Kamu...!"

Han Ze Xuan hendak menolak keikut sertaan Qing Xia dalam misi penyelamatan, tetapi dia mengurungkan niatnya ketika melihat istrinya mengangguk dari depan pintu paviliun.

"Se Se pasti memiliki alasan kenapa menyetujui Qing Xia untuk ikut. Sudahlah, biarkan saja dia ikut! Lagi pula, aku bisa menyuruh Ti Chi untuk melindunginya. Kita tidak kekurangan prajurit untuk melindungi satu wanita saja." pikir Han Ze Xuan tanpa mengetahui kemampuan Qing Xia dalam ilmu bela diri.

Seorang pelayan menarik dua ekor kuda menuju ke depan paviliun. Dia berhenti di dekat majikannya berdiri.

"Tuan Besar, Nyonya Muda, kedua kuda ini adalah kuda tercepat yang kita miliki!" ucap pelayan tersebut sambil menundukkan kepala.

Han Ze Xuan dan Qing Xia masing-masing memilih satu di antara kedua ekor kuda yang di bawakan oleh pelayan. Qing Xia mengambil tali kekang kuda berwarna putih, sedangkan ayah mertuanya lebih dulu memilih kuda berwarna hitam.

"Ayo kita berangkat sekarang!" ucap pria itu setelah naik ke atas punggung kuda.

Qing Xia melompat naik ke atas punggung kuda, dia lalu memacu kudanya mengikuti kuda Han Ze Xuan dari belakang. Para pasukan Elang turut mengikuti pemimpim mereka dengan kuda masing-masing.

Sementara itu, di sebuah ruangan gelap yang masih berada di dalam penginapan. Yu dan Zhu Bao berdiri dengan tangan dan kaki yang terikat di sebuah kayu berbentuk salib.

Kedua pria itu dipukuli di depan Han Ze Xin yang saat ini terpengaruh obat perangsang yang diberikan oleh Qin Yi Yi. Dia dipaksa untuk melakukan hubungan suami istri dengan wanita itu. Karena Han Ze Xin menolak, kedua pelayan setianya menjadi tumbal untuk mengancam pria itu agar mau melakukan permintaan Qin Yi Yi.

Yu telah dipukuli ratusan kali, tetapi dia masih tetap bertahan dengan kata-kata hinaan yang di tujukan kepada Qin Yi Yi.

"Bunuh saja kami! Tuan Muda tidak akan pernah menyentuhmu! Jangan berharap, dasar wanita murahan! Phuiii!"

Sedangkan Zhu Bao yang lebih lemah sudah pingsan karena rasa sakit yang tidak dapat dia tahan lebih lama lagi.

Han Ze Xin tentu saja merasa bersalah dan menyesal karena kedua pria yang melayani nya selama puluhan tahun harus disiksa di depan matanya, dan semua itu karena dirinya yang menolak untuk menyetubuhii Qin Yi Yi yang terobsesi kepadanya.

Wajah Han Ze Xin semakin memerah karena pengaruh obat yang semakin lama semakin membesar, dia merasa sulit menahan keinginannya untuk menyentuh seorang wanita. Tetapi dia sudah bersumpah untuk tidak akan mengecewakan Qing Xia, jadi dia harus menahan rasa menyakitkan dan penderitaan yang luar biasa akibat pengaruh obat dari Qin Yi Yi yang tidak tersalurkan.

"Qing Xia, aku tidak akan pernah menyakiti hatinya dengan alasan apapun! Tidak akan!" pikir Han Ze Xin yang saat ini mulai melukai dirinya sendiri agar kesadaran dirinya tetap terjaga.

Qin Yi Yi berjalan mendekat, dia menyentuh wajah Han Ze Xin yang mulai dipenuhi dengan keringat.

"Sayang, apa kau benar-benar jijik melihatku? Kau sampai rela menahan semua rasa sakit ini hanya demi menjaga tubuhmu?" tanya wanita itu dengan raut wajah yang penuh kekecewaan dan kesedihan yang mendalam.

"Plakkk!"

Han Ze Xin menepis tangan Qin Yi Yi yang menyentuh wajahnya. Dia merasa kotor dan jijik di sentuh oleh wanita itu.

"Jangan sentuh aku! Kau... Wanita gila!" ucap pria itu dengan mata yang membesar.

Qin Yi Yi merasa sangat marah, tetapi tidak ada yang bisa dia lakukan sebab dia masih mencintai pria di hadapannya itu meskipun pria itu selalu menghina dan membencinya.

"Kenapa? Kenapa harus wanita itu? Apa yang kurang dari diriku?" bentak Qin Yi Yi dengan suara menggema.

^^^BERSAMBUNG...^^^

1
Alwa fikriah
ceritanya seru banget deh
Alwa fikriah
bagus banget ceritanyaaa
riamy💜
ini gk ada kelanjutannya kah?
Bima Sakti
Burung... Burung siapa yang lagi cari sangkaaaar..( Senandung)/Slight//Slight//Facepalm//Facepalm/
Bima Sakti: jiahhaha 🤭🤭🤭
total 2 replies
hani chaq
kok muter2 ya.sebenarnya ini cerita siapa PUnya
tuti raniati
Luar biasa
Ulufi Dewi
biar tambah semangat nulisnya ku tekan vote dan like untuk kakak cantik...
Andrea
/Rose//Rose//Rose/
Ricka Monika
kok bersambung lg,
Nurul Fatimah
bagus
Nurul Fatimah
semangat Thor 💪
Santy Susanti
ayo up lg thoor jgn lama2🙏🏻😘
Mirabel
mungkin buah manggis kalau ada bintangnya
Mirabel
wanita itu mungkin selir kaisar yg di buang karena di fitnah
Atoen Bumz Bums
gak jelas authornya
mendingan gak usah ada season 2
Sribundanya Gifran
lanjut
Wan Trado
yah author masih kasihan dg yi yi, masih dibiarkan hidup untuk melanjutkan drama dendamnya 🤷‍♂️🤦‍♂️
Wan Trado
bagus, jangan tanggung " penyakit harus dibasmi 👊👍
Wan Trado
jalang kok teriak jalang 🤣🤣
Wan Trado
pendapat yang benar 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!