NovelToon NovelToon
ZOYA, Bidadari Tanpa Mahkota

ZOYA, Bidadari Tanpa Mahkota

Status: tamat
Genre:Angst / Tamat
Popularitas:62.1k
Nilai: 5
Nama Author: Isti Shaburu

Zoya, wanita muslimah cantik yang diperkosa oleh pria yang hendak ditolongnya. Setelah satu tahun kejadian naas tersebut, ia bangkit dan menjadi seorang guru ngaji di mushola dekat rumahnya. Bertemu dengan Zafran yang tak lain adalah Papah dari murid mengajinya sendiri hingga lambat laun Zafran mulai menyukainya dan berniat meminangnya.

Namun, di saat dirinya mulai membuka hatinya untuk Zafran, pria misterius itu muncul dan berniat untuk meminangnya. Di sisi lain, mantan istri Zafran pun kembali dan ingin membina rumah tangganya lagi.

Siapakah yang akan dipilih oleh Zoya? Apakah Zoya akan memilih Zafran atau pria yang telah menodainya itu? Dan apakah Zafran akan kembali pada istrinya atau tetap memilih Zoya sebagai istrinya?

ig: @istikomah50651

follow ig author yah untuk lihat visualnya🙏😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Isti Shaburu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 20 > Pertemuan Zafran dan Cakra

Dua hari berlalu setelah kejadian bertemu dengan mantan istrinya, kini Zafran dan Nafisah sudah kembali ke kediamannya di desa Tanggap, desa yang tak kalah asrinya dengan desa Lengkong. Pagi ini yang kebetulan adalah hari minggu, Nafisah sudah bersiap untuk menuju kediaman Zoya dengan membawa oleh-oleh yang akan ia bagikan pada seluruh temannya didesa Lengkong. Makanan dan sebuah suvenir sebagai oleh-oleh sudah ia bungkuskan dengan rapi agar tak bingung bagaimana membaginya nanti.

Ia juga tak lupa membawa oleh-oleh yang akan diberikan pada orang yang sudah ia anggap sebagai keluarganya yaitu Ayah dan Ibu. Tak terlupakan juga oleh-oleh untuk Zoya ia kemas secantik mungkin dan ia juga mengenakan hijab instan yang sama yang ia beli untuk wanita yang begitu ia kagumi.

“Kau sudah siap, Sayang? Ayu kita berangkat, nanti keburu azan zuhur kalau kau terus saja bercermin,” tanya Zafran seraya menggoda putrinya itu yang sudah sangat cantik tapi masih saja berdiam diri di depan cermin full body sambil tersenyum lebar.

“Aku sudah siap, Papah. Ayu kita pergi sekarang,” sahut Nafisah dengan senyum merekahnya, ia sangat bahagia karena akan bertemu teman-temannya dan Zoya yang sudah ia rindukan, bayangan seorang anak laki pun selalu memenuhi pikirannya yang membuat wajahnya merona.

“Ya sudah kalau begitu, ayu kita pergi.”

Mobil melaju meninggalkan kediaman setelah semua barang masuk dan Nafisah duduk dengan manis di samping kursi kemudi. Zafran begitu bahagia melihat senyum merekah di wajah putrinya setelah kemarin saat di hotel ia menangis sampai malam setelah bertemu ibunya.

‘Semoga kamu selalu tersenyum seperti ini yah, Sayang. Beban di atas pundak papah rasanya rontok melihat senyum bahagiamu,’ batin Zafran yang ikut tersenyum melihat putrinya begitu bahagia.

Perjalanan dari desa Tanggap menuju desa Lengkong memakan waktu sepuluh menit lamanya, mobil yang ditumpangi Nafisah dan Zafran berhenti di depan pelataran kediaman orang tua Zoya. Saat Zafran keluar, bertepatan pada saat Cakra dan Vin keluar dari kediaman orang tua Zoya. Zafran menatap bingung penuh tanya siapa gerangan pria yang begitu akrab dengan Ayah dan Ibu.

“Assalamualaikum, Pak, Bu.” Zafran menyalami Ayah dan menyapa Ibu, sedangkan Nafisah masih sibuk mengambil hadiah untuk Zoya dan kedua orang tuanya.

“Waalaikumsalam, Nak Zafran sudah pulang? Bagaimana kabarnya? Mana si cantik? Ibu sangat rindu sekali,” sahut Ibu begitu hangat membuat Cakra bergantian menatap Zafran penuh tanya.

“Alhamdulillah, kami baik, Bu. Nafisah ada di mobil, mungkin sedang mengambil sesuatu untuk Mamah Zoyanya,” sahut Zafran, tanpa sengaja ucapan itu membuat Cakra menatap tajam padanya.

‘Apakah dia pria yang akan menikahi Zoya,’ begitulah pertanyaan Cakra dalam hatinya.

Saat Ibu dan Zafran asyik mengobrol, gadis cantik berhijab itu datang dengan suaranya yang begitu merdu.

“Neneeek... aku rindu.” Seorang gadis kecil berhijab yang cantik berhambur memeluk Ibu dengan erat.

“Oh Sayang, nenek juga rindu sama kamu. Bagaimana kabarmu selama seminggu ini? Apakah di sana menyenangkan?” tanya Ibu yang membalas pelukan Nafisah, mereka sudah terlihat seperti cucu dan nenek kandung.

“Sangat membosankan, Nek. Setiap hari Papah akan meninggalkan aku di kamar hotel dengan banyak boneka, aku hanya bermain ditemani oleh boneka saja bagaikan anak kecil. Aku sangat merindukan teman-temanku dan juga Nenek.” Gadis kecil itu mengadukan bagaimana kesehariannya saat ikut bersama sang papah dalam perjalanan bisnisnya, Ibu, Ayah, Fahmi dan Zafran yang melihatnya terkekeh, sedangkan Cakra dan Vin hanya terdiam.

“Apakah kamu tak merindukan kak Zoya, Fisah?” suara lembut yang sangat dirindukan oleh Nafisah membuat gadis kecil itu langsung menoleh padanya, senyumnya langsung terkembang dan ia menghampiri si pemilik suara.

“Mamah Zoya, aku sangat rindu sama Mamah Zoya.” Nafisah memeluk erat Zoya.

“Kak Zoya juga rindu, bagaimana kabarmu?” balas Zoya bertanya.

“Aku baik meski sangat galau dan bosan,” sahut Nafisah membuat Zoya terkekeh lepas, Cakra melihat senyuman lebar itu merekah dari wajah cantik Zoya, sungguh sangat menghipnotis dirinya dan ingin memiliki si pemilik senyum itu.

‘Masyaallah, sungguh manisnya senyum itu,’ batin Cakra dan Zafran bersamaan, tanpa sadar kedua pria yang mengagumi Zoya itu terpesona dan terhanyut dalam kecantikan Zoya.

Mereka berbincang sebentar, Ibu mengenalkan Zafran pada Cakra tanpa mengatakan siapa mereka yang sebenarnya pada masing-masing. Keduanya berkenalan dan saling menatap seakan tatapan mereka penuh dengan pertanyaan, siapa kamu dan apa hubungan kamu dengan Zoya, mungkin seperti itu pertanyaan dari mereka masing-masing.

“Bu, Pak kami pergi ke tempat pembangunan dulu, tak enak kalau Fahmi bekerja sendiri. Mas Zafran, saya permisi untuk kembali bekerja,” pamit Cakra pada kedua orang tua Zoya dan berbasa-basi pada Zafran.

“Iya, hati-hati yah Nak Cakra.”

“Baik, Mas.”

Cakra dan Vin pergi meninggalkan kediaman orang tua Zoya.

*

Di tempat lain, tak jauh dari kediaman orang tua Zoya seorang wanita yang tak lain adalah Nesa sedang Nesa sedang memperhatikan mereka semua, ia mengikuti Zafran kemarin saat ditinggal oleh Zafran. Nesa menatap tajam pada wanita berhijab hingga menutupinya sampai ke perut yang tak lain adalah Zoya. Ia bisa menebak siapa wanita itu kala putrinya memeluk Zoya dengan begitu bahagianya berbeda saat bertemu dengan dirinya kemarin, Nesa tersenyum sinis.

“Jadi itu Mamah Zoya yang disebut oleh Nafisah. Tak ada apa-apanya bila dibandingkan denganku, dia hanya wanita membosankan yang tak bisa menyejukkan mata pria,” cibir Nesa merendahkan Zoya.

“Lihat saja, akan kupisahkan kalian, aku akan pastikan kalau Mas Zafran kembali padaku. Sejak awal Mas Zafran hanyalah milikku, dan hanya akan kembali padaku, tak ada yang bisa mengambilnya dariku,” gumam Nesa, ia memikirkan sebuah cara untuk membuat Zoya menjauhi Zafran dan membuat Zafran kembali padanya.

*

Nafisah memberikan hadiah yang ia bawa khusus untuk Zoya dan kedua orang tuanya.

“Wah, nenek dan kakek dapat gamis couple dari si cantik. Terima kasih yah, Sayang sudah repot-repot memberikan ini untuk kami,” seru Ibu yang sangat senang mendapatkan hadiah dari gadis kecil itu, bukan karena hadiahnya, tapi karena ketulusan karena mengingatnya kala ia berada jauh dari mereka.

“Sama-sama Nek, jangan lupa dipakai yah, aku yakin Kakek dan Nenek pasti sangat serasi sekali,” sahut gadis kecil itu dengan polosnya.

“Pasti dong, akan nenek pakai saat pernikahan Mamah Zoya dan Papahmu,” sahut Nenek berbisik, Nafisah menyengir sambil menutup bibirnya membuat Zoya dan Zafran menatap bingung.

“Kok sepertinya ada bau-bau sesuatu yang mencurigakan ini,” goda Zafran.

“Papah jangan ingin tahu, ini rahasia antara cucu dan neneknya, iya gak Nek?”

“Betul,” sahut Nenek sangat kompak sekali mereka, Zoya menggelengkan kepalanya dan Zaftan mengusap wajahnya tak habis pikir dengan putrinya yang sekarang.

“Kak Zoya juga terima kasih yah, hadiahnya sangat cantik seperti yang memberinya, dan yang paling Kak Zoya suka karena kembaran sama kamu, Sayang.” Zoya mencubit hidung mancung itu lembut membuat Nafisah senang karena Zoya menyukai hadiahnya.

“Kan aku sengaja agar kita bisa couple.”

***

Selesai memberikan hadiah, Nafisah berniat memberikan oleh-oleh pada teman-temannya karena semua sudah berkumpul dipondok untuk mengerjakan kerajinan tangan. Ia membagikan oleh-oleh yang dibawanya setelah mereka semua saling berpelukan melepas rindu. Setelahnya, Nafisah perlahan mendekatkan seseorang yang selalu ia perhatikan selama ini dan ingin memberikan oleh-oleh yang sama seperti milik dirinya dengan jantung yang berdegup kencang.

1
Samsiah Yuliana
semoga ada Istikomah lagi, dan mas Cakra yg ada di dlm bqyang² mimpi nya Zoya
Sabilnur Alif
tp cerita Cakra menghilang 😞😞
Samsiah Yuliana: yaaah, kmana itu mas Cakra 🙈
total 1 replies
Sabilnur Alif
apakah mgkn Nafisah sma Fahmi???🤔🤔
Sabilnur Alif
knp Zoya lbh memilih dgn zafran 😞😞..apa nga mikir dampak ke depan nya??
Sabilnur Alif
😱😱😱licik nya nesaaaaaa..hamil dgn siapa dn mau rujuk sma mantan suami 🤦🤦
Sabilnur Alif
ya Allah.. apakah Zoya akan ttp memilih buat menikah dengan zafran??
Sabilnur Alif
klo Zoya nikah SMA zafran..yg ada Zoya di teror trus sma si nesa..lbh baik Zoya SMA cakara aja
Sabilnur Alif
udaahh zoyaaaa..sma Cakra aja
Sabilnur Alif
semoga shlt istiqoroh nya bertemu dgn Cakra.. aamiin
Sabilnur Alif
semangat "Fahmi..semoga Cakra cepeta bertemu zoyaaaa...dn mereka berjodoh
Sabilnur Alif
janggann zoyaaa..sma Cakra aja, takut nya klo SMA zafran ada ke khilafahan yg akan terjadi..krna tdk mendapatkan mahkota kamu zoya
Sabilnur Alif
moga aja Cakra sma Zoya berjodoh yahh
Ina awaliyah
ceritanya baguusss...terus semangat author
Sri Irayani
iy kk,,, ksian si cakra cinta ditolak
Rafa Pratama
😀😀😀
Nayra Syafira Ahzahra
baru mampir thor😊😊😊
Isti Shaburu: terima kasih kak🙏😊🤗
total 1 replies
Aas Azah
kasihan Cakra thor 😔
Isti Shaburu: mari kita hibur cakra kak😔
total 1 replies
Kak Jum
semoga aja dgn cakra..
Ratna Anggraeni
kok gk jdi sama pak Cakra thour ,.,.😭😭😭
Ratna Anggraeni
jeng,.jeng,.jeng,.,bersambung,.,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!