Mengorbankan segalanya dan bahkan mendonorkan ginjalnya untuk sang ibu mertua.
justru membuat dirinya dibuang seperti sampah oleh sang suami dan keluarganya.
Karna dianggap penyakitan dan tidak dibutuhkan lagi.
Apa yang akan dilakukan pada si wanita cantik,untuk membalaskan dendamnya pada sang mantan suami dan juga keluarganya??
Follow Ig Me : Mitha_shin
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ovelia.shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 20
Setelah menutup toko,Zia terkejut dengan sosok Randy yang berada dibelakangnya.
"Kenapa kamu disini??" tanya Zia yang kaget dan heran.
"Aku ingin mengantar mu pulang.' ujarnya.
"Tidak usah,aku bisa pulang sendiri.lagi pula untuk apa kamu merepotkan diri untuk mengantarku.Bukankah kamu sudah memiliki anak dan istri??seharusnya kamu pulang dan berkumpul bersama mereka." ujar Zia menyindir sinis pada Randy.
"Ya,tapi biarkan aku mengantar mu pulang.Anggap saja ini sebagai tanda maaf ku sebelumnya." ujar Randy memaksa.
"Tidak..Aku sudah melupakan semua kenangan buruk yang pernah terjadi dalam hidup ku..dan kamu hanya lah masa lalu ku yang layak harus ku lupakan." jawab Zia tetap menolak dengan tegas dan langsung meninggalkan Randy begitu saja.
Menerima penolak kan dari Zia,membuat Randy langsung menatap tajam saat Zia meninggalkannya.
Tanpa pikir panjang,Randy mengeluarkan sebuah sapu tangan dan mengejar Zia.Randy pun langsung membekap mulut dan hidung Zia.Hingga membuat Zia langsung jatuh pingsan.
Melihat situasi yang memang sepi,Randy langsung memanfaatkannya dan membawa Zia kedalam mobilnya.
Randy langsung tancap gas mobilnya menuju suatu tempat yang jauh dari tempat Zia tinggal.
Perjalanan yang cukup lama,sampai memakan waktu 2jam lebih.
Akhirnya Randy menghentikan mobilnya di suatu tempat yang sangat sepi.Karena kondisi situasi yang sudah tengah malam,membuatnya dengan leluasa melakukan aksi rencana jahatnya pada Zia.
Zia yang masih dalam keadaan pingsan,tidak tahu jika dirinya saat ini sedang dalam bahaya.Randy mengangkat tubuh Zia dan mengeluarkannya dalam mobil.
"Maaf Zia ,aku harus menyingkirkan mu.Supaya kau tidak muncul lagi dalam kehidupan kami.Karena kami ingin hidup bahagia tanpa terganggu dengan kemunculan mu." ujar Randy sebelum membuang tubuh Zia dari atas.
Yang jaraknya tidak begitu tinggi tapi curam dan mengarah pada sungai yang cukup lebar dan dikelilingi pohon-pohon besar.
Randy berharap jika membuang tubuh Zia kebawah akan membuat tubuh Zia hanyut dan tenggelam untuk selamanya.
Tanpa pikir panjang,Randy langsung membuang tubuh Zia ke bawah dan menghilang tidak terlihat.
Randy hanya tersenyum sinis saat rencana nya berjalan dengan mulus tanpa hambatan.Berpikir jika rencana nya telah berhasil menyingkirkan Zia dan tidak diketahui oleh siapa pun.
"Selamat tinggal Zia..Kau hidup pun tidak akan ada artinya.Jadi lebih baik aku membantu mu untuk secepatnya meninggalkan dunia yang kejam ini..haha." ujar Randy bicara sendiri dengan kemenangannya.
Randy langsung meninggalkan tempat tersebut,sebelum ada yang melihat dirinya.Walau sebenarnya tidak akan ada satu pun yang melihat ulah jahatnya.
Randy pun bergegas melaju kan mobilnya dengan kencang.
Sementara Zia yang dijatuhkan dari atas hingga kebawah.Tidak membuat tubuhnya terjatuh kearah sungai,yang bisa saja membuat dirinya tenggelam.Tapi tubuhnya justru mengenai bebatuan besar hingga membuat seluruh tubuhnya terluka.
...****************...
Keesokan harinya..
Aurel berniat ingin mengunjungi rumah kontrakan Zia untuk mengantarkan sarapan.
Berulang kali Aurel mengetuk pintu rumahnya,tapi sayangnya Aurel tidak mendengar suara Zia dari dalam rumahnya.
"Zia..Zia..Ini kakak..Apa kau sudah bangun??" panggil Aurel dari luar pintu rumah kontrakan Zia.
"Aneh,kenapa dia masih tidak menjawab??apa dia masih tidur??tapi ini tidak biasanya?ini kan sudah siang??" ujar Aurel bertanya-tanya pada dirinya yang bingung.
Aurel pun langsung menghubungi ponsel Zia.Tapi nomor ponsel Zia justru tidak aktif dan semakin membuat Aurel khawatir.
"Apa dia tidak pulang semalam??Zia..Zia..Buka pintunya..Apa kau didalam??" panggil Aurel lagi dengan berteriak.
puaskan balasdendanmu Zia