NovelToon NovelToon
JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

JERITAN HATI ANAK YATIM PIATU

Status: tamat
Genre:Spiritual / Duniamasadepan / Tamat
Popularitas:296.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ummi Alima

Menceritakan kisah nyata,tentang ketangguhan seorang anak yatim piatu yang berjuang menjaga dan melindungi ke tiga adiknya.

Setelah kedua orang tuanya meninggal dunia,Bahri hanya punya nenek dan ke tiga adik-adiknya,ia pun harus berjuang agar mereka berempat tidak terpisah kan.

Bahri pun juga harus rela putus sekolah, untuk menjadi tulang punggung mencari nafkah agar adik-adik nya bisa sekolah.

Sanggup kah Bahri melewati cobaan hidup? Bagaimana kisah lika-liku cinta Bahri dan ketiga adik-adik nya setelah dewasa?

penasaran cerita nya? silahkan di baca ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ummi Alima, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di dorong dari kapal

Setelah semua muatan kapal sudah terisi penuh, kapal pun langsung berangkat menuju kota Kalsel.

"Bahri..! kenapa dengan tangan mu?"tanya kang Ujang,sejak tadi memperhatikan Bahri seperti sedang kesakitan di telapak tangan nya,kang Ujang pun segera meraih tangan tangan Bahri dan memeriksa nya, ia terkejut melihat ke dua telapak tangan Bahri banyak sekali luka lecet.

"Astaghfirullah..!Tangan mu terluka Bahri" ucap kang Ujang,lalu segera pergi mengambil kompres dan salep.

"Tidak papa kang Ujang,ini tidak terlalu sakit, paling sebentar lagi sembuh"ucap Bahri, sambil tersenyum.

"Ini kalau di biar kan akan bertambah parah, jadi harus segera di obati "sahut kang Ujang, sambil mengompres telapak tangan Bahri dan mengoleskan nya salep.

"Terima kasih,kang Ujang"ucap Bahri,merasa terharu,biasa ketika ia sakit nenek nya lah yang mengobati nya.

"Iya sama-sama"ucap kang Ujang, sambil menyentuh pundak Bahri, Bahri pun langsung meringis kesakitan,kang Ujang pun mengerut kan alisnya bingung.

"Ada apa Bahri,apa pundak mu juga sakit?" tanya kang Ujang, penasaran lalu segera membuka baju Bahri,kang Ujang terkejut melihat pundak Bahri yang terlihat membengkak dan lebam,bekas mengangkut barang berat,kang Ujang pun segera mengompres dan mengoleskan salep ke bagian yang bengkak di pundak Bahri, kang Ujang merasa tak tega melihat Bahri menderita seperti ini.

"Sebaiknya setelah ini,kamu tidur dan istirahat "suruh kang Ujang, Bahri pun mengangguk kan kepalanya sambil tersenyum,lalu kang Ujang pun segera pergi kembali bekerja.

Bahri memandang kedua telapak tangan nya, yang terluka, karena terlalu sering bekerja memompa air, kedua telapak tangan nya pun menjadi bengkak dan terluka,pundak nya pun sebenarnya terasa sakit dan bengkak,karena sering di paksa kan untuk bekerja berat seperti mengangkut berkarung-karung beras,tepung dan gula, karena pekerjaan nya sudah selesai Bahri pun segera berbaring dan tertidur.

*

*

*

Setelah memasuki dan melewati perbatasan, kapal pun tiba-tiba mati mendadak dan tak bisa di jalan kan lagi.

"Waduh... gawat..! seperti nya roda kapal kita tersangkut lagi bang"ucap om Anton, merasa kesal, bos haji Dulah pun segera terbangun dari tidur nya, setelah mendengar kapal mereka tersangkut.

"Bagai mana bisa tersangkut,apa kamu tidak hati-hati mengemudikan nya"ucap bos haji Dulah,marah dan menyalahkan adik nya itu.

"Saya sudah berhati-hati bang..!tapi yang nama nya apes ya apes"sahut om Anton ikut marah dan kesal di salah kan oleh kaka nya itu.

"Ya sudah,suruh anak buah yang lain segera menyelam dan melepas kan roda yang tersangka"ucap bos haji Dulah,lalu ia pun segera ke luar kapal, untuk memantau keadaan kapal.

Deg!

Setelah ia keluar mata bos haji Dulah pun langsung terbelalak dan terkejut melihat nya.

"Ya Tuhan..! Anton kita sekarang di daerah mana?apa mata ku tidak salah lihat?"teriak bos haji Dulah, terlihat panik.

"Semoga saja ini salah"batin bos haji Dulah, berharap.

"Da...da..daerah su..sungai angker bang..!" sahut Anton terbata-bata,merasa takut setelah ia tersadar posisi kapal sekarang ada di mana.

"Apa..!!! teriak bos haji Dulah makin terkejut,. ternyata dugaan nya benar.

"Jadi kita sudah melewati perbatasan?"tanya bos haji Dulah, memastikan lagi, Om Anton pun mengangguk kan kepalanya.

"Sejak satu jam yang lalu,kita sudah melewati perbatasan bang"sahut om Anton.

"Aduh..! gawat..!bisa mati kita, Kalau terlalu lama di sini"ucap bos haji Dulah,mulai panik, Om Anton pun, ikut panik,anak buah kapal pun sudah di kumpul kan semua.

"Apa di antara kalian ada yang mau menyelam dan melepas kan sesuatu yang mengait di roda kapal?"tanya bos haji Dulah, sambil menatap anak buah nya, satu-persatu,semua anak buah pun langsung menggeleng kan kepalanya masing-masing dan merasa takut.

"Rojali,aku perintahkan kamu segera menyelam ke bawah kapal,kamu kan penyelam handal,aku yakin kamu pasti bisa dan berani"ucap bos haji Dulah menyuruh.

Deg.

"Sa..saya bos?maaf tuan haji bos saya tidak berani,sebaik nya suruh yang lain saja,lagi pula kaki saya sedang sakit "ucap Rojali berusaha menolak dan mencari-cari alasan.

"Kacau..! kenapa harus aku yang di suruh menyelam,bisa mati konyol aku, kalau mau terjun ke situ"batin Rojali, sambil bergidik ngeri,membayang kan nya.

"Kenapa kalian tidak ada yang mau menyelam hah...!!!masa harus aku yang menyelam?aku kan bis kalian"teriak bos haji Dulah, marah-marah mulai naik darah, karena semua yang di suruh satu pun tidak ada yang mau, Bahri yang mendengar ribut-ribut pun terbangun dari tidurnya dan segera ke depan untuk melihat apa yang terjadi.

"Ada apa kang Ujang? kenapa tuan haji bos marah-marah dan terlihat panik?"tanya Bahri yang penasaran sambil berbisik-bisik,ia tidak tau masalah nya ,sejak tadi.

"Kapal kita bermasalah,roda kapal ini seperti nya tersangkut sesuatu dan tidak bisa berputar lagi, dan kapal pun akhirnya tidak bisa jalan"sahut kang Ujang, sambil berbisik menjelaskan nya.

"Kenapa tidak di Selami saja kang Ujang?" tanya Bahri merasa heran.

"Itu dia masalah nya, tidak ad yang mau menyelami nya, mereka semua takut, dan termasuk kang Ujang juga takut "sahut kang Ujang sambil berbisik, Bahri pun mengerutkan alisnya bingung.

"Kenapa takut kang?"tanya Bahri, penasaran.

"Karena kapal ini berada di wilayah sungai angker, yang terkenal tempat sarang buaya nya yang banyak dan ganas"sahut kang Ujang, sambil bergidik ngeri, Bahri pun langsung ternganga dan terkejut mendengar nya.

"Jadi bagai mana kang?"tanya Bahri,kang Ujang pun hanya mengangkat kedua bahunya dan menggeleng kan kepala nya.

"Begini saja, siapa yang berani menyelam dan berhasil melepas kan menyangkut roda kapal ini,akan aku beri hadiah uang sebesar 10 juta rupiah"ucap bos haji Dulah, sambil menatap anak buah nya satu-persatu,semua anak buah nya hanya terdiam sambil menunduk kepalanya.

"Dasar pengecut kalian semua...!!!teriak bos haji Dulah, sambil marah-marah dan ia pun merasa putus asa.

"Bos..! kenapa tidak kita suruh Bahri saja yang menyelam,bukan kah dia jago berenang dan menyelam"ucap Udin menyaran kan, bos haji Dulah pun terkejut mendengar nya.

Deg!

Bahri pun sangat terkejut mendengar nya.

"Udin..!!!kamu sudah tidak waras..?Bahri masih anak kecil, bagai mana bisa,kamu suruh melakukan pekerjaan berat yang seperti itu"protes kang Ujang, merasa marah dan tak terima.

Udin pun terdiam mendengar protesan kang Ujang,namun tak di sangka, Udin dengan sengaja menarik tangan Bahri dan langsung mendorong nya ke sungai angker itu.

"Aaaakkk!!!!"teriak Bahri,lalu ia tercebur ke dalam sungai.

Buuurrr!!!

"Bahri...!!!!"panggil semua orang berteriak dan terkejut melihat tindakan Udin ke pada Bahri.

"Udin kamu sudah gila ya...!!!kalau Bahri mati bagai mana..???apa yang harus aku kata kan pada nenek nya, dan bagai mana aku bisa bertanggung jawab ke pada keluarga nya"teriak bos haji Dulah, memarahi Udin,tanpa pikir panjang kang Ujang pun langsung naik darah dan.

Buukkk...!!!Buukkk..!!!Buukk...!!!

pukulan kang Ujang pun mendarat berkali-kali ke wajah Udin,semua yang lain pun segera melerai dan memegangi kang Ujang.

"Sudah ku bilang pada mu, kalau Bahri masih kecil, kenapa kamu masih nekat dan tega melakukan itu hah...!!!lagi pula Bahri itu dia sedang sakit"teriak kang Ujang, sambil menatap sengit Udin, yang sedang kesakitan sambil mengusap darah segar yang mengalir di bibir nya.

"Kalau bukan dia yang di korban kan siapa lagi..? apa kita semua mau mati konyol di sini..!!!"teriak Udin, yang masih ngotot dan tak mau mengakui kesalahannya.

"Dasar gila...!!! ucap kang Ujang sangat marah.

"Sudah stop..!!! mendengar pertengkaran kalian membuat kepalaku semakin pusing" teriak bos haji Dulah.

"Kang Ujang...!!!"panggil Bahri yang ada di dalam sungai, mendengar panggilan Bahri,semua orang pun langsung melihat Bahri di sungai.

"Bahri...!!!apa kamu tak papa nak?"tanya kang Ujang , sambut berteriak, Bahri mengangguk kan kepalanya sambil berenang.

"Bahri..!apa kamu bisa berenang dan menyelam ke arah roda kapal?"tanya Om Anton, Bahri pun mengangguk kan kepalanya.

"Baik lah kamu ambil ini"ucap om Anton,sambil menurunkan ember yang sudah di tali dan berisi sebilah pisau, Bahri pun mengambil pisau itu, dan ember itu pun segera di tarik om Anton dan melepas kan ikatan nya,lalu mengulurkan tali lagi ke arah Bahri.

"Bahri..! sekarang kamu Ikat tali itu ke pinggang mu,dan di saat kamu hampir kehabisan nafas,kamu segera tarik tali ini,biar kami langsung menarik mu ke atas,dan hati-hati ketika kamu menyelam ,jangan sampai terluka,karena darah itu bisa mengundang para buaya berdatangan,apa kamu paham "ucap om Anton mengarahkan.

Glek...!!!

Bahri menelan air liurnya dengan kasar, sambil mengangguk kan kepalanya pelan, sungguh hati Bahri merasa sangat takut.

"Tuan haji bos,sebaik nya Bahri kita naik kan saja,kasian dia,tidak mungkin dia bisa melakukan nya "ucap kang Ujang memohon, dengan mata yang berkaca-kaca,bos haji Dulah hanya bisa terdiam dan pasrah,ia bingung,kalau Bahri di naikan maka tak ada lagi yang bisa melakukannya,tapi kalau di biar kan maka akan sangat berbahaya, sungguh pikiran bos haji Dulah sangat kacau dan bingung.

"Bahri..!!!sebaik nya kamu naik saja nak"suruh kang Ujang.

"Jika Bahri,di naikan maka kang ujang yang harus mengganti kan nya"sahut om Anton,kang Ujang pun terkejut mendengar nya.

"Tidak om Anton..!biar Bahri saja yang melakukan nya"sahut Bahri,membela kang Ujang,kang Ujang hanya bisa menangis melihat Bahri.

Bahri pun, mendengar kan arahan om Anton dan mengikuti apa yang di suruh oleh om Anton, Bahri pun langsung mencoba beberapa kali menyelam,dan ketika menyelam yang ke lima kali, Bahri tak kunjung naik dan menarik tali itu,om Anton pun merasa bingung.

"Bahri...!!!apa kamu tak apa-apa?" tanya om Anton merasa heran,ia pun segera menarik tali itu,dan bertapa terkejut nya Om Anton,tali yang ia tarik ternyata terlepas dari pinggang Bahri, semua orang pun seketika langsung panik dan berteriak-teriak memanggil nama Bahri,kang Ujang pun langsung menangis histeris dan tubuh nya pun merasa lemas.

"Anton bagai mana ini?"tanya bos haji Dulah, kebingungan dan panik ia pun sudah terduduk karena kaki juga terasa lemas,om Anton hanya bisa terdiam, semua orang pun hanya bisa pasrah, karena mereka semua tak berani terjun ke sungai angker itu,ketika mereka semua kebingungan dan bersedih tiba-tiba terdengar suara....

...****************...

Bersambung

kasih semangat nya ya dengan like, komen, vote dan hadiah nya ❤️

dan jangan lupa baca episode-episode selanjutnya ☺️

terima kasih 😘

1
ceuceu
Saya baca sampai akhir,tp ending ga respect,wlw bahri sukses,tp bahri ga ambl tanah rumah peninggalan nenek,malah di biarkan adiknya yg ambil.
ceuceu
sukurin bahri bodoh makan tuh adek kesayangaj,di injak" kn bahri sm adiknya,mending caca pinter nurunin humaira,coba klw nuruin bahri sama bodohnya sekeluarga
ceuceu
authornya ngajari pembaca agar jd bodoh sprti bahri,baik dan bodoh beda ya thor,boleh mengajrakan kn kebaikan,tp jgn bikin bahri bodoh trs thor
ceuceu
bagus deh biar bahri miskin lg,bahri kaya banyak duit cuma jdnorang bodoh mau aj di bodohi adiknya.
ceuceu
gimana adiknya ga punya adab,bahri gabtegas lemah ke adiknya,harusnya dia tegaskn tanah atas nama bahri,jd ha usah bayar ke diana,krn diana aj numpang.

muak banget baca novel ini,mengajatkan orang bodoh
ceuceu
astagjfirullah adiknya bahri ga ada akhlak semua ya,bikin emosi pembaca
ceuceu
ini hasil didikan bahri manjain adiknya,hasilnya di rongrong sama adiknya di porotin adiknya bahri iya aj pastinya,dgn dalih sayang
ceuceu
sodaranya bahri ga ada yg bener.
sodaranya humaira bener akhlaknya bagus.
ceuceu
pasti bahri nurut kemauan adiknya,greget bgt sama bahri/CoolGuy/
ceuceu
makin bodoh aj bahri,dia ga tau diana dzolim ke istrinya,seharusnya bahri inget wkt dia lumpuh saudaranya ga ada yg bantu.
bahri bukan baik tapi bodoh,muak bgt sama bahri selalu ga minta pendapat istrinya
ceuceu
bagus lah akibat kebodohan bahri jd ketipu kn
ceuceu
buah dari bahri yg manjakan adiknya
ceuceu
lagian bodoh bgt si ibu udh tau bahri ga ngerti servic tv di paksa benerin tv
ceuceu
bahri salah memposisikan keluarga dan istri,harusnya rundingkan dulu sama istri prihal diana bangun rumah,itu kn bukan tanah warisan nenek,tp tanah bahri dan istrinya.
ceuceu
ngapain di beli rumahnya,mending beli rumah lain yg lebih besar,harga 200jt udh dapet rumah yg bagus
Cahyana Hadi
jadi malas baca ceritanya...
Yeni Lasmiyanti
da berapa kali coba bahri selametin hidupnýa tu
Qorie Izraini
dasar benalu gsk tau diri
Qorie Izraini
gini nech..
manusia gak tau diri dan gak pernah ber syukur.
hilang Diana, muncul sitisi biang rusuh
Qorie Izraini
terlalu berat ujian yg di terima oleh Bahri, sedari fia kecil.cobaan bertubi2 yg dijalani nyhingga sampai saat ini.
mampu kah ia melewati ujian ini hingga sampai ke lulusan ny...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!