NovelToon NovelToon
Ayah Dari Anakku

Ayah Dari Anakku

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Rumah Tangga-Anak Genius / Single Mom / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.7
Nama Author: Realrf

Lily Valencia seorang wanita yang cantik, yang mengandung dan membesarkan seorang anak seorang diri, tanpa tahu siapa yang menghamilinya.

Kehidupan yang keras ia lalui bersama Adam, putranya. Setelah Lily diusir karena di anggap aib oleh keluarganya.

Setelah Empat tahun berlalu, pria itu datang dan mengaku sebagai ayah biologis Adam.

"Dia anakku, kau tidak berhak memisahkan kami!"

"Dia lahir dari benih yang aku tanamkan di rahimmu. Suka atau tidak, Adam juga anakku!"

Lily tidak tahu seberapa besar bahaya yang akan mengancam hidupnya, jika ia bersama pria ini. Kehidupannya tak lagi bisa damai setelah ia bertemu dengan ayah dari anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Realrf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dion

Wajah itu, Lily mengenalnya selama bertahun-tahun. Bukan hanya mengenal, mereka adalah satu di masa lalu. Pria itu selalu memperlakukan Lily dengan lembut, dan selalu memanjakannya.

Namun, sekarang tidak lagi. Semuanya hancur, semua janji semua cinta itu lenyap seketika. Tatapan lembut dan hangat itu kini berubah, menjadi tajam dan jijik. Ia menatap seolah Lily adalah sampah.

Mata Cindy menggembun, ia meringsek ke dalam pelukan laki-laki itu. Dion, mantan tunangan Lily itu menatap tajam dan jijik pada wanita yang berdiri di hadapannya.

"Mas, lihatlah. Sudah bertahun lamanya tidak bertemu. Aku hanya menanyakan kabar dia, tapi dia malah membentakku," adu Cindy dengan air mata yang berderai membasahi pipinya.

Lily hanya menggelengkan kepalanya, menatap jijik dua sejoli itu. Sangat memuakkan.

"Kenapa kau menyakiti adikku sendiri!" hardik Dion. Lily memutar matanya jengah.

"Adik? sejak kapan aku menjadi Kakaknya?" tanya Lily dengan penuh penekanan.

Cindy mendongakkan kepalanya, menampakkan wajah memelas dan sedih pada dion.

"Lihatlah Sayang, Kak Lily bahkan tidak mengakui sebagai adik," ucapnya dengan air mata yang semakin deras.

Lily mengepalkan tangannya, rahang wanita itu menegang. Kakak, adik? bukankah hubungan itu sudah lama putus. Apa Cindy lupa kejadian lima tahun yang lalu, Lily tersenyum sinis melihat akting Cindy yang sungguh layak untuk mendapatkan pujian dari sutradara sinetron.

"Kak." Cindy membalikkan tubuhnya, mia maju selangkah mendekat kearah Lily. Dengan wajah yang penuh rasa bersalah, Cindy meraih tangan Lily.

"Aku tahu, keluarga kita tidak seperti dulu. Aku tau Kakak marah, tapi apa hubungan persaudaraan kita akan hilang begitu saja? sejak kecil kita bersama, Ayah dan ibu tidak pernah membeda-bedakan kasih sayang diantara kita. Meskipun Kakak hanya anak angkat! Tapi aku selalu menganggap Kakak sebagai saudara kandungku sendiri," ujar Cindy panjang lebar, ia menekankan kata anak angkat dalam ucapannya.

Beberapa orang yang memperhatikan mereka tampak saling berbisik, inilah tujuan Cindy. Ia menyeringai tipis, melihat semua orang yang memperhatikan mereka. Terlebih Dion, pria itu harus sepenuhnya percaya semua ucapan Cindy.

Lily benar-benar merasa tidak nyaman. Ia tahu tidak ada ketulusan sama sekali dalam tiap kata yang terlontar dari wanita ular itu. Lily yang dulu mungkin akan tertipu, tetapi tidak Lily yang sekarang. Ia sudah melihat wajah asli dibalik topeng polos dan lugu Cindy, dan juga keluarganya.

"Apa maksudmu?" Lily menggenggam tangan Cindy dengan erat, dia memutuskan untuk ikut berpartisipasi dalam pertunjukan dadakan ini.

"Ibu dan ayah sendiri yang memutuskan hubungan keluarga dariku, ya mungkin karena aku hanya anak angkat." Lily menundukkan kepalanya dengan wajah sendu.

"Apalah artinya, hanya seorang yang kalian pungut dari panti asuhan. Saat aku tidak bisa melakukan apa yang ayah dan ibu mau, aku dibuang begitu saja."

Lily menyeringai licik, saat bisik-bisik orang mulai balik mencibir Cindy dan keluarganya.

"Jaga ucapanmu! Kau tidak pantas berkata seperti itu!" sergah Cindy.

"Apa yang aku katakan salah? Katakan, di mana letak kesalahanku!" ujar Lily dengan lantang.

"Diam! Apa kau tidak malu, jadi tontonan orang seperti ini! Tunangan ku sudah sangat berbaik hati padamu, kau seharusnya tidak melakukan ini dan mempermalukan dirimu sendiri, dia bahkan tidak mengatakan kenapa kau diusir dari keluarga mereka!" bentak Dion.

Lily berdecih, benar-benar memuakkan. Mereka berdua memang saling melengkapi. Lily baru menyadari bagaimana dia begitu bodoh, bisa mencintai seseorang laki-laki seperti Dion.

"Sudahlah Mas, mungkin Kakak masih sakit hati pada kami, padahal semua itu terjadi karena kesalahannya sendiri," sela Cindy.

"Aku memang tidak salah memilihmu, Sayang." Tangan Dion terulur, menarik Cindy dalam pelukannya.

"Sudahlah, aku juga malas berdebat dengan kalian. Lagipula kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, kelak jangan saling menyapa jika bertemu." Lily membalikkan badannya hendak pergi menjauh. Namun, ia tangannya di tarik oleh Cindy.

"Kak, jangan seperti ini. Kita masih saudara," ucap Cindy dengan air mata yang kembali mengalir.

Lily berbalik ia menghempaskan tangan dengan sedikit tenaga, tetapi Cindy malah dengan sengaja menjatuhkan dirinya, seolah ia didorong oleh Lily hingga tersungkur di lantai.

"Cindy!" pekik Dion terkejut, ia segera berjongkok untuk membantu Cindy berdiri.

"Kamu tidak apa-apa Sayang?" tanya Dion dengan raut wajah cemas, Cindy menggelengkan kepalanya pelan.

Perlahan Dion membantu tunangannya itu untuk berdiri. Ia kemudian menatap nyalang pada Lily.

"Kau sungguh keterlaluan! Kenapa kau begitu kasar padanya, saat dia begitu tulus padamu!" Sentak Dion dengan penuh amarah. Cindy mengusap lembut lengan Dion.

"Sudahlah Mas, aku tidak apa-apa."

Dion menoleh, ia menatap lekat pada wajah sendu milik Cindy yang membuatnya merasa iba, bagaimana bisa Lily berbuat hal seperti itu pada adiknya. Cindy tersenyum penuh kemenangan.

"Lihatlah betapa baiknya Tunangan ku, tidak sepertimu kotor dan kasar." Dengan satu tangan Dion mendorong keras tubuh Lily.

Lily hampir terjatuh. Namun, dirinya tertahan oleh sesuatu yang hangat dan keras.

"Kau tidak apa-apa?" Aric membalikkan tubuh kecil Lily, Dengan lembut ia merapikan rambut Lily sekaligus memeriksa sang istri.

"Aku tidak apa-apa," jawab Lily dengan wajahnya yang memerah. Aric terlalu lekat memperhatikannya.

Lily segera memalingkan wajahnya, ia tak sanggup jika harus berlama-lama menatap mata hazel itu. Aric tersenyum, lalu mengecup kening istrinya dengan lembut. Wajah Lily semakin merona dibuatnya.

Aric merasa lega karena tak menemukan satupun lecet di wajah istrinya. Ari beralih menatap Dion, pria yang telah berani menyentuh wanita miliknya. Dion menelan salivanya kasar, sorot mata Aric begitu dingin dan mengintimidasi.

"Siapa kau? beraninya kau menyentuh Istriku," ucap Aric penuh penekanan.

"Kenapa? kau mau melindungi wanita kotor ini."

Ugh!

Satu tangan Aric mencengkeram kuat leher Dion, hingga membuat laki-laki itu kesulitan bernapas. Ia berusaha untuk melepaskan tangan Aric, akan tetapi tangan itu tak bergeming sedikitpun, malah semakin kuat mencengkeramnya.

"Aric hentikan!" Lily berusaha untuk melepaskan tangan suaminya.

Dion mengerutkan keningnya saat mendengar Lily mengucapkan nama Aric, nama itu sangat familiar baginya.

"Kau membelanya?" Aric menatap tajam pada Lily.

"Bukan seperti itu, tapi kau juga tidak boleh menyakiti orang lain."

"Kak cepat suruh laki-laki ini melepaskan Mas Dion," pinta Cindy dengan panik.

"Aric tolong lepaskan dia," ucap Lily memohon.

Melihat wajah Lily yang begitu mengiba Aric pun melepaskan tangannya. Dion memegangi lehernya yang terasa nyeri, ia menarik nafas dalam, meraup udara sebanyak yang yang ia bisa.

"Jangan muncul dihadapanku lagi, atau kau tidak bisa melihat matahari terbit!" Aric meraih tangan Lily menarik wanita itu dengan kasar, meninggalkan Dion dan Cindy yang menatap mereka dengan penuh tanya.

Lily hampir terjatuh karena tak bisa mengimbangi langkah lebar Aric, pria itu terlihat marah.

1
sweetpurple
keren
Realrf: 😍 terima kasih kak
total 1 replies
Mirrabella
tulisannya agak sedikit membingungkan
ada yang aku ngerti ada jg yg gak aku ngerti
Ani Kurniati
bagus
shena
😍
𝓹𝓮𝓷𝓪𝓹𝓲𝓪𝓷𝓸𝓱: Halo kak baca juga d novel ku 𝙖𝙙𝙯𝙖𝙙𝙞𝙣𝙖 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙨𝙖𝙣𝙜 𝙜𝙪𝙨 𝙧𝙖𝙝𝙖𝙨𝙞𝙖 atau klik akun profilku ya. trmksh🙏
total 1 replies
kori fvnky
Kecewa
LikCi Vinivici
alergi g bilang👍👍😄sokor
LikCi Vinivici
trus adam nya dimana??
LikCi Vinivici
bener kah?? emang si lily sdh mau diajak baking?? 🤣🤣
LikCi Vinivici
bersalah kok sedikit??
LikCi Vinivici
to the point aja ni si tuan😄😄
Aghitsna Agis
kisah cinta adam judulnya apa
Nuriati Mulian Ani26
sepertinya menarik lanjut thor
Virgonia_69
🤭
Aulia Zahra
Marquez udh mau nikah
Priskha
jujur aq pusing bacanya thor banyak typo
Aulia Zahra
temen kecil aric minta jatah Lily siap siap ja 🤭
Aulia Zahra
ank dan ibu sama ja mata duitan
Aulia Zahra
aric menyembunyikan luka ny
ollyooliver
jangan pake sangat mencintai kalau ayahnya sendiri lebih memilih harta bahkan kematian aric dan ibunya.
ollyooliver
kalau ini hanya kerjasama aric dengan marquis...artinya aric lemah dan egois...lemahnya dimana? lemahnya karena hanya seorang darren dia tdk bisa menangkapnya sendiri sedangkan marquis dengan mudahnya menaklukan darren yg bahkan saat ini marquis bisa langsung menembak mati daren. egoisnya dimana? aric mengorbankan banyak anak buahnya hanya karena seorang darren.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!