NovelToon NovelToon
Kamuflase Cinta Sang CEO

Kamuflase Cinta Sang CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Nikahmuda / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 5
Nama Author: age nairie

Rate 18+
Mohon bijak memilih bacaan 🙏🙏🙏

Sakit yang terdalam adalah yang tidak terlihat oleh mata. Bagai tombak yang menusuk jantung, tetapi tombak itu tidak terlihat. Namun, dapat dirasakan di dalam hati.

Elena harus terlibat pernikahan dengan pria asing yang ditemuinya di hutan pegunungan, walaupun pernikahannya diawali dari suatu kesalahpahaman, Merrik memperlakukan dia dengan baik. Namun, semua itu hanyalah kamuflase. Kepalsuan cinta Merrik membuatnya tidak mempercayai laki-laki lagi.


Kesalahanku adalah mencintaimu. Namun, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama. Akan kubawa rasa sakit ini seumur hidupku. Seandainya waktu bisa diputar, aku akan memilih untuk tidak pernah mengenalmu.
~Elena

Kau tidak akan pernah bisa lari dariku, sampai kapan pun aku tidak akan melepaskanmu karena ku yakin dilubuk hatimu masih mencintaiku.
~Merrik

Jangan lupa tap like, love, vote dan berikan komentar untuk memberi support pada othor.

Happy reading di novel kedua Age Nairie 🥰

Follow juga
IG : Age_Nairie
FB : Age Nairie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon age nairie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 20 Artis Idola

Elena menuju toko obat. "Maaf, aku tadi beli vitamin di sini." Elena mengeluarkan vitamin dari dalam tasnya. "Apakah ada vitamin yang tablet-nya berwarna putih saja? Tapi dengan merk yang sama." Elena menyodorkan vitamin tersebut pada petugas toko.

Petugas toko tersebut menerima vitamin dari Elena. "Setau saya jenis ini memang tablet-nya seperti ini, berwarna kuning. Tapi tunggu sebentar, saya cek merk dagangnya dulu."

Petugas tersebut mengetik di depan komputernya mencari informasi, Elena dengan sabar menunggu. "Maaf nona, Merk ini hanya mengeluarkan saru jenis vitamin, tidak ada jenis yang lain lagi."

"Maksud Anda, hanya ada satu jenis saja? Tidak ada perubahan komposisi atau kemasan?" tanya Elena.

"Tidak ada, sepuluh tahun terakhir ini tidak ada pembaharuan," ucap petugas toko yakin.

"Terima kasih." Elena meninggalkan toko obat tersebut dengan kebingungan. Dia akan menanyakan langsung pada Merrik.

Elena kembali ketempat Michele berada. "Bagaimana? Kamu salah beli vitamin?" tanya Michele.

"Sepertinya begitu, tapi yang aku beli lebih lengkap komposisinya." Elena tidak berniat memberitahu Michele yang sebenarnya karena dia belum mengetahui dengan pasti.

"Owh, ya sudah ayo kita ketempat meet and greet."

"Ayo."

Aron ... Aron ... Aron ... Teriakan para fans menggema dikala Aron menaiki panggung. Hiruk pikuk acara meet and greet di salah satu mall terbesar membuat suasana menjadi lebih hidup. "Ayo, cepat kita ke depan." Ajak Michele.

Michele dan Elena menerobos ke bagian paling depan. "Kalau seperti ini 'kan lebih puas mandang cowok gantengnya!" Senggol Michele pada pundak Elena. Pembawa acara memulai acaranya, dari kata sambutan hingga mengulik tentang film yang sedang release.

"Ternyata aslinya lebih ganteng dari di TV yah." Elena memandang idolanya, pertama kali ini dia bertemu artis, ada rasa eforia mengisi hati Elena. "Kamu sedang apa?" tanya Elena saat melihat Michele mengangkat ponselnya.

"Aku mau live Instagram. Aku kan follow akun Aron."

"Instagram?" tanya Elena. Dia memiliki sosial media saat berteman dengan Michele namun jarang memainkan sosial media tersebut.

"Kamu belum follow IG Aron?" tanya Michele dan hanya dijawab gelengan oleh Elena.

"Mana ponselmu?" Michele menjulurkan tangannya meminta ponsel Elena. "Apa-apaan ini! Kamu hanya follow aku doang dan beberapa teman perempuan? Itupun karena aku 'kan yang download aplikasinya di ponselmu? Padahal teman sekelas yang follow kamu banyak banget loh, lebih banyak pria sih yang follow kamu, nggak mau di follback?"

"Aku nggak pernah buka aplikasinya lagipula pasti tidak diijinkan sama Kak Merrik kalau follow pria." Elena pernah minta diajarkan cara menggunakan sosial media oleh Merrik namun tetap dibatasi oleh Merrik siapa saja yang boleh menjadi temannya di Medsos, karena banyaknya aturan dari Merrik menggunakan media sosial, membuat Elena malas memainkan Media Sosial.

"Sepertinya pacarmu itu posesif akut! Kamu tidak bosan dengan hubungan seperti itu?"

"Tidak."

"Kalau aku jadi kamu, mungkin aku akan segera minta putus! Aku tidak bisa seperti kamu yang setiap saat meminta ijin pada pacarmu, kamu itu bebas melakukan apa saja. Tidak perlu meminta ijin segala dan juga terlalu banyak aturan dalam hubungan kalian."

Elena hanya terdiam mendengar penuturan Michele, dia tidak pernah berpikir terlalu jauh. Dia selalu percaya dengan apa yang Merrik ucapkan. Mulai timbul kegelisahan dihatinya. Meskipun ada sesuatu yang menganjal di hati, Elena selalu menanamkan di dalam hati dan pikirannya bahwa Merrik adalah laki-laki terbaik.

"Aku follow Aron di Instagram kamu yah?" Ijin Michele.

"Jangan, aku ijin dulu dengan Kak Merrik."

"Hei, yang akan kamu follow itu artis, mana mungkin pacarmu itu cemburu! Elena apa kamu merasa nyaman dengan hubungan kalian?"

"Tentu nyaman, memang kenapa?"

"Tidak apa-apa jika kamu nyaman. Akan menjadi masalah jika kamu tidak nyaman. Tapi bukan karena pacarmu itu kaya 'kan mangkannya kamu bertahan dengannya?"

"Karena nyaman, maka dari itu kami tetap berjalan. Lagi pula Kak Merrik bukan orang kaya, tapi masih mampu membiayaiku."

"Tukang kibul!"

"Kenapa bilang aku tukang kibul?"

"Bagaimana tidak? Pakaian, aksesoris dan juga ponselmu ini bukan sesuatu yang murah."

"Sebenarnya aku juga kasian dengan Kak Merrik, sudah ku bilang beli baju di pasar tapi tetap saja dia membelikanku baju di mall, aku syok saat melihat harga enam ratus ribu satu bajunya."

"Hei, aku memang bukan konglomerat tapi kamu jangan membodohiku dengan harga bajumu yang enam ratus ribu! Semua orang juga tau, setiap kamu ke kampus pakaian yang kamu gunakan nilainya jutaan sampai puluhan juta."

"Hahaha, kamu yang coba membodohiku, jelas-jelas harga pakaianku paling mahal enam ratus ribu." Elena tetap pada pendiriannya.

"Terserah kamu saja." Michele tidak mau membahas tentang pakaian Elena lagi. "Ini ponselmu, sudah aku follow Instagram Aron. Kalau beruntung kamu akan di follback."

Elena menerima ponselnya. "Terimakasih."

Tiba saatnya Aron memberi hiburan, pembawa acara meminta Aron untuk menyanyikan lagu soundtrack film Above The Sky. Aron mulai menyanyikan lagu tersebut. Para fansnya ikut melantunkan lagu soundtrack tersebut termasuk Elena dan Michele.

Hingga di pertengahan lagu Aron menarik salah satu fansnya untuk naik ke atas panggung dan orang tersebut adalah Elena. Elena begitu excited di tarik ke atas panggung, dia ikut bernyanyi bersama. Michele yang melihat ikut mengabadikan moment tersebut menggunakan ponselnya. Aron mengakhiri lantunan lagunya dengan memandang Elena dan memberi pelukan ringan layaknya seorang idol dengan fansnya.

Elena turun dari panggung dengan senyum yang merona, tidak di sangka dia akan sedekat itu dengan idolanya. "Kamu beruntung sekali!" Sebal Michele, menyayangkan kenapa bukan dia yang di tarik oleh Aron.

"Dewi keberuntunganku sedang berpihak padaku, ketemu artis langsung artis idolaku, diajak naik ke atas panggung lagi." Ucap Elena bangga.

"Sudah nggak usah pamer lagi." Desis Michele.

"Ayo kita pulang." Ajak Elena.

"Pacarmu jemput tidak? Kalau tidak jemput aku yang antar kamu."

"Sebentar." Elena menelepon Merrik. "Hallo, Kak."

"Kamu sudah selesai?" tanya Merrik.

"Iya."

"Aku jemput kamu sekarang."

"Baik, aku tunggu di luar ya?"

"Jangan, tunggu di dalam saja. Tunggu di dalam coffee shop yang terakhir kita singgahi. Di luar tidak aman."

"Iya." Elena selalu merasa Merrik perhatian padanya. "Michele, aku akan di jemput. Kamu pulang saja tidak apa."

"Masih lama tidak di jemputnya? Atau aku tunggu kamu sampai pacar kamu tiba?"

"Tidak perlu, aku bisa menunggu sendiri, lagipula sudah di jalan, paling tidak lama lagi sampai."

"Baiklah, aku pulang dulu kalau begitu."

Elena dan Michele berpelukan sebelum berpisah, Elena pergi ke coffee shop, memesan minuman yang diinginkan, sebelum minuman datang, ada dua orang paruh baya menghampirinya. "Bisa kami duduk di sini?" ucap seorang pria paruh baya tersebut.

...🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹...

Jangan lupa like, love, vote, gift 😊 Biar Age tambah semangat 💪💪

Saran dan komentarnya juga di tunggu yach, biar Age bisa lebih baik lagi dalam berkarya 🥰

Salam Age Nairie 🥰🥰🥰

1
Nuriati Mulian Ani26
wzhhhh
Sastri Dalila
✔️✔️✔️✔️
Tri Wulandari
Luar biasa
Age Nairie: Terima kasih, Kak.🙏🥰
total 1 replies
Endang Sulistia
pengen getok ..curiga Mulu
Endang Sulistia
sabar Dion...
Endang Sulistia
😄😄
Endang Sulistia
sempat2 nya si merik...
Fitri Riyani
karya ke 3 mu ya aku baca Thor..
dan ketiga nya 👍
kak othor sangat menguasai masing-masing bidang profesi dengan penjabaran detail.

terlambat mampir aku nya, ternyata sudah lama up nya
semangat berkarya thor
Age Nairie: Wah, terima kasih, Kak. ,🙏🥰😍😘
total 1 replies
Fitri Riyani
Luar biasa
Age Nairie: Makasih 🙏🥰
total 1 replies
Fitri Riyani
diawal kayae usia el 18 kurang 4 bulan..
atau aku yang gagal focus ya
Age Nairie: Usia Elena selisih setahun dari usia aslinya. Nenek yang menemukan, nembak usia Elena lebih tua setahun, karena turunan bule , jadi Elena lebih tinggi dari balita di desa itu. Udah dijelaskan oleh Amel (Ibunya Elena) tapi lupa di bab berapa 😁
Mangkannya Amel benci banget sama Merik, soalnya ternyata pas menikah sama Elena usianya belum genap 17 tahun 😁
total 1 replies
Ran Aulia
terimakasih kak Author, ceritanya bagus 😍😍😍😍❤️❤️❤️
Age Nairie: Terima kasih, Kak 🙏🥰😘😘
total 1 replies
melting_harmony
Luar biasa
Age Nairie: Terima kasih, Kak.🙏☺️🥰
total 1 replies
Alfatia Desi
orang bodoh dan tolol mah ya kaya simerik tuh
Age Nairie: Emang pemeran utama pria yg nyebelin si Merrik, Kak.
total 1 replies
Ainul Yaqin
🤣🤣🤣bisa aeeee thor
jadiii klo pembaca bc tiap hari ... samaaaa dong lgi sedeng ....😆😆
Age Nairie: 😂😂😂😂😂
total 1 replies
Nurafni Zalfaalituhayu
mau nya enak doang tuh laki2 apa nga mikir apa perasaan wanita .....dah sepah di buang ...bucin baru nyaho
etin eka susanti
mau enaknya aja ya pak☹️
AnaZa O
mati ajalah merrik thor, tanggung
Age Nairie: yah.. udah tamat Kak 😁
total 1 replies
Esi Ana
😍😍
Age Nairie: Terima kasih Kak 🙏🥰😍😘
total 1 replies
Lufirhmdw
luar biasa!! alur cerita nya sangat bagus dan tidak bertele-tele, saya sangat puas!!
Age Nairie: Terima kasih Kak 😊
total 1 replies
May Keisya
ya ampun sengaja bgt drmh ga ada mknan biar ada alesan buat ktmu aisley....CEO ko ky ga pny uang🤣🤣🤣🤣
Age Nairie: 🤣🤣🤣🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!